Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Sosialisasi Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan Sesuai Standar PUIL di SMK Setianegara Sembawa Nurdiana, Nita; Emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Kartike Febrianti, Irine; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2786

Abstract

Dalam era modern ini, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. Meski memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan listrik juga menimbulkan potensi bahaya. Salah satu penyebab umum dari risiko ini adalah modifikasi atau penambahan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pemasangan beban yang berlebihan pada satu titik stop kontak juga dapat menyebabkan masalah. Untuk mengatasi risiko ini, pemerintah Indonesia telah mengatur standar instalasi listrik melalui Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang standar instalasi listrik, dengan harapan dapat mengurangi kemungkinan bahaya akibat kesalahan instalasi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, ceramah, studi kasus, dan demonstrasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 82% peserta merasakan manfaat dari materi yang disampaikan, dan 75% memberikan penilaian kepuasan terhadap materi tersebut. Dari evaluasi tersebut juga terlihat adanya peningkatan pemahaman dari peserta. Para peserta menyarankan agar kegiatan ini diberikan waktu lebih lama, sehingga mereka dapat melakukan praktek lebih intensif. Hal ini mencerminkan antusiasme peserta untuk benar-benar menguasai pengetahuan yang diberikan. Kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemasangan instalasi listrik tampaknya meningkat, dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal yang positif.
Perancangan Pengendali Temperatur pada Alat Pengering Makanan Berbasis IoT Nita Nurdiana; Abdul Azis; Perawati, Perawati
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2263

Abstract

The manual drying process in sunlight is not always possible, especially in the case of cloudy weather and rain. Technological advances, especially in the field of control systems, have made it possible to perform manual tasks automatically. This dryer control design is designed to facilitate the drying process so that the food drying process can be carried out at any time. Application of laboratory experimental methods in hardware and software design. This tool uses the esp32 microcontroller as a dht22 sensor controller to detect temperature and humidity. From the results of the tests performed, the dht22 sensor can record the temperature and humidity according to the specified settings. It can be controlled manually or automatically during the development of this tool. It takes 1 hour and 25 minutes to reduce the water content of 1 kg of rice from 30 percent to 60.9 percent of the original water content. It is expected that this tool will be able to dry foods that originally took a long time to dry by hand in a short time. Intisari Proses pengeringan manual menggunakan sinar matahari tidak selalu memungkinkan, terutama saat mendung atau hujan. Kemajuan teknologi, terutama di bidang sistem kontrol, memungkinkan untuk melakukan tugas manual secara otomatis. Perancangan pengendali pengering ini dirancang untuk memudahkan proses pengeringan sehingga proses pengeringan makanan dapat dilakukan setiap saat. Penerapan metode eksperimen laboratorium dalam perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Alat ini menggunakan mikrokontroler esp32 sebagai pengendali dan sensor dht22 untuk mendeteksi temperatur dan kelembaban dimana pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan secara manual atau otomatis. Dari hasil pengujian yang dilakukan, sensor dht22 dapat mendeteksi temperatur dan kelembaban sesuai dengan pengaturan yang ditentukan. Dibutuhkan waktu 1 jam 25 menit untuk menurunkan kadar air 1 kg padi dari 30 persen kadar air awal menjadi 60,9 persen. Dengan alat ini, diharapkan makanan yang semula membutuhkan waktu lama untuk dikeringkan secara manual dapat dikeringkan dalam waktu yang singkat.
Perancangan Sistem Penggerak Panel Surya Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Mobile Berbasis Arduino Azis, Abdul; Rijaluddin Tahfiz, Muhammad; Nurdiana, Nita
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v17n2.2418

Abstract

Energi surya merupakan energi terbarukan, yang dapat dimafaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Kebanyakan pemasangan panel surya masih bersifat tetap sehingga menyebabkan penerimaan sinar matahari pada panel surya menjadi kurang maksimal. Untuk memaksimalkan penerimaan sinar matahari pada panel surya, maka dapat dibuat suatu sistem pelacakan sinar matahari yang dapat membuat panel surya mengikuti arah pergerakan sinar matahari secara otomatis. Sistem pelacakan sinar matahari menggunakan RTC berbasis Arduino Uno. Tujuan adanya sistem penggerak panel surya adalah untuk memaksimalkan penyerapan energi surya pada panel surya berdasarkan waktu yang telah diatur pada RTC. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, RTC telah melakukan pembacaan jam dengan waktu sebenarnya setiap 1 jam sekali, dan telah melakukan pembacaan temperatur setiap 1 jam sekali, dengan temperatur berkisar antara 23,18 derajat C sampai dengan 32,33 derajat C. LDR telah melakukan pembacaan cahaya setiap 1 jam sekali, dengan tingkat cahaya redup, terang, dan sangat terang. Aktuator telah melakukan pembacaan program, dan untuk bergerak aktuator membutuhkan waktu selama 13 detik, kemudian aktuator menentukan sudut aktuator, dengan sudut berkisar antara 7 derajat sampai dengan 178 derajat . Kinerja penggerak panel surya berbasis Arduino sesuai dengan perancangan, dimana RTC telah melakukan pembacaan jam dan temperatur, LDR telah melakukan pembacaan cahaya, dan aktuator telah melakukan pembacaan program.
PERANCANGAN PROTOTIPE PENGENDALI PINTU PAGAR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR SIDIK JARI DAN SENSOR PROXIMITY INFRARED BERBASIS ARDUINO UNO Azis, Abdul; Nurdiana, Nita; Saputra, Jaya
Elektrika Vol. 16 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/elektrika.v16i1.8252

Abstract

ABSTRACTThe fence acts as the first layer in maintaining the security of a building. One of the technologies used to control the opening and closing of the gate is the use of fingerprint sensors. The fingerprint sensor functions by recording and storing a person's fingerprint pattern through the sensor module, then using Arduino to make identification. If the detected fingerprint matches the stored data, the stepper motor will be activated to open the gate. The door will remain open until an object is detected on the track by the infrared proximity sensor, which will then cause the gate to close again. From the results of the tests that have been carried out, it can be concluded that the performance of the automatic turnstile controller prototype is in accordance with the predetermined design. The fingerprint sensor successfully detects five fingerprints that have been recorded, with verification that matches the database, causing the stepper motor to rotate to open the gate. In addition, the fingerprint sensor was also able to identify one fingerprint that was not registered in the database, so the stepper motor was not activated to open the gate. The infrared proximity sensor successfully detects the presence of objects on the track, and the program commands the stepper motor to close the gate. From the results of five tests, the average motor voltage was 5.0 V, the current was 0.0490 A, the rotation was 12.0 rpm, and the time required to open the gate was 5.18 seconds. As for closing the turnstile, the average motor voltage is 4.9 V, current is 0.0488 A, rotation is 11.7 rpm, and the time required is 5.22 seconds. This shows that the prototype has successfully achieved the expected performance. Keywords: Automatic Turnstile, Sensor, Fingerprint, Infrared Proximity, Arduino Uno. ABSTRAKPagar berperan sebagai lapisan pertama dalam menjaga keamanan suatu bangunan. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mengontrol pembukaan dan penutupan pintu pagar adalah penggunaan sensor sidik jari. Sensor sidik jari berfungsi dengan cara merekam dan menyimpan pola sidik jari seseorang melalui modul sensor, kemudian menggunakan Arduino untuk melakukan identifikasi. Jika sidik jari yang dideteksi sesuai dengan data yang tersimpan, motor stepper akan diaktifkan untuk membuka pintu pagar. Pintu akan tetap terbuka sampai ada objek yang terdeteksi di lintasan oleh sensor proximity infrared, yang kemudian akan menyebabkan pintu pagar tertutup kembali. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kinerja prototipe pengendali pintu pagar otomatis sesuai dengan perancangan yang telah ditetapkan. Sensor sidik jari berhasil mendeteksi lima sidik jari yang telah direkam, dengan verifikasi yang sesuai dengan database, mengakibatkan motor stepper berputar untuk membuka pintu pagar. Selain itu, sensor sidik jari juga mampu mengidentifikasi satu sidik jari yang tidak terdaftar dalam database, sehingga motor stepper tidak diaktifkan untuk membuka pintu pagar. Sensor proximity infrared berhasil mendeteksi keberadaan objek di lintasan, dan programnya memerintahkan motor stepper untuk menutup pintu pagar. Dari hasil pengujian sebanyak lima kali, diperoleh rata-rata tegangan motor sebesar 5,0 V, arus sebesar 0,0490 A, putaran sebesar 12,0 rpm, dan waktu yang dibutuhkan untuk membuka pintu pagar adalah 5,18 detik. Sedangkan untuk menutup pintu pagar, rata-rata tegangan motor adalah 4,9 V, arus 0,0488 A, putaran 11,7 rpm, dan waktu yang dibutuhkan adalah 5,22 detik. Ini menunjukkan bahwa prototipe telah berhasil mencapai kinerja yang diharapkan dan dapat digunakan secara efektif dalam aplikasi sehari-hari.