Articles
Uji Kelayakan Panduan Praktikum Perkembangan Hewan Berbasis Project Based Learning Materi Analisis Spermatozoa
Desi Ariani Putri Br. Purba;
Jodion Siburian;
Winda Dwi Kartika
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.12347
Panduan praktikum yang digunakan pada praktikum perkembangan hewan belum mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan praktikum secara mandiri dan melakukan langkah-langkah keterampilan ilmiah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan dari panduan praktikum perkembangan hewan berbasis project based learning dalam materi analisis spermatozoa. Penelitian ini merupakan Research and development dengan model pengembangan 4D dengan tahapan define, design, develop dan disseminate. Pengumpulan data menggunakan angket validasi materi dan media. Hasil validasi materi diperoleh skor 84,35% dengan kriteria sangat baik, hasil validasi media diperoleh skor 88% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menyatakan bahwa panduan praktikum ini layak untuk diujicobakan oleh mahasiswa dalam Matakuliah Praktikum Perkembangan Hewan.The practicum guide used in the animal development practicum has not directed students to carry out practicum independently and take steps of scientific skills. This study aims to determine the feasibility of a project-based learning-based animal development practicum guide in the analysis of spermatozoa. This research is Research and development with a 4D development model with the stages of define, design, develop and disseminate. Data collection using material and media validation questionnaires. The results of material validation obtained a score of 84.35% with very good criteria, the results of media validation obtained a score of 88% with very good criteria. These result indicate that this practicum guide is worthy of being tested by students in the Animal Development Practicum Course.
Keanekaragaman Crustacea Ordo Decapoda Di Kawasan Mangrove Pangkal Babu Desa Tungkal 1, Tanjung Jabung Barat
Fitriya Shalehati;
Winda Dwi Kartika;
Jodion Siburian;
Tia Wulandari;
Nurul Oktaviani
Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jbioua.11.1.46-53.2023
Mangrove area is a type of ecosystem with unique characteristics. Mangrove ecosystems are located in brackish waters which are a meeting place between land and sea. Mangroves have an ecological function as a habitat for various types of fauna. In addition, many mangrove areas have been developed as ecotourism areas which have impacts on the environment such as the risk of damage to existing natural resources and the survival of one of the fauna that makes up the mangrove ecosystem, namely Crustaceans. The purpose of this study was to identify the diversity of Crustaceans of the Decapoda Order in the mangrove area of Tungkal 1 Village, Tanjung Jabung Barat. This research method is descriptive quantitative. Sampling was carried out exploratively using purposive sampling technique. Sampling was carried out at three stations using four types of fishing gear, namely spread nets, gill nets, sondong and togok carried out 3 repetitions on different days. The research results obtained found 15 species from 8 families including 10 species of shrimp and 5 species of crabs. The diversity index obtained as a whole is in the medium category and dominance index at each station is included in the low category.
Pengembangan Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Mangrove Berbasis Pembelajaran Kontekstual Pada Materi Keanekaragaman Hayati di SMA: The Development of Popular Scientific Book Mangrove Diversity Base on Contextual Learning Material of Biodiversity in Senior High School
Pipit Ummy Utami;
Upik Yelianti;
Winda Dwi Kartika
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The school and the surrounding environment are learning resources for students, including the mangrove ecosystem. The innovation of utilizing contextual-based learning resources regarding mangroves has the potential to be used as material for making learning media such as popular science books. This study uses the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The test subjects consisted of two biology teachers, eight class X students of SMAN 1 Kuala Tungkal, and two teachers of biology at SMAN 1 Jambi City. The data collection instrument is a questionnaire. The data obtained is in the form of quantitative and qualitative data. The validation results by material experts obtained 78.7% (good category), and the validation results by media experts obtained 91% (very good category). Trials by teachers obtained 84.58% (very good category), and small group trials received a percentage of 81.76% (very good category). Based on the study results, it can be concluded that the learning media for popular scientific books on mangrove diversity is suitable for use in the learning process both at school and in independent learning. This media can be used as an alternative learning media on biodiversity material.
Analysis of Community Learning to Support Tangkas Lake Ecotourism Development, Muaro Jambi Regency
Bambang Hariyadi;
Agus Subagyo;
Winda Dwi Kartika;
Rio Zulkarnain
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 15 No 2 (2023): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/quagga.v15i2.24
Tangkas Lake is a riparian lake, a relatively new tourist destination in Muaro Jambi Regency. The increasing number of tourists visiting this natural destination is expected to cause various problems, especially social problems among fellow citizens. For this reason, it is necessary to have a good understanding of the local community regarding ecotourism. This study aims to analyze the sociocultural characteristics of the local community related to learning that can sustainably support Tangkas Lake ecotourism. The research was conducted with a qualitative approach. Data were collected employing a participatory manner through focused discussions. In addition, data were also collected through in-depth interviews and semi-structured interviews using a questionnaire. In general, the knowledge of local people regarding ecotourism is in a low category. In terms of perceptions and attitudes, the people have good perceptions and attitudes regarding Tangkas Lake tourism activities. Men tend to have a more positive attitude than women. In contrast, women tend to have better perceptions regarding Tangkas Lake tourism. For this reason, efforts to strengthen (increase) public understanding are needed to improve local people's awareness of the importance of educational content in tourism activity. In addition, the community also needs to be facilitated to increase their understanding of ecotourism and seven tourism charming (sapta pesona).
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG PEMANFAATAN LIMBAH DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN LIMBAH KELAPA SAWIT DI SMA DAN SMK KELAS XI KECAMATAN SUNGAI BAHAR
wulansari eka nanda;
evita anggereini;
Winda Dwi Kartika
BIODIK Vol. 2 No. 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/bio.v2iNo 2.4906
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan siswa tentang pemanfaatan limbah dengan perilaku siswa dalam pengelolaan limbah kelapa sawit di SMA dan SMK Kelas XI Kecamatan Sungai Bahar.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan angket pada siswa.Serta wawancara yang dilakukan pada guru Biologi/IPA.Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis korelasi antara pengetahuan siswa tentang pemanfaatan limbah dengan perilaku siswa dalam pengolahan limbah kelapa sawit menunjukan nilai r sebesar 0,14 yakni memiliki hubungan positif namun dalam kriteria sangat rendah. Selanjutnya dilakukan analisis regresi didapatkan nilai determinasi sebesar 0,20. Hal ini bermakna bahwa 20 % perilaku siswa dalam pengelolaan limbah kelapa sawit dipengaruhi oleh pengetahuan siswa tentang pemanfaatan limbah, sisanya disebabkan oleh faktor lain.
Kajian Morfologi dan Hubungan Panjang Dengan Berat Udang Mantis, Harpiosquilla raphidea (Fabricius, 1798)
Nurul Oktaviani;
Winda Dwi Kartika;
Tia Wulandari;
Fitriya Shalehati
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 17, No 1 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kauniyah.v17i1.29651
AbstrakUdang mantis (Harpiosquilla raphidea) memiliki karakter morfologi yang berbeda dengan jenis udang lainnya. Selain itu H. raphidea dikenal sebagai hewan air yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, khususnya di kawasan mangrove Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Pemanfaatan H. raphidea secara ekonomis dianggap perlu diselaraskan dengan kajian morfologi, khususnya yang terkait dengan hubungan panjang dan berat untuk mendukung nilai jual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfologi dan pola pertumbuhan H. raphidea. Sampel dikoleksi dari perairan mangrove Pangkal Babu Desa Tungkal 1 Tanjung Jabung Barat. Analisis morfologi menunjukkan bahwa H. raphidea memiliki ciri khas yaitu adanya maksiliped (lengan predator) bercakar tajam dan tidak terdapat perbedaan morfologi antara individu jantan dan betina. H. raphidea yang paling banyak dikoleksi berukuran 168–203mm. Pola pertumbuhan H. raphidea adalah alometrik negatif yang artinya pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan beratnya baik untuk individu jantan maupun betina. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan panjang dan berat H. raphidea dari Perairan Pangkal Babu Tanjung Jabung Barat menunjukkan pola pertumbuhan yang sejalan dengan H. raphidea dari kawasan perairan lainnya di Indonesia.AbstractMantis shrimp (Harpiosquilla raphidea) has morphological characteristics that are different from other types of shrimp. Apart from that, H. raphidea is known as an aquatic animal that has high economic value, especially in the West Tanjung Jabung mangrove area, Jambi Province. The economic use of H. raphidea is considered to need to be harmonized with morphological studies, especially those related to the relationship between length and weight to support selling value. This study aims to analyze the morphology and growth patterns of H. raphidea. Samples were collected from the mangrove waters of Pangkal Babu, Tungkal 1 Tanjung Jabung Barat Village. Morphological analysis shows that H. raphidea has distinctive characteristics, namely the presence of maxilipeds (predatory arms) with sharp claws and there are no morphological differences between male and female individuals. The most commonly collected H. raphidea measures 168–203mm. The growth pattern of H. raphidea is negative allometric, which means that the increase in length is faster than the increase in weight for both male and female individuals. So it can be concluded that the relationship between length and weight of H. raphidea from the Pangkal Babu waters of West Tanjung Jabung shows a growth pattern that is in line with H. raphidea from other water areas in Indonesia.
Pelatihan Pembuatan Herbarium Sebagai Media Pembelajaran Biologi di SMAN 11 Muaro Jambi
Muswita, Muswita;
Yelianti, Upik;
Sukmono, Tedjo;
Harlis, Harlis;
Kartika, Winda Dwi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.152 KB)
|
DOI: 10.22437/jkam.v3i2.8479
Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di Sekolah Menengah Tingkat Atas adalah Biologi. Biologi mempunyai karakteristik berupaya untuk mengenal mahluk hidup dan proses kehidupannya di lingkungan, sehingga memerlukan pendekatan dan metode yang memberi ciri dan dasar kerja dalam pengembangan konsep. Untuk itu diperlukan pendekatan dan metode yang memberi ciri dan dasar kerja dalam pengembangan konsep. Salah satu upaya untuk pengembangan konsep adalah penggunaan media pembelajaran. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran biologi terutama untuk materi klasifikasi makhluk hidup adalah herbarium. Herbarium merupakan media pembelajaran yang praktis dan ekonomis, karena dapat digunakan, baik di kelas maupun di laboratorium. Hal ini akan mengatasi alokasi waktu pembelajaran yang terbatas dan keselamatan siswa bisa diantisipasi dibandingkan apabila pelaksanaannya siswa langsung diterjunkan ke lapangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memanfaatkan tumbuhan yang ada disekitar sekolah menjadi media pembelajaran berupa Herbarium. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, diskusi dan praktek. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi: pengurusan izin administrasi , mempersiapkan bahan dan alat, serta pembuatan herbarium. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2018. Pelatihan diikuti 32 orang. Pelatihan diawali dengan pemberian materi tentang media pembelajaran khususnya herbarium mengunakan ppt dan video. Selanjutnya para peserta membuat herbarium. Pembuatan herbarium diawali dengan koleksi sampel tumbuhan yang ada di sekitar sekolahan, selanjutnya dilakukan pengepresan dan pengeringan menggunakan sinar matahari, setelah specimen kering selanjutnya di lakukan penempelan dan pemberian label. Secara umum pelatihan berjalan lancar dan peserta menjadi paham tentang pembuataan herbarium dan dapat menggunakan nya sebagai media pembelajaran.
Pengetahuan dan Keterlibatan Perempuan Dalam Mitigasi Kebakaran di Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang: (Women's Knowledge and Involvement in Fire Mitigation in the Londerang Peat Protected Forest (HLG) Areae)
Siburian, Jodion;
Dwi Kartika, Winda;
Oktafiami, Azzahra;
Sari, Cindi Rilyan;
Naveny, Latifa
BIODIK Vol. 11 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/biodik.v11i1.41635
Londerang Protected Peat Forest (HLG) is one of the peat forests in Jambi Province that experienced fires in 2019. The most felt impact of peat forest fires is smoke haze, which disrupts activities and health. This impact is felt not only by men but also by women. However, mitigation efforts only focus on men. So, it is necessary to explore scientific information about women's involvement in disaster mitigation, especially forest fires on peatlands. This research uses qualitative and quantitative descriptive methods. The research results show that women's participation can produce knowledge as a means of education regarding fire mitigation in peatlands, which can be started at the family scale so that women's knowledge and involvement determine the success of preventing fires from recurring. Abstrak. Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang adalah salah satu hutan gambut di Provinsi Jambi yang mengalami kebakaran pada tahun 2019. Dampak kebakaran hutan gambut yang paling dirasakan yaitu kabut asap yang mengganggu aktivitas maupun kesehatan. Dampak ini bukan saja dirasakan oleh laki-laki, tetapi juga perempuan. Namun, upaya mitigasi hanya dititikberatkan pada laki-laki. Maka perlu digali informasi ilmiah terkait keterlibatan perempuan dalam mitigasi bencana, khususnya kebakaran hutan di lahan gambut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian terlihat bahwa keterlibatan perempuan mampu menghasilkan pengetahuan sebagai sarana edukasi terkait mitigasi kebakaran di lahan gambut yang dapat dimulai dari skala keluarga, sehingga pengetahuan dan keterlibatan perempuan penentu keberhasilan pencegahan terjadinya kebakaran kembali.
Dragonfly Dominance (Order: Odonata) in the Danau Tangkas Natural Tourism Area, Tanjung Lanjut Village, Muaro Jambi Regency
Artika, Ulin;
Kartika, Winda Dwi;
Subagyo, Agus;
Mursyd, Danial
Biospecies Vol. 17 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/biospecies.v17i2.36078
Dragonflies (Odonata) belong to the phylum Arthropoda class Insecta. Dragonflies are spread in various types of habitats, one of which is in the water area, namely Lake. Danau Tangkas is one of the natural tourism areas in Jambi province. Danau Tangkas is a conducive habitat for dragonfly breeding because the habitat conditions around Danau Tangkas are still beautiful with preserved vegetation. However, the Danau Tangkas area is a tourist area, so it has the potential to experience changes that can have an impact on the dragonfly dominance index. The study aims to analyze the dominance of dragonflies found in the Danau Tangkas natural tourism area. The type of research is exploratory descriptive research. Sampling was done using purposive sampling method. Sampling was carried out at 3 location points that have different characteristics. Made 3 stations with a length of 100 m each to the side and 100 m to the front so as to form a square line. Sample collection is done by hand collecting and using insect nets. Data analysis techniques using Simpson's dominance index calculation. The results of research that has been carried out in the Danau Tangkas natural tourism area, obtained as many as 447 individuals, 9 species belonging to 3 families. So it is known that the dragonfly dominance index in the Tangkas Lake natural tourism area is low with a value of 0.4.
Uji Kelayakan Panduan Praktikum Perkembangan Hewan Berbasis Project Based Learning Materi Analisis Spermatozoa
Br. Purba, Desi Ariani Putri;
Siburian, Jodion;
Kartika, Winda Dwi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.12347
Panduan praktikum yang digunakan pada praktikum perkembangan hewan belum mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan praktikum secara mandiri dan melakukan langkah-langkah keterampilan ilmiah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan dari panduan praktikum perkembangan hewan berbasis project based learning dalam materi analisis spermatozoa. Penelitian ini merupakan Research and development dengan model pengembangan 4D dengan tahapan define, design, develop dan disseminate. Pengumpulan data menggunakan angket validasi materi dan media. Hasil validasi materi diperoleh skor 84,35% dengan kriteria sangat baik, hasil validasi media diperoleh skor 88% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menyatakan bahwa panduan praktikum ini layak untuk diujicobakan oleh mahasiswa dalam Matakuliah Praktikum Perkembangan Hewan.The practicum guide used in the animal development practicum has not directed students to carry out practicum independently and take steps of scientific skills. This study aims to determine the feasibility of a project-based learning-based animal development practicum guide in the analysis of spermatozoa. This research is Research and development with a 4D development model with the stages of define, design, develop and disseminate. Data collection using material and media validation questionnaires. The results of material validation obtained a score of 84.35% with very good criteria, the results of media validation obtained a score of 88% with very good criteria. These result indicate that this practicum guide is worthy of being tested by students in the Animal Development Practicum Course.