Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Fish species of fishermens’ catches in Kuala Tungkal - Tungkal Ilir Sub-District, Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi Province Khaerudin Khaerudin; Afreni Hamidah; Winda Dwi Kartika
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 18 No 2 (2018): June 2018
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v18i2.429

Abstract

The aim of this study was identify fish species caught by fishermen in the fish auction site (FAS) and compare with fish species in the fish market of Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi. Fish samples were collected from FAS and fish market of Kuala Tungkal from July to August 2014. Fish identification was done according to morphome-tric characteristics of fish speciemens using fish identification books. A total of 49 fish species belonging to 32 families and 11 orders were identified along the study period. The number of fish species found in TPI and fish markets was dif-ferent. Thirty-two fish species were recognized in FSA and 13 species of which were not found in the fish market. Of the 36 fish species found in the fish market, 17 fish were not collected in the FSA. A total of 19 fish species fish were found in both locations. It is necessary to conduct a similar research in different seasons to obtain a comprehensive in-formation about fish species caught in the waters around Tanjung Jabung Barat, Jambi.uct research in a longer period of time. Thus it is hoped that more fish species may be found only in certainseasons. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang tertangkap oleh nelayan dan dilelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta membandingkannya dengan hasil tangkapan nelayan yang ada di pasar ikan Kuala Tungkal. Sampel ikan diambil dari hasil tangkapan nelayan yang akan dilelang di TPI dan pasar ikan Kuala Tungka dari Juli sampai Agustus 2014. Proses identifikasi dilakukan dengan membandingkan karakteristik morfologi spesimen dengan menggunakan buku identifikasi ikan. Teridentifikasi sebanyak 49 jenis ikan dari 32 famili dan 12 ordo selama peneli-tian. Ada perbedaan jumlah jenis ikan yang dikoleksi antara TPI dengan pasar ikan. Sebanyak 32 spesies ikan teriden-tifikasi di TPI dan 13 spesies diantaranya tidak ditemukan di pasar ikan. Dari 36 spesies ikan yang ditemukan di pasar ikan, 17 ikan tidak ditemukan di TPI. Sebanyak 19 jenis ikan ditemukan di kedua lokasi. Perlu dilakukan penelitian serupa pada musim yang berbeda untuk mendapatkan informasi yang utuh mengenai jenis-jenis ikan yang tertangkap di perairan sekitar Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Phylogenetic relationships of stress resistant fish in Harapan Rainforest Jambi based on DNA barcode Tedjo Sukmono; Winda Dwi Kartika
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 21 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v21i2.572

Abstract

DNA barcode as an effective tool for identification and reveal phylogenetic relationships in fish. The purpose of this study was to analysis DNA sequence, genetic distance and reveal phylogenetic relationships of stress resistance fish (blackfish) in Harapan Rainforest Jambi base on DNA barcode. The research was conducted from April to August 2016 in Harapan Rainforest Jambi, Integrated Laboratory, Jambi University and Biotechnology Laboratory of the Primate Study Centre-IPB University. DNA extraction was done on five blackfish species from Harapan Rainforest Jambi, namely Nandus nebulosus, Pristolepis grootii, Trichopodus leerii, Channa striata and Channa micropeltes. As a comparison, we used stress intolerance fish (whitefish) from Harapan Rainforest Jambi, i.e., Balantiocheilos melanopterus and Hemibagrus nemurus from the gene-bank NCBI with acession number KT001040,1. DNA Extraction was performed according to Quick-Star Tissue Protocol from Qiagen. COI gene amplification with modification at denaturation and anneling temperatures. Visualization DNA band using a horizontal electrophoresis machine from Bio Rad. Sequencing DNA send to 1st Base Malaysia. DNA sequence used Biodit and MEGA X software. The alignment of the DNA bands in MEGA X produces DNA sequence along 588 bp, where 350 bp conserve and 238 bp variable sites. The composition of the base nucleotides were (T/U) =29%, C=28.6%, A=25%, and G=17.3%. The closest genetic distance was between Channa striata and Channa micropeltes (0.190) and the farthest was found on Nandus nebulosus and Hemibagrus nemurus (0.303). The phylogeny tree shows that the blackfishes are separated from whitefishes. The group of blackfish is divided into Channidae group (Channa striata, Channa micropeltes) and non-Channidae group (Nandus nebulosus, Trichopodus leerii, Pristolepis grootii). Abstrak DNA barcode sebagai alat efektif identifikasi dan mengungkap hubungan filogenetik pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis runutan DNA, jarak genetik dan hubungan filogenetik ikan tahan cekaman (blackfish) di Hutan Harapan Jambi berdasarkan DNA barcode. Penelitian dilakukan pada April-Agustus 2016 di Hutan Harapan Jambi, Laboratorium Terpadu Universitas Jambi dan Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata IPB Bogor. Ektraksi DNA dilakukan pada lima spesies ikan tahan cekaman dari Hutan Harapan Jambi yaitu kerapu rawa (Nandus nebulosus), sepatung (Pristolepis grootii), sepat mutiara (Trichopodus leerii), gabus (Channa striata), dan toman (Channa micropeltes). Sebagai kelompok pembanding digunakan ikan yang tidak tahan cekaman (whitefish) dari Hutan Harapan Jambi yaitu ridiangus (Balantiocheilos melanopterus), dan dari gen-bank NCBI yaitu baung (Hemibagrus nemurus) nomor akses KT001040,1. Ektraksi DNA berdasarkan Quick-Star Protocol jaringan dari Qiagen. Amplifikasi gen COI dengan modifikasi pada suhu penguraian DNA dan penempelan primer. Visualisasi pita DNA menggunakan mesin elektroforesis horizontal dari Bio Rad. Sequencing DNA dikirim ke 1st Base Malaysia. Analisis DNA menggunakan perangkat lunak Bioedit dan MEGA X. Hasil pensejajaran pita DNA pada MEGA X menghasilkan runutan DNA sepanjang 588 bp, terdiri atas conserve 350 bp dan variable 238 bp. Komposisi basa nukleotida (T/U) =29%, C=28,6%, A=25%, dan G=17,3%. Jarak genetik terdekat pada Channa striata dan Channa micropeltes 0,190 dan terjauh pada Nandus nebulosus dan Hemibagrus nemurus 0,303. Berdasarkan pohon filogeni menunjukkan bahwa kelompok blackfish (ingroup) terpisah dengan kelompok whitefish (pembanding), pada blackfish terbagi atas Channidae (Channa striata, Channa micropeltes) dan non Channidae (Nandus nebulosus, Trichopodus leerii, Pristolepis grootii).
Analisis Kelayakan Panduan Praktikum Perkembangan Hewan Berbasis Inkuiri pada Materi Siklus Estrus Adinda Mutiara Ulfa; Jodion Siburian; Winda Dwi Kartika
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.337 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2350

Abstract

Panduan praktikum merupakan bahan ajar yang disajikan untuk membantu kegiatan praktikum mahasiswa. Panduan praktikum perkembangan hewan yang digunakan mahasiswa belum menggunakan model pembelajaran yang sesuai, sehingga mahasiswa hanya mendapatkan informasi yang terbatas dan berorientasi kepada asisten dosen. Oleh karena itu, pengembangan panduan perkembangan hewan berbasis praktikum perlu dilakukan untuk membuat mahasiswa lebih aktif dalam memecahkan masalah dan menemukan informasi sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi Siklus Estrus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D. Penelitian dilakukan hanya sebatas tahap Develop (pengembangan). Analisis kelayakan panduan praktikum diperoleh dari hasil validasi materi dan validasi media yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Validasi ahli materi dilakukan untuk mengetahui kelayakan isi, penyajian, dan kebahasaan panduan praktikum. Validasi ahli media dilakukan untuk mengetahui kelayakan kegrafikan panduan praktikum. Data hasil validasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator materi diperoleh skor sebesar 90,6% dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi yang dilakukan oleh validator media diperoleh skor sebesar 96% dengan kriteria “sangat layak”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi siklus estrus dinyatakan layak untuk digunakan
Peat Ecosystem: Teachers' knowledge and perception, and its integration in learning biology Bambang Hariyadi; Agus Subagyo; Winda Dwi Kartika
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v9i2.19977

Abstract

The improper uses of peatlands degrade the lands, making them vulnerable to fire. Restoration and conservation of Indonesian peatlands have not succeeded, yet the forest fires tend to increase in severity and frequency. Therefore, it is urgent to have more systematic efforts to conserve the peatlands through education, mainly in schools. This study aims to assess the knowledge and perceptions of high school biology teachers about the peatland ecosystem and identify the potential for integrating peatland-associated materials in learning biology. Data and information were collected through observation, online questionnaires, literature reviews, and focus group discussions. The data were analyzed qualitatively to reveal the biology teacher's knowledge and perceptions about peatlands. Although peatland is a vital resource on the east coast of Jambi Province, most biology teachers in the region do not have good knowledge about peatland. However, the teachers aware of the importance of integrating peatland material in learning biology. They argue that the integration facilitates students to understand the surrounding environment, including the peatland.  Therefore, in the long run, they could actively involve in protecting and conserving the peatland. This research has identified several peatlands-associated materials that are relevant to be integrated into biology learning.
UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM PERKEMBANGAN HEWAN BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI PENGAMATAN EMBRIOGENESIS Annisa Rahma Dieni Chaniago; Jodion Siburian; Winda Dwi Kartika
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v9i1.9544

Abstract

Panduan perkembangan hewan yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi masih sederhana dan belum mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan praktikum sehingga mahasiswa kurang aktif dalam melakukan kegiatan praktikum. Perlu adanya pengembangan panduan praktikum yang dapat membuat mahasiswa lebih aktif dan diperlukannya informasi dari panduan praktikum yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengetahui respons mahasiswa terhadap panduan perkembangan hewan berbasis keterampilan proses sains (KPS) pada pengamatan materi perkembangan ayam. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Tahapan prosedur pengembangan, yaitumendefinisikan, merancang, mengembangkan , dan menyebarluaskan . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket validasi materi, media dan respon mahasiswa. Subjek uji coba dilakukan pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Jambi yang mengontrak matakuliah praktikum perkembangan hewan. hasil validasi yang dilakukan oleh validator materi diperoleh skor sebesar 86,67% dengan kriteria sangat layak. Validasi yang dilakukan oleh validator media diperoleh skor sebesar 94% dengan kriteria “sangat layak”. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa panduan perkembangan hewan berbasis keterampilan proses sains (KPS) pada materi perkembangan ayam yang dinyatakan layak untuk digunakan sebagai panduan praktikum perkembangan hewan.
Distribusi Herpetofauna di Kawasan Hutan Lindung Gambut Sungai Buluh Tanjung Jabung Timur Anggit Prima Nugraha; Dawam Suprayogi; Winda Dwi Kartika; Andri Setiawan
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 38, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2021.38.1.1030

Abstract

Hutan Lindung Gambut (HLG) Sungai Buluh  is one of the village forests in East Tanjung Jabung. Peat soil has high water content and is herpetofauna habitat. Herpetofauna acts as a prey and predator in the peat ecosystem. Some of them occupy the position of top predators on food networks in the peat ecosystem. The existence of this group of animals also acts as an environmental bioindicator which can be indicated by its species richness and individual count. This research was conducted on two habitat conditions (terrestrial and aquatic) with the aim of this study were the distribution and habitat characteristics of herpetofauna in the HLG Sungai Buluh.  This study used the Visual Encounter Survey (VES) method which was combined by transect lines in each habitat. Sampling was done nocturnal and diurnal. The specimens obtained then preserved in 70% alcohol. The results showed total of 105 individual herpetofauna consisting of 4 Anura families (Bufonidae 1 species, Dicroglossidae 3 species, Rhacophoridae 3 species, and Ranidae 4 species) and 4 Reptile families (Agamidae 3 species, Scincidae 2 species, Gekkonidae 1 species, and Natricidae 1 species). Eleven species were found in the terrestrial habitat transect while eleven species were found in aquatic habitat transects. Furthermore,  four species were found in both habitat transects. From these results it can be concluded that the HLG Sungai Buluh has a suitable habitat for herpetofauna. However, further research needs to be carried out covering the entire are of HLG Sungai Buluh
Pengembangan Panduan Praktikum Perkembangan Hewan Berbasis Inkuiri pada Materi Siklus Estrus Adinda Mutiara Ulfa; Jodion Siburian; Winda Dwi Kartika
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 14, No 2 (2022): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v14i2.5134

Abstract

Panduan praktikum perkembangan hewan yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi belum berbasis inkuiri sehingga mahasiswa kurang aktif memecahkan masalah pada saat melakukan praktikum. Perlu adanya pengembangan panduan praktikum yang dapat membuat mahasiswa lebih aktif dalam memecahkan masalah dan diperlukannya pembaruan informasi dari panduan praktikum yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan mengetahui respon mahasiswa terhadap panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi siklus estrus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Developmen (RD) dengan model pengembangan 4D. Tahapan prosedur pengembangan, yaitu define, design, development, dan disseminate. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket validasi materi, angket validasi media, dan angket respon mahasiswa. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator materi diperoleh skor sebesar 90,6% dengan kriteria sangat layak. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator media diperoleh skor sebesar 96% dengan kriteria “sangat layak”. Hasil ujicoba pada mahasiswa skala kecil diperoleh skor sebesar 83,3% dengan kriteria “layak” dan hasil ujicoba pada mahasiswa skala besar diperoleh skor sebesar 85,70% dengan kriteria “sangat layak”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi siklus estrus dinyatakan layak untuk digunakan dalam praktikum perkembangan hewan.
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM PERKEMBANGAN HEWAN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING MATERI ANALISIS SPERMATOZOA Desi Ariani Putri Br Purba; Winda Dwi Kartika; Jodion Siburian
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 13, No 1 (2022): BIOEDUKASI, MEI 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v13i1.5301

Abstract

The practicum guide used in animal development practicum is simple and did not direct students to carry out independent of practicum. This study aims to determine the results of the development and feasibility of an animal development practicum guide based on project based learning on spermatozoa analysis material. This research is Research and development with a 4D development model with the stages of define, design, develop and disseminate. Data collection uses a material validation questionnaire, media and student responses. The results of the development at the define stage, students experienced problems in carrying out practical work on spermatozoa analysis material. At the design stage, the practicum guide is designed with a guide component adapted to the project-based learning syntax. In the develop stage, the results of material validation obtained a score of 84.35% with very good criteria, the results of media validation obtained a score of 88% with very good criteria and the results of large group trials on students obtained a score of 84.12% with very good criteria. The disseminate stage is carried out limited to the large group trial stage for the third semester of Biology Education students. It can be concluded that by using the 4D development model with the stages of define, design, develop and disseminate, the product is obtained in the form of a project-based learning-based animal development practicum guide on spermatozoa analysis material. This practical guide is suitable for use by students in the Animal Development Practicum course.Kata kunci: Panduan Praktikum, Perkembangan Hewan, Project Based Learning, Spermatozoa
Pengembangan Panduan Praktikum Perkembangan Hewan Berbasis Inkuiri pada Materi Metamorfosis Ayu Mutoharoh; Winda Dwi Kartika; ‪Jodion Siburian‬
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 7, No 2 (2022): Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.842 KB) | DOI: 10.31949/be.v7i2.3923

Abstract

Panduan praktikum perkembangan hewan yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi belum menggunakan sintaks inkuiri sehingga mahasiswa kurang aktif saat melakukan praktikum terutama dalam pemecahan masalah dan kreatif dalam belajar mandiri. Pengembangan panduan praktikum penting untuk dilakukan karena dapat membuat mahasiswa lebih aktif dalam praktikum dan pembaruan informasi dari panduan praktikum sebelumnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon mahasiswa terhadap panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi metamorfosis yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Four D) (define, design, development, and disseminate). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang terdiri dari angket validasi materi, media, dan respon mahasiswa. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator ahli materi diperoleh skor persentase sebesar 91,3% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator ahli media diperoleh skor sebesar 92% dengan kategori sangat layak. Hasil ujicoba pada mahasiswa skala kecil diperoleh skor sebesar 84,73% dengan kategori “layak” dan hasil ujicoba pada mahasiswa skala besar diperoleh skor sebesar 85,7% dengan kategori “sangat layak”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa panduan praktikum perkembangan hewan berbasis inkuiri pada materi metamorfosis dinyatakan layak untuk digunakan dalam praktikum perkembangan hewan.
Development of Animal Development Practicum Guide Based on Science Process Skills Embryogenesis Observation Material Annisa Rahma Dieni Chaniago; Winda Dwi Kartika; Jodion Siburian
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2023): : Bioeduin Februari
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v13i1.24361

Abstract

This development research aims to develop practical guidelines for animal development based on science process skills on embryogenesis observation material. This study uses a 4D development model which is carried out in 4 stages, namely: 1) the define stage defines the product requirements to be developed. 2) the design stage (design) designing prototypes and storyboards on the guide. 3) the development stage is realizing the storyboard then validating the feasibility of the product which is carried out by material experts and media experts. 4) the dissemination stage was only carried out in a large group trial. Trials were conducted to find out student responses to the guidelines developed, trials were conducted on 92 students who contracted animal development courses. Based on the data analysis, it was obtained that the average material validation was 86.03%, and the media validation was 95.72%, the average percentage of student responses was 85.23%, so it can be concluded that the practicum guide is feasible to use..