Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh POE berbasis Blended Learning Terhadap High Order Thingking Skill (HOTS) Peserta Didik SMP Waisah Waisah; Muriani Nur Hayati; M Aji Fatkhurrohman
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1516

Abstract

Tujuan penelitian ini 1) mengetahui perbedaan High Order Thinking Skill (HOTS) peserta didik yang menggunakan model POE berbasis Blended dan model kooperarif tipe STAD pada peserta didik. 2) mengetahui pengaruh intensitas belajar peserta didik yang menggunakan model POE berbasis Blended terhadap HOTS. Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental Design dengan desain kelompok Posttest-Only Control Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data menggunakan Independent Sample T-Test dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai posttest bertaraf HOTS diperoleh t hitung = 5,256, dengan t tabel = 1,673 (t hitung> t tabel) sehingga model pembelajaran POE berbasis Blended mempunyai perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan model kooperatif tipe STAD. Analisis dengan uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan regresi,Y = 4,305 + 0,960 X yang menunjukkan bahwa aktivitas belajar yang menggunakan model POE berbasis Blended berpengaruh positif dalam meningkatkan HOTS peserta didik
Implementasi Guided Inquiry Berbasis Science-Edutainment Berbantuan Magic Box untuk Meningkatkan Critical Thinking Skill Peserta Didik Ayu Kristi Monica; M Aji Fatkhurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i2.1665

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan guided inquiry berbasis science-edutainment berbantuan magic box dengan peserta didik yang menggunakan guided inquiry, mengetahui efektivitas dan respon peserta didik terhadap guided inquiry berbasis science-edutainment berbantuan magic box. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan populasinya peserta didik kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Tegal. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data diambil dengan teknik dokumentasi, tes dan wawancara dan dianalisis dengan uji N-Gain dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran guided inquiry berbasis science-edutainment berbantuan magic box dengan guided inquiry, tingkat efektivitas model pembelajaran guided inquiry berbasis science-edutainment berbantuan magic box masuk kategori cukup efektif, dan respon peserta didik terhadap guided inquiry berbasis science-edutainment berbantuan magic box dengan guided inquiry masuk dalam kategori baik.
Implementasi Model IDEA (Inquiry-Driven-Experiment-Argument) dalam Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Diaz Yoga Pratami; M Aji Fatkhurrohman; Yuni Arfiani
JPMP Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i2.1667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah adanya penerapan model pembelajaran IDEA dan model kooperatif, untuk mengetahui tingkat keefektivan model pembelajaranIDEA dan model kooperatif , serta mengetahui respon peserta didik dalam penerapan model IDEA dan kooperatif. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Brebes tahun ajaran 2019/2020 sepuluh kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan lembar tes dan lembar angket. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test dan uji n-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan model pembelajaran IDEA tingkat kemampuan berpikir peserta didik meningkat dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 39,67 dan nilai rata-rata post-testsebesar 73,67 dan tingkatefektivitas model pembelajaranIDEA sebesar 56,96 % menunjukkankategoricukupefektif.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) Berbantuan Audio Visual Dion Adzanu Havinsha; M Aji Fatkhurrohman; Bayu Widiyanto
JPMP Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v5i1.1693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah diterapkan pendekatan jelajah alam sekitar berbantuan audio visual. Analisis data penelitian ini ada dau jenis yaitu analisis data awal dan analisis data akhir. Analisis data awal yaitu uji validitas dengan korelasi produk momen, reliabilitas. Analisis data akhir yaitu uji normalitas, uji n-gain, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan jelajah alam sekitar berbantuan audio visual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan hasil uji n-gain untuk mengetahui kriteria peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kriteria sedang.
PEMBERDAYAAN OB KAMPUS MELALUI BLENDED WORSHOP PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto; Fahmi Fatkhomi; Yuni Arfiani; M. Aji Fatkhurrohman; Mobinta Kusuma; Isrotun Ngesti Utami; Muhammad Misbakhul Anam
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.7055

Abstract

ABSTRAKKampus sebagai tempat lahirnya para intelektual muda, diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi dewasa ini, khususnya masalah sampah. Aktivitas yang dilakukan oleh civitas akademika di sekitar kampus membuat jumlah sampah meningkat sepanjang tahun, akan tetapi kurang diimbangi dengan pengolahan sampah di sekitar kampus. Terlebih lagi, para tenaga kebersihan kampus (OB) kurang dibekali tentang cara pengolahan sampah, misalnya sampah organik. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada para OB melalui workshop pengolahan sampah organik menjadi kompos di wilayah sekitar kampus.  Metode yang digunakan adalah POA (Planning of Action), serta metode survey untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan secara blended mengingat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Worshop online dilakukan saat paparan materi teori oleh narasumber, dan offline saat praktek dengan jumlah peserta terbatas. Hasil pengabdian ditunjukkan dengan respon antusiasme tinggi dari partisipan yang hadir secara langsung (offline) maupun tak langsung (online). Sebagian besar partisipan menginginkan ada rencana tindak lanjut dari kegiatan ini. Kata kunci: pemberdayaan; blended workshop; sampah organik; kompos ABSTRACTCampus as the birthplace of young intellectuals, is expected to be able to provide solutions to the problems that occur today, especially the waste problem. Activities carried out by the academic community around the campus make the amount of waste increase throughout the year, but it is not balanced with waste processing around the campus. What's more, the campus cleaning staff (CS) are not equipped with how to process waste, such as organic waste. The purpose of this service is to provide training to OBs through workshops on processing organic waste into compost in the area around campus. The method used is POA (Planning of Action), as well as a survey method to evaluate the success of the activity. The implementation of the activities is blended considering the PPKM (Enforcement of Restrictions on Community Activities). Online workshops are carried out during exposure to theoretical material by resource persons, and offline during practice with a limited number of participants. The results of the service are shown by high enthusiasm responses from participants who attend directly (offline) and indirectly (online). Most of the participants wanted a follow-up plan for this activity Keywords: empowerment; blended workshop; organic waste; compost
Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) dengan Permainan Teka-Teki Silang (TTS) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Nurul Aisyah; Purwo Susongko; Mukhammad Aji Fatkhurrohman
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 13 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.176 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v13i2.200

Abstract

This study aims to determine the improvement of students' critical thinking skills through the Teams Games Tournament (TGT) model with crossword puzzles (TTS). This research is an experimental study with the design of The One Group Pretest-Posttest. This research was conducted at SMP Negeri 4 Adiwerna 2018/2019 academic year involving 32 students in water pollution material. The instruments in the study used test and non-test instruments. The research test instruments were tested using validity test, reliability test, level of difficulty and distinguishing power. As well as non-test instruments, the study was tested by expert validators using the LKS validation sheet assessment. Data analysis techniques to test hypotheses are carried out using the "Paired Sample T Test" test. The results show that the TGT cooperative learning model with TTS can improve students' critical thinking skills.
TINGKAT REDAM BUNYI SUATU BAHAN (TRIPLEK, GYPSUM DAN STYROFOAM) M Aji Fatkhurrohman; - Supriyadi
Jurnal Fisika Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i2.3824

Abstract

Telah dilakukan penelitian tingkat redam bunyi gypsum, triplek dan styrofoam. Peneliti menggunakan Sound Level Meter untuk mengetahui intensitas sebelum dan setelah dilewatkan bahan gypsum, triplek dan styrofoam. Proses pengujian dilakukan dengan mengatur frekuensi sumber bunyi. Bunyi akan dipancarkan oleh speaker pada  ruangan yang tertutup dengan kaca. Pada ruangan tertutup oleh kaca tersebut terdapat partisi ruang. Partisi ruang tersebut merupakan gypsum/ triplek/ styrofoam dan bersifat tidak permanen. Sebelum ruangan diberi partisi, diukur nilai intensitas bunyi pada jarak tertentu, kemudian setelah diberi partisi, intensitas bunyi kembali dikur pada jarak yang sama. Dari hasil pengujian dan analisis data diperoleh koefisien serap masing-masing bahan sebagai berikut: koefisisen serap rata-rata gypsum 0.19 cm-1, triplek 0.18 cm-1, styrofoam 0.07 cm-1. Perolehan koefisien serap rata-rata dari terbesar ke terkecil untuk rentang frekuensi 600-1000 Hz adalah gypsum, triplek dan styrofoam. Sehingga bisa disimpulkan tingkat redam ketiga bahan tersebut yang paling baik adalah gypsum.
Implementasi LKPD IPA Berbasis Model Pembelajaran Experiential Jelajah Alam Sekitar (EJAS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar di Masa Pandemi Dikha Rizki Palupi; M. Aji Fatkhurrohman; Yuni Arfiani
JPMP Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i1.1988

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar peserta didik LKPD IPA berbasis model pembelajaran EJAS dengan LKPD IPA berbasis model pembelajaran Problem Solving, (2) tingkat efektivitas LKPD IPA berbasis model EJAS.Jenis penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan design pretest-posttest control group. Sampel penelitian yaitu siswa SMP di kota Tegal diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes berupa soal pretest-posttest dan non tes berupa LKPD, RPP, dan angket. Analisis data yang digunakan yaitu uji independent sampel t-test dan uji N-Gain.Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik LKPD IPA berbasis model pembelajaran EJAS dengan LKPD IPA berbasis model pembelajaran Problem Solvingdiperoleh nilai uji t sebesar 0,000. (2) tingkat efektivitas LKPD IPA berbasis model pembelajaran EJAS berada pada kategori cukup efektif dengan nilai persentase uji N-Gain Score sebesar 62,51%.
PENGARUH DISCOVERY LEARNING DENGAN MIND MAPPING BERBANTUAN GOOGLE MEET TERHADAP HASIL BELAJAR SAAT PANDEMI Yulia Yonelda Yulia; M. Aji Fatkhurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i1.1991

Abstract

Model discovery learning mendorong siswa untuk aktif dalam menemukan pengetahuannya sendiri. Selain itu diperlukan media mind mapping untuk mempermudah ingatan pikiran siswa berupa peta yang disertai gambar. Sehingga pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar walaupun ditengah pandemi covid-19. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) keefektifan model discovery learning berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar IPA (2) perbedaan hasil belajar siswa antara model discovery learning berbantuan mind mapping dengan model discovery learning tanpa mind mapping. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen, dengan design pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukan (1) model discovery learning berbantuan mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPA dalam kategori cukup efektif dengan nilai rata-rata sebesar 69,38 %. (2) hasil belajar siswa dengan model discovery learning berbantuan mind mapping terdapat perbedaan yaitu nilai uji t sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model discovery learning dengan mind mapping terhadap hasil belajar IPA siswa
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT BERBASIS PERMAINAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Indah Tri Apriliani; Muriani Nur Hayati; M. Aji Fatkhurrohman
JPMP Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i1.1992

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan komunikasi peserta didik antara model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) berbasis permainan kearifan lokal dengan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) tanpa berbasis permainan kearifan lokal dan mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik antara model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) berbasis permainan kearifan lokal dengan TGT (Team Games Tournament) tanpa berbasis permainan kearifan lokal. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII di SMPN 5 Adiwerna tahun ajaran 2021/2022. Teknik Pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Sample yang digunakan dalam penelitian ini ada dua kelas yaitu kelas VII H sebagai kelas eksperimen dan kelas VII I sebagai kelas kontrol. Data yang diambil dengan menggunakan lembar tes, dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent t-Test dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat komunikasi antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh nilai presentase sebesar 73,06% termasuk dalam kategori baik. Sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai presentase sebesar 60,5% termasuk dalam kategori cukup baik. Serta terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan dibuktikan hasil analisis Uji T (Independent Sample T-test) yaitu didapat nilai sig (2- tailed) sebesar 0.010 atau lebih kecil dari 0.05.