Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Use of Artificial Intelligence in Analysis and Prediction of Community Behavior Patterns in Dakwah Wahyuni, Rahmi; Rambe, Elismayanti
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 19 No 1 (2025): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v19i1.37880

Abstract

Artificial intelligence (AI) has made tremendous progress, and it is not surprising that its influence has also penetrated the realm of religion, which has had a significant impact, where AI technology has opened the door to new developments in spreading religious messages or da'wah. This study aims to analyze how AI can be used to analyze and predict patterns of community behavior in da'wah and how the results of the analysis can be used to improve the effectiveness of da'wah. The research method used is qualitative with a library approach. Data were collected from literature studies and documentation and using thematic analysis techniques. The results of this study show that the analysis and prediction model for community behavior, created with machine learning techniques and AI algorithms, can gather and examine data from different online sources like social media, discussion forums, and religious websites to understand how people behave when they receive and respond to da'wah messages. For example, AI-based chatbots can be used to answer questions about fiqh quickly and consistently, helping to reach mad'u who are reluctant to attend physical assemblies. Furthermore, da'wah strategies using AI can be carried out by segmenting the audience, personalizing messages, optimizing time, and using positive and inspiring content. However, AI in the preaching strategy should be used as a medium to help the effectiveness and efficiency of preaching activities, considering the limitations of the use of AI in preaching.
Design Adventure Education Mathematics Game to Improve The Ability of Creative Thinking in Mathematics Kartika, Yessi; Wahyuni, Rahmi; Sinaga, Bornok; Rajagukguk, Juniastel
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 12 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i12.3475

Abstract

The very rapid development of technology is slowly appearing in the world of education. Educational games are a form of multimedia that packages learning programs in the form of games, so besides being games, they are also educational. The use of game education technology as an interactive learning medium is one of the right ways to improve students' mathematical creative thinking skills. This educational game is expected to eliminate the feeling of boredom and fear of learning mathematics and can facilitate the learning process on geometry material for Senior High School (SMA)/Islamic Senior High School (MA). This study aims to develop an Android-based educational game that can be operated on various smartphones with the Android operating system and to test the feasibility of using adventure games as a medium for learning geometry. This game can be used as an alternative medium for learning geometry in changing conventional learning methods to learning game simulations, so as to improve students' mathematical creative thinking abilities, because in educational games it has elements of challenge, accuracy, reasoning and ethics. The methodology used in this research is the research development method or Research and Development (R & D) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model with the following activity stages: (1) Analysis, gathering information; (2) Design, designing multimedia-based animation media and validating media designs; (3) Development, improvement of media design; (4) Implementation, media testing; (5) Evaluation, product revision.
Pengaruh Variasi Pencil Lead Electrode (PLE) terhadap Deteksi Ion Logam Pb (II) menggunakan Modifikasi MnO2 Metode Voltametri Siklik Wahyuni, Rahmi; Sari, Trisna Kumala
MASALIQ Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i3.5804

Abstract

This study is motivated by the limited research on modified pencil lead electrodes in electrochemical detection, despite their significant potential as simple, low-cost, and environmentally friendly heavy metal sensors. The aim of this research is to evaluate the performance of MnO₂/pencil lead electrode (MnO₂/PLE) with variations in pencil hardness—2B, B, and HB—in detecting K₃[Fe(CN)₆] and Pb²⁺ ions using cyclic voltammetry. The electrodes were modified using the drop-casting method, and voltammogram data were analyzed based on current and redox potential values. The results show that MnO₂/PLE (2B) demonstrated the best performance among the variants. This is attributed to the synergy between the electrocatalytic properties of MnO₂ and the high graphite content of the 2B pencil, which enhances conductivity and electrochemical response. MnO₂/PLE (2B) proved effective in detecting Pb²⁺ ions, making it a strong candidate for use as an electrochemical heavy metal sensor. The implications of this study contribute to the literature on modified carbon-based sensors and open opportunities for the development of portable, low-cost sensors for environmental monitoring.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPAN STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SAFITRI, AULIA; Wahyuni, Rahmi; Husnidar, Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 2 No. 2 (2021): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v2i2.675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi sistematis siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan alat peraga papan statistik pada materi pemusatan data/statistik di kelas VIII/1 SMP Negeri 2 Jangka. Penelitian ini menerapkan  pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, subjek penelitian adalah siswa kelas VIII/1 SMP Negeri 2 Jangka yang berjumlah 21 orang siswa. Adapun instrument yang digunakan adalah 4 soal tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Dari  hasil tes akhir sikus I, Skor presentase yang diperoleh belum sesuai dengan kriteria hasil yang ditetapkan pada siklus yaitu hanya 66,6% yang mendapatkan nilai ≥ 65 sedangkan hasil observasi terhadap kegiatan peneliti dan siswa sudah mencapai target yaitu 73,3% dan 73,3%, untuk itu peneliti masuk ke siklus II. Pada siklus II berdasarkan hasil tes akhir mencapai 85,7% yang mendapat nilai ≥ 65 dan hasil observasi terhadap kegiatan peneliti dan siswa sudah mencapai kriteria yang ditetapkan yaitu sebanyak 88,8% dan 86,6%. Jadi berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan berbantuan alat peraga papan statistik dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Model Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa pada Soal AKM Numerasi Jannah, Miftahul; Novianti, Novianti; Wahyuni, Rahmi; Nuri, Bulan
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 5 No. 1 (2024): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v5i1.2727

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada soal AKM Numerasi dengan materi statistika di kelas VIII MTsN 2 Bireuen. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai eksperimen tanpa kelas kontrol dengan desain One group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah kelas VIII/1 sebanyak 30 orang siswa yang dipilih dengan cara purposive sampling. Penelitian dilaksanakan 3 hari, tanggal 13 sampai 15 Juni 2023 dengan 4 kali pertemuan, masing-masing 1 kali pretest-posttest, dan 2 kali mengajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Sementara itu, data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji korelasi product moment, uji hipotesis, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji-t Sig.(2-tailed) sebesar 0.000 kurang dari nilai Sig.(2-tailed) 0.05, maka  ditolak dan  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada soal AKM Numerasi dengan materi statistika di kelas VIII MTsN 2 Bireuen. Hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berturut-turut adalah 95,45% dan 93,63% dengan kategori sangat baik.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Self-Regulated Learning (SRL) Wahyuni, Rahmi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.2758

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran Talking Stick terhadap Self Regulated Learning (SRL) mahasiswa PGSD semester VI unit B. Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan istrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan lembar angket. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD FKIP Universitas Almuslim semester VI unit B  dengan jumlah 30 orang. Setelah diadakan penelitian data hasil angket berupa data ordinal diubah kedalam data interval dengan menggunakan method of successive interval (MSI). Hasil analisis uji normalitas sig 0.786 > 0.05  (berdistribusi normal). Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh nilai sig sebesar 0,554 > a (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pembelajaran Talking Stick terhadap Self Regulated Learning (SRL).
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA BILANGAN DAN ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Hayati, Rahmi; Wahyuni, Rahmi; Kartika, Yessi; Husnidar, Husnidar; Ara, Intan Ayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26822

Abstract

Pelatihan pembuatan alat peraga bilangan dan aljabar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa calon guru sekolah dasar adalah sebagai berikut: Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa calon guru sekolah dasar dengan keterampilan dalam membuat dan menggunakan alat peraga matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mereka serta meningkatkan efektivitas pengajaran matematika di kelas. Konten pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar bilangan dan aljabar yang diajarkan di tingkat sekolah dasar, metode pembuatan alat peraga, dan aplikasinya dalam pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi demonstrasi langsung, praktik langsung, dan diskusi kelompok. Pelatihan ini menekankan penerapan konsep matematika dalam konteks kehidupan nyata di kelas sekolah dasar, serta memperkuat keterampilan mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika dengan menggunakan alat peraga.Evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam membuat alat peraga dan menerapkannya dalam pembelajaran. Umpan balik dari instruktur dan sesama mahasiswa digunakan untuk mengidentifikasi area-area di mana mahasiswa perlu meningkatkan pemahaman atau keterampilan mereka.Dengan mendesain pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa calon guru sekolah dasar dan mengaitkannya dengan hasil-hasil penelitian yang relevan, diharapkan mahasiswa dapat menjadi pendidik yang lebih kompeten dan efektif dalam mengajar matematika di kelas sekolah dasar.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL GURU Hayati, Rahmi; Muamar, M Rezeki; Wahyuni, Rahmi; Miswar, Miswar; Marzuki, Marzuki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35543

Abstract

Pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital guru. TPACK adalah pendekatan yang mengintegrasikan tiga komponen utama: teknologi, pedagogi, dan konten. Pendekatan ini sangat relevan dalam konteks pendidikan abad ke-21, di mana guru dituntut untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Tujuan dan Manfaat Pelatihan:1) Peningkatan Kemampuan TPACK: Pelatihan ini dirancang untuk membantu guru memahami dan mengimplementasikan TPACK dalam pengajaran mereka. Dengan penguasaan TPACK yang baik, guru dapat merancang pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa; 2)Pengembangan Media Pembelajaran: Guru akan dilatih untuk membuat media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam belajar; 3) Literasi Digital: Fokus utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan literasi digital guru, agar mereka mampu menggunakan berbagai alat dan platform digital secara efektif dalam proses pembelajaran. Hal ini penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital. Pelatihan ini tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung dalam pembuatan media pembelajaran. Guru akan diajarkan cara menggunakan berbagai aplikasi dan alat digital untuk menciptakan konten yang menarik, serta bagaimana mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam strategi pengajaran mereka. Dengan pelatihan ini, diharapkan guru dapat lebih siap menghadapi tantangan pendidikan modern dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas melalui penggunaan teknologi yang tepat.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan dalam Budaya Dalihan Na Tolu dan Relevansinya bagi Siswa SDN 159 Purba Baru Aida, Nur; Aini, Nur; Hariyanti, Melpa; Adelina, Rika Fitri; Anisa, Sangkot; Wahyuni, Rahmi
Jurnal Pendidikan Dirgantara Vol. 2 No. 4 (2025): November : Jurnal Pendidikan Dirgantara
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupendir.v2i4.793

Abstract

This study aims to analyze the educational values contained in the Dalihan Na Tolu culture in the Mandailing community and its relevance to character education in schools. The research approach used is qualitative descriptive with data collection techniques through interviews, observations, and documentation of traditional leaders and the Mandailing community in Mandailing Natal Regency. The results of the study show that Dalihan Na Tolu, which includes the principles of Somba Marhula-hula, Elek Marboru, and Manat Mardongan Tubu, contains educational values such as respect, responsibility, empathy, cooperation, and mutual cooperation. These values have a strong relevance to character education in elementary school. The culture of Dalihan Na Tolu not only serves as a social system, but also as a source of moral and character education for the younger generation. In addition, the application of these traditional values in the context of modern education can strengthen students' cultural identities and foster mutual respect in the school environment. The integration of Dalihan Na Tolu into learning also has the potential to be an effective pedagogical strategy to build a harmonious and characterful school culture.
Writing Training in ISBN-Based Books Based on Local Wisdom Rambe, Elismayanti; Khoirun Nisa, Ardina; Wahyuni, Rahmi; Susanti Hasibuan
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8523

Abstract

The limited capacity to write books based on local wisdom in Mandailing Natal Regency presents a serious challenge to literacy development and cultural preservation. Despite its rich cultural heritage and strong traditional values, much of this local wisdom remains undocumented in professionally published books. Many community members, including educators, lack adequate skills in manuscript writing and publishing. This Community Partnership Program (PKM) aims to enhance the ability of teachers and the wider community in Mandailing Natal Regency to write and publish ISBN-registered books that focus on local wisdom and cultural heritage. The program provides participants with theoretical knowledge and practical skills covering the entire book-writing process, including idea development, data collection, manuscript writing, editing, layout design, publishing procedures, ISBN registration, copyright, and ethical writing. The training employed lectures, discussions, case studies, and hands-on practice supported by intensive mentoring from experienced facilitators. Conducted over four weeks, the program involved 60 participants, comprising students, university students, teachers, librarians, and literacy activists. The results showed meaningful outcomes: all participants produced draft manuscripts related to Mandailing Natal local wisdom, and 18 drafts met publication standards and were compiled into one ISBN-registered book. Evaluation results also revealed a 30% increase in average pretest and posttest scores, indicating an improvement in understanding and writing competence. Overall, the program makes a positive contribution to strengthening literacy and preserving local wisdom in the Mandailing Natal Regency.