Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Application of ScratchJr as an Interactive Learning Media to Improve Early Childhood Creativity Hapsari, Carla Raysatama; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study aims to explore the application of the ScratchJr coding application as an interactive learning medium to develop creativity in early childhood. The focus is on how digital tools can support creative expression and cognitive growth in young learners. Methodology: The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation of learning activities at KB Aisyiyah Smart Kids, interviews with the principal and classroom teacher, and documentation analysis, including samples of student work, activity documentation, and assessment sheets. Results: The study found that the ScratchJr application can be effectively used as an alternative interactive learning medium to enhance creativity in early childhood. The use of simple games and interactive storytelling within ScratchJr encouraged active engagement, improved cognitive and problem-solving skills, and supported creative expression among children. Applications/Originality/Value: This research highlights the educational value of integrating digital-based tools such as ScratchJr into early childhood learning. It provides practical insights into how interactive media can be leveraged to foster creativity, digital literacy, and holistic development in young learners.
Efforts to Build Discipline Character Through Audio Visual Media in Early Childhood Setianingsih, Ambar; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study aims to describe efforts to build discipline character through audio-visual media in Group A children of Aisyiyah Kadipiro III Kindergarten and to explore the challenges faced by teachers in utilizing such media effectively. Methodology: The research employed a qualitative descriptive approach. The subjects were Group A teachers and Group A children of Aisyiyah Kadipiro III Kindergarten. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation. The data analysis was conducted through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results: The study found that the formation of children's discipline character through audio-visual media was conducted by: (1) Playing educational videos about discipline; (2) Playing educational songs that promote discipline. Challenges encountered by teachers include: (3) Audio-visual learning often requires more preparation time; and (3) Long video durations can exceed children's attention spans, making it difficult to maintain engagement. Applications/Originality/Value: This study provides insight into how early childhood educators can leverage audio-visual media to instill discipline in young learners. It also highlights the practical challenges in media use, emphasizing the need for efficient planning and age-appropriate content selection. The findings can inform curriculum development and teacher training in early childhood education settings.
Tantangan Digital Parenting pada Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Asmawulan, Tri; Faizatul Fitriyah, Qonitah; Azzahroh, Fatimah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1271

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pengasuhan anak memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan karakter anak. Dengan bimbingan yang benar, teknologi digital dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas, pemikiran kritis, dan kemampuan beradaptasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam implementasi digital parenting serta strategi mengatasi tantangan digital parenting. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif, dengan jenis penelitian case study (studi kasus). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kepanjen. Jumlah responden adalah 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif Milles & Huberman, yang terdiri dari yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa tantangan penerapan digital parenting adalah pengaturan waktu, tantangan keamanan online mempengaruhi stabilitas dan kelancaran penggunaan internet, keseimbangan, keselamatan dan keamanan, perundungan siber (cyberbullying), aspek hak cipta dan plagiarisme. Strategi untuk mengatasi masalah ini adalah pendidikan digital, keterlibatan dan pengawasan orang tua, dan mendorong interaksi sosial
Penguatan Keterampilan dengan Stimulasi Literasi Berbasis TIK bagi Guru Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kartasura Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri; Asmawulan, Tri; Nasywa, Nabila Mar’atus; Mahaeswari, Arreta Chori
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22722

Abstract

Salah satu indikator kompetensi profesional guru adalah mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menjawab tantangan zaman. Hal ini sangat sesuai dengan kompetensi guru abad 21 yaitu memiliki keterampilan dan literasi digital yang baik. Stimulasi literasi harus disesuaikan karakteristik dan kebutuhan anak. Metode yang dilakukan harus fun tidak membuat anak merasa terbebani serta memaksimalkan semua indera anak. Literasi merupakan jalan utama guna mencerdaskan dan menyejahterakan anak bangsa, mewujudkan sumber daya manusia unggul, mandiri, kreatif, kritis dan berdaya saing di era global. Salah satu karakter siswa generasi alpha yang menonjol adalah tech savvy. Anak sangat antusias dengan hal-hal berbau digital dan teknologi. Berdasarkan kenyataan yang ditemui banyak guru yang belum mampu mengintegrasikan terknologi dalam pembelajaran. Khalayak sasaran yang terlibat dalam pengabdian ini adalah guru-guru Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Keraton Kartasura. Metode yang dilakukan yaitu dengan ceramah, diskusi dan pelatihan. Artikel kegiatan pengabdian masyarakat yang dimuat dalam jurnal nasional bereputasi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pelatihan kepada para guru dalam melakukan stimulasi literasi berbasis TIK, dan cara pandang baru yang lebih luas dan modern sebagai bekal dalam menghadapi tantangan global dalam dunia pendidikan.
Belajar Sambil Bermain: Cara Sekolah Mendukung Motorik Kasar Anak Usia Dini Andini, Shifa Jasyira; Farica, Meshcah Claula; Asmawulan, Tri
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i2.8794

Abstract

Digital learning media, one example of the results of the rapid development of digital technology that has penetrated into the world of education including the stimulation of early childhood cognitive development. The aim of this article are discusses the utilization of digital educational media as a tool to stimulate cognitive optimally and effectively. Through a literature study approach, this article reviews recent literature to emphasize the role of digital media, such as Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), zoom, digital flashcards, and learning applications and educational games, in improving early childhood cognitive development. This research uses the library research approach method or literature study. The result of these article is media not only increase learning motivation, but also help children develop critical thinking skills, creativity, and memory. Although this media offers many benefits, implementing this digital educational media must also face various challenges, such as infrastructure gaps, lack of digital literacy, resistance to change, and the quality of content that is not in accordance with the existing curriculum. This article also emphasizes the importance of careful planning, strong support from parents and teachers, and good management to optimize the benefits of digital learning media for early childhood development.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini melalui Penerapan Media Permainan Bowling Angka dalam Pembelajaran Kayati, Nur; Asmawulan, Tri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1748

Abstract

Kemampuan berhitung anak merupakan salah satu kompetensi dasar yang masih menjadi permasalahan utama bagi anak usia dini, khususnya dalam mengenali urutan angka, menghitung benda secara runtut, serta memahami hubungan antara simbol dan jumlah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung anak melalui penerapan media permainan bowling angka, sekaligus menggambarkan keterlibatan anak dan pemahaman mereka terhadap aturan permainan selama proses pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan pada kelompok A di TK Kartini Tercel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi anak, ditandai dengan kemampuan menghitung benda secara mandiri, meningkatnya ketepatan penyebutan angka, serta pemahaman hubungan kuantitatif sederhana. Selain itu, anak menunjukkan keterlibatan aktif, antusiasme tinggi, serta peningkatan kemampuan mengikuti aturan permainan secara konsisten. Temuan ini membuktikan bahwa media bowling angka efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan mampu meningkatkan kemampuan berhitung serta partisipasi anak dalam kegiatan belajar.
Implementasi Huruf Menari dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Yuliati, Ade; Asmawulan, Tri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas media huruf menari sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan literasi dasar anak usia dini di TK Pertiwi Mojolegi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 18 anak usia dini yang memiliki kemampuan literasi awal yang beragam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terstruktur, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Penilaian perkembangan anak didasarkan pada empat indikator, yaitu kemampuan menyimak dan mengucap ulang, mengingat dan menunjuk huruf, mengenal huruf, serta menyebutkan huruf, yang diklasifikasikan ke dalam kategori BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media huruf menari mampu meningkatkan atensi, keterlibatan, serta pemahaman anak terhadap huruf secara lebih optimal, dengan mayoritas anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksplorasi dan interaksi sosial melalui media dinamis dapat memperkuat proses kognitif anak, sejalan dengan teori Piaget dan Vygotsky. Dengan demikian, media huruf menari berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran literasi anak usia dini yang menyenangkan dan bermakna.
An analysis of green school facility management for children with special needs in inclusive early childhood education Katoningsih, Sri; Dwi Wardhani, Junita; Budi Hastuti, Isnaini; Asmawulan, Tri; Faizatul Fitriyah, Qonitah; Shari, Destita; Kartika Ananda
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7 No 2 (2025): Child Education Journal August
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v7i2.7324

Abstract

This study analyses the management of child friendly facilities and infrastructure in inclusive early childhood education. The research uses a qualitative approach, data were collected through observations of school activities and interviews with principals, teachers, and parents. The purpose of this study is to analyse the management of green school facilities in inclusive early childhood education and to identify the problems and impacts related to their implementation for children with special needs. This study uses a qualitative approach to understand in depth the management of environmentally friendly school facilities for children with special needs in inclusive early childhood education. Collecting data by observation, interview. Data analysis techniques are triangulated data and literature review. The study analyses inclusive facility management requires not only physical adaptation but also an infrastructure, supporting facilities, tools and learning media, tools, Infrastructure management, parent participation management and technology.Inclusive and eco-friendly early childhood education. Good infrastructure, supportive facilities, engaging learning tools, strong management, active parents, and smart use of technology. Classrooms should be more than just accessible they need to be green, safe, and friendly for every child’s growth. Facilities like quiet rooms, sensory spaces, and adaptive playgrounds are not luxuries but essentials for learning and healing. Teachers also need the right training to use assistive tech and eco-friendly resources effectively, while parents play a key role as partners in shaping schools. Inclusive education offers a fresh framework that supports global goals for quality education and sustainable communities.
Developing Critical Thinking Skills and Early Childhood Creativity through The National Geographic Kids App Anisa, Ahbib; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: This study aims to analyze the improvement of critical thinking skills and creativity in early childhood through the use of the National Geographic Kids digital application as an interactive learning medium in KB & Kindergarten Aisyiyah Pracimantoro. This research also aims to understand how the integration of digital media can create meaningful learning experiences that are appropriate for the development of children aged 5-6 years.Methodology: This study used a descriptive qualitative approach involving 14 children of group B (7 boys and 7 girls), one classroom teacher, and five parents as supporting informants. The activity lasted for six weeks (September-October 2025) in three learning phases, namely introduction, exploration, and reflection. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation of children's work, and Focus Group Discussions (FGDs). Data analysis is carried out through the process of condensation, presentation, and drawing conclusions.Results: This study showed significant improvements in two main aspects. Critical thinking skills increased from 35.7% to 92.8%, indicated by the child's ability to ask questions, cause and effect reasons, and draw logical conclusions. Creativity increased from 28.6% to 78.6%, as seen in children's ability to produce original visual works and add personal ideas in drawing and digital games. The results of the FGD confirmed an increase in the child's focus, motivation, and active participation during the learning process.Application/Originality/Value: This research makes a practical contribution to the development of early childhood learning through the application of targeted and interactive educational digital media. The National Geographic Kids app has proven to be effective in stimulating children's critical thinking and creativity through a fun and contextual approach to exploration.
Improving Critical Thinking Skills in Early Childhood through Science Activities Suranti, Lilis; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood education serves as a crucial foundation for shaping children’s thinking abilities, character, and personality, which in turn determine the quality of future human resources. Critical thinking skills are essential competencies that must be nurtured from an early age so that children are able to analyze, solve problems, and make evidence-based decisions. This study aims to analyze the implementation of science activities as a medium for developing critical thinking skills in early childhood at KB Aisyiyah Pracimantoro. A qualitative approach with a case study design was used to gain an in-depth understanding of the dynamics of science learning. Data were collected through participatory observations, in-depth interviews with teachers and four children aged 4-5 years, and documentation analysis covering the learning period from May to August 2025. The findings indicate that the science activity themed "A Balloon Inflates Without Being Blown" successfully stimulated all indicators of critical thinking, including the ability to ask questions through "why" and "how," observe and analyze process details, make proportional predictions about the relationship between quantity and outcome, solve problems with perseverance, evaluate results by providing reasons, as well as communicate and argue through sequential explanations and articulation of causal understanding. This study highlights that simple inquiry-based science activities are effective strategies for developing early childhood critical thinking skills and are highly suitable for integration into sustainable early childhood education curricula.