Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Playdough Media to Increase Creativity in Early Childhood Muryani, Sri; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4052

Abstract

21st-century skills, which are the main things that children must master, prioritize the 4C, namely creativity, critical thinking, communication, and collaboration, where the learning process will prioritize skills that adapt to the conditions of the time. Creativity in early childhood is also characterized by the ability to form imagination. To foster creativity, children need to play, one of which is playing playdough. This research aims to analyse playdough media to increase creativity in early childhood. The research method used is descriptive. Data was obtained from interviews, observations, and documentation sources from TK Aisyiyah 14 Danukusuman. The collected data was analysed based on the Miles & Huberman model, namely data reduction, data display, and conclusion. Based on research and interviews with heads, and teachers, it can be concluded that playdough can stimulate children’s creativity because playdough is a safe medium, easy to find material, easy to shape, and children independent, and confident. Self-confidence, courage to express opinions, and high curiosity are characteristics of creative children.
Efektivitas Spinderman Game dalam Mengembangkan Metakognisi Anak Usia Dini Widyasari, Choiriyah; Asmawulan, Tri; Fitriyah, Qonitah Faizatul; Katoningsih, Sri; Wardhani, Junita Dwi; Hastuti, Isnaini Budi; Sholeha, Vera
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam kemampuan anak belajar dan pada pertumbuhan secara menyeluruh. Pendekatan metakognitif telah mengalami perkembangan dan penerapan dalam pembelajaran, termasuk pada Pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas spinderman game dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment, pre test dan post test. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5-6 tahun. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test akan dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk membandingkan tingkat metakognisi anak sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi menggunakan Spinderman. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara skor metakognisi anak sebelum dan sesudah intervensi dari skor pencapaian sebesar 69% menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwa Spiderman Game efektif dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini.
HOTS dalam Kegiatan Mendongeng Digital: Penguatan Profil Pelajar Pancasila Hastuti, Isnaini Budi; Katoningsih, Sri; Widyasari, Choiriyah; Sunaryo, Ilham; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Faizatulfitriyah, Qonitah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8684

Abstract

Perkembangan dunia digital memberi peluang baru bagi dongeng untuk tumbuh dan berkembang. Dongeng digital sangat sesui untuk perkembangan pembelajaran abad 21 dengan tidak meninggalkan esensi dari kegiatan dongeng tersebut. Hubungan kedekatan antara guru dan anak didik. Penggunaan dongeng digital memberikan peluang lebih kepada guru untuk dapat melakukan interaksi dan pemberian stimulus kepada anak karena anak dapat melihat visualisasi dari dongeng yang disampaikan dan guru melakukan penguatan serta stimulus anak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru TK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran mendongeng digital bermuatan HOTS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru yang telah mengimplentasi dongeng digital dan observasi ketika proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dapat dibangun dengan baik dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Anak usia dini dapat dengan baik menangkap isi cerita dengan bantuan audio dan visual yang ditunjukkan dakam video. Guru dapat merangkul dan membangun kedekatan dengan anak- anak ketika proses pembelajaran. Guru dapat mengembalikan konsentrasi anak untuk kembali menikmati dongeng yang disampaikan. Guru lebih bebas dalam melaksanakan penguatan dari nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui dongeng tersebut serta guru dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak didik dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ataupun stimulus bermuatan HOTS dalam dongeng. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam kegiatan mendongeng digital adalah kreatif, demokratis, ingin tahu, kolaborasi dan komunikasi.
Kesiapan Guru dalam Menghadapi Transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8686

Abstract

Studi ini didasarkan pada kebijakan pemerintah tentang Merdeka Belajar, yang merupakan langkah awal dalam transformasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan anak usia dini di TK Al Fajar, Juwiring Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di TK Al Fajar. Teknik analisis data data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru di TK Al Fajar belum sepenuhnya siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka 2) Kendala yang dihadapi guru di TK Al Fajar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka meliputi kurangnya pemahaman struktur kurikulum yang dituntut dalam pembelajaran intrakulikuler dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5), kesiapan rencana pembelajaran yang dalam menyusun rencana pembelajaran atau modul ajar yang sesuai dengan format Kurikulum Merdeka, kesiapan proses pembelajaran dalam menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, bimbingan dan pemantauan pembelajaran pada kurikulum yang baru dan juga kesiapan sarana dan prasarana.
Cognitive-Gap pada Masa Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Sekolah Dasar Katoningsih, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Widyasari, Choiriyah; Slamet, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8688

Abstract

Transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD. Saat ini masih ditemukan banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD dan membuat mereka tidak mendapatkan fase fondasi yang menjadi hak-nya. Kondisi ini semakin marak terjadi di masa pandemi. Adanya masa trasnsisi perlu diketahui lebih lanjut mengenai knowledge gap yang harus menjadi perhatian pada masa transisi anak PAUD ke SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian ini dilakukan di IGABA dan MGMP SD Kecamatan Kartasura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model miles and hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, dan kognitif gap ini bisa menjadi sangat bervariasi antara anak-anak. Peran pendidik dan orang tua adalah untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, memberikan peluang untuk belajar, dan membantu mereka dalam mengatasi perbedaan kognitif ini. Kesulitan yang dihadapi anak dalam proses adaptasi pada awal semester kelas 1 SD Pendidikan yang tepat waktu dan merangsang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dapat membantu mengurangi kognitif gap.
Analysis Of Children’s Interest In Gross Motor Skills Through Audio Visual Based Gymnastics Activities Khotimah, Khusnul; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This ponder points to analyze children's intrigued in net engine skills. Methodology: Investigate strategy utilized could be a sort of subjective inquire about that centers on perception. The subjects of this study were teachers or instructors, students in the age group of 5-6 years at Kindergarten Bintang Al Qur'an Tulung.. Results: Results of this study show that healthy Friday gymnastics activities carried out using audio visual media can attract interest in gross motor aspect skills in early childhood.. Applications/Originality/Value: This study can be applied as a reference for teachers and parents to design more engaging gross motor activities by integrating audiovisual media to maintain and increase young children’s interest and participation during physical exercises.
Father's Role in Shaping Character of Responsibility in Early Childhood Rustiana, R; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study explores how fathers’ involvement in early childhood care influences the development of responsibility character in young children. By focusing not only on the frequency of paternal presence but also on the quality of father–child interactions, it seeks to fill gaps in existing research that often overlooks contextual factors such as work demands and family structure. Methodology: Employing a qualitative design, the research collected data through in‑depth interviews and naturalistic observations of children and their fathers, deliberately sampling families with varying levels of paternal engagement. Thematic analysis was used to identify recurring patterns in fatherly involvement and to trace how these patterns relate to young children’s emerging sense of responsibility. Results: Findings reveal that limited father involvement—often driven by busy work schedules or complex family circumstances— negatively impacts children’s acquisition of responsibility traits. In contrast, fathers who consistently engage in high‑quality interactions—such as shared problem‑solving, age‑appropriate chores, and guided reflection on actions—foster stronger responsibility in their children. Applications/Originality/Value: By highlighting the critical role of consistent, meaningful paternal engagement, this study provides actionable insights for parenting programs, early‑childhood educators, and policymakers aiming to support character development. Its context‑sensitive approach underscores the need for workplace policies and community resources that enable fathers to participate more fully in early childcare, ultimately promoting the growth of independent and responsible individuals.
Father's Role in Shaping Character of Responsibility in Early Childhood Rustiana, R; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: The role of fathers in early childhood care plays an important role in character formation, including the character of responsibility. This study aims to examine how father's involvement affects the development of responsibility character in early childhood. Methodology: Although there have been many studies that have discussed the important role of fathers in parenting, previous studies have often focused on general aspects of fathers' involvement without delving into specific contexts, such as the type of work or family structure. Some studies also tend to emphasize quantitative engagement (how often dads are present) without looking at the quality of the interactions made. The subjects of this study are children with fathers who have different parenting involvements, where some fathers have limited time in parenting. Data were collected through interviews and observations of children and their fathers, using a qualitative approach. The data analysis technique used is thematic analysis to identify patterns of fatherly involvement and its impact on the formation of responsibility character. Results: The results of the study show that limited involvement of fathers, both due to busy work and family conditions, has a negative impact on the formation of children's responsible character. Applications/Originality/Value: The results of the study show that limited involvement of fathers, both due to busy work and family conditions, has a negative impact on the formation of children's responsible character.
Use of Technology in Learning to Improve Early Childhood Concentration Syamsiah, Siti; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: Concentration is very important in early childhood so that children's learning outcomes can be more optimal. To improve children's concentration in learning, technology media can be used. The purpose of this study is to describe the use of technology in learning to improve the concentration of early childhood. Methodology: This study uses a descriptive qualitative method. The subjects of this study were teachers and students of group A at Tk Aisyiyah Kadipiro I. Data collection techniques were interviews, observations and documentation. Data analysis techniques were data reduction, data presentation, and data extraction conclusion. Results: The results of this study are that the use of technology can improve children's concentration in Aisyiyah Kadipiro I Kindergarten. Concentration can be seen from children being more focused, able to answer teacher questions, and a more conducive class. Applications/Originality/Value: To improve children's concentration in learning, technology media can be used.
Analysis of Gadget Use at Home on Children's Concentration Aisyiyah Dibal Boyolali Kindergarten Novitasari, Yosi; Asmawulan, Tri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: The use of gadgets among children is increasing, including in the home environment, which can affect their ability to concentrate at school. This study aims to identify the causes of Aisyiyah Kindergarten children in Dibal Village using gadgets at home and describe the impact on their concentration at school. Methodology: This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data was analyzed with a thematic analysis approach in accordance with the Miles and Huberman model, which involved three main stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification, namely integrated learning that uses themes to relate several subjects so that they can provide meaningful experiences to students, this is to find patterns in children's behavior related to the use of gadgets and their impact on concentration at school. Results: The results of the study show that the main causes of children using gadgets at home are for entertainment, following the habits of parents, and lack of alternative activities. Excessive use of gadgets leads to a decrease in children's concentration levels while studying at school. Applications/Originality/Value: In conclusion, the use of gadgets at home has a significant negative impact on children's concentration in Aisyiyah Kindergarten, so it is necessary to supervise and time the use of gadgets to minimize these negative impacts.