Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Exploring the Local Potential of Marine Ecotourism in Sabang Island as a Contextual-Based Resource for Biology Learning Noviyanti, Anita; Ismulyati, Sri; Febriyanti, Dewi; Aswita, Dian
Biotik Vol 13 No 2 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i2.31339

Abstract

This study aims to analyze and reconstruct the local potential of natural resources in the Iboih ecotourism areas as a source of biology learning. The final target of this study is to be used as references for educators and developers of biology learning in utilize local potential as a context for biology learning. The method used by this study is descriptive research with a qualitative approach. This study was conducted in the Iboih ecotourism areas of Sabang Island, consists of two stages, namely the first exploration of local potential in the ecotourism area, and the second describing local potential as a source of learning based on contextual. Data analysis was carried out using descriptive analysis techniques by using observation sheet that researcher developed. The results of observations and analysis showed that the material that can be used as a source of learning from the Iboih ecotourism areas is related to ecology, with material content about ecosystems, biodiversity, and ecological interactions. Therefore, the study of local potential in the Iboih ecotourism areas is known potential to be used as a source of contextual biology learning, that closely related to eveyday life.
Upaya Pengembangan Bakat Seni Tari melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari di SD Negeri 10 Banda Aceh Rheka Putri Meliza; Julia, Putry; Aswita, Dian
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 14 No. 2 (2025): Gesture: Jurnal Seni Tari (October)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v14i2.67812

Abstract

This study aims to identify efforts to develop dance talent through extracurricular activities at SD Negeri 10 Banda Aceh. The background of this study is based on various obstacles such as the absence of special practice days and schedules, limited supervising teachers, inadequate facilities, and minimal school budget to support dance activities. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The subjects in the study consisted of the principal, one art teacher, and five students who have talent in dance. The study was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. The results of the study indicate that the development of dance talent in this school has not been optimal. However, the principal has made efforts to provide a forum for art activities, while teachers play a role in providing motivation and opening up space for student exploration. Students show high enthusiasm, are able to express themselves, and begin to be confident in appearing in public. Therefore, further support is needed in the form of policies, facilities, and competent mentors so that extracurricular dance activities can run optimally and sustainably.
CORRELATION OF MISCONCEPTIONS ON STUDENTS' NUMERACY ABILITY IN ANSWERING MATH PROBLEM SOLVING PROBLEMS AT SD NEGERI 57 BANDA ACEH Jinan, Riadhil; Aswita, Dian; Suryawati, Indah
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023): VOLUME 6, NUMBER 2, 2023
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v6i2.63152

Abstract

Misconception or misconception refers to a concept that is not in accordance with the scientific understanding or understanding accepted by experts in the field. Misconceptions often occur in math lessons. The purpose of this study was to determine the correlation of misconceptions to students' numeracy ability in answering math problem solving problems in SD Negeri 57 Banda Aceh. The population and sample of this study were all grade IV students of SD Negeri 57 Banda Aceh consisting of one class with a total of 27 students. This study used a quantitative approach with the type of research used was pretest posttest correlation research. Data collection technique by giving multiple-choice test questions consisting of 5 questions with alternative answers a, b, c, and d related to the material of mathematical problem solving. The results showed that the correlation value obtained was 0.628 with a significant 0.000. It can be said to be significant (0.000) < of 0.05. The calculated t value (-8.718) < the table t value (0.000). The conclusion of the results of the study is that there is a correlation of misconceptions on the ability of numeracy in answering mathematical problem solving grade IV students of SD Negeri 57 Banda Aceh.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET BERBAHAN DASAR TAHU DAN SAYUR: INOVASI PANGAN LOKAL BERGIZI DAN TERJANGKAU BAGI RUMAH TANGGA Aswita, Dian; Takdir, Nur Aisyah; Ananda, Oriny Tri; Pada Soa, Christina Aryanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/17pj7v19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget berbahan dasar tahu dan sayuran. Program ini bertujuan memberikan alternatif olahan sehat, bergizi, serta bernilai ekonomis sebagai solusi atas ketergantungan masyarakat pada makanan siap saji yang kurang sehat. Pelatihan berlangsung di Mesjid Al Muhajirin Kota Makassar dengan peserta sebanyak 20 orang anggota Majelis Taklim Al Muhajirat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 88 meningkat menjadi 98 pada post-test atau terjadi peningkatan sebesar 11,36%. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi serta menilai bahwa keterampilan ini bermanfaat tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan. Kontribusi kegiatan ini terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan terletak pada penguatan literasi pangan masyarakat, pengembangan keterampilan praktis, serta penerapan pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung. Dengan demikian, pelatihan pembuatan nugget tahu dan sayur dapat menjadi sarana edukasi aplikatif yang relevan bagi pendidikan nonformal sekaligus mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pangan lokal.  
Implementasi Pembelajaran Coding Web Dasar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Program Sawala Tohamba, Citra Prasiska Puspita; Syahriani, Ririn; Aswita, Dian; Iva, Muhammad Irvan Nur'; Rahayu, Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.472

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar pengembangan web menjadi tantangan dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Sawala Mengajar diimplementasikan sebagai solusi untuk memperkenalkan konsep dasar pemrograman web kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya di salah satu SMP Kota Kendari. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis siswa dalam pembuatan website sederhana. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui hands-on learning, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi pengenalan HTML, CSS, dan dasar-dasar JavaScript yang kemudian diterapkan dalam praktik pembuatan halaman web sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep dasar pemrograman web, meningkatnya motivasi belajar teknologi digital, serta kemampuan menghasilkan proyek web sederhana. Kesimpulannya, Program Sawala Mengajar terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa sekaligus memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan abad 21.
Edukasi Pemanfaatan dan Pengolahan Tumbuhan Hutan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesadaran Konservasi Masyarakat Saudah, Saudah; Aswita, Dian; Monalisa, Monalisa; Zumaidar, Zumaidar; Syarifuddin, Syarifuddin
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6685

Abstract

Kekayan hutan di desa Lesten sangat beragam dan berlimpah, namun, pemanfaatannya sebagai sumber pangan alternatif belum dioptimalkan oleh masyarakat setempat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan serta pengolahan tumbuhan hutan sebagai sumber pangan alternatif. Kegiatan diawali dengan survey kebutuhan masyarakat, kemudian dilaksanakan melalui tahapan yang meliputi, eksplorasi dan identifikasi tumbuhan hutan, pelatihan dan edukasi, praktik pengolahan, serta monitoring dan eval__uasi. Sebanyak 30 peserta mengikuti program ini. Hasil pre-test menunjukkan hanya 30 persen peserta mampu menyebutkan lebih dari lima jenis tumbuhan hutan yang berpotensi sebagai pangan, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 85 persen. Keterampilan pengolahan juga mengalami peningkatan dari 25 persen menjadi 70 persen peserta yang mampu mempraktikkannya dengan benar. Selain itu, masyarakat berhasil membangun kebun percontohan berisi 12 jenis tumbuhan pangan lokal sebagai bentuk keberlanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi ini berdampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, ketahanan pangan, serta kesadaran konservasi masyarakat. Dampak ilmiahnya adalah terdokumentasinya 20 jenis tumbuhan hutan berpotensi pangan yang dapat dijadikan dasar penelitian etnobotani dan pengembangan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal.
Penguatan Peran Pemerintah Distrik dan Kampung melalui Pendekatan Community Action Plan di Kabupaten Teluk Bintuni Sangadji, Suleman Samuda; Aswita, Dian; Tohamba, Citra Puspita; Handayani, Andi Asti; Supatminingsih, Tuti
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.519

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran pemerintah distrik dan kampung dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan berbasis sumber daya alam di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya ketergantungan ekonomi terhadap aktivitas industri, keterbatasan kapasitas perencanaan di tingkat lokal, serta lemahnya koordinasi lintas kampung dan distrik dalam merumuskan arah pengembangan ekonomi pasca aktivitas utama industri. Melalui kegiatan ini, tim pelaksana memfasilitasi proses perencanaan partisipatif dengan menggunakan pendekatan Community Action Plan yang menempatkan pemerintah distrik dan kampung sebagai aktor utama dalam mengidentifikasi permasalahan, memetakan potensi dan aset lokal, serta menyusun rencana aksi bersama. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui analisis situasi awal, diskusi kelompok terarah, lokakarya partisipatif, dan pendampingan dalam perumusan rencana aksi yang bersifat operasional dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap tantangan dan peluang pengembangan ekonomi kawasan, terpetakannya potensi lokal secara lebih sistematis, serta tersusunnya rencana aksi komunitas yang disepakati bersama. Dampak positif lainnya terlihat dari mulai menguatnya peran pemerintah distrik dan kampung dalam proses perencanaan ekonomi kawasan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas perencanaan partisipatif yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi kawasan di Kabupaten Teluk Bintuni