Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

INDONESIAN NATIONAL IDENTITY MODEL: THE IMPORTANCE OF RELIGION, SELF-ESTEEM, AND RELATIONS BETWEEN GROUPS AMONG MUHAMMADIYAH STUDENTS Moordiningsih Moordiningsih; Wahyu Rahardjo; Lisnawati Ruhaena; Zahrotul Uyun; Ninik Supartini
Jurnal Psikologi Integratif Vol 9, No 2 (2021): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v9i2.2236

Abstract

National identity is a discourse that attracts a lot with diversity, religion, self-esteem, and relations between groups, both in the context of family and peers. The issue of national identity in Indonesia intersects with efforts to maintain the harmony of the nation's life through the various challenges of pluralism. This study aims to analyze the importance of religion, self-esteem, negative multicultural communication in the family and on campus, and attitudes towards multiculturalism towards national identity. The participants of this study is 456 Moslem students from the Javanese tribe-Indonesia. This study uses structural equation modeling (SEM) to build empirical constructs of Indonesian national identity models. The results show some interesting findings. First, the empirical model fits into a theoretical model which means that the importance of religion, self-esteem, attitudes towards multiculturalism, and inter-group relations are able to explain the national identity of Indonesians. Second, the attitude towards multiculturalism has the strongest role in affecting the identity of Indonesians, followed by self-esteem and the importance of religion. Thirdly, the negative content of communication of diversity in family and educational settings poorly affected attitudes towards multiculturalism.Keywords: Attitude Toward Multiculturalism, Importance of Religion, National Identity, Negative Multicultural Communication, Self-EsteemIdentitas nasional merupakan diskursus menarik yang banyak dikaitkan dengan keberagaman, agama, harga diri, serta relasi antar kelompok, baik dalam konteks keluarga dan teman sebaya. Persoalan identitas nasional di Indonesia beririsan dengan usaha menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dalam melewati berbagai tantangan kemajemukan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pentingnya agama, harga diri, komunikasi tentang multikultural yang negatif di keluarga  dan di kampus, sikap pada multikulturalisme terhadap identitas nasional. Partisipan penelitian ini berjumlah 456 orang mahasiswa beragama Islam yang berasal dari suku Jawa. Penelitian ini menggunakan structural equation modeling (SEM) untuk melakukan konstruksi empiris model identitas nasional orang Indonesia. Hasil penelitian memperlihatkan beberapa temuan menarik. Pertama, model empiris fit dengan model teoretik yang artinya bahwa pentingnya agama, harga diri,komunikasi antar kelompok, sikap pada multikulturalisme, mampu menjelaskan identitas nasional orang Indonesia. Kedua, sikap pada multikulturalisme memiliki peran terkuat dalam memengaruhi identitas nasional orang Indonesia diikuti oleh harga diri dan pentingnya agama bagi individu. Ketiga, isi komunikasi keberagaman yang negatif pada setting keluarga dan kampus berpengaruh secara negatif pada sikap terhadap multikulturalisme. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa identitas nasional Indonesia dapat dibangun dengan mengembangkan sikap terhadap multikulturalisme yang baik, yaitu dengan cara membangun komunikasi antar kelompok, memperkuat konsep harga diri dan konsep keyakinan pentingnya agama masing-masing individu.Kata kunci: Sikap terhadap multikulturalisme, Pentingnya agama, Identitas nasional, komunikasi multicultural yang negatif, Harga diri
STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MEDIA POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SDIT MUHAMMADIYAH SINAR FAJAR CAWAS DAN SD MUHAMMADIYAH PK BAYAT Sigit Trihariyanto; Eko Supriyanto; Muthoifin Muthoifin; Zahrotul 'Uyun
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11653

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap, menganalisis dan menjelaskan strategi pembelajaran dan pemanfaatan media powerpoint yang diterapkan guru pendidikan agama Islam dalam menyampaikan materi pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun sumber data dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat telah menerapkan kurikulum 2013. Sehingga guru memiliki peranan yang sangat penting dalam pendidikan. Di antara peranan guru yang ditunjukkan di kedua sekolah tersebut adalah guru sebagai perencana, pengelola, pelaksana dan evaluator. Selain itu, guru juga berperan sebagai pentransfer ilmu, pembina akhlak mulia, mediator dan fasilitator. Dalam penerapan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan media powerpoint di kedua sekolah tersebut mampu memberikan motivasi dan meningkatkan semangat belajar peserta didik serta prestasi belajarnya. Dalam pemanfaatan strategi tersebut mampu menjadikan proses pembelajaran semakin lebih menarik, efektif, efisien dan dapat membantu dalam pengkondisian peserta didik dalam proses pembelajaran serta menambah rasa percaya diri bagi guru pendidikan agama Islam. Adapun untuk materi yang disampaikan dengan memanfaatkan strategi ini, maka lebih mudah dipahami dan penyimpanan filenya lebih praktis.  Faktor pendukung  dalam penerapan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan media powerpoint di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat adalah kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer, ketersediaan sumber media, sarana dan prasarana berbasis komputer di sekolah, dukungan dari kepala sekolah, dan kondisi lingkungan sekolah yang kondusif serta budaya saling tolong menolong yang terbangun cukup kuat. Adapun untuk faktor penghambatnya adalah kurang terbiasanya guru dalam menggunakan media powerpoint dalam proses pembelajaran, waktu persiapan yang masih terbatas, dan jumlah sarana dan prasarana berbasis komputer yang masih terbatas juga.
ADVERSITY QUOTIENT PADA PEDAGANG ETNIS CINA Sisca Efnita; Taufik Taufik; Zahrotul Uyun
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4714

Abstract

KELEKATAN (ATTACHMENT) PADA REMAJA KEMBAR Pranoto Aji; Zahrotul Uyun
Indigenous Vol. 12, No.1, Mei 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v12i1.1611

Abstract

Kelekatan (attachment) merupakan ikatan antara dua orang individu atau lebih berupa hubungan psikologis yang diskriminatif dan spesifi k, serta mengikat seseorang dengan orang lain dalam rentang waktu dan ruang tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam mengenai kelekatan pada remaja kembar. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah 5 pasang remaja kembar yang berasal dari Surakarta dan Klaten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fi gur lekat yang lebih banyak dipilih oleh informan adalah pasangan kembarnya, selain itu terdapat pula ayah, ibu dan kakak. Alasan pemilihan fi gur lekat karena intensitas interaksi yang sering dan kualitas hubungan yang saling perhatian dan adanya ikatan emosi diantara keduanya. Kedekatan yang terjadi pada remaja kembar pada umumnya baik, layaknya seorang adik dan kakak pada umum- nya, meskipun demikian didalam kedekatan tersebut masih terjadi pertengkaran meski dalam skala kecil. Terdapat dua model kelekatan yang muncul pada remaja kembar yaitu secure attachment dan insecure attachment. Remaja kembar yang mendapatkan secure attachment lebih nampak sebagai individu yang terbuka dan mudah dalam menjalin hubungan baru sedangkan remaja kembar yang mendapatkan insecure attachment terlihat sebagai individu yang tertutup dan kurang mampu ber- adaptasi dengan lingkungan yang baru.
Teknik Sinema Edukasi untuk Meningkatkan Empati pada Siswa SMP Pelaku Perundungan Amallia Putri Kartika Sari; Nanik Prihartanti; Zahrotul Uyun
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2020): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i1.1284

Abstract

Teknik Sinema Edukasi ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelatihan teknik sinema edukasi efektif untuk menungkatkan empati pada siswa SMP pelaku perundungan. Keseluruhan subjek dalam penelitian berjumlah 30 siswa yang memiliki empati rendah dengan rerata usia 13-14 tahun, dibagi dalam 2 kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Keduanya tidak dikelompokkan secara acak (non random assignment). Metode pengumpulan data menggunakan skala empati dengan validitas sebesar 0,80 dengan p=0,040 dan reliabilitas 0,891. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design dengan desain pretest-postest control group design. Uji hipotesis menggunakan Man Whitney U-Test dengan nilai z= -4.706, nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0, 813 (p>0.05) yang artinya terdapat perbedaan tingkat empati yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan pelatihan teknik sinema edukasi. Hal tersebut sesuai dengan hipotesis pada penelitian ini yakni pelatihan teknik sinema edukasi efektif meningkatkan empati pada siswaSMP pelaku perundungan. Ada 4 sesi dalam pelatihan ini yang berpengaruh dalam peningkatan empati pada peserta intervensi yakni “bagaimana empatiku, mendalami empati, strategi penyelesaian konflik dan rencana tindakan”. Sesi tersebut mewakili aspek-aspek yang ada dalam empati.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN KELAS UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN KONSENTRASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SD Rifka Retno Annisa; Wiwien Dinar Pratisti; Zahrotul Uyun
Journal of Psychological Science and Profession Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1611.827 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v3i2.22353

Abstract

Gangguan konsentrasi belajar matematika rentan terjadi pada berbagai jenjang pendidikan dan mengakibatkan terhambatnya proses belajar mengajar serta mempengaruhi prestasi akademik siswa. Dalam upaya mengatasi gangguan konsentrasi belajar matematika siswa, guru perlu memiliki strategi khusus agar dapat meminimalisir hambatan dalam proses belajar mengajar yang dapat menganggu konsentrasi belajar matematika siswa, strategi yang diterapkan guru tidak terlepas dari kemampuan guru dalam memanajemen kelas.  Untuk itu, penelitian ini bertujuan menguji efektivitas manajemen kelas untuk menurunkan gangguan konsentrasi belajar matematika pada siswa SD. Manajemen kelas terdiri dari tiga tahapan meliputi preventif, active learning dan korektif. Manajemen kelas diterapkan pada 30 orang siswa yang berada dalam satu kelas yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Rancangan penelitian menggunakan nonrandomized control group pretest-posttest design dan data dikumpulkan dengan skala gangguan konsentrasi belajar matematika. Hasil analisis data menunjukkan bahwa intervensi manajemen kelas efektif menurunkan gangguan konsentrasi belajar matematika. 
Penyusunan dan Pengembangan Alat Ukur Resiliensi Keluarga di Suku Jawa Zahrotul Uyun; Yeni Mulati; Prilia Zulfatur Rohmah; Nada Mohamed Ibrahim Ahmed
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan alat ukur Resiliensi Keluarga Jawa (RKJ)dengan validitas dan reliabilitas yang baik. Validitas isi diperoleh dengan menghitung Content Validity Index menggunakan Rumus Aiken’s, melibatkan 6 penelaah. Dengan acuan nilai Aiken's V dari tabel 0,780, 23 item valid secara konten dan 12 aitem tidak valid, karena memiliki nilai Aiken's V < 0,780. Aitem diujicobakan ke 264 subyek, hasilnya semua aitem memiliki daya diskriminasi > 0,30, antara 0,36 hingga 0,63. Estimasi reliabilitas dilihat dari nilai Alpha sebesar 0.886. Kesimpulannya, alat ukur Resiliensi Keluarja Jawa (RKJ) dengan 23 item dapat dipakai untuk mengukur resiliensi keluarga di Suku Jawa.
Efektivitas Pelatihan “Goting” Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SMP PRAPTI MADYO RATRI; Wiwien Dinar Pratisti; Zahrotul Uyun
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss1.art4

Abstract

This research aims to examine the impact of “Goting” training in increasing the learning independence of junior high school students. A total number of 14 students who had a medium score of learning independence participated in this study. They have assigned into two groups, with seven students as the experimental group and seven students as the control group. The experimental group has given “Goting” training while the control group was a waiting list group. This study uses a learning independence scale (52 items) which refers to Song & Hill (2007) aspects, namely Personal Attributes, Processes, and Learning Context. The result of this study showed that there is a significant effect between the experimental group and the control group.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial dan Interaksi Fisik terhadap Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Psikologis Remaja di Sekolah Menengah Pertama di Jakarta H. Purnomo; Taufiqurokhman Taufiqurokhman; Nurhayati Jafar; Zahrotul Uyun
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i12.858

Abstract

Penelitian ini menyelidiki interaksi yang kompleks antara penggunaan media sosial, interaksi fisik, dan kesejahteraan remaja sekolah menengah pertama di Jakarta. Sampel yang terdiri dari 150 partisipan disurvei untuk mengeksplorasi frekuensi dan durasi penggunaan media sosial, pola interaksi tatap muka, dan hubungannya dengan kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis. Pemodelan Persamaan Struktural dengan Kuadrat Terkecil Parsial (SEM-PLS) digunakan untuk menganalisis data. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan yang bernuansa antara penggunaan media sosial dan kesejahteraan, dengan sedikit dampak negatif yang teramati. Khususnya, interaksi fisik muncul sebagai prediktor yang kuat untuk kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis, menggarisbawahi perannya yang tak tergantikan dalam perkembangan remaja. Yang mengejutkan, penelitian ini mengidentifikasi hubungan yang sinergis, yang menunjukkan bahwa dampak negatif dari penggunaan media sosial terhadap kesejahteraan dapat dikurangi jika diimbangi dengan interaksi tatap muka secara teratur. Analisis mediasi menyoroti peran pengurangan penggunaan media sosial sebagai mekanisme di mana interaksi fisik secara positif mempengaruhi kesejahteraan. Temuan studi ini memberikan wawasan berharga bagi para pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan, yang menekankan pentingnya pendekatan yang seimbang antara interaksi digital dan fisik dalam membina kesejahteraan remaja sekolah menengah pertama di Jakarta.
Analysis of Consumer Trust, Social Norms, and Economic Factors in Purchasing Decisions for Sustainable Products in Bandung City Frans Sudirjo; Zahrotul Uyun; Yusup Yusup; Alfa Santoso Budiwidjojo Putra
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 11 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i11.345

Abstract

This research investigates the complex interactions between consumer trust, social norms, and economic factors in shaping purchase decisions of sustainable products in Bandung City. Using quantitative analysis, a sample of 250 participants was surveyed, and data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS). The Measurement Model confirmed the reliability and validity of the latent constructs, and the Discriminant Validity analysis highlighted the distinctiveness of the variables. Hypothesis testing showed significant relationships between Agricultural Policy, Infrastructure, Market Quality, and Crop Farm Sustainability. The Coefficient Model showed strong explanatory power (R Square = 58.8%), and the Model Fit Test confirmed the adequacy of the model. Our findings contribute nuanced insights for policy makers, businesses, and researchers interested in promoting sustainable consumer behavior in urban areas.