Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Inovasi Pengelolaan Sampah Anorganik Melalui Daur Ulang dan Kreativitas Bernilai Ekonomi: none Subianto, Pratiwi; Pungan, Yudi; Takari, Dedi; Neneng, Sunaryo; Benius, Benius; Zakiah, Wiwin; Hukom, Alexandra; Irawan, Irawan; Miar, Miar; Sabirin, Sabirin; Tiawon, Harin; Betris, Diana; Suluh, Siang I; Harati, Rima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6430

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah anorganik melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berbasis inovasi daur ulang. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekitar UPTD PST Kecamatan Pahandut dan Sebangau, Kota Palangka Raya, dengan melibatkan unsur masyarakat, mahasiswa, dan dosen. Metode mencakup sosialisasi mengenai dampak lingkungan dari sampah anorganik, pelatihan teknis pembuatan kerajinan dari limbah plastik, serta pendampingan intensif dalam pengembangan produk kreatif bernilai ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memilah serta mengolah sampah anorganik menjadi produk kerajinan, seperti bunga hias dari plastik bekas, yang memiliki potensi nilai jual. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam mengurangi beban lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi lokal. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi dengan praktek langsung yang bersifat edukatif mampu mendorong 70% perubahan perilaku terhadap pengelolaan sampah.
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA SEGARAU PARIT KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS Sabirin, Sabirin; Priyoga; Verdianti
AKUNTANSI DEWANTARA Vol 9 No 1 (2025): Vol 9 No 1 (2025): AKUNTANSI DEWANTARA VOL. 9 NO.1 APRIL 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v9i1.18054

Abstract

Village funds are funds used to finance government administration, development implementation, community development, and community empowerment. The provision of large village funds makes it vulnerable to fraud in the management of village funds. therefore the need to apply accountability and transparency in order to increase public trust in the village government in the management of village funds. The purpose of this study was to determine The effect of accountability and transparency on public trust in the management of village funds. The research method used is quantitative method, data collection techniques in the form of questionnaires, with the stages of testing research instruments, classical assumption tests, multiple regression analysis, hypothesis testing, and the coefficient of determination. Multiple regression, hypothesis testing, and coefficient of determination. The results showed: Accountability affects public trust in the management of village funds. Transparency affects public trust in the management of village funds. Accountability and transparency affect public trust in the management of village funds.
DUKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP ANAK PENDERITA KANKER DI RUMAH SINGGAH CHILDREN CANCER CARE COMMUNITY (C-FOUR) Ramli, Isni Radifa; Sabirin, Sabirin; Sakdiah, Sakdiah
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i2.18130

Abstract

Abstract: Cancer is a deadly disease in the world, cancer can affect anyone, of any age and gender. Every cancer patient needs strength such as social support from family and the environment around them. This research focuses on the social support of the surrounding community given to children with cancer at the C-Four shelter, the encouragement given by the surrounding community will have a major effect on the recovery of children with cancer. The purpose of this study is to determine the social support of the surrounding community for children with cancer. The method used is a qualitative research method with descriptive methods, interviews, observation and research documentation. The informants in this study were the community of Bandar Baru village, the village secretary of Bandar Baru village, the founder or chairman of the C-Four foundation and parents of cancer patients at the C-Four shelter. The results showed that the community provides very high social support to parents and children with cancer at the halfway house, but there are also a few people who still have obstacles in providing social support.Keywords: Social Support; Child; Cancer Patients.Abstrak: Kanker merupakan suatu penyakit yang mematikan di dunia, kanker dapat menyerang siapa saja, dari berbagai usia dan jenis kelamin. Setiap penderita kanker membutuhkan kekuatan seperti dukungan sosial dari keluarga maupun lingkungan sekitar mereka. Penelitian ini berfokus pada dukungan sosial masyarakat sekitar yang diberikan kepada anak penderita kanker di rumah singgah C-Four, dorongan yang diberikan oleh masyarakat sekitar akan berpengaruh besar terhadap kesembuhan anak penderita kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan sosial masyarakat sekitar terhadap anak penderita kanker. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, wawancara, observasi dan dokumentasi penelitian. Informan pada penelitian ini adalah masyarakat Gampong Bandar Baru, Sekdes Gampong Bandar Baru, pendiri atau ketua yayasan C-Four dan orang tua penderita kanker di rumah singgah C-Four. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memberikan dukungan sosial yang sangat tinggi kepada orang tua dan anak penderita kanker di rumah singgah, namun juga ada sedikit banyaknya masyarakat yang masih memiliki hambatan dalam memberikan dukungan sosial.Kata Kunci: Dukungan Sosial; Anak; Penderita Kanker.
PENGARUH KOMPETENSI APARATUR DESA DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP NIAT UNTUK MELAKUKAN FRAUD DALAM PENGELOLAAN DANA DESA Sabirin, sabirin
Akuntabilitas Vol. 17 No. 2 (2024): Vol. 17, No. 2 (2024)
Publisher : Akuntabilitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/akt.v17i2.37622

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the influence of the village apparatus and internal control system on the intention to commit fraud. As well as to find out and analyze whether moral sensitivity moderates the competence of village officials and internal control systems against intentions to commit fraud in the management of village funds. This research is causal (causal research). The population of the study was all village finance officers in Sambas Regency, which were 193 people. Meanwhile, the sampling method is using simple random sampling with sample measurement using the Slovin formula. The selected sample is 130 respondents. From the selected sample, 112 respondents were eligible for data processing. The analysis technique used is analysis of multiple regression. The results showed that the competence of the village apparatus and the internal control system had a positive and significant effect on the intention to commit fraud, which means the better the competence of the village apparatus and the internal control system, the lower the intention to commit fraud.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi aparatur desa dan sistem pengendalian internal terhadap niat untuk melakukan fraud. Serta untuk mengatahui dan menganalisis apakah moral sensitivitymenjadi pemoderasi kompetensi aparatur desa dan sistem pengendalian internal terhadap niat untuk melakukan fraud dalam pengelolaan dana desa.Penelitian ini bersifat kausal (causal research). Populasi penelitian adalah seluruh kaur keuangan desa yang di Kabupaten Sambas yaitu sejumlah 193 orang. Adapun, metode pengambilan sampel yaitu menggunakan simple random sampling dengan pengukuran sampel menggunakan rumus slovin. Sampel terpilih sejumlah 130 responden. Dari sampel terpilih data yang layak untuk diolah sejumlah 112 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukan Kompetensi aparatur desa dan sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan siginifikan terhadap niat untuk melakukan fraud, yang artinya semakin baik Kompetensi aparatur desa dan sistem pengendalian internal maka akan semakin rendah pula niat untuk melakukan fraud.
PENERAPAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) Junardi, Junardi; Basri, Hasan; Sabirin, Sabirin
Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik Vol 4 No 1 (2022): Januari : Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.54 KB) | DOI: 10.55542/saraqopat.v4i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Di Kantor Kecamatan Pegasing Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik (Good Governance dan menjelaskan Kendala Penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Di Kantor Kecamatan Pegasing Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik (Good Governance. Adapaun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah secara umum mengacu pada prinsip-prinsip good governance yakni dengan berdasar pada prinsip kepastian hukum, akuntabilitas, transparasi/keterbukaan dan profesionalisme. Inovasi yang ada dalam PATEN yakni dengan menerapkan pelayanan dengan system informasi manajemen. Kelebihan dari pelayanan administrasi terpadu ini yakni pelayananya yang cepat, mudah dan murah. Kelemahan dari program ini yakni kurangnya personil petugas pelayanan. Kesimpulan(1) Penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan berdasarkan pada prinsip-prinsip goodgovernance, (2) Pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan Pegasing diselenggarakan dengan menerapkan pelayanan dengan system informasi manajemen (3) Sisi kelebihan dari penyelenggaraan pelayanan yakni dari segifasilitas yang sudah sangat lengkap dan kekuranganya yaitu kurangnya koordinasi pembagian tugas sehingga beberapa loket tidak dijaga oleh petugas. Kata Kunci: Penerapan, Pelayanan. PATEN, Governance
IMPLIKASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM SURVEY KELUARGA SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) DESA Sabirin, Sabirin; Suprawan, Lalu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1023

Abstract

Kajian ini mencermati implikasi kebijakan Pendidikan Agama Dalam Survey SDGS Desa khususnya dalam Survey Keluarga yang dilakukan oleh Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal. Kebijakan pendidikan agama antara Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, yang secara bersamaan digunakan sebagai landasan dalam pendidikan agama, berimplikasi pada Survey SDGs Desa pada kuesioner survey keluarga. Dimana pada daftar pertanyaan P421 pada point tujuh, delapan, dan sembilan mengindikasikan terjadinya diskriminasi dan ketidakadilan, dan menjadikan perolehan data yang sumir dalam memetakan lokasi lembaga pendidikan agama.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKO KOSMETIK AMORA BEAUTY CHANNEL PONTIANAK Farida, Siti; Sabirin, Sabirin; Widiati, Ari
Andromeda Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Andromeda
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/andromeda.v3i1.5044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap tingkat kepuasan konsumen di Amora Beauty Channel Pontianak. Seputar latar belakang penelitian ini, terdapat peningkatan permintaan akan produk kecantikan serta persaingan yang ketat dalam sektor kosmetik, yang mengharuskan perusahaan untuk mengerti keinginan dan preferensi konsumen mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampel yang spesifik. Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, yang menghasilkan 100 responden yang telah berbelanja di Amora Beauty Channel. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert dan kemudian dianalisis memakai software SPSS serta regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang terlihat dari keramahan staf, keakuratan informasi, dan kenyamanan saat berbelanja. Faktor harga juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan, karena konsumen merasa harga produk yang ditawarkan sebanding dengan kualitas dan manfaat yang diterima. Secara keseluruhan, kualitas pelayanan dan harga telah terbukti memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Ini menunjukkan bahwa kedua aspek tersebut adalah faktor utama dalam meningkatkan kepuasan konsumen di Amora Beauty Channel Pontianak. Oleh sebab itu, Amora Beauty Channel perlu menjaga standar pelayanan yang tinggi dan memastikan harga tetap bersaing.
Village Financial Governance and National Resilience through Accountable Fund Management Nirma, Erista; Anjarwati, Sri; Manshur, Tubagus; Sabirin, Sabirin; Siregar, M. Ridha
Jurnal Lemhannas RI Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55960/jlri.v13i2.1255

Abstract

Bridging Micro and Macro Structures Through an Integrated Islamic Education Model for Strengthening Social Cohesion Rizki, Muhammad; Mustanir, Mustanir; Silahuddin, Silahuddin; Jasafat, Jasafat; Sabirin, Sabirin
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.8238

Abstract

This study examines the practice of integrated education in Aceh Besar, Indonesia, a region with strong Islamic traditions and the implementation of Islamic law, to explore how religious values are internalized while simultaneously fostering social cohesion and using a qualitative multiple case study design. This research was conducted at SMP Negeri 1 Darul Imarah, SMP Negeri 1 Ingin Jaya, SMP Negeri Ali Hasjmy (a boarding school), SMP Negeri 1 Darussalam, SMP Negeri 1 Kuta Baro, and SMP Negeri 3 Ingin Jaya. The method used was a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis. Data were analyzed thematically to identify patterns and mechanisms through which Islamic education translates into social practices. The findings reveal three interrelated mechanisms: (1) the internalization of Islamic values is promoted through curricula and activities that incorporate local wisdom, such as meuseuraya; (2) social cohesion is strengthened through structured collaboration between schools, families, and community institutions, enabling students to practice empathy, cooperation, and civic responsibility; and (3) normative Islamic teachings are connected to contemporary educational needs, including ethical engagement with modern social and digital contexts. These mechanisms function as a coherent educational ecosystem in which ethical development and community integration mutually reinforce one another. The study demonstrates that integrated education can operationalize universal Islamic principles within culturally relevant frameworks, translating moral values into practical social behaviors. While situated in Aceh Besar, the findings highlight processes by which Islamic education can bridge spiritual formation and social cohesion in contexts where religion and local culture intersect.
Kajian Politik Media Sosial Terhadap Desiminasi Informasi Bencana Hidrometeorologi Banjir dan Longsor di Kabupaten Aceh Tengah Sabirin, Sabirin
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 7 No 2 (2025): Juli: Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v7i2.1939

Abstract

Penelitian ini menganalisa tentang kajian politik media sosial terhadap diseminasi informasi bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor) di Aceh Tengah pada November 2025. Media sosial dapat menunjukkan peran ganda disamping sebagai alat utama penanggulangan bencana sekaligus arena komunikasi politik. Pada awal tahun 2026, media sosial bertindak sebagai infrastruktur kemanusiaan yang krusial untuk pelaporan real-time, namun juga menjadi ruang perebutan narasi antara pemerintah dan masyarakat terkait efektivitas respons pasca bencana banjir dan longsor. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitaif dengan pendekatan fenomenologi yang berfokus pada komunikasi politik pemerintah sebagai pemimpin opini dalam desiminasi informasi (penyebaran informasi) kepada masyarakat dalam penangganan banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Hasil penelitian ini mengingatkan bahwa efektivitas komunikasi bencana yang terjadi bukan hanya pada masalah kecepatan, transparansi, dan kemampuan menjaga kepercayaan publik. Rekomendasi selanjutnya adalah memperluas analisis wacana publik secara kualitataif, membandingkan kasus banjir dengan bencana lain di Indonesia, serta mengkaji peran media dan aktor politik dalam memperkuat atau melemahkan trust Masyarakat. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi strategi komunikasi bencana yang lebih adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada pemulihan kepercayaan publik.