Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENDAMPINGAN TEKNIK KONSERVASI TANAH PADA TANAMAN HORTIKULTURA SEBAGAI UPAYA PENYELAMATAN LINGKUNGAN KEPADA MASYARAKAT KECAMATAN PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH Akbar, Halim; Authar ND, Muhammad; Hasby Puarada, Sakral
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.571-578

Abstract

Budidaya masyarakat terkhusus di areal yang memiliki topografi bergelombang hingga curam jarang menerapkan teknik konservasi tanah. Teknik konservasi tanah diterapkan di areal pertanian yang memiliki lereng bergelombang hingga curam dengan maksud mengurangi tingkat laju erosi. Erosi tanah dapat menurunkan tingkat perekonomian masyarakat. Masih banyak petani yang belum mengenal Teknik konservasi tanah. Kondisi keprihatinan ini juga dapat kita saksikan disejumlah desa/kecamatan di Bener Meriah. Metode pelaksanaan pengabdian ini dirancang dengan konsep pendekatan partisipasif dan mangacu pada proses pembelajaran orang dewasa (Participatory Training/adult-learning). Dalam sosialisasi menyampaikan tentang pentingnya pemahaman konservasi tanah demi menyelamatkan lingkungan. Tim mengenalkan jenis tanah yang baik, subur yang mampu membuat komoditas pertanian semakin memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Tim juga memberikan pengenalan alat bor tanah yang berguna membuat lobang biopori, yang tujuannya untuk mengurangi aliran permukaan, membuat resapan air yang nanti nya akan dipakai untuk cadangan air dalam tanah dan mengurangi aliran permukaan sehingga tidak terjadi erosi. Selanjutnya, tim melakukan uji tes pupuk dengan alat Uji Soil test kit (UTK) pada sisa kulit kopi. Uji ini dilakukan dengan sisa/limbah kulit sehingga kulit kopi tidak perlu dibuang melainkan akan dipakai kembali sebagi mulsa
Prediksi erosi metode USLE pada berbagai tutupan lahan di Sub-DAS Krueng Simpo Yuanda, Ayi Riska; Akbar, Halim; Yusra, Yusra; Ismadi, Ismadi; Handayani, Rd. Selvy
Agrium Vol. 22 No. 4: December 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i4.25541

Abstract

Erosi merupakan peristiwa pelepasan partikel tanah dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami seperti aliran air dan angin. Penelitian ini dilaksanakan di Sub-DAS Krueng Simpo Kabupaten Bireun. Salah satu metode yang umum digunakan untuk memprediksi tingkat erosi adalah metode Universal Soil Loss Equation (USLE). Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemanfaatan dan penggunaan lahan pada suatu daerah sehingga dapat diterapkan di Sub-DAS Krueng Simpo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei yang terdiri dari empat tahap yaitu, (1) tahap persiapan; (2) survei pendahuluan; (3) survei utama; dan (4) analisis data dan penyajian hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya erosi di Sub-DAS Krueng Simpo dengan menggunakan Metode USLE Adalah 725,22 t ha-1 y-1 dengan erosi toleransi 38,27 t ha-1 y-1. Semua SPL di lokasi penelitian dengan tutupan lahan kebun campuran dan pertanian lahan kering memiliki nilai erosi diatas batas toleransi sehingga dilakukan teknik konservasi dengan pembuatan teras gulud dan penanaman cover crop pada lahan tersebut.
Analysis of Biomass Potential and Carbon Stocks on Various Vegetation Types in Trembesi City Forest and Putroe Phang City Forest in Banda Aceh Harahap, Fadhilah; Suhardi, Suhardi; Akbar, Halim
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 12, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v12i1.39247

Abstract

Urban forests play an important role in climate change mitigation by storing biomass and carbon. This study aims to analyze the potential of biomass and carbon stocks in various types of vegetation in the Trembesi City Forest and Putroe Phang City Forest in Banda Aceh. The study uses a quantitative descriptive approach through vegetation inventory, employing non-destructive sampling methods. Field data in the form of tree type, number of individuals, and trunk diameter are used to calculate biomass using allometric equations, then converted into carbon stocks. The results of the study show that the Trembesi City Forest has a higher biomass potential and carbon reserves than the Putroe Phang City Forest. This is influenced by the dominance of large-diameter, wide-headed trees, which contribute significantly to biomass accumulation. In contrast, the Putroe Phang Urban Forest has a more diverse vegetation structure, but is dominated by medium-sized trees, resulting in relatively lower biomass potential and carbon reserves. The findings of the study confirm that the size of the diameter of the tree is a major factor in determining the amount of biomass and carbon reserves. Thus, the presence of large trees in urban forests plays a strategic role in improving the area's ecological function as a carbon store and supporting the sustainability of the urban environment. Keywords: Biomass, Carbon Reserves, Urban Forests, Vegetation, Banda Aceh.