Mochamad Arief Soleh
Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi kesuburan Lahan, Budidaya, Dan Kesehatan Tanaman Buah di Desa Pajagan (Sumedang, Jawa Barat) Dono, Danar; Hidayat, Yusup; Suriadikusumah, Abraham; Soleh, Mochamad Arief; Mubarok, Syariful; Nasahi, Ceppy; Widayani, Neneng Sri
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 1, No 1 (2023): November
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v1i1.50207

Abstract

Tanaman buah merupakan salah satu komoditas berekonomis tinggi. Produksi tanaman buah dapat dioptimalkan dengan Persiapan lahan, cara budidaya dan menjaga Kesehatan tanamana dengan baik agar terhindar dari serangan hama dan penyakit. Salah satu lokasi potensial untuk pengembangan komoditas tanaman buah adalah Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kab. Sumedang. Tanaman buah yang dikembangkan diantaranya jambu kristal, jeruk siam, dan buah naga. Optimalisasi potensi untuk perkembangan komoditas tanaman buah dilakukan dengan pelatihan terhadap petani di Desa Pajagan. Adapun Langkah-langkah yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman diantanya analisis tanah pertanian, pelatihan Pembuatan kompos, pelatihan cara budidaya tanaman buah, dan perawatan tanaman. Peningkatan kemampuan petani dalam budidaya tanaman buah ditunjang pada kegiatan pengabdian yang dilakukan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan juga mendapatkan respons yang baik dari petani, sehingga diharapkan dapat mewujudkan Desa Pajagan sebagai desa agrowisata aneka buah.
Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau dengan Meningatkan Pola Pemeliharaan Tanaman di Kelurahan Pasirwangi Kota Bandung Soleh, Mochamad Arief; Suherman, Cucu; Rosniawaty, Santi
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v1i2.53813

Abstract

Keberadaan lahan sisa di perkotaan idealnya dapat dijadikan tempat untuk menaman pohon sehingga bermanfaat bagi kepentingan umum. Setiap kota diharuskan memiliki jumlah ruang terbuka hijau (RTH) seluas 30% dari total lahan yang digunakan. Saat ini setiap kelurahan di Bandung telah dianjurkan memiliki kawasan RTH, seperti yang ada di Kelurahan Pasirwangi Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung memiliki RTH dengan luas 4 ha. Kendala yang dihadapi dalam memanfaatkan RTH di kelurahan pasirwangi salahsatunya adalah minimnya informasi dan kemampuan untuk menanam dan memelihara tanaman di RTH khususnya tanaman tahunan. Untuk menambah wawasan masyarakat terhadap teknologi pemeliharaan tanaman tahunan maka telah dilaksanakan penyuluhan teknologi pemeliharaan  tanaman khususnya pada tanaman pisang yang berada di RTH Kelurahan Pasirwangi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pemeliharaan tanaman pisang di lahan RTH sehingga dapat berbuah dengan baik dengan memberikan pupuk MKP (monokalium phospate) dan zat pengatur tumbuh (ZPT) paklobutrazol. Progam dimulai dari tanggal 5 Januari 2023 sampai dengan 6 Februari 2023, dilaksanakan berupa demonstrasi pembuatan pupuk organik cair mikroorganisme lokal (MOL), percobaan aplikasi berbagai perlakuan ke sampel tanaman pisang di RTH Kelurahan Pasirwangi, dan sosialisasi Pemeliharaan dan Pemupukan Tanaman Tahunan. Hasil penyuluhan terdapat peningkatan pemahaman peserta.
Respon Pertumbuhan Kelapa Sawit (Elaesis guineensis Jacq.) Fase TM 1 Terhadap Pemberian Kompos Tankos Kelapa Sawit dan Asam Humat Az Zahra, Fatimah; Ariyanti, Mira; Soleh, Mochamad Arief; Suherman, Cucu; Rosniawaty, Santi
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i3.319

Abstract

Penggunaan pupuk kimiawi yang berlebihan dapat merusak ekosistem dan menurunkan kesuburan tanah sehingga berdampak negatif pada produksi tanaman. Penambahan bahan organik ke tanah seperti kompos tandan kosong dan asam humat dapat meminimalisir dampak negatif tersebut. Kandungan hara pada kompos tankos dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, sedangkan asam humat dapat meningkatkan penyerapan hara oleh tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi dosis kompos tankos kelapa sawit dan asam humat yang optimal untuk menghasilkan pertumbuhan terbaik kelapa sawit di fase TM 1. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, pada Februari - Juni 2024, menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi: pupuk NPKMg (12:12:17:2) 2,5 kg/tanaman; kompos tankos 50 kg/tanaman; kompos tankos 30 kg/tanaman + 300 mL asam humat/tanaman; dan kompos tankos 10 kg/tanaman + 300 mL asam humat/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak ada beda nyata pada sebagian besar parameter pertumbuhan yang diamati. Perbedaan nyata hanya terjadi pada jumlah pelepah kelapa sawit, khususnya pada 2 dan 4 MSP, dengan perlakuan 10 kg/tanaman kompos tankos + 300 mL/tanaman asam humat memberikan hasil terbaik.