Claim Missing Document
Check
Articles

Found 54 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

ANALISIS MAKNA VISUAL PADA FILM DOKUMENTER 'HARI KEBAYA NASIONAL 2024 - KEBAYA KALA KINI' Febyari, Audreyelle; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kebaya merupakan simbol budaya yang kaya dan beragam di Indonesia,melambangkan identitas dan perjalanan perempuan dari masa ke masa. Dalam eraperkembangan zaman yang semakin pesat, keberadaan kebaya menghadapi tantanganuntuk tetap relevan di tengah pengaruh budaya global. Film Hari Kebaya Nasional 2024 -Kebaya Kala Kini berupaya melestarikankna kebaya dan mengedukasi generasi mudatentang nilai-nilai budaya. Rumusan masalahnya adalah bagaimana elemen visualberkontribusi terhadap representasi kebaya sebagai simbol identitas budaya. Fokusutama dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna visual dalam filmmenggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes. Metode yang digunakan adalahanalisis semiotik untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif, sertamenginterpretasikan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini tidak hanyamerayakan kebaya, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai budaya, menekankanpentingnya pelestarian kebaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusiterhadap pemahaman pelestarian budaya melalui media visual. Serta mendorong diskusilebih lanjut mengenai peran film dalam membentuk dan mempertahankan identitasbudaya.Kata kunci : kebaya, visual meaning, cultural identity, semiotics, film
INOVASI DESAIN UI/UX PLATFORM DIGITAL BANK SAMPAH CIAMIS UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN NASABAH MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Anggia, Rafi Hafizhni; Adriyanto, Andreas Rio; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah di Indonesia menjadi isu serius dengan jumlah sampahyang tidak tertangani mencapai jutaan ton setiap tahun. Kabupaten Ciamis, melalui BankSampah Ciamis telah menjadi model di Jawa Barat dalam pengelolaan sampah yangunggul dengan berbagai penghargaan, namun masih menghadapi tantangan dalamoptimalisasi layanan digital, aplikasi yang digunakan untuk layanan jasa penjemputansampah memiliki masalah usability berdasarkan pengalaman pengguna dan keterbatasanintegrasi fitur dengan program yang dilakukan oleh bank sampah. Penelitian ini bertujuanuntuk mengatasi kendala tersebut melalui perancangan strategi desain UI/UX untukmeningkatkan pelayanan nasabah. Penelitian dilakukan menggunakan metode evaluasiheuristik berdasarkan model teori Nielsen yang mencakup 10 prinsip usability. Penelitianmenggunakan pendekatan desain dengan model desain proses design thinking ( empathy,define, ideate, prototype dan test ). Data dikumpulkan menggunakan tiga aspek visualyaitu aspek imaji (observasi), aspek pemirsa (wawancara) dan aspek pengguna (kuesionerdan wawancara). Masalah utama aplikasi jasa penjemputan sampah Bank Sampah Ciamisterletak pada usability dan tidak terintegrasinya fitur dengan program Bank SampahCiamis. Inovasi desain dirancang berhasil meningkatkan usability dengan validasi skor SUS90,7 dan skor SEQ 96 menunjukkan hasil pencapaian dengan kategori grade A. Hasilpenelitian ini memberikan kontribusi berupa strategi inovasi desain prototipe dapat untukmeningkatkan pelayanan. Kata kunci: Bank Sampah Ciamis, heuristic evaluation , inovasi desain, UI/UX design,usability
DAMPAK NEGATIF FLEXING DI LINGKUNGAN SEKITAR DALAM FILM PENDEK Aryawijaya, Emir Hakim; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pamer adalah tindakan menunjukkan (Mendemostrasikan) sesuatu yang dimiliki kepada orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri. Fenomena pamer kekayaan semakin parah di dunia, termasuk di Indonesia. Maraknya fenomena pamer di Indonesia sudah populer sejak lama, namun dahulu hanya dilakukan oleh golongan pengusaha. Sekarang, bukan hanya pengusaha yang memamerkan harta mereka, tetapi juga golongan baru seperti orang kaya baru, selebritas, dan artis internet. Karya film pendek dari tugas akhir yang berjudul "Flexing" menceritakan seorang pemuda dari kampung yang baru saja pindah ke ibu kota untuk kuliah dan mencari validasi dari teman-temannya dengan cara yang salah. Karya ini diciptakan dalam bentuk film pendek untuk memberikan kesan penyampaian yang dapat diterima oleh audiens maupun penguji. Kata Kunci : pamer, film pendek.
MODIFIKASI BENTUK SESAJEN DALAM MEDIUM INSTALASI Putri, Anggi Aulia; Rachmawanti, Ranti; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesajen merupakan komponen penting dari budaya dan tradisi Indonesia, khususnya dalam pemeliharaan dan ritual ibadah. Sesajen memiliki makna spiritual dan simbolis karena hubungannya antara manusia, alam, dan Tuhan. Pengkaryaan ini bertujuan untuk mengkritik generasi muda yang memiliki kekurangan dalam pengetahuan tentang sesajen dan mendorong perubahan bentuk dan ritualnya melalui karya instalasi. Karya instalasi dapat mengeksplorasi bagaimana elemen tradisional dapat ditafsirkan dan dimasukkan ke dalam konteks modern. Dalam pengkaryaan ini melakukan beberapa langkah: kajian literatur dan wawancara tentang berbagai bentuk sesajen yang ditemukan dalam karya instalasi. Modifikasi dapat menciptakan dialog antara tradisi dan modernitas, dan penulis dapat menggunakan simbolisme dalam instalasi dengan kreativitas. Instalasi dapat berfungsi sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini, menghubungkan nilainilai tradisional dengan ekspresi artistik modern. Pengkaryaan ini mendorong generasi muda untuk dapat memahami budaya, estetika, dan spiritualitas yang terkait dengan sesajen dengan memberikan lebih banyak wawasan tentang penggunaannya di ruang instalasi. Pengkaryaan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi seniman untuk melakukan sesuatu yang baru dalam ritual sesajen, mempertahankan warisan budaya, dan meningkatkan pengalaman keagamaan masyarakat. Kata Kunci: sesajen, seni instalasi, modifikasi bentuk, tradisi, kontemporer, simbolisme.
PENGGAMBARAN KEMATIAN PADA INSTALASI INTERAKTIF Sendang, Lusia; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makhluk hidup tak terhindarkan dari kematian. Semua manusia pasti akan menghadapi sebuah kematian. Dalam alam tak sadar, kematian tidak pernah kita inginkan. Kita semua seolah-olah sedang menunggu kematian datang tapi disaat yang bersamaan kita juga ingin menolaknya. Konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza menewaskan lebih dari 25.000 orang. Berbagai media sosial dan berita berbondong-bondong menampilkan kematian untuk menarik perhatian publik. Pada akhirnya kematian menjadi tontonan dan kehilangan kesakralannya. Perkembangan teknologi dan perubahan zaman membawa masyarakat pada era digital yang tidak hanya maju tetapi juga mengikis nilai kemanusiaan. Kematian yang merupakan bagian dari proses kemanusiaan dimanfaatkan untuk menarik simpati dan menggiring opini. Kematian yang dipertontonkan tersebut ditampilkan pada karya instalasi interaktif yang ditampilkan dengan performance art. Karya berjudul <Sumelang= merupakan penggambaran kondisi masyarakat yang mulai mempertontonkan kematian. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah (1) membuat konsep karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian dan (2) membuat karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian. Kata kunci: kematian, media, instalasi interaktif
POTRET SINERGI ANTAR PEKERJAAN MELALUI INSTALASI FOTOGRAFI KEPINGAN KONTRIBUSI: MENGHAPUS HIERARKI ANTAR PEKERJAAN Nurfaizi, Hafizh; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

setiap pekerjaan memiliki sinergi antar satu dan lainnya dan dengan harapan menghapus pemikiran hierarki yang terjadi di sekeliling kita terhadap pekerjaan yang ada. Karya seni yang akan ditampilkan menggunakan konsep instalasi fotografi. Medium yang penulis gunakan adalah puzzle yang memiliki makna keselarasan. Pada karya ini juga penulis mengajak para penikmat karya seni untuk turut terlibat pada karya ini. Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa setiap pekerjaan yang ada dan dilakukan oleh para pekerja sama-sama memiliki tujuan yang sama dan saling membutuhkan satu dan lainnya. Mereka juga tidak dapat melakukan pekerjaannya sendiri sehingga memerlukan sinergi antar pekerjaan lainnya agar pekerjaan yang dijalaninya berjalan dengan baik sehingga berdampak baik juga kepada kehidupannya, dan yang terpenting tidak terdapatnya perbedaan kasta diantaranya. Kata kunci: instalasi, puzzle, fotografi, pekerjaan.
TUGAS AKHIR PENGKARYAAN REPRESENTASI KEBISINGAN DALAM KESAKRALAN KIRAB SATU SURO MELALUI KARYA INSTALASI Tasnim, Nurida; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Pada kesempatan ini penulis mengangkat tradisi kirab satu Suro, yaitu sebuah perayaan tradisional tahunan di Surakarta, Indonesia. Tradisi ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat setempat, yaitu sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, permohonan keselamatan, dan doa untuk keberkahan. Kesakralan kirab satu Suro dihadapkan pada tantangan modernisasi dan perubahan sosial, seperti kebisingan dan kurangnya kesadaran akan kesucian upacara. Pengkaryaan ini, terinspirasi oleh teori seni dan seniman ternama seperti Jompet Kuswidananto dan Gregorius Sidharta. Dengan memperluas wawasan tentang kesakralan kirab satu Suro, melalui instalasi mengingatkan akan dampak negatif perilaku berisik selama acara tersebut. Diharapkan bahwa karya ini dapat menginspirasi seniman untuk mempertahankan adat istiadat dalam era modern dan memperkenalkannya melalui karya seni dan dapat menyumbangkan kontribusi kepada masyarakat untuk merenungkan pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dan alam, serta menghormati keberadaan yang dianggap suci dalam kehidupan sehari-hari, dengan dampaknya yang potensial tersebar luas di seluruh Indonesia. Kata kunci: Surakarta, kirab satu suro, kesakralan, instalasi, kebisingan
REPRESENTASI PELANGGARAN HAM TERHADAP ANAK- ANAK PADA KONFLIK BERSENJATA DALAM KARYA FOTOGRAFI DIORAMA Priana, Muhammad Eric; Rachmawanti, Ranti; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata merupaka sebuah isu serius yang seharusnya menjadi perhatian global. Konflik bersenjata, seperti hal nya yang terjadi di Israel dan Palestina, menunjukkan dampak mengerikan khususnya terhadap anak-anak, karena hal ini secara tidak langsung termasuk sebagai bentuk pembunuhan, penyiksaan, dan penindasan baik secara fisik atau emosi psikologis anak-anak yang menjadi korban konfilk ini. Fotografi memiliki kekuatan untuk menyampaikan emosi dan realitas dan melalu karya fotografi ini penulis mencoba memperlihatkan kehidupan anak-anak dalam konflik. Dalam karya ini penulis menggunakan diorama sebagai objek foto untuk merepresentasikan pelanggaran HAM terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata. Setiap elemen diorama ini menggambarkan kehidupan anak-anak yang terdampak konflik, mulai dari reruntuhan bangunan tempat merek tinggal, hingga gumpalan asap pasca peperangan. Melalui fotografi diorama ini, diharapkan dapat membangkitkan kesadaran global serta masyarakat mengenai situasi anak-anak dalam konflik bersenjata dan memotivasi respon positif untuk melindungi hakhak mereka yang secara nyata terampas. Kata kunci: pelanggaran HAM, anak-anak, konflik bersenjata, diorama, fotografi
REPRESENTASI PERILAKU PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI SAMPAH KEMASAN DALAM KARYA INSTALASI Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi representasi pelaku pencemaran lingkungan melalui instalasi seni. Dengan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan seni visual dan studi lingkungan, karya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pencemaran dan mendorong tindakan pelestarian. Instalasi ini menjadi media visual yang efektif untuk menyampaikan pesan tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Melalui kritik sarkastik, penulis ingin menggugah pengunjung agar merenungkan dampak kebiasaan buruk dalam membuang sampah sembarangan. Karya ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat untuk bertindak bijak dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan. Kata kunci: representasi, pelaku pencemaran lingkungan, karya instalasi, seni visual, sarkas}k.
SOCIAL AWARENESS PADA NON-GENERALIZED SOCIAL ANXIETY DISORDER MELALUI KARYA FOTOGRAFI EKSPERIMENTAL Putri, Clara Arini; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan tugas akhir ini dilatarbelakangi oleh maraknya isu gangguan kesehatan mental di Indonesia akhir-akhir ini, terutama untuk penyakit social anxiety disorder. Dilansir dari data yang diberikan oleh Indonesia National Adolescent Mental Health Survey, terdapat 5,5 persen remaja di Indonesia mengalami gangguan kejiwaan, dan 26,7 persen mengalami social anxiety disorder. Social anxiety disorder adalah penyakit kejiwaan dimana individu mengalami rasa takut yang berlebihan akan situasi sosial di masyarakat dikarenakan ketakutan dinilai atau dicap buruk di dalam performanya. Pengkaryaan tugas akhir ini akan berpusat pada satu subtipe nongeneralized social anxiety disorder dengan karya yang diberi judul <Break The Wall=. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah untuk memvisualisasikan non-generalized social anxiety disorder melalui fotografi eksperimental untuk menciptakan social awareness. Eksperimentasi yang diterapkan pada karya tugas akhir ini berupa penggunaan plastik wrap dan kertas kalkir sebagai penggambaran dinding tipis yang merepresentasikan nongeneralized social anxiety disorder dan gejala yang disebabkan pada individu. Jurnal ilmiah mengenai penyakit ini dan pencarian referensi seniman yang sesuai dengan konsep dan eksperimentasi yang diinginkan menjadi sebuah landasan teori untuk perancangan karya fotografi eksperimental mulai dari gagasan karya, sketsa foto, proses pengerjaan foto dan eksperimentasinya, sampai mendapatkan hasil akhir berbentuk figura yang dibaluti oleh kertas kalkir. Fotografi eksperimental ini juga menerapkan seni partisipatori untuk audiens merobek kertas tersebut sebagai representasi kesadaran sosial. Hasil dari pengkaryaan tugas akhir akan memvisualisasikan gangguan kecemasan non-generalized social anxiety disorder dengan harapan menaikkan kesadaran pada masyarakat umum mengenai penyakit terkait. Kata kunci: : fotografi eksperimental, gangguan kejiwaan, gangguan kecemasan sosial, non-generalized social anxiety disorder
Co-Authors Adrian Permana Zen Aghitsna Maulana, Dzikry Al Ghifari, Muhammad Amani, Hasna Nareswari Andreas Rio Adriyanto Anggia, Rafi Hafizhni Arumsar, Arini Arvi, Rivano Aryaguna, Tastian Naufal Aryawijaya, Emir Hakim Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Azmi, Dafa’tsabitul Barran Antares, Shandy Baskara, Candra Buchari, Malik Yazid Budiman, Cecep Ramdhan Cecep Alba Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Devina, Deanna Didit Endriawan Diningrum, Anisa Epri Djarlis Gunawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Fahreza, Rayhan Febyari, Audreyelle Ganjar Gumilar Gumelar, Ganjar Hadiwidjojo, Fauziyyah Nurhayya Hermawan, Rio Hidayat, Kendrik Arioputro Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Islami, Hilda Alhaque Makkarumpa, Humaira Basrah Maulida, Aura Permata Meilano, Tamba Firman Hendro Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Moh. Rasyid Ridho Muliandini, Rizkia Raihana Mutmainah, Ergi Alifia Nabilah, Siti Nurul NUR FADILAH Nurfaizi, Hafizh Nuryana, Divana Hafizha Perdana, Rionaldi Permana, Adrian Prasojo, Galih Aris Pratama, Lutfi Hendra Priana, Muhammad Eric Puspawijaya, Regina Aziz Putri, Anggi Aulia Putri, Clara Arini Qoriah A. Siregar Rafael, Muhammad Reza Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ridzky, Axel Ramadhan Salma, Salsabilla Aulia Sameto, Putri Merak Jingga Sari, Ardhea Maya Sari, Nesthi Rasika Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Shebina, Biannisa Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Syarip Hidayat Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tsaqifa Nur Rahmi Hakim Vega Giri Rohadiat Widiyanto, Marcell Aryapaksi Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu