Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Reclaiming supremacy, negotiating modernity: Islamism and post-Islamism in post-Suharto Indonesian novels Sudibyo; Andalas, Eggy Fajar; Taufiqurrohman, Muhammad
LITERA Vol. 24 No. 2: LITERA (JULY 2025)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v24i2.86216

Abstract

Suppressed during the New Order, Indonesian Islamic literature often used Sufi symbols. Explicit Islamic expression flourished post-1998, transforming Muslim life by merging religion and entertainment. Employing qualitative method, this study analyses three post-New Order works—Jilbab Traveler, Bumi Cinta and Geni Jora—selected for their: gender-diverse authorship, commercial success, and representation of 2000–2019 Islamic-literary trends. Using close reading, the analysis identifies thematic patterns about trends in Islamic thought through textual examination of narratives/dialogue, theme codification, and critical synthesis to construct the research argument. Analysis reveals that Islamism can now be openly expressed with the emphasis of three issues: Islamic cosmopolitanism, moral agents and individual freedom. Jilbab Traveler and Bumi Cinta advocate Islamist ideas, promoting sharia enforcement—especially for Muslim minorities in non-Muslim/secular settings—and seeking to restore Islamic supremacy through exemplary protagonists. Conversely, Geni Jora reflects post-Islamist thought, emphasizing aqidah, civil rights, equality, individual freedom, and life's enjoyment.  Overall, post-New Order Islamic literature shows a greater inclination toward Islamist ideas, stressing strict sharia adherence and rejection of Western lifestyles. These works assert that Muslims must follow Sharia rigorously and resist Western influence to reclaim supremacy. While advocating religious sovereignty, they do not explicitly demand a caliphate. Some works, however, exhibit post-Islamist elements by negotiating belief with modernity, seen in celebrating individual freedom.
PARATE EKSEKUSI PERSPEKTIF ECONOMIC ANALYSIS OF LAW Muhris, Ahmad; Taufiqurrohman, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3711

Abstract

Parate eksekusi berdasarkan pasal 6 UUHT masih banyak dipakai di dunia perbankan, namun menggunakan parate eksekusi disatu sisi sebagai perlindungan kreditur tapi disisi lain masih mengorbankan nasabah. Problem hukum nyata di lapangan bagi debitur terdapat ketidakadilan, disebabkan: 1) harga limit di jual di bawah standart. 2) potensi moral hazard. Metode penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penelitian yuridis-normatif.  Hasil penelitian adalah Penggunaan parate eksekusi berdasarkan pasal 6 dan pasal 20 huruf a UUHT dapat dilakukan oleh kreditur apabila debitur dinyatakan wanprestasi dengan  syarat pada APHT terdapat janji eksekusi hak tanggungan secara mendiri apabila debitur wanpresatasi. Adapun dapun prosedur pelaksanaan parate eksekusi jika debitur sudah dinyatakan wanprestasi, maka proses eksekusi dilakukan berdasarkan 6 tahapan yaitu : 1) Tahap persiapan, 2) Tahap pelaksaan lelang, 3)  Tahap penawaran, 4) Tahap pembayaran, 5)  Tahap Penyerahan Dokumen Kepemilikan Barang, 6) pembutan risalah lelang, Sedangkan parate eksekusi dari analisi teori efisiensi (economic analysis of law) terlepas dari adanya moral hazard dan limit dibawah standart adalah sudah termasuk efisiensi, karena hal demikian sudah memenuhi kriteria efisiensi dimana dalam pengunaan parate eksekusi ini tidak ada pihak yang merasa lebih berbahagia (kreditur, karena assetnya kembali) tanpa ada satu pihak yang merasa lebih menderita (debitur yang tanggungannya dijual dengan harga normal). Dengan terciptanya afisiensi ini menunjukkan adanya keadilan diantra pihak, karena adil dalam teori ini apabila mencapai efisiensi
Ambivalent Occidentalism in Mochtar Lubis’s Cold War Literature Maut dan Cinta  Taufiqurrohman, Muhammad; Sudibyo, Sudibyo; Manshur, Fadlil Munawwar
Journal of Language and Literature Vol 25, No 2 (2025): October
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/joll.v25i2.12538

Abstract

This article revisits Maut dan Cinta (1977), a seminal Cold War-era novel by Indonesian author Mochtar Lubis, to examine how the text engages with cultural imperialism in postcolonial Indonesia through its complex portrayal of the Occident. Employing Martin Suryajaya’s “wide-close-deep” methodology—a three-pronged framework for literary analysis—the study situates Lubis’s work within Indonesia’s Cold War cultural politics, highlighting the author’s contested ideological stance. Through the lenses of Occidentalism and cultural imperialism, the analysis reveals Lubis’s profound ambivalence toward Western influence: while critiquing Western hegemony and cautioning against uncritical adoption of Western values, his works simultaneously echo the capitalist Bloc’s anticommunist rhetoric, and his cultural-intellectual networks remain entrenched in Western capital. This paradox deepens with Lubis’s selective embrace of Western liberalism, which coexists with a striking silence on capitalism’s role in perpetuating global inequality. Crucially, his vehement rejection of communist internationalism starkly contrasts with his reluctance to address capitalism’s transnational exploitation of the Global South—a contradiction epitomized by his protagonist Sadeli’s distorted view of the Occident and the characters’ failure to recognize global capitalism’s neocolonial and culturally imperialist dynamics. By unpacking these tensions, the study argues that Lubis’s ambivalence in Maut dan Cinta reflects the broader ideological fissures of postcolonial intellectual resistance during the Cold War, caught between anti-imperialist critique and complicity in hegemonic structures. 
Study of Drainage Channel Planning with Building Information Modeling (BIM) Implementation in UB Forest Buntoro Taufiqurrohman, Muhammad; Dermawan, Very; Nur Cahya, Evi
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.2

Abstract

The UB Forest Buntoro area is a biodiversity conservation zone that has the potential to be developed into a tourist forest, so it is planned to build a drainage channel in each section of the road to overcome the runoff that occurs. This research aims to describe an example of the application of BIM in construction planning for drainage channels. In this study, drainage channel planning was done using AutoCAD Civil 3D and Storm and Sanitary Analysis (SSA) software. The AutoCAD Civil 3D application is used to create a road route for which drainage channels are planned, and the SSA is used to analyze the hydrology and hydraulics of the drainage channel. Based on Building Information Modeling findings, the optimal drainage channel design yielded channel dimensions of 0.4 m × 0.4 m. The main channels (RC (Right Channel) and LC (Left Channel)) are planned to use gabion material, while the culverts are planned to use u-ditch material and a construction planning cost of 1.571.818.500,00 IDR. This study intends to give an example of how Building Information Modeling (BIM) is applied in Indonesia, particularly in the area of water resources. It does this by utilizing AutoCAD Civil 3D and SSA programs to design drainage channels. 
Bimbingan Belajar Tingkatkan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar di Desa Puger Wetan Syarofi, Muhammad; Khofifah, Nur; Zulfahnur, Faris; Eliyana, Eliyana; Taufiqurrohman, Muhammad
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v1i1.1092

Abstract

ABSTRAK Belajar merupakan kewajiban setiap siswa. Ada banyak tantangan dalam belajar yang mungkin dihadapi oleh setiap siswa salah satunya adalah melawan rasa malas. Rasa malas jika tidak dilawan sejak dini tentu akan semakin mendarah daging. Bagaimana cara melawannya? Tentunya perlu halnya sebuah motivasi yang menjadikan kegiatan belajar adalah sesuatu yang menyenangkan dan sayang untuk dilewatkan. Artikel ini adalah sebuah hasil pengabdian yang bertempat di Desa Puger Wetan. Permasalahan yang menjadi pokok bahasan dalam artikel ini adalah tentang mengurangi sifat malas belajar. Sehingga didirikanlah sebuah forum bimbingan belajar dalam rangka menciptakan pendidikan berkualitas dengan belajar bersama. rumusan masalah yang akan dibahas dalam artikel ini adalah apakah bimbingan belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar di Desa Puger Wetan? Tujuan dilakukannya kegiatan belajar tersebut adalah untuk mengetahui apakah dengan adanya bimbingan belajar pemahaman Siswa Sekolah Dasar di Puger Wetan meningkat. Kegiatan bimbingan belajar ini memberikan mata pelajaran matematika dengan materi tentang perkalian, pembagian porogapit, dan juga pecahan. Berdasarkan hasil pengamatan kegiatan bimbingan belajar ini mampu meminimalkan ketidakpahaman siswa terhadap materi tersebut.
Pemanfaatan Teknologi Computer Vision untuk Deteksi Ukuran Ikan Bandeng dalam Membantu Proses Sortir Ikan Subur, Joko; Suryadhi; Taufiqurrohman, Muhammad; Reza Al Hafizh, Novian
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21239

Abstract

Computer vision merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan komputer mampu melihat dan mengenali objek yang ada di sekitarnya layaknya manusia. Computer vision saat ini berkembang dengan pesat dan banyak digunakan dalam berbagai bidang dalam proses pengolahan citra gambar. Salah satu bidang yang dapat menerapkan teknologi computer vision adalah bidang pengolahan ikan, yaitu pada proses sortir ikan berdasarkan ukuran ikan. Proses sortir ikan yang umumnya dilakukan secara manual oleh manusia dengan cara mata manusia mengamati ukuran besar ikan untuk dikelompokkan dalam beberapa kelompok, semisal kelompok kecil, sedang dan besar. Berdasarkan konsep pengamatan mata manusia tersebut pada penelitian ini menerapkan teknologi computer vision untuk deteksi ukuran ikan dan mengelompokkan ikan sesuai dengan ukuran hasil deteksi yang didapatkan. Adapun jenis ikan yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis ikan bandeng. Dari hasil penelitian sistem computer vision yang dibuat mampu deteksi ukuran objek ikan bandeng dengan tingkat akurasi sebesar 91,78%. Tingkat akurasi yang didapatkan tidak bisa mencapai maksimal kemungkinan karena pengaruh sistem konversi dari nilai piksel menjadi ukuran centimeter. Sebaiknya pada penelitian selanjutnya bisa ditingkatkan akurasi dengan metode yang lebih baik dalam konversi nilai piksel mejadi centimeter. Kata kunci: computer vision, deteksi ikan, ukuran ikan
Penerapan Trajectory Polynomial dan Inverse Kinematics Untuk Pengaturan Langkah Berjalan Robot Humanoid Firmansyah, Rifki; Subur, Joko; Suryadhi, Suryadhi; Taufiqurrohman, Muhammad
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot humanoid adalah robot yang memiliki struktur menyerupai manusia dimana robot tersebut memiliki kontruksi kepala, badan, tangan dan kaki. Robot humanoid tersebut sering mengikuti sebuah event perlombaan yang diadakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi. Salah satu event perlombaan yang diadakan ialah Kontes Robot Seni tari Indonesia (KRSTI). Pada perlombaan KRSTI, robot yang digunakan sering terjatuh dikarenakan kondisi dari bentuk permukaan lintasan KRSTI memiliki tekstur yang tidak rata atau bergelombang, sehingga dapat mengurangi poin penilaian. Berdasarkan permasalahan tersebut robot diharuskan dapat berjalan menggunakan pola melangkah yang stabil. Oleh karena itu pada perancangan sistem robot akan menerapkan metode trajectory polynomial dan inverse kinematics, sehingga pada kaki robot dapat bergerak mengikuti walking trajectory dalam koordinat kartesian untuk menghasilkan pola langkah barjalan. Dari hasil percobaan kaki robot menuju ke titik koordinat didapatkan nilai ketepatan pada kaki kanan sumbu X memiliki error rata-rata sebesar ????, ???? %, dan sumbu Y memiliki error ratarata ????, ???? % . Kemudian hasil ketepatan untuk kaki kiri pada sumbu X memiliki error rata-rata sebesar ????, ???? %, dan sumbu Y memiliki error rata-rata sebesar ????, ???? %.
Identifikasi Frekuensi Musik pada Robot Humanoid Seni Tari untuk Penyelaras Gerak Tarian Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Imania, Anis; Subur, Joko; Taufiqurrohman, Muhammad; Thaha, Suryadhi
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot humanoid seni tari merupakan robot yang digunakan pada divisi KRSTI (Kontes Robot Seni Tari Indonesia) pada ajang perlombaan KRI (Kontes Robot Indonesia). Robot tersebut dirancang untuk dapat menari secara selaras sesuai dengan irama musik pengiring. Untuk itu robot yang dibuat harus mampu mengenali musik pengiring yang akan digunakan sebagai acuan bergerak menari. Sehingga pada penelitian ini dalam pembuatan sistem robot akan menggunakan metode KNN (KNearest Neighbor) sebagai metode identifikasi. Metode KNN ini digunakan untuk menganalisa frekuensi musik untuk proses identifikasi musik target. Dengan menerapkan metode ini diharapkan robot dapat mengetahui musik yang diputar merupakan musik target dan juga untuk menghindari suara ataupun jenis musik lain yang masuk sehingga dapat mengakibatkan robot bergerak sebelum musik target pengiring dimainkan. Dengan demikian, robot dapat mengetahui musik yang digunakan sebagai acuan bergerak menari. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian dengan memutar musik target yaitu Musik Gambang Semarang serta memutar beberapa file musik selain musik target, seperti file musik Enggang, musik Gambyong Paraenom, musik Kancet Ledo, dan diuji untuk mengidentifikasikan nada dering dari pesan ataupun telephone WhatApps. Hasil dari keseluruhan uji coba pada alat ini adalah sistem mampu identifikasi frekuensi musik Gambang Semarang sebagai musik target dengan akurasi 100%. Sistem juga mampu mengidentifikasikan selain musik Gambang Semarang sebagai bukan musik target dengan tingkat akurasi 100%. Dimana masing-masing proses identifikasi memerlukan waktu pemprosesan selama 1 detik.