Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Ekosistem Literasi Membaca-Berpikir-Menulis untuk Penguatan Bahasa Anak Usia Dini: Studi Kualitatif di Sekolah Literasi Komunitas Siti Zubaedah; Irma Yuliantina
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 2 (2026): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i2.9054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi ekosistem pembelajaran literasi terpadu berbasis membaca, berpikir, dan menulis di Sekolah Literasi Komunitas serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan keterampilan berbahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan di Sekolah Literasi Rumah Kreatif Wadas Kelir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengajar, pendamping literasi, anak-anak peserta sekolah literasi, aktivitas pembelajaran, serta dokumen pendukung program. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan memusatkan perhatian pada tiga ranah yang saling terhubung, yaitu literasi membaca, literasi berpikir, dan literasi menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem literasi dibangun melalui kegiatan read aloud, diskusi isi bacaan, tanya jawab, storytelling, melukis kreatif, akses buku anak, dan latihan menulis permulaan. Kegiatan tersebut tidak berdiri sebagai rutinitas terpisah, tetapi membentuk alur belajar yang menggerakkan anak dari menyimak dan membaca, merespons dan bernalar, hingga mengekspresikan gagasan melalui bahasa lisan, gambar, dan tulisan sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran literasi terpadu dalam ruang belajar nonformal berbasis komunitas berkontribusi terhadap penguasaan kosakata, kemampuan menyimak, keberanian berbicara, pemahaman isi cerita, kemampuan berpikir kritis, daya imajinasi, dan keterampilan menulis awal anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan membaca, berpikir, dan menulis sebagai satu ekosistem literasi yang terhubung, bukan sebagai aktivitas literasi anak usia dini yang berdiri sendiri.
Pengembangan Buku Panduan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Pada Anak Usia Dini Nur Lailatul Jannah; Irma Yuliantina; Sri Watini
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perencanaan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan budaya lokal Kab. Mimika, guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian melibatkan 12 guru dan anak usia dini di TK Integral Al Amiin I Hidayatullah Timika dan TK Satrad 243 Timika. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, validasi ahli, serta angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kondisi faktual di lapangan mengindikasikan kebutuhan mendesak akan buku panduan perencanaan pembelajaran berbasis budaya lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam; (2) pengembangan buku panduan dilakukan melalui studi etnografi budaya Kamoro dan Amungme yang menghasilkan produk berupa buku panduan tujuh bab dengan integrasi holistik antara pendekatan pembelajaran mendalam dan budaya lokal; (3) hasil validasi ahli menunjukkan buku panduan berada pada kategori "Sangat Layak" (89%) dan dapat digunakan tanpa revisi; (4) respon guru terhadap penggunaan buku panduan sangat positif dengan peningkatan signifikan dalam kemampuan mengembangkan perencanaan pembelajaran dari kategori "Cukup" menjadi "Baik". Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran berbasis budaya lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam untuk anak usia dini, yang dapat menjadi referensi bagi praktisi pendidikan dan pemangku kebijakan dalam upaya pelestarian budaya melalui jalur pendidikan formal.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Anak Usia Dini Sari Mulia Ananda Regune; Irma Yuliantina; Nita Priyanti
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1558

Abstract

Kemampuan berpikir komputasional merupakan keterampilan abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak usia dini, namun implementasinya di PAUD terkendala minimnya media pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku cerita bergambar "Rutinitas Ajaib Kiko" yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional anak usia 5-6 tahun. Pendekatan Research and Development (R&D) digunakan dengan model 4D yang dimodifikasi (Define, Design, Develop), melibatkan 20 anak dari RA Bina Ananda 1 dan RA Bina Ananda 2. Instrumen penelitian meliputi: lembar validasi ahli materi (11 butir), lembar validasi ahli pembelajaran PAUD (51 butir), lembar validasi ahli media (23 butir), asesmen kemampuan berpikir komputasional berskala Likert 1-5 dengan empat indikator (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma), dan angket respons guru (12 butir). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, Paired Sample t-test, dan N-Gain. Hasil validasi ahli rata-rata 81,74% (Sangat Layak); uji efektivitas signifikan (t=-38,987; p<0,05) dengan N-gain 0,5135 (kategori sedang); dan praktikalitas 98,33% (Sangat Praktis). Penelitian ini membuktikan bahwa buku cerita bergambar merupakan media pembelajaran berpikir komputasional yang valid, efektif, dan praktis untuk anak usia dini tanpa ketergantungan teknologi digital kompleks.
Pengembangan Media UTALISI (Ular Tangga Literasi) untuk Menstimulasi Kemampuan Literasi Baca Tulis Anak Usia Dini Dede Rita Puspitasari; Irma Yuliantina; Sri Watini
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1597

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran interaktif berbasis bermain di lembaga PAUD menjadi hambatan utama stimulasi literasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media UTALISI (Ular Tangga Literasi) yang layak untuk menstimulasi kemampuan literasi baca tulis anak kelompok B secara holistik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 75–100 anak usia 5–6 tahun di TKN Pembina Baros Kota Sukabumi. Instrumen berupa lembar validasi ahli (skala Likert 5 poin) dan lembar observasi literasi (8 indikator, skor maksimal 40); data dianalisis secara deskriptif-persentase. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat layak: materi 96%, bahasa 96%, dan media 98%. Skor observasi literasi pasca uji coba mencapai 95% (Sangat Baik) pada empat domain: kesadaran fonemik, kosakata, membaca permulaan, dan menulis permulaan. UTALISI terbukti efektif sebagai media literasi berbasis bermain yang berdiferensiasi dan kontekstual secara budaya untuk pendidikan anak usia dini.
Pengembangan Buku Panduan Guru Bermain Berpusat pada Anak dengan Buku Digital Diana Yusuf; Irma Yuliantina
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5864

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang mampu mendukung pendekatan pembelajaran berpusat pada anak, khususnya di pendidikan anak usia dini. Di era digital, guru memerlukan panduan yang relevan dan interaktif untuk memfasilitasi proses belajar yang sesuai dengan karakteristik anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku panduan digital bagi guru dalam menerapkan pembelajaran berpusat pada anak di TK Islam Al-Fajar, yang berfokus pada anak usia 4–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi di kelas dan wawancara dengan tiga guru, serta dilakukan validasi produk oleh dua ahli, masing-masing ahli materi dan ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku digital yang dikembangkan mendapat penilaian sangat layak dari ahli materi dengan nilai rata-rata 3,9, sedangkan dari ahli media memperoleh nilai 2,6 yang dikategorikan layak, dengan saran untuk peningkatan aspek visual. Produk ini terbukti dapat meningkatkan efektivitas guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi secara aktif melalui media digital. Penggunaan buku digital juga menjadikan kegiatan belajar lebih menyenangkan dan interaktif. Pengembangan buku panduan digital ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pembelajaran di TK Islam Al-Fajar, tetapi juga berpotensi untuk diterapkan secara lebih luas di lembaga pendidikan anak usia dini lainnya. Penelitian ini merekomendasikan integrasi buku digital dalam kurikulum dan pelatihan guru sebagai langkah strategis untuk memperkuat implementasi pembelajaran berpusat pada anak di era digital
Pengembangan Media Tabung Angka Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Konsep Bilangan pada Anak Usia Dini Rita Lisnawati; Nita Priyanti; Irma Yuliantina
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7015

Abstract

Kemampuan kosakata merupakan fondasi utama dalam penguasaan bahasa Inggris karena menjadi kunci dalam memahami, berbicara, membaca, dan menulis. Namun, banyak siswa sekolah menengah pertama yang masih mengalami kesulitan dalam memperkaya kosakata akibat penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian terdiri atas angket validasi ahli materi dan media, serta tes pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas produk. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Proses pengembangan menghasilkan media pembelajaran berbasis AI yang layak digunakan dengan nilai validasi ahli sebesar 90% (kategori sangat layak). Hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kosakata siswa dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 35% antara pre-test dan post-test.Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AI ini efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris siswa SMP secara interaktif, menarik, dan adaptif terhadap perbedaan kemampuan belajar.
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Budaya Lokal Dalam Konteks Kompetensi Global: Studi Literatur Irma Yuliantina; Yoshepine Wijayanti; Resi Lovita; Rina Damayanti; Yunita; Sekar Pinilih; Dian Nur Rachmawati; Annisa Fadhilah; Kurnia Rahayu; I Made Suardana Putra
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28229

Abstract

Pengembangan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu dilakukan secara kontekstual dengan memperhatikan karakteristik satuan pendidikan, termasuk budaya lokal yang hidup di lingkungan sekitar anak. Hal ini sejalan dengan pandangan teoretis dan pedagogis bahwa anak usia dini belajar secara optimal melalui pengalaman konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-harinya. Budaya lokal menyediakan konteks autentik bagi kegiatan bermain, eksplorasi, dan inkuiri yang memungkinkan anak belajar secara holistik dengan mengintegrasikan aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, moral, dan motorik. Selain itu, dalam kerangka pendidikan abad ke-21, penguatan kompetensi global tidak berarti mengabaikan konteks lokal, melainkan berangkat dari pemahaman dan penghargaan terhadap budaya sendiri sebagai fondasi untuk berinteraksi di tingkat yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis,merumuskan model konseptual, atau mengidentifikasi prinsip pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal dalam pengembangan kurikulum PAUD melalui kajian landasan teoretis, temuan penelitian terdahulu, serta kebijakan pemerintah Indonesia yang menekankan analisis karakteristik satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan analisis tematik terhadap artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAUD berbasis budaya lokal selaras dengan prinsip pembelajaran bermakna dan berpusat pada anak serta memperkuat karakter anak usia dini.
Rekonstruksi Kerangka Kurikulum PAUD Berbasis Computational Thinking Irma Yuliantina; Siti Roimah; Theresia Pipiet Dwi Hindarti; Dewi Murti Yuliati; Cindy Maurellia; Sri Lestari; Bahtiar; Siti Khuwaida Zilaniah Al Mumtazah; Wyanita Setya Husnaeni; Anisya Fitriasari
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28277

Abstract

Berpikir komputasional merupakan kompetensi global yang penting dikembangkan sejak usia dini karena berperan dalam membangun kemampuan bernalar, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan secara sistematis. Kompetensi ini dipahami sebagai cara berpikir yang mencakup kemampuan melakukan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, serta algoritma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mengintegrasikan kompetensi berpikir komputasional yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan analisis tematik terhadap artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan berpikir komputasional dan pendidikan anak usia dini. Terdapat 12 literatur review yang dianalisis dengan difokuskan pada konsep berpikir komputasional, pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta implikasinya terhadap pengembangan kurikulum PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum berpikir komputasional di PAUD perlu menekankan pengalaman belajar yang bersifat konkret, kolaboratif, dan bermakna, serta menempatkan berpikir komputasional sebagai cara berpikir yang terintegrasi dalam kegiatan bermain yang bermakna. Berpikir komputasional sebagai pedagogik yang merupakan cara guru merancang pengalaman belajar anak agar anak terbiasa berpikir terstruktur, logis, reflektif, dan problem-oriented melalui aktivitas bermain. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kurikulum PAUD yang responsif terhadap kebutuhan kompetensi global anak sejak usia dini.