I Ketut Atmaja Johny Artha, I
Universitas Negeri Surabaya

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

STRATEGI ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TK SYARIF HIDAYATULLAH PASURUAN Erwina Image Rumawi Putri; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 mengakibatkan kegiatan sosial khususnya pendidikan dilakukan di rumah. Kegiatan pembelajaran dilakukan di rumah untuk mengurangi penyebaran covid-19, proses pembelajaran yang dilakukan di rumah ini membutuhkan pendampingan orang tua. Ada dua potensi yang diberikan ketika adanya pendampingan orang tua, dari segi positifnya orang tua dapat meningkatkan kedisiplinan anak saat belajar dan dari segi negatifnya jika orang tua kurang maksimal dalam mendampingi anak, anak dapat melakukan kegiatan yang tak terkendali. Terlebih lagi pada masa pandemi covid-19 sangat diperlukan perndampingan orang tua untuk proses belajar anak dan kegiatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara orang tua dalam strategi mendampingi anak belajar di rumah pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang tua. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket, analisis data bersifat deskriptif kuantitaif. Hasil penelitian menujukkan kurang optimal. Terbukti dari hasil rata-rata persentase 40% pada strategi orang tua dapat diartikan bahwa orang tua sudah mulai membiasakan anaknya untuk belajar di rumah dengan jadwal belajar yang sudah disepakati dan 37,13% pada mendampingi anak dapat diartikan bahwa orang tua telah melakukan pendampingan pada anaknya secara maksimal mulai dari kedisiplinan, tata krama, dan kemandirian.
Implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award untuk Menumbuhkan Sikap Kemandirian dan Kepercayaan Diri Siswa SMP Progresif Bumi Shalawat Suherman Suherman; Kaniati Amalia; I Ketut Atmaja Johny Artha; Amrozi Khamidi; Mochamad Nursalim
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14681

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award (DofE) di SMP Progresif Bumi Shalawat untuk menumbuhkan sikap kemandirian dan kepercayaan diri siswa. DofE, yang telah diterapkan di lebih dari 140 negara, bertujuan untuk membentuk karakter remaja melalui pendidikan non-formal dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan hidup, berpartisipasi dalam kegiatan fisik, dan berkontribusi pada pelayanan masyarakat. Di Indonesia, tantangan dalam pengambilan keputusan dan kemandirian di kalangan remaja semakin meningkat, terutama di tengah perubahan sosial yang cepat. Melalui kajian literatur dan analisis penelitian sebelumnya, artikel ini menunjukkan bahwa keterlibatan dalam program berbasis pengalaman seperti DofE dapat meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, dan kesejahteraan psikologis siswa. Implementasi DofE di SMP Progresif Bumi Shalawat diharapkan dapat memberikan wadah bagi siswa untuk menghadapi tantangan, membangun keterampilan sosial, dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Dengan demikian, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan karakter dan kesehatan mental siswa. Kata Kunci: Program The Duke of Edinburgh International Award, kemandirian, kepercayaan diri, SMP Progresif Bumi Shalawat
Implementasi Program the Duke of Edinburgh International Award untuk Menumbuhkan Sikap Kemandirian dan Kepercayaan Diri Siswa SMP Progresif Bumi Shalawat Suherman Suherman; Kaniati Amalia; I Ketut Atmaja Johny Artha; Amrozi Khamidi; Mochamad Nursalim
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 8 No. 2 (2025): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v8i2.14675

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of The Duke of Edinburgh’s International Award (DofE) program in developing students’ independence and self-confidence through a literature review approach. The method used is a literature review of a number of relevant previous studies, both quantitative, qualitative, and social impact reports from the implementation of the DofE program in various countries. The results of the study indicate that the DofE program consistently provides a positive contribution to strengthening the character of participants, especially in aspects of mental resilience, leadership, 21st century skills, and social engagement. Various studies have concluded that the experience-based activities in this program are effective in increasing students’ self-confidence and independence, and have an impact on improving academic achievement and mental health. Therefore, the implementation of DofE in the Indonesian educational environment, such as at SMP Progresif Bumi Shalawat, is considered strategic as part of strengthening character education and the readiness of the younger generation to face future challenges.  Keywords: Independence, Self-Confidence, Literature Review, Character Education
Implementasi Metode Pembelajaran Diferensiasi dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian pada Warga Belajar Program Kesetaraan Kelas Inklusi Paket B SKB Gudo Jombang Rifqi, Rifqi Yuri Nabawi; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Pembelajaran Diferensiasi dalam meningkatkan kemandirian warga belajar kesetaraan kelas inklusi Paket B di SKB Gudo Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek kepala SKB, tutor, dan warga belajar inklusi. Analisis data dilakukan menjadi 4 tahapan yaitu: analisis sebelum lapangan, reduksi data, display data(penyajian data), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Metode Pembelajaran Diferensiasi di SKB Gudo melalui tiga tahap: input (asesmen awal, perencanaan), pelaksanaan (proses pembelajaran), dan output (hasil, evaluasi kemandirian). Peningkatan kemandirian warga belajar dilihat pada aspek akademik (membaca, berhitung, menulis, menalar), sosial (interaksi, kerjasama), dan emosional (kepercayaan diri, regulasi diri), sehingga warga belajar yang masuk dalam kelas inklusi adalah warga belajar yang terpilih melalui proses tahapan yang berkelanjutan mulai dari awal masuk hingga lulus. Lembaga SKB Gudo Jombang harus mengoptimalkan kolaborasi dan sumber daya, tutor meningkatkan kapasitas untuk mengelola perbedaan kemampuan, dan warga belajar mendapatkan dukungan individual yang intensif.
Pengelolaan Ekowisata Mangrove sebagai Upaya Community-Based Empowerment di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kota Surabaya Maudi Fitri Rahmasari; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan ekowisata mangrove sebagai upaya Community based Empowement (pemberdayaan masyarakat di kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan subjek penelitian pengelola ekowisata, pelaku UMKM, dan masyarakat yang bekerja di ekowisata. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yakni pengelolaan ekowisata mangrove Wonorejo meliputi (1) tahap perencanaan: proses inisiasi pembentukan ekowisata; (2) tahap pengorganisasian: struktur organisasi dibentuk dan dipegang masyarakat wonorejo; (3) tahap pelaksanaan: proses kegiatan eduwisata dan proses pemberdayaan masyarakat; (4) tahap pengawasan: proses monitoring kegiatan wisata dan pemeliharaan fasilitas rutin. Faktor penghambat dalam pengelolaan: keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan dana, pengunjung yang datang kurang stabil, dan permasalahan sampah. Faktor pendukung dalam pengelolaan: faktor alam, kolaborasi proaktif masyarakat, dan ketersediaan sarana prasarana yang memadai. Proses pengelolaan ekowisata dijalankan swadaya oleh pengelola bersama masyarakat. Berdasarkan hambatan yang dihadapi perlu kerjasama pengelola bersama pemerintah untuk meperkuat branding dan promosi ekowisata dan rutin mengadakan pelatihan keterampilan serta pendampingan bagi masyarakat.
Budidaya Tanaman Toga dan Pelatihan Pembuatan Olahan Minuman Kunyit Asam dalam Mencegah Covid-19 Johny Artha, I Ketut Atmaja; Yulianingsih, Wiwin; Riyanto, Yatim; Yusuf, Ali; Cahyani, Arini Dwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.13496

Abstract

Keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah Covid-19. Demi mendukung keluarga terlindungi dari paparan Covid-19 maka tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan pengabdian di ibu-ibu PKK RT 001/RW XIII Kota Baru Driyorejo (KBD) Gresik. Subyek sasaran yaitu ibu-ibu PKK RT 001/RW XIII KBD Gresik karena peran ibu sebagai pelindung keluarga. Pada pengabdian ini melakukan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan Tanaman Obat keluarga (TOGA). Bentuk kegiatan penyuluhan berupa edukasi pola hidup sehat dengan memanfaatkan TOGA sebagai obat tradisonal keluarga yang mudah didapatkan. Kemudian untuk budidaya TOGA dilakukan di polybag dengan memanfaatkan lahan yang sempit selanjutnya untuk pengelolaan TOGA dibuat menjadi minuman kunyit asam. Dengan kegiatan ini ibu-ibu PKK RT 001/RW XIII KBD Gresik dapat memanfaatkan TOGA menjadi produk minuman sebagai bentuk kemandirian kesehatan dan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu 1) keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, keberhasilan  target  jumlah  peserta pelatihan yang  semula direncanakan sekitar 23 orang dari ibu-ibu PKK RT 001/RW XIII KBD Gresik dalam pelaksanaannya kegiatan pelaksanaan dihadiri oleh 23 peserta. 2) ketercapaian tujuan pelatihan, Pemahaman dan  wawasan peserta pelatihan mengenai budidaya dan pengolahan TOGA semakin meningkat karena materi tersebut belum pernah diperoleh sebelumnya. 3)  kemampuan  peserta pelatihan dalam penguasaan materi. Kemampuan peserta pelatihan dalam penguasaan materi dibuktikan dalam memahami manfaat TOGA dan diimplementasikan dalam pembuatan minuman kunyit asam
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Perkembangan Kognitif Peserta Didik di Kelas Inklusi PKBM Insan Cerdas Indonesia Puspitasari, Yuni; I Ketut Atmaja Johny Artha; Susilo, Heryanto
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16778

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe how differentiated instruction is used in inclusive classes in non-formal educational settings, particularly at PKBM Insan Cerdas Indonesia. It was discovered that differentiated learning was used thoroughly, beginning with initial assessment, planning, execution, and learning evaluation, using a descriptive qualitative method with in-depth interviewing techniques, observation, and documentation. These results demonstrate how well the differentiation method works to meet the learning requirements of students with a range of backgrounds and abilities. According to the research findings, there are three primary steps involved in implementing differentiated learning: preliminary assessment, lesson planning, and classroom implementation. The lesson plan is developed based on the results of the initial assessment, which includes talent mapping tools, psychological assessments, and Multiple Intelligence Research (MIR). Teachers, psychologists, guidance counselors, and parents work together during the planning phase. In order to meet the various requirements of students, differentiated learning stresses changes to the learning environment, procedures, products, and material. Better logical thinking abilities, a stronger conceptual comprehension, and students' confidence in voicing their thoughts and finishing projects are all results of using this method. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada kelas inklusi di satuan pendidikan nonformal, khususnya di PKBM Insan Cerdas Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diimplementasikan secara menyeluruh mulai dari asesmen awal, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Temuan ini menunjukkan efektivitas pendekatan diferensiasi dalam mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik dengan latar belakang dan potensi yang beragam. Berdasarkan temuan penelitian, terdapat tiga langkah utama yang terlibat dalam penerapan pembelajaran terdiferensiasi: asesmen awal, perencanaan pembelajaran, dan implementasi di kelas. Rencana pembelajaran disusun berdasarkan hasil asesmen awal, yang mencakup alat pemetaan bakat, asesmen psikologis, dan Penelitian Kecerdasan Ganda (MIR). Guru, psikolog, konselor bimbingan, dan orang tua bekerja sama selama fase perencanaan. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan siswa, pembelajaran terdiferensiasi menekankan perubahan pada lingkungan belajar, prosedur, produk, dan materi. Kemampuan berpikir logis yang lebih baik, pemahaman konseptual yang lebih kuat, dan kepercayaan diri siswa dalam menyuarakan pemikiran dan menyelesaikan proyek merupakan hasil dari penerapan metode ini.
Penerapan Pelatihan Barista dalam Meningkatkan Motivasi dan Kompetensi Peserta Didik Paket C di PKBM Rabel Sidoarjo Dian Bayu Iswanto; I Ketut Atmaja Johny Artha; Rivo Nughroho
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.17550

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and discuss the implementation of barista training in improving the motivation and competence of Paket C students at CLC Rabel Sidoarjo, analyze the supporting factors of barista training in enhancing student motivation and competence, and examine the inhibiting factors of barista training in this context. This research employs a qualitative method using a phenomenological case study design. The results show an increase in student motivation and competence, both in technical and non-technical skills relevant to the coffee industry, helping participants become more prepared for the workforce. The supporting factors for this training include facility support from CLC management and tutors, student enthusiasm, and guidance from experienced instructors. The inhibiting factors include limited equipment, short training duration, and diverse participant backgrounds, which pose challenges that need to be addressed to optimize the training and align it with workforce demands. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskusikan penerapan pelatihan barista dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta didik paket C di PKBM Rabel Sidoarjo, menganalisis faktor pendukung pelatihan barista dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta didik paket C di PKBM Rabel Sidoarjo, dan menganalisis faktor penghambat pelatihan barista dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta didik paket C di PKBM Rabel Sidoarjo. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian studi kasus fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan motivasi dan kompetensi peserta didik, baik dari segi keterampilan teknis maupun non-teknis yang relevan dengan industri kopi, sehingga membantu peserta lebih siap menghadapi dunia kerja. Faktor pendukung pelatihan ini, yaitu dukungan fasilitas dari pihak pengelola PKBM dan tutor, antusiasme peserta didik, dan bimbingan instruktur yang berpengalaman. Faktor penghambat pelatihan ini, yaitu keterbatasan alat, durasi pelatihan yang terbatas, dan perbedaan latar belakang peserta menjadi tantangan yang perlu diatasi agar pelatihan lebih optimal dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR ANAK PADA PEMBELAJARAN DARI RUMAH DI TK PELITA INSAN SIDOARJO Febriyanti, Hani; Johny Artha, I Ketut Atmaja
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 2 (2021): J+PLUS, Desember 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 membuat perubahan besar dalam bidang pendidikan sekaligus pemerintah mengeluarkan aturan baru untuk belajar dari rumah (learn from home) bagi anak sekolah serta bekerja dari rumah (work from home) bagi guru. Lembaga pendidikan menerapkan model pembelajaran secara daring yang dapat dilakukan dari rumah mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan motivasi belajar anak pada pembelajaran dari rumah. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi dan responden sebanyak 30 orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment. Uji validitas dan reabilitas dengan rumus pada SPSS 25.00 dengan tingkat kesalahan atau taraf signifikansi 5%. Uji normalitas dengan rumus Kolmogorov-smimov dan linieritas dengan signifikansi kurang dari 0,05% di spss 25.00. Uji hipotesis dengan statistic inferensial dengan rumus Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat koefisien korelasi sebesar 0,086 dengan signifikansi sebesar 0,05 (p>005) berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan motivasi belajar anak pada pembelajaran dari rumah. Orang tua tidak dapat menjalankan perannya kepada anak ketika belajar dari rumah sebab orang tua tidak membuat kontrak belajar akibatnya anak lebih memiliki banyak waktu bermain daripada waktu belajar. Orang tua tidak memberi perhatian dan dukungan pada perkembangan belajar anak dan anak mengalami kesulitan saat belajar serta motivasi belajar anak menjadi rendah.
HUBUNGAN STRATEGI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SAAT PANDEMI COVID-19 DI PKBM CANDRADIMUKA KAB. PASURUAN Ramadhan, M. Husein Barzany; Johny Artha, I Ketut Atmaja
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 2 (2021): J+PLUS, Desember 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh diterapkan di semua jenjang pendidikan termasuk pada paket C di PKBM, karena pandemi Covid-19. Pembelajaran menggunakan LMS (Learning Management System), Google Classroom, dan Whatsapp Group untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara strategi pembelajaran jarak jauh dengan hasil belajar peserta didik pendidikan kesetaraan paket C. Metode penelitian yang diaplikasikan yaitu dengan pendekatan kuantitatif dan dengan menggunakan korelasi product moment. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada peserta didik didik melalui google form.Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI paket C sebanyak 39 peserta didik yang aktif mengikuti pembelajaran jarak jauh (daring). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara strategi pembelajaran jarak jauh dengan hasil belajar peserta didik pendidikan kesetaraan paket C pada nilai r hitung yang memperoleh angka sebesar 0,684 lebih besar daripada nilai r tabel 0,3978. Maknanya bahwa strategi pembelajaran jarak jauh yang diterapkan dengan baik akan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik paket C.