p-Index From 2021 - 2026
5.153
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA Dwi Oktaviana; Rahman Haryadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.479 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3069

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dengan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester V kelas A dan B IKIP PGRI Pontianak dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah pada mata kuliah matematika diskrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dimana pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka rata-rata kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model PBL lebih besar daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan pembelajaran langsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang pembelajarannya menerapkan pembelajaran dengan model PBL peningkatan kemampuan pemecahan masalah secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran langsung. The purpose of this study was to determine whether the increase in student problem solving abilities with the Problem Based Learning (PBL) model was better than direct learning. This research is a quasi experimental study with a pretest-posttest control group design. The sample in this study were the fifth semester students of class A and B IKIP PGRI Pontianak with cluster random sampling technique. The research instrument used was a test problem solving ability in discrete mathematics courses. The results showed that there was an increase in problem solving abilities where hypothesis testing using the Mann-Whitney test obtained Asymp. Sig. (2-tailed) of 0,000 less than 0,05, the average problem solving ability using the PBL model is greater than the average problem solving ability using direct learning. From the results of the study, it can be concluded thet students whose learning applies PBL model increase their problem solving abilities significantly better than students whose learning used direct learning.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF (BAEI) BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana; Ersa Yuni Arty
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.963 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VII SMP Negeri 10 Sungai Kakap dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memperoleh nilai pretest dan posttest untuk kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata 53,52 dan 72,77. Setelah diterapkan pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz pada kemampuan pemecahan masalah siswa mendapatkan nilai t = 7,396 dimana = 0,05 dengan t hitung > t tabel (7,396 > 1,699) maka H0 ditolak. Dengan demikian, pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS STRATEGI HIGHER ORDER THINKING (HOT) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.339 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan modul pembelajaran matematika berbasis strategi HOT terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan rancangan 4-D menurut Thiagarajan yang merupakan perpanjangan dari Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), and Dessemination (Penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah 35 siswa SMP Koperasi Pontianak. Instrumen dalam peneltiian ini adalah lembar validasi ahli, angket dan tes. Berdasarkan hasil pengembangan, penelitian, dan pembahasan terhadap modul pembelajaran matematika berbasis strategi HOT terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP dapat simpulkan bahwa: (1) modul pembelajaran matematika berbasis strategi HOT terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP memenuhi kriteria valid dengan kategori sangat valid, kriteria praktis dengan kategori sangat praktis dan memenuhi kriteria efektif
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PENCAPAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Dwi Oktaviana; Iwit Prihatin; Fahrizar Fahrizar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.682 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i1.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Pop-Up Book berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pencapaian kemampuan pemecahan masalah siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan Thiagarajan dengan 3 tahap yaitu tahap define, design, dan develop. Produk valid dilihat dari hasil validasi ahli, produk praktis dilihat dari hasil angket, sedangkan produk efektif dilihat dari hasil uji coba. Hasil validasi para ahli memperoleh aspek materi dinyatakan valid dengan hasil sebesar 82,42%, sedangkan aspek media dinyatakan sangat valid dengan hasil sebesar 86,15%. Hasil angket respon guru memperoleh hasil sebesar 90,59%, sedangkan hasil angket respon siswa diperoleh hasil sebesar 89,12% dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji coba memperoleh hasil sebesar 81,58% dengan kriteria efektif dimana terdapat 31 siswa yang tuntas dan 7 siswa yang tidak tuntas dari standar kelulusan minimum yang ditentukan oleh sekolah adalah 75 untuk mata pelajaran matematika. Dengan demikian, dapat disimpulkan media Pop-Up Book berbasis CTL dapat menfasilitasi pencapaian kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. AbstractThis study aims to produce a Pop-Up Book media based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in achieving valid, practical, and effective problem solving abilities of junior high school students. This research is a Thiagarajan development study with 3 stages: define, design, and develop. The validity of the product is seen from the results of expert validation, the practicality of the product is seen from the results of the questionnaire, while the effectiveness of the product is seen from the results of the trial run. The results of the validation of the experts obtained the material aspect was declared valid with 82.42%, while the media aspect was declared very valid with 86.15%. The results of the teacher questionnaire responses obtained of 90.59%, while the results of student response questionnaires obtained of 89.12% with very practical criteria. The trial results obtained of 81.58% with effective criteria where there are 31 students who completed and 7 students who did not complete the minimum graduation standards determined by the school is 75 for mathematics. Therefore, it can be concluded that CTL-based Pop-Up Book media can facilitate the achievement of junior high school students' problem solving abilities.
Proses berpikir probabilistik mahasiswa pendidikan matematika ditinjau dari gender di IKIP PGRI Pontianak Hodiyanto Hodiyanto; Dwi Oktaviana
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.173 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v6i2.1963

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan proses berpikir probabilistik mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak ditinjau dari gender. Teknik pengambil sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika kelas C Sore semester V IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengukuran, dan dokumentasi, sedangkan instrumen pada penelitian ini adalah tes, pedoman wawancara, dan dokumen. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa kemampuan berpikir probabilistik mahasiswa laki-laki dan perempuan masuk dalam level 4 pada soal ruang sampel; terdapat perbedaan kemampuan berpikir probabilistik antara perempuan dan laki-laki pada kejadian dan probabilitas yaitu mahasiswa laki-laki masuk dalam level 3 sudah dapat menkonstruksikan anggota suatu kejadian dengan mengikuti pola tertentu tetapi lupa dalam menuliskan rumus untuk menghitung nilai probabilitasnya, sedangkan mahasiswa perempuan masuk dalam level 1 dalam mengkontruksikan anggota suatu kejadian dengan tidak mengikuti pola tertentu. Kemampuan berpikir probabilistik soal variabel random dan probabilitas masuk dalam level 2 yaitu mahasiswa menuliskan notasi dalam menentukan probabilitasnya tetapi dalam menentukan semua nilai yang mungkin untuk suatu probabilitas dengan tidak lengkap.
Hubungan Aktivitas dan Respon terhadap Hasil Belajar Program Linier Setelah Diterapkan Pembelajaran Genius Learning pada Program Studi Pendidikan Matematika Muchtadi Muchtadi; Hartono Hartono; Dwi Oktaviana
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5 NOMOR 1 JUNI 2017
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.688 KB) | DOI: 10.23971/eds.v5i1.668

Abstract

This research aimed to know the correlation of activity and response to the learning outcomes of linear program after applied learning genius learning on mathematics education program. The research method used is quantitative with the form of quasi-experimental research. The population of this study is all students of the sixth semester with a sample of one class obtained using cluster random sampling technique. The result of data analysis shows that there is a significant relationship between learning activities and responses to student learning outcomes after applied learning genius learning. Student learning activities make a significant contribution to student learning outcomes after the learning of genius learning is applied. Students' responses make a significant contribution to student learning outcomes after the learning of genius learning is applied.
Memasyarakatkan matematika melalui peran keluarga Marhadi Saputro; Muhamad Firdaus; Yudi Darma; Rahman Haryadi; Hartono Hartono; Yadi Ardiawan; Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana; Wandra Irvandi
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2018): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.337 KB) | DOI: 10.20414/transformasi.v14i2.577

Abstract

[Bahasa]: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan dengan judul “Memasyarakatkan Matematika Melalui Peran Keluarga”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Batu Ampar. Peserta kegiatan PKM ini adalah orang tua siswa yang berdomisili di desa Batu Ampar, yang berjumlah 30 orang. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk: (1) memberikan penyuluhan kepada masyarakat Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya tentang memotivasi dan menumbuhkan minat terhadap matematika; (2) mengetahui tanggapan masyarakat terhadap penyuluhan tentang memasyarakatkan matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa penyuluhan Memasyarakatkan Matematika Melalui Peran Keluarga di Batu Ampar ini dapat disimpulkan yaitu: (1) kegiatan penyuluhan memberikan informasi dan motivasi kepada orang tua selaku keluarga yang mempunyai peran penting dalam melakukan pendampingan belajar anak di rumah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika anak; (2) kegiatan pelatihan ini perlu diadakan kembali untuk daerah yang lain sehingga dapat menambah pengetahuan dan informasi yang akurat kepada keluarga betapa pentingnya peran mereka sebagai pendamping belajar anak. Kata kunci: Memasyaratkan, Matematika, Peran keluarga [English]: This community service program is in the form of counseling with the title "Socializing Mathematics through the Role of Families." This program was carried out in the Batu Ampar Village Hall. The participants are thirty parents of students who live in Batu Ampar village. The program aims to: (1) provide counseling to the people of Batu Ampar Subdistrict, Kubu Raya Regency about motivating and fostering interest in mathematics; (2) knowing the community's response to counseling about socializing mathematics. Community service activities in the form of counseling Socializing Mathematics through the Role of Families in Batu Ampar can be concluded, namely: (1) extension activities provide information and motivation to parents as families who have an important role in assisting child learning at home as an effort to improve the quality of learning especially children's mathematics subjects; (2) this training activity needs to be held again for other regions so that it can add accurate knowledge and information to the family how important their role is as a child learning companion. Keywords: socialize, mathematic, family role
PENGEMBANGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Dewi Purwati; Nurmaningsih Nurmaningsih; Dwi Oktaviana
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i2.4966

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi statistika kelas VIII SMP yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang digunakan adalah 4D. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket, soal pretest dan soal posttest. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi buku ajar dengan kriteria sangat valid sebesar 90,80% , tingkat kepraktisan buku ajar memiliki kriteria sangat praktis sebesar 93,76%, tingkat keefektifan dilihat dari hasil uji statistik menggunakan nilai pretest dan posttest siswa dengan hasil uji t yaitu thitung > ttabel signifikan α = 5% (α = 0,05). Artinya, terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam kemampuan pemecahan masalah, sehingga dikategorikan efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa BAEI yang dikembangkan tergolong sangat valid, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan.Abstract: This study aims to produce an Interactive Electronic Textbook (BAEI) assisted by Google Slides and Quizizz in improving problem solving skills in statistical material for class VIII SMP which reaches the level of validity, practicality, and effectiveness. The method used in this research is Research and Development (R&D) with the development model used is 4D. The instruments used are validation sheets, questionnaires, pretest questions and posttest questions. Based on the results of the study, the results of the validation of textbooks with very valid criteria of 90.80%, the level of practicality of textbooks having very practical criteria of 93.76%, the level of effectiveness seen from the results of statistical tests using students' pretest and posttest scores with the results of the t test, namely tcount > ttable significant = 5% (α = 0.05). That is, there is an increase in the value of student learning outcomes in problem solving abilities, so that it is categorized as effective. Thus, it can be concluded that the BAEI developed is classified as very valid, very practical, and effective to use.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa pada Teori Graph Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Dwi Oktaviana; Abdillah Abdillah
Jurnal Tadris Matematika Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2021.4.2.235-250

Abstract

Students abilities differ when given questions that require representing aspects to appear. This is because the ability of mathematical representation is influenced by the characteristics of the student way of thinking. The purpose of this study was to analyze the mathematical representation abilities of students in graph theory in terms of the characteristics of the way of thinking. This type of research uses qualitative research in the form of case studies. The research subjects were class B students in the sixth semester of IKIP PGRI Pontianak with one student taken for ways of thinking in Concrete Sequences (SK), Abstract Sequences (SA), Concrete Random (AK), and Abstract Random (AA) with selected using purposive sampling technique. The main instruments in this research is the researcher and the necessary supporting instruments include test questions on mathematical representation abilities, questionnaires on the characteristics of ways of thinking, and interview guidelines. To test the validity of the data used triangulation techniques. Data analysis was performed by data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study showed that students with the SK and Sa way of thinking had fulfilled all the indicators of mathematical representation abilities, namely verbal, visual, and symbolic representations because their way of thinking was detailed and mastered the concept, while students with the AA and AK thinking only met the indicators of verbal representation due to the unstructured way of thinking and not mastering the concept.
PENANAMAN SIKAP LEARNING BELIEFS FOR GREAT FUTURE PADA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH DAN MADRASAH ALIYAH Dwi Oktaviana; Hartono Hartono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i1.809

Abstract

Kegiatan pengabdian berupa penanaman sikap learning beliefs for great future pada siswa madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah di Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum II Desa Korek Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah: (1) Memahamkan sikap belajar (attitude learning) yang dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara optimal dalam proses pembelajaran; dan (2) Memahamkan keyakinan belajar (learning belief) sebagai keyakinan diri dalam belajar yang dapat menjadi motivasi. Hasil dari kegiatan pengabdian telah menambah keyakinan diri siswa dalam kegiatan belajar dan menjadi siswa yang terus percaya diri terhadap kesuksesan dalam belajar serta menjadi ajang motivasi bagi siswa untuk terus melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi, sehingga bisa menjadi siswa yang memiliki integritas dalam ilmu pengetahuan.Kata Kunci: sikap belajar, keyakinan belajar, great future.