Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analysis of Sustainable Ecotourism Development: Case Study Darmawan, I Kadek Ari; Widnyana, I Ketut; Maba, Wayan; Vipriyanti, Nyoman Utari
Journal La Sociale Vol. 7 No. 3 (2026): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v7i3.3213

Abstract

Sustainable ecotourism development is an important strategy in regional development that integrates economic, social, and environmental aspects. Teba Majalangu, located in Kesiman Kertalangu Village, East Denpasar District, which means “a place to learn about nature,” has great potential to be developed as a sustainable ecotourism destination. This study aims to analyze the development of ecotourism in Teba Majalangu by identifying its potential, challenges, and appropriate development strategies. The research method employs both qualitative and quantitative approaches using SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Data were obtained through field observations, interviews with village officials, tourism managers, and local communities, as well as documentation studies. The results show that Teba Majalangu possesses strengths such as unique natural landscapes, local cultural values, and community support, but still faces weaknesses such as limited infrastructure, lack of promotion, and low human resource capacity. Development opportunities are supported by the growing awareness of ecotourism among tourists, government support, and potential collaboration with various stakeholders, while threats include competition from other tourist destinations, environmental degradation, and climate change. Recommended strategies include optimizing natural and cultural potential, improving infrastructure and human resource capacity, strengthening promotion, and innovating sustainable tourism products. Through a holistic approach involving communities, government, and related stakeholders, the development of Teba Majalangu ecotourism is expected to improve local welfare while preserving the environment and culture.
Penguatan Tata Kelola Kelompok Wanita Tani untuk Mewujudkan Healthy Green Village Rustiarini, Ni Wayan; Vipriyanti, Nyoman Utari; Udayani, Ni Nyoman Wahyu; Wati, Ni Made Nopita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17591

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pencegahan stunting. Namun, banyak KWT masih menghadapi kelemahan dalam tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan, dan perencanaan investasi sehingga membatasi kontribusinya terhadap pembangunan desa berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas KWT Sari Bumi Lestari dalam tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan, dan pengembangan investasi kelompok guna meningkatkan keberlanjutan kelembagaan serta mendukung agenda Healthy Green Village di Desa Tuwed, Jembrana, Bali. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui lima tahapan, yaitu wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, penyuluhan terstruktur, pendampingan intensif, dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Materi penyuluhan mencakup tiga aspek utama, yaitu penguatan tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan dasar, serta perencanaan investasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan skor rata-rata meningkat dari 2,28 menjadi 4,56, yang mengindikasikan efektivitas kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola organisasi merupakan titik strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan keuangan dan pengembangan investasi sehingga KWT dapat berfungsi sebagai entitas kolektif yang akuntabel, berkelanjutan, dan berdaya ekonomi serta berkontribusi pada ketahanan pangan dan pencegahan stunting.