Articles
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISTEM PENGAPIAN
Ningtyas, Sekar A.;
Kuswana, Wowo S.;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v2i1.1163
Tujuan penelitian ini untuk mecari besar hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional. Sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang siswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup berdasarkan skala Likert. Pengujian validitas instrumennya menggunakan expert judgement. Penelitian difokuskan pada kebiasaan belajar, meliputi: kebiasaan gerak, kebiasaan verbal, kebiasaan sosial, kebiasaan moral, dan kebiasaan cara berpikir ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan belajar siswa SMK mayoritas memiliki kebiasaan belajar gerak. Hasil belajar siswa tergolong pada kategori sedang atau cukup baik. Hubungan antara kedua variabel menunjukkan positif dan signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi 0,9. Kesimpulan penelitian ini bahwa hubungan antara kebiasaan belajar siswa dengan hasil belajar sangat kuat.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Taufikurachman, Indra E.;
Kusumah, Inu H.;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 6, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v6i1.18243
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif setelah menggunakan media pembelajaran dengan media video. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tiga siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Soreang kelas X TKR yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur aktivitas belajar siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan tes. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I, II, dan III setelah menggunakan media video didapatkan persentase dengan kategori tinggi dan hasil belajar siswa setelah menggunakan media video didapatkan hasil dengan n-gain ternormalisasi pada siklus I, II, dan III dengan rata-rata yang diperoleh dapat dikategorikan sedang. Kesimpulannya yang didapat dari penelitian ini bahwa penggunaan media video pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif dengan Kompetensi Dasar mengidentifikasi alat ukur mekanik dan fungsinya dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.
Deskripsi Sarana Pembelajaran Praktikum untuk Mencapai Tingkat Kompetensi Engine Tune-Up
Jaenudin, Asep Y.;
Kusumah, Inu H.;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9625
Hasil observasi yang dilakukan pada SMK Swasta di Majalengka, menunjukkan masih kurangnya sarana praktikum di workshop Otomotif. Tujuan penelitian untuk mengetahui sarana pembelajaran praktikum di workshop Otomotif sesuai kriteria Standar Nasional Pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru produktif dan kepala bengkel. Objek penelitiannya yaitu tentang sarana pembelajaran praktikum otomotif di workshop otomotif. Â Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh persentase kelayakan sarana pembelajaran praktikum engine tune-up adalah sangat lengkap/sangat layak berdasarkan standar dari BSNP. Hasil observasi dan dokumentasi yang disesuaikan terhadap instrumen verifikasi SMK penyelenggara ujian praktikum kejuruan dari BSNP. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa sarana pembelajaran praktikum yang terdapat di workshop otomotif SMK PGRI Jatiwangi dan SMKN 1 Palasah sangat lengkap/sangat layak memenuhi standar uji kompetensi.
RELEVANSI MATERI MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN ENGINE SEPEDA MOTOR TERHADAP TUNTUTAN INDUSTRI
Susanty, Susanty;
Permana, Tatang;
Sriyono, Sriyono
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12627
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan relevansi materi pada mata pelajaran Pemeliharaan Engine Sepeda Motor dengan tuntutan industri, dan membuat pemetaan sekuen antara kedua kompetensi tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan metode evaluasi congruence model. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa dokumentasi, wawancara dan angket. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 8 Bandung dan PT. Daya Adicipta Motora Cibeureum. Partisipan dalam penelitian ini yakni Kepala Diklat divisi Service, Workshop Head, dan instruktur di PT. Daya Adicipta Motor. Partisipan dari pihak SMKN 8 Bandung yakni Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum serta Guru paket keahlian Teknik Sepeda Motor. Hasil dari relevansi antar kedua kompetensi tersebut adalah 70,3%, hasil ini menunjukkan bahwa relevansi materi pemeliharaan engine sepeda motor di SMKN 8 Bandung termasuk kategori relevan. Pemetaan sekuen dari kedua kompetensi tersebut menghasilkan bahwa kompetensi mata pelajaran pemeliharaan engine sepeda motor sudah sesuai dengan tuntutan industri
PENGGUNAAN SIMULATOR WIPER DAN WASHER UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN SISWA SMK
Santoso, Yana B.;
Permana, Tatang;
Mubarok, Ibnu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i2.15198
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran simulator wiper dan washer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experimental dengan jenis one group pretest posttest. Instrumen penelitian menggunakan tes yang telah divalidasi oleh ahli materi dan media. Responden penelitianini sebanyak 37 orang siswa SMK. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar dengan menggunakan simulator rata-rata naik dengan rata-rata 81. Indeks peningkatan hasil belajar sebesar 0,58 yang menunjukkan cukup baik. Kesimpulan penelitian ini bahwa pembelajaran dengan simulator wiper dan washer memiliki pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
STUDI TENTANG KETERCAPAIAN STANDAR UJI KOMPETENSI SISWA DALAM MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN DI SMK
Saepulloh, Asep R.;
Sumarna, Nana;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4544
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ketercapaian standar uji kompetensi nasional, dalam mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kompetensi dasar sistem penerangan. Penilaiannya ditinjau dari enam komponen atau aspek, yaitu: pengetahuan, persiapan kerja, proses, hasil kerja, sikap kerja dan waktu kerja. Metode yang digunakan adalah metode one-shoot case study dengan sampel penelitian 36 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Katapang. Data yang diperoleh dari hasil observasi uji kompetensi, dengan lembar observasi yang bersumber dari Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah di uji kesahihannya oleh guru pengampu mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan melalui pertimbangan ahli (expert judgment). Hasil penelitian menunjukan bahwa 27 dari 36 sampel telah memenuhi standar uji kompetensi nasional mata pelajaran pemeliharan kelistrikan kompetensi dasar sistem penerangan. Hasil tersebut ditinjau dari komponen penilaian pengetahuan, komponen penilaian persiapan, komponen penilaian proses, komponen penilaian hasil, komponen penilaian waktu dan komponen penilaian sikap.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMASANG SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK
Sidiq, Hanif A;
Suhayat, Dede;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12618
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran kelistrikan Kompetensi Dasar memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Tutor Sebaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang dilakukan pada kelas XI TKRÂ SMK Budi Raksa Lembang sebanyak 32 siswa. Metode tutor sebaya adalah metode belajar mengajar dengan bantuan seorang peserta didik yang kompeten untuk mengajar peserta didik lainnya. Pengumpulan data yang dilakukan untuk mengukur aktivitas belajar siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan pengumpulan data untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan performance test. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dan siklus II berturut-turut dalam kategori tinggi dan kategori sangat tinggi dan peningkatan hasil belajar siswa dengan n-gain dinormalisasi pada siklus I sebesar 0.61 dalam kategori sedang dan pada siklus II sebesar 0.77 pada kategori tinggi. Kesimpulannya bahwa dengan penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran kelistrikan Kompetensi Dasar memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan.
PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI DENGAN METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK
Mutholib, Huda H.;
Kuswana, Wowo S.;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4549
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan metode pembelajaran demonstrasi dengan metode tutor sebaya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMKN Bantarkalong paket pilihan teknik kendaraan ringan yang berjumlah 4 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 140 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar metode demonstrasi dan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar metode tutor sebaya. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test dan post test, kedua soal tes tersebut digunakan untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasil pengolahan, analisis pengujian data diperoleh rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar metode demonstrasi sebesar 81,73 dan rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar metode tutor sebaya sebesar 77,3. Hasil perhitungan N-Gain pada kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar metode demonstrasi sebesar 0,5, sedangkan hasil perhitungan N-Gain pada kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar metode tutor sebaya sebesar 0,35. Perbedaan penggunaan bahan ajar metode demonstrasi dengan bahan ajar metode tutor sebaya terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,23. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar metode demonstrasi berada pada kategori sedang; rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar metode tutor sebaya berada pada kategori sedang; peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen (pembelajaran menggunakan metode demonstrasi), lebih baik dibandingkan dengan peningkatan hasil belajar kelas kontrol (pembelajaran dengan metode tutor sebaya).
Analisis Sarana Praktik pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan di SMK
Saputra, Yan;
Permana, Tatang;
Suhayat, Dede
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7451
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana praktik dan rasio alat dengan jumlah siswa pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sarana praktik sebesar 90% dan rasio jumlah alat dengan jumlah siswa sebesar 83%, sehingga ketersediaan sarana praktik dan rasio alat dengan jumlah siswa dikategorikan sangat layak, hal tersebut menunjukkan faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa belum mencapai KKM bukan terletak pada faktor sarana pembelajaran, ada faktor lainya seperti kurikulum, metode mengajar yang diterapkan guru, kesiapan siswa, waktu sekolah dan lingkungan sosial siswa di sekolah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division terhadap Aktivitas, Interaksi, dan Hasil Belajar Siswa SMK
Zahra, Nurbaiti;
Suherman, Amay;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9635
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas, interaksi, dan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada standar kompetensi sistem rem materi rem cakram. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen nonequivalent control group design pre-test post-test. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI TSM SMK Doa Bangsa berjumlah 60 siswa, terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooeratif tipe STAD, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode diskusi. Hasil penelitian pada kelas eksperimen menunjukkan aktivitas belajar siswa 70% dan interaksi belajar siswa 63%. Pada kelas kontrol menunjukkan aktivitas beajar siswa 61% dan interaksi belajar siswa 57%. Hasil analisis dari skor gain ternormalisasi didapatkan N-Gain kelas eksperimen 71% pada kategori tinggi dan N-Gain kelas kontrol 47% pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis regresi ganda didapatkan nilai signifikan 0.038. nilai ini lebih kecil adari taraf signifikan yang ditetapkan yaitu 0.05, sehingga Ho ditolak.