Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS METODE PENELITIAN KUANTITATIF DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Asy'ari Asy'ari; Dwi Ajeng Maulidya Makalao; Irawan Irawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2023): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v11i2.3796

Abstract

This study aims to improve understanding of quantitative research methods in the context of Islamic education management. The research method used is a qualitative literature study with a descriptive approach. The use of quantitative methods in Islamic education management research improves understanding of the factors that influence effectiveness. Challenges include a lack of understanding of the method, incomplete data, unrepresentative samples, and limited resources. The application of information and communication technology supports innovative approaches in Islamic education management. Quantitative methods help to understand the factors affecting effectiveness in Islamic education. Challenges include a lack of understanding, a lack of data, representative samples, and limited resources. The use of technology provides innovation, but challenges include access and practitioner skills.
FREE CURRICULUM MANAGEMENT BASED ON CONSTRUCTIVIST THEORY Makalao, Dwi Ajeng Maulidya; Asy’ari, Asy’ari; Supardi, Acep; Badrudin, Badrudin
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 1 (2024): Second International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the Free Curriculum based on Constructivism Theory at SMK Negeri 1 Rancaekek. The research employs a qualitative approach with data collection methods through interviews and observations. The results indicate that in curriculum planning, teachers formulate learning outcomes based on student needs in accordance with constructivist principles. The implementation of the free curriculum is carried out by applying a student-centered approach and involving interaction with the environment. Teachers also act as facilitators who support students' knowledge construction. Learning evaluation includes self-reflection and a review of materials to assess students' understanding. The main challenge is the lack of facilities and infrastructure, which is addressed by optimizing resource utilization. In conclusion, the application of constructivism theory in the Free Curriculum at SMK Negeri 1 Rancaekek has successfully created adaptive and student-centered learning.
Transformasi Sosial Melalui Pendidikan Non-Formal: Studi Empiris Tentang Inovasi Menejemen Rintisan Inisiatif PKBM Makalao, Dwi Ajeng Maulidya; Basith, Fardan Abdul
Journal of Islamic Education Leadership Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jmpi.v5i1.1416

Abstract

Pendidikan memegang peran sentral dalam membentuk tatanan sosial yang inklusif dan berdaya. Di wilayah perdesaan, di mana akses terhadap pendidikan formal masih terbatas, pendekatan alternatif menjadi kebutuhan mendesak dalam upaya menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah pengembangan pendidikan nonformal melalui lembaga seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Patriot Desa dalam merancang menejemen dan mengembangkan PKBM di Desa Cikurutug, serta sejauh mana inisiatif tersebut mampu menghadirkan pendidikan yang transformatif dan berdampak pada perubahan sosial masyarakat desa. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi desa-desa lain dalam upaya membangun pendidikan berbasis komunitas yang kontekstual dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris bagaimana peran Patriot Desa dalam merancang dan mengembangkan PKBM di Desa Cikurutug, serta sejauh mana inisiatif tersebut mampu menghadirkan pendidikan yang transformatif dan berdampak pada perubahan sosial masyarakat desa. Sebagaiupaya membangun pendidikan berbasis komunitas yang kontekstual dan berkelanjutan. Pemetaan yang di peroleh dari penilaian berdasarkan dimensi (Kesehatan, Pendidikan dan Modal Sosial) Yang didapatkan dari data wibesite idm.kemendesa.go.id. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mendasarkan pengetahuan dan kesimpulan pada pengamatan dan eksperimen langsung.
THE EXISTENCE OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN INCREASING THE POTENTIAL AND COMPETITIVENESS OF STUDENTS TOWARDS A GOLDEN INDONESIA 2045 Asy’ari, Asy’ari; Makalao, Dwi Ajeng Maulidya; Yusuf, Ilham Agustian Widia; Badrudin, Badrudin
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 2 (2024): Third International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the role of Islamic boarding schools (pesantren) in enhancing the potential and competitiveness of students (santri) to support the vision of Golden Indonesia 2045. Using a qualitative approach and a case study at Mazro'atul Ulum Islamic Boarding School, the research explores how an inclusive and adaptive curriculum, as well as interactions between santri and non-santri, contribute to shaping an inclusive and competitive social identity. The findings show that the diverse social environment in pesantren influences the curriculum and teaching methods to meet the needs of both santri and non-santri. The use of modern technology in learning also supports santri's digital skills relevant in the global era. The pesantren’s involvement in social activities strengthens the relationship between pesantren and the surrounding community, fostering constructive social harmony. These findings indicate that pesantren can become educational centers that produce highly competitive generations with a global outlook, while remaining firmly rooted in traditional values, in line with the goals of Golden Indonesia 2045
Peran Kepemimpinan Di Era Multieduhealthtainment 5.0 Makalao, Dwi Ajeng Maulidya; Hasan, Nugraha; Soeratin, Harry Z
Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama) Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jinnsa.v4i1.1095

Abstract

Tantangan kepemimpinan di era Multieduhealthtainment 5.0 mencakup perubahan teknologi, pergeseran dalam pendidikan, dan risiko penggunaan teknologi seperti keamanan data dan privasi. maka dari itu perlu untuk mengetahui Peran Kepemimpinan di Era Multieduhealthtainment 5.0 untuk memahami bagaimana kepemimpinan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan pesat dalam teknologi, pendidikan, kesehatan, dan hiburan yang mempengaruhi cara individu dan organisasi berinteraksi dan beroperasi. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif analitik dokumen dan teknik analisis dokumen untuk menjelaskan situasi yang diteliti. Peran kepemimpinan di era Multieduhealthtainment 5.0 sangat penting dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang. Pemimpin harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan dan penawaran serta memiliki kemampuan untuk memelihara kelompok dan membuat keputusan yang baik. Dari sudut pandang Islam, kepemimpinan harus mencerminkan nilai-nilai agama dan moral. Kepemimpinan dapat berperan penting dalam mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, dan hiburan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh dengan memanfaatkan teknologi canggih. Kepemimpinan harus beradaptasi dengan perubahan di era Multieduhealthtainment 5.0, mencerminkan nilai-nilai agama dan moral, serta menyesuaikan metode pendidikan baru.
STRATEGI PENGUATAN NILAI MULTIKULTURAL DI IAIN MANADO DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM Dwi Ajeng Maulidya Makalao; Asy'ari Asy'ari; Acep Ruskandar; Uus Ruswandi
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 14 No 1 (2026): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v14i1.6680

Abstract

This study explores the strategy of strengthening multicultural values at IAIN Manado within the framework of Islamic higher education management. The research is based on the urgency of multicultural education as a response to Indonesia’s diverse sociocultural landscape. It addresses three main questions: how multicultural education is conceptualized at IAIN Manado, what strategies and practices are implemented, and what challenges and opportunities are encountered. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. Findings reveal that multicultural education is embedded in institutional policies, academic practices, and campus social activities, such as culturally responsive curriculum integration, interfaith forums, and gender equality training. Lecturers' strategies reflect equitable and diversity-responsive pedagogy. Despite challenges such as limited gender-inclusive facilities and lack of intercultural communication training, institutional commitment and local community involvement provide strategic opportunities. These findings showcase a model of inclusive Islamic higher education that is contextually relevant to fostering a multicultural society.