Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN HUMAN CAPITAL DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL DI DISTRIK TANAH MIRING KABUPATEN MERAUKE Hubertus Oja; Funisia Lamalewa; Elisabeth Lia Riani Kore
SOCIETAS Vol 7 No 2 (2018): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v7i02.1030

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penguatan human capital dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal Di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat tani dengan berbasiskan pada kelompok usaha tani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data terdiri dari studi pustaka dan studi lapangan melalui pengamatan, wawancara. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penguatan human capital bagi masyarakat local di Distrik Tanah Miring masih rendah, hal ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat local itu sendiri yang secara tidak langsung akan memberikan dampak pada tingkat kesenjangan ekonomi antara masyarakat local dan masyarakat transmigrasi. Pola pelatihan yang diberikan dari berbagai pihak belum berdasarkan analisis kemampuan masyarakat local yang masih terbatas baik dari segi pengetahuan maupun tingkat pemahamannya karena proses pertanian masyarakat local masih bersifat tardisional dan masih bergantung kuat pada alam, dilain pihak pelatihan yang diberikan belum diimbangi dengan pendampingan langsung kepada masyarakat untuk memperaktikan secara langsung kepada masyarakat yang sudah menerima pelatihan, karena masyarakat local akan mudah memahami suatu hal yang diberikan dengan cara memperaktikan secara langsung yang dilakukan secara rutinitas. Kata Kunci: Penguatan human capital masyarakat local; Pemberdayaan ekonomi masyarakat local
ETIKA BIROKRASI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MERAUKE Rismawati Rismawati; Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 8 No 1 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v8i01.1581

Abstract

This study aims to determine the ethics of the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency. The population in this study were employees at the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency, amounting to 70 people and the sample used was 40 people using the simple random sampling formula. This research uses quantitative re search. The test uses multiple linear regression analysis with variable measurements using a Likert scale and processed using the software SPSS 21 for windows. The results of this study indicate that partially understanding has a positive and significant effect on the ethics of the bureaucracy in the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency. Partially appreciation has a positive and significant effect on the bureaucracy’s ethics in the Merauke District Population and Civil Registration Service. Partial practice has a positive and significant effect on the bureaucratic ethics of the Merauke Regency Population and Civil Registration Service. Simultaneously understanding, appreciation and practice have a positive and significant effect on the bureaucratic ethics of the Merauke Regency Population and Civil Registration Service.
Kepuasan Pasien Jasa Pelayanan Kesehatan Mitra Kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Hubertus Oja; Hesty Tambajong; Nining Pole
SOCIETAS Vol 8 No 2 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v8i2.2510

Abstract

Bidang penting dalam pelayanan publik yakni bidang kesehatan karena kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap orang untuk mendapatkan hidup sehat. Seyogianya pelayanan bidang kesehatan masih menjadi issu sentral dalam mendapatkan pelayanan yang berkualitas untuk mewujudkan nilai kepuasan bagi masyarakat. Tujuan kajian ini untuk menganalisis kepuasan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data menggunakan: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepusan pasien Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial kesehatan masih belum memberikan nilai kepuasan bagi pasien pengguna jasa pelayanan rumah sakit sebagai mitra kerja Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial. Berdasarkan hasil analisis data ketidakpusan pasien terhadap pelayanan kesehatan meliputi sikap petugas kesehatan dalam tindakan medis kurang menunjukan sikap ramah kepada pasien dan kurang memiliki sikap empaty kepada pasien melalui perhatian secara khusus deri petugas medis dalam meringankan beban batin pasien terhadap penyakit yang diderita. Fasilitas pelayanan yang belum maksimal dalam memberikan pelayanan juga menimbulkan ketidakpuasan pasien. Sedangkan hal yang perlu ditingkatkan yakni ketanggapan petugas medis dalam menangani keluhan pasien, serta proses kerja sesuai dengan prosedur kerja dan pelayanan yang diberikan selalu tepat pada waktu. Kepuasan pasien merupakan akumulasi dari keseluruhan proses tindakan yang diberikan melalui aktivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan Kelompok Usaha Tani Berbasiskan Pemberdayaan Masyarakat Petani Padi Paul Adryani Moento; Rangga Kusumah; Apolus Betaubun; Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 9 No 1 (2020): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v9i1.2782

Abstract

The purpose of this study is to analyze the Government's Program in Strengthening Farmer BusinessGroups Based on the Empowerment of Rice Farmers Communities. The method used to achieve the goalis to provide education to the rice farming community based on farming groups. The research uses aqualitative approach, while data collection techniques consist of literature study and field studies throughobservation, interviews. The data analysis process includes data reduction, data presentation, anddrawing conclusions. The results in the field stated that the socialization was carried out to provideunderstanding to farmer groups in kuprik village to challenge how to develop an agricultural program,then PPL Officers conducted field supervision to farmer groups, by providing motivation and structureddirection on how to obtain and manage quality harvests. . Then PPL officers also analyze the problemsthat occur in kuprik village agricultural land, a problem that they can continue to the agriculturedepartment to find solutions in order to create quality crops. Furthermore, the marketing facilities forrice harvest from farmers are not provided by the government. The harvest from the farmers communityin Kampung Kuprik is sold alone
Fungsi Pengawas Bidang SMP Dalam Melakukan Monitoring Terhadap Kualitas Pendidikan Yohanis E Teturan; Marce Fero Wakim; Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v10i1.3472

Abstract

Pengawasan yang berkualitas adalah pengawasan yang dilakukan pada semua sekolah dan membantuguru dan sekolah dalam hal peningkatan sistem belajar mengajar maupun pengelolaan sekolah. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pengawasan pendidikan terhadap Sekolah MenengahPertama di Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatandeskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datayaitu, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menemukan Pelaksanaanpengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke belummaksimal. Hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber daya manusia yakni pengawas sekolah yangtersedia di dinas tidak seimbang dengan jumlah sekolah yang ada sehingga berpengaruh terhadapjangkauan pengawas ke sekolah binaan menjadi berkurang dan tidak merata. Kunjungan pengawas lebihintens dilakukan pada sekolah yang ada di kota sedangkan sekolah yang berada di pinggiran dan pelosokkunjungan hanya dilakukan tiga bulan sekali bahkan terdapat sekolah yang sangat jarang dilakukanpengawasan. Padahal dengan kunjungan pengawas yang teratur dapat membantu sekolah dalam melihatkekurangan sekolah untuk segera diperbaiki. Hal lain yang membuat pelaksanaan pengawasan belummaksimal adalah karena kekurangan dana. Untuk melakukan pengawasan pada sekolah yang jauh,pengawas kadang menggunakan uang pribadi karena dana supervisi yang diberikan pemerintah tidakmencukupi. Selain itu, kondisi geografis yang menantang juga membuat pengawas sulit mengunjungisekolah.
Kekuatan Bakal Calon Dalam Pemilihan Kepala Daerah Yulius Beruatyaan; Hubertus Oja; Yohanes E Teturan
SOCIETAS Vol 10 No 2 (2021): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elit dan kekuasaan merupakan dua variabel yang tidak dapat dipisahkan, karena elit adalah merupakan sekelompok orang yang memiliki sumber-sumber kekuasaan dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalis kekuatan politik dalam proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2018. Metode pendekatan dalam penelitian ini bersifat kulaitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan kekuatan politik pabiroda bakal calon masing-masing dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maluku Tenggara dengan menggunakan pendekatan secara birokrasi yang merupakan salah satu unsur untuk mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu bakal calon karena melihat pada kebijakan dan kinerja yang berdampak langsung di masyarakat, sedangkan pemanfaatan partai politik tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh bakal calon masing-masing karena kinerja Dewan Perwakilan Rakyat yang merupakan interpertasi dan juga representasi dari partai politik kurang memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Pemanfaatan kekuatan bakal calon masing-masing sebagai took adat dan tokoh agama hanya untuk mencegah konflik di tengah-tengah masyarakat.
Pemahaman Mata Ajar Nasionalisme Calon Pegawai Negeri Sipil Agus Sediadi Tamtanus; Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 11 No 1 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planting the spirit of nationalism as a conscious effort to realize the state civil apparatus that has a love for the state in providing its service to the community through service by upholding the values of Pancasila and piety to God Almighty. The implementation of nationalism is one of the efforts to minimize the influence of radicalism in the campus area. The purpose of this study was to evaluate participants' understanding of nationalism. To measure participants' understanding using pre-test and post-test methods. The results showed that academic examinations, nationalism teaching points were recorded on average between 86.47-89.90. This gives an indication that the understanding of nationalism can be well understood. The high sense of nationalism of participants is characterized by the presence of many from outside Merauke from various regions in Indonesia to serve as civil servants. The Internalization Stage of the Basic Values of the Civil Servant Profession, especially Nationalism is included in the satisfactory category; Stage of Formation of Attitudes and Behaviors Of Civil Servants, this stage of learning equips participants with the ability to improve disciplined behavior, physical and spiritual health as satisfactory public servants; The Actualization Stage, the learning stage of participants in actualizing the basic values of the Civil Servant Profession, regarding knowledge about the position and role of civil servants in the Unitary State of the Republic of Indonesia entered the category of satisfactory.
Strategi Pemberdayaan Perempuan Korban Tindak kekerasan Hesty Tambajong; Hubertus Oja
Musamus Journal of Public Administration Vol 4 No 1 (2021): Musamus Journal Of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v4i1.3888

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam memberdayakan perempuan korban tindak kekerasan di Kelurahan Kelapa Lima Merauke Data analisis menggunakan metode kualitatif, teknik analisa data, penulis menggunakan tiga tahap yaitu:reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam memberdayakan perempuan korban tindak kekerasan yaitu memberdayakan perempuan korban tindak kekerasan di Kelurahan Kelapa Lima. Namun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merauke memiliki kendala dalam memberdayaan perempuan yaitu keterbatasan Sumber Daya Manusia yang dimiliki, anggaran dan kurangnya kerjasama dengan pihak swasta, lembaga pemberdayaan dan dinas terkait lainnya. Untuk itu perlu penambahan Sumber Daya Manusia di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, manajemen keuangan dengan sebaik-baiknya dan menjalin kerjasama dengan pihak swasta, lembaga pemberdayaan dan dinas terkait lainnya untuk mendukung pelaksanaan program milik Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merauke
Kampung Muram Sari sebagai Sentra Pengelola Administrasi Pemerintahan Unggulan di Kabupaten Merauke Paul Adryani Moento; Hubertus Oja; Abdul Rizal
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i4.2142

Abstract

Muram Sari Village is one of the villages in the Semangga District, Merauke Regency. This village has a population of 1,496 people with a growth rate of 0.61%. This number fluctuates from year to year, one of which is caused by the lack of population administration management so it is very important to make improvements. This condition is in line with the government program as outlined in the Law of the Republic of Indonesia Number 6 of 2014 concerning Villages that the village has the authority to regulate its own village both in terms of government administration equipment, villages, village finances, customs, village development, village assets, government agencies. village-owned businesses and even the village government itself with the aim of having strong legality. A village that has a neat government administration system certainly involves village apparatus who are proficient and have mastery of technology in managing it. Village management involves all government officials, both at the sub-district and village levels. The apparatus should have optimal capabilities in carrying out their duties in supporting the government system. It is very appropriate if the village area becomes the target of implementing government and development activities, considering that the village government is the lowest government base in the government structure which will determine the success of a comprehensive National Development.
Kekuatan Bakal Calon Dalam Pemilihan Kepala Daerah Yulius Beruatyaan; Hubertus Oja; Yohanes E Teturan
SOCIETAS Vol 10 No 2 (2021): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elit dan kekuasaan merupakan dua variabel yang tidak dapat dipisahkan, karena elit adalah merupakan sekelompok orang yang memiliki sumber-sumber kekuasaan dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalis kekuatan politik dalam proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2018. Metode pendekatan dalam penelitian ini bersifat kulaitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan kekuatan politik pabiroda bakal calon masing-masing dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maluku Tenggara dengan menggunakan pendekatan secara birokrasi yang merupakan salah satu unsur untuk mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu bakal calon karena melihat pada kebijakan dan kinerja yang berdampak langsung di masyarakat, sedangkan pemanfaatan partai politik tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh bakal calon masing-masing karena kinerja Dewan Perwakilan Rakyat yang merupakan interpertasi dan juga representasi dari partai politik kurang memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Pemanfaatan kekuatan bakal calon masing-masing sebagai took adat dan tokoh agama hanya untuk mencegah konflik di tengah-tengah masyarakat.
Co-Authors Abdul Rizal Adryani Moento, Paul Aflaubun, Paskalina Agus Sediadi Tamtanus Aimok, Godefridus Alexander Phuk Tjilen Alfredo Mowainop Andri Irawan Andri Irawan Apolus Betaubun Dapot Pardamean Saragih Deddy T Tikson Desi Rachmawati E. Teturan, Yohanis Edoardus E Maturbongs, Edoardus E Eka Sugiarti Setianingrum Eko Rachmat Saputro Elisabeth Lia Riani Kore Erwin Nugraha Purnama Everitus Rikardus Ferdinan Watkuk Fransin Kontu Fransin Kontu Fransin Kontu Fransin Kontu Funisia Lamalewa Funnisia Lamalewa Haris, Umiyati hesty tambajong Hesty Tambajong Hesty Tambajong Hesty Tambajong Hesty Tambajong Hesty Tambajong Hesty Tambajong, Hesty Hesty Tambajong; Imelda C. Laode Imelda Carolina Laode Izak Wayangkau Jasmin, Putri Ramadhani Jeni Paresa Jeujanan, Welhelmina Kanisius Wiki Kartika Sari Kontu, Francin Lekatompessy, Ransta L. Marce Fero Wakim Mardiana, Wa Ode Sitti Maryani Febry Mengko Meisaroh, Yuyun Melia Pasaribu Moento, Paul Moento, Paul A. Moento, Paul Adryani Muhammad Hasan Lefuy Najdah Thalib Nining Pole Nur Jalal Nurkholis Syukron Parman Jasnur Paul A Moento Paul A. Moento Paul Adryani Moento Paul Adryani Moento Paul Adryani Moento Prasetya, Muhammad Novan Putriyani Putriyani Rachmat Agung Puank Parukka Rangga Kusumah Ransta L Lekatompessy Ransta L. Lekatompessy Reki D Samkakai Ririhena, Samel W. Rismawati Rismawati Rovingah Rovingah Saleky, Dandy Samel W Ririhena Samel W. Ririhena Samuel Atbar Samuel Waas, Samuel Saragih, Dapot Pardamean Sil Maria Ungirwalu Sonya Mabel Suryadi Lambali Syahrabuddin Husen Enala Syahruddin Syahruddin Tambajong , Hesty The, Janny Trinovianto George Reinhard Hallatu Umiyati Haris Umiyati Haris Vincenso Serano Vinsenco R. Serano Vinsenco Roberto Serano Wa Ode Sitti Mardiana Welhelmina Jeujanan Yulius Beruatyaan