Articles
Pemahaman Mata Ajar Nasionalisme Calon Pegawai Negeri Sipil
Agus Sediadi Tamtanus;
Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 11 No 1 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Planting the spirit of nationalism as a conscious effort to realize the state civil apparatus that has a love for the state in providing its service to the community through service by upholding the values of Pancasila and piety to God Almighty. The implementation of nationalism is one of the efforts to minimize the influence of radicalism in the campus area. The purpose of this study was to evaluate participants' understanding of nationalism. To measure participants' understanding using pre-test and post-test methods. The results showed that academic examinations, nationalism teaching points were recorded on average between 86.47-89.90. This gives an indication that the understanding of nationalism can be well understood. The high sense of nationalism of participants is characterized by the presence of many from outside Merauke from various regions in Indonesia to serve as civil servants. The Internalization Stage of the Basic Values of the Civil Servant Profession, especially Nationalism is included in the satisfactory category; Stage of Formation of Attitudes and Behaviors Of Civil Servants, this stage of learning equips participants with the ability to improve disciplined behavior, physical and spiritual health as satisfactory public servants; The Actualization Stage, the learning stage of participants in actualizing the basic values of the Civil Servant Profession, regarding knowledge about the position and role of civil servants in the Unitary State of the Republic of Indonesia entered the category of satisfactory.
Hubungan Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai
Reki D Samkakai;
Hubertus Oja;
Deddy T Tikson;
Suryadi Lambali
SOCIETAS Vol 11 No 2 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Beberapa permasalahan ASN di Kabupaten Merauke adalah nilai kinerja (SKP) setiap tahunnya menurun, penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensinya, ketidaksesuaian pendidikan dengan uraian tugas yang dibebankan, dan tingkat kehadiran pegawai pada jam kerja yang kurang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara kompetensi dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai di Kantor Pemerintah Kabupaten Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan analisis bivariat yaitu korelasi Somers’d dan pengolahannya menggunakan bantuan sofware SPSS 21. Populasi dalam penelitan ini adalah meliputi seluruh pegawai di Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke yaitu sejumlah 5.453 orang. Untuk Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan menggunakan rumus slovin yaitu sejumlah 372 responden. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kompetensi secara signifikan terdapat asosiasi yang kuat dengan kinerja pegawai di Kantor Pemerintah Kabupaten Merauke. Hal ini menunjukan bahwa ketika kompetensi pegawai semakain baik maka akan kinerja pegawai juga semakin baik, dan disiplin kerja secara signifikan terdapat asosiasi yang kuat dengan kinerja pegawai di Kantor Pemerintah Kabupaten Merauke. Hal ini menunjukan bahwa ketika disiplin kerja pegawai semakain baik maka akan kinerja pegawai juga semakin baik.
Strategi Badan Usaha Milik Kampung Dalam Pengelolaan Wisata 1000 Musamus
Hesty Tambajong;
Hubertus Oja;
Samel W. Ririhena;
Erwin Nugraha Purnama;
Rovingah Rovingah
SOCIETAS Vol 11 No 2 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wisata 1000 Musamus merupakan destinasi wisata dengan potensi alam yang sangat besar dan istimewa, wisata ini terletak di Kampung Salor Indah dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Bintang Terang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan memahami strategi Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dalam Pengelolaan Wisata 1000 Musamus di Kampung Salor Indah Distrik Kurik Kabupaten Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh BUMK dalam mengelola Wisata 1000 Musamus berjalan kurang maksimal. Pada perumusan strategi terlihat bahwa strategi yang dirumuskan yaitu: mengadakan pagelaran setiap bulannya, cara mempromosikan Wisata 1000 Musamus dan pengadaan fasilitas di Wisata 1000 Musamus. Kemudian, dalam pelaksanaannya strategi yang telah direncanakan tidak dapat berjalan dengan maksimal. Evaluasi dari strategi yang telah dilaksanakan bahwa akibat kurang maksimalnya promosi yang dilakukan baik melalui media cetak, elektronik dan media sosial, sehingga berpengaruh terhadap target pendapatan dan mempengaruhi keterbatasan anggaran yang digunakan untuk membangun sarana dan prasarana wisata, serta adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan rencana membuat pagelaran setiap bulannya tidak dapat terlaksanakan secara rutin.
ETIKA BIROKRASI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MERAUKE
Rismawati Rismawati;
Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 8 No 1 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v8i01.1581
This study aims to determine the ethics of the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency. The population in this study were employees at the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency, amounting to 70 people and the sample used was 40 people using the simple random sampling formula. This research uses quantitative re search. The test uses multiple linear regression analysis with variable measurements using a Likert scale and processed using the software SPSS 21 for windows. The results of this study indicate that partially understanding has a positive and significant effect on the ethics of the bureaucracy in the Population and Civil Registration Service of Merauke Regency. Partially appreciation has a positive and significant effect on the bureaucracy’s ethics in the Merauke District Population and Civil Registration Service. Partial practice has a positive and significant effect on the bureaucratic ethics of the Merauke Regency Population and Civil Registration Service. Simultaneously understanding, appreciation and practice have a positive and significant effect on the bureaucratic ethics of the Merauke Regency Population and Civil Registration Service.
Kepuasan Pasien Jasa Pelayanan Kesehatan Mitra Kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Hubertus Oja;
Hesty Tambajong;
Nining Pole
SOCIETAS Vol 8 No 2 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v8i2.2510
Bidang penting dalam pelayanan publik yakni bidang kesehatan karena kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap orang untuk mendapatkan hidup sehat. Seyogianya pelayanan bidang kesehatan masih menjadi issu sentral dalam mendapatkan pelayanan yang berkualitas untuk mewujudkan nilai kepuasan bagi masyarakat. Tujuan kajian ini untuk menganalisis kepuasan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data menggunakan: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepusan pasien Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial kesehatan masih belum memberikan nilai kepuasan bagi pasien pengguna jasa pelayanan rumah sakit sebagai mitra kerja Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial. Berdasarkan hasil analisis data ketidakpusan pasien terhadap pelayanan kesehatan meliputi sikap petugas kesehatan dalam tindakan medis kurang menunjukan sikap ramah kepada pasien dan kurang memiliki sikap empaty kepada pasien melalui perhatian secara khusus deri petugas medis dalam meringankan beban batin pasien terhadap penyakit yang diderita. Fasilitas pelayanan yang belum maksimal dalam memberikan pelayanan juga menimbulkan ketidakpuasan pasien. Sedangkan hal yang perlu ditingkatkan yakni ketanggapan petugas medis dalam menangani keluhan pasien, serta proses kerja sesuai dengan prosedur kerja dan pelayanan yang diberikan selalu tepat pada waktu. Kepuasan pasien merupakan akumulasi dari keseluruhan proses tindakan yang diberikan melalui aktivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan Kelompok Usaha Tani Berbasiskan Pemberdayaan Masyarakat Petani Padi
Paul Adryani Moento;
Rangga Kusumah;
Apolus Betaubun;
Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 9 No 1 (2020): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v9i1.2782
The purpose of this study is to analyze the Government's Program in Strengthening Farmer BusinessGroups Based on the Empowerment of Rice Farmers Communities. The method used to achieve the goalis to provide education to the rice farming community based on farming groups. The research uses aqualitative approach, while data collection techniques consist of literature study and field studies throughobservation, interviews. The data analysis process includes data reduction, data presentation, anddrawing conclusions. The results in the field stated that the socialization was carried out to provideunderstanding to farmer groups in kuprik village to challenge how to develop an agricultural program,then PPL Officers conducted field supervision to farmer groups, by providing motivation and structureddirection on how to obtain and manage quality harvests. . Then PPL officers also analyze the problemsthat occur in kuprik village agricultural land, a problem that they can continue to the agriculturedepartment to find solutions in order to create quality crops. Furthermore, the marketing facilities forrice harvest from farmers are not provided by the government. The harvest from the farmers communityin Kampung Kuprik is sold alone
Fungsi Pengawas Bidang SMP Dalam Melakukan Monitoring Terhadap Kualitas Pendidikan
Yohanis E Teturan;
Marce Fero Wakim;
Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v10i1.3472
Pengawasan yang berkualitas adalah pengawasan yang dilakukan pada semua sekolah dan membantuguru dan sekolah dalam hal peningkatan sistem belajar mengajar maupun pengelolaan sekolah. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pengawasan pendidikan terhadap Sekolah MenengahPertama di Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatandeskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datayaitu, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menemukan Pelaksanaanpengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke belummaksimal. Hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber daya manusia yakni pengawas sekolah yangtersedia di dinas tidak seimbang dengan jumlah sekolah yang ada sehingga berpengaruh terhadapjangkauan pengawas ke sekolah binaan menjadi berkurang dan tidak merata. Kunjungan pengawas lebihintens dilakukan pada sekolah yang ada di kota sedangkan sekolah yang berada di pinggiran dan pelosokkunjungan hanya dilakukan tiga bulan sekali bahkan terdapat sekolah yang sangat jarang dilakukanpengawasan. Padahal dengan kunjungan pengawas yang teratur dapat membantu sekolah dalam melihatkekurangan sekolah untuk segera diperbaiki. Hal lain yang membuat pelaksanaan pengawasan belummaksimal adalah karena kekurangan dana. Untuk melakukan pengawasan pada sekolah yang jauh,pengawas kadang menggunakan uang pribadi karena dana supervisi yang diberikan pemerintah tidakmencukupi. Selain itu, kondisi geografis yang menantang juga membuat pengawas sulit mengunjungisekolah.
Pengelolaan Lahan Parkir Untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah
Yohanis Endes Teturan;
Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 12 No 1 (2023): Societas: Jurnal Ilmu Administarsi dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v12i1.5074
Wamanggu Market as it should provide adequate parking, but the fact is that Wamanngu Market has not been able to provide adequate parakir land for vehicles of people visiting the market. The purpose of the research study was to formulate a parking lot management model at the Wamanggu Market to increase local income. The research method uses a qualitative approach. Data collection techniques: observation, interviews, documentation, and FGD, while data analysis uses Data reduction, Data Display, Data verification. The results showed that the parking lot at Wamanggu Market has not been able to accommodate vehicles to park in the parking lot provided so that many people park their vehicles outside the market area, including on the road body around the market area. This has an impact on pad being less than optimal because vehicles that park outside the market area are not subject to payment of parking levies. The volume provided has not been balanced with the number of vehicles that want to park, parking facilities in the form of guard posts, and portals are no longer functioning and do not have parking signs. The density of vehicles using the parking lot makes parking attendants have the ability to arrange vehicles to use the parking lot, of course, it will have an impact on the parking levy. The need for parking space has been converted to a place for selling merchants so that it needs integrated parking management between the needs of parking spaces and the parking facilities provided.v
PENDAMPINGAN KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DALAM MENINGKATKAN JIWA NASIONALISME MASYARAKAT KAMPUNG YANGGANDUR
Hesty Tambajong;
Jeni Paresa;
Fransin Kontu;
Rachmat Agung Puank Parukka;
Hubertus Oja
Musamus Devotion Journal Vol 5 No 1 (2023): Musamus Devotion Journal
Publisher : Musamus University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/mdj.v5i1.5151
Yanggandur Village is a village directly adjacent to the country of Papua New Guinea, where most of the Kanum people in the village practice mixed marriages with the Kanum people who are in the country of Papua New Guinea. Judging from the culture and perspective of society which is still very limited, one step taken by the government is to strengthen education and understanding in shaping the community to become Indonesian citizens who have a national outlook and have a spirit of nationalism and love for Indonesia's homeland so that it is not easily infiltrated by other views. which can break the defense of the unity and integrity of the Indonesian state. This study aims to find out strategies about understanding the life of a good nation and state. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the assistance for understanding the life of the nation and state in Yanggandur Village has not run optimally. In understanding the change in mindset, society is still conservative and very passive with the situations that occur in the surrounding environment. Then fostering the spirit of nationalism, coaching needs to be improved in a sustainable manner in order to increase the spirit of nationalism, so as to form the mindset of the Indonesian people who have the spirit of Pancasila
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN DI KAMPUNG WASUR DISTRIK MERAUKE
Samuel Waas;
Sil Maria Ungirwalu;
Hubertus Oja
Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 1 No 2 (2012): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v1i2.259
Partisipasi masyarakat adalah keikutsertaan masyarakat dalam proses pengambilan, pelaksanaan dan evaluasi berbagai bentuk kebijakan publik di daerah untuk  mewujudkan pemerintahan yang baik, terbuka, bebas KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dan berkeadilan. Obyek dari partisipasi masyarakat adalah segala bentuk kebijakan yang dibuat dan diterapkan di daerah. Subyek partisipasi adalah seluruh masyarakat tanpa terkecuali.  tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan: Pelaksanaan program pembangunan Kampung Wasur Distrik Merauke dan Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Kampung Wasur Distrik Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dengan fokus pada Pelaksanaan program pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan program pembangunan Kampung Wasur Distrik Merauke dan Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Kampung Wasur Distrik Merauke juga belum  baik sehingga dapat Disimpulkan bahwa pelaksanaan Program  Bantuan Pembangunan Kampung  dalam rangka menumbuhkembangkan partisipasi aktif masyarakat terutama dalam pengoptimalan sikap kegotongroyongan masyarakat sebagai manifestasi dari peningkatan keswadayaan masyarakat kampung. Dengan perpaduan pola pendekatan Top Down dan Bottom Up, pemerintah Kabupaten Merauke berupaya memerankan masyarakat pada setiap tahapan kegiatan pembangunan. Perlunya program bantuan kampung dalam bentuk stimulan dengan fokus peningkatan perekonomian masyarakat kampung dengan tujuan pemerintah dan masyarakat kampung dapat memberdayakan dana dimaksud untuk kepentingan peningkatan perekonomian warganya yang dikelola dengan sistem perguliran dana. Dari dana tersebut diharapkan akan tercipta kemandirian masyarakat dalam menjalankan pembangunan kampung.