Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien CKD (Chronic Kidney Disease) Dengan Intervensi Inovasi Sipping Ice Cube Therapy Terhadap Penurunan Rasa Haus Di Ruang Perawatan Rsud. Prof. DR. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Fadli Syamsuddin; Iskandar Simbala; Hendra Radjulani
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.917

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) This is a gradual and irreversible kidney disorder that affects the body's capacity to regulate metabolism, fluids, and electrolytes, leading to the development of uremia. Hemodialysis (HD) patients with chronic renal failure are subject to fluid, dietary and pharmaceutical restrictions as well as activity and medication limits. Weight gain, edema, and high blood pressure will occur if fluid balance is not maintained or if there is excess fluid between dialysis sessions. But limiting fluids while receiving hemodialysis can have a number of negative consequences on the body, one of which is thirst and dry mouth (xerostomia), caused by decreased salivary gland production. This scientific study uses a descriptive methodology along with nursing care strategies to apply the "sipping ice cubes therapy" strategy to reduce thirst in CKD patients receiving hemodialysis. Evidence-based practice of nursing This procedure is carried out in the Nursing Room of RSUD Dr. dr. Aloei Saboe Gorontalo City on December 26 2022 and January 26 2023. According to researchers, the administration of the innovative therapy "Sipping Ice Cubes Therapy" can significantly reduce thirst levels in CKD (Chronic Kidney Disease) patients. It can be seen from the 6 respondents who were given the innovative therapy "sipping ice Cubes Therapy" all of which gave a positive response after evaluation, both direct evaluation after giving therapy or evaluation after 3 days of giving the implementation of "sipping ice Cubes Therapy"
Analisis Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien Anemia Ec Melena Dengan Riwayat Penggunaan Obat Non Steroid Anti Inflamatory Drugs (Nsaid) Di Rumah Sakit Umum Daerah Prof.Dr.H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Nurliah; Fadli Syamsuddin; Sri Susanti Abdullah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 8 No. 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v8i2.296

Abstract

Penyakin Anemia Ec Melena merupakan penyakit yang disebabkan oleh penggunaan obat non steroid anti inflamatori drugs yang berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis praktik klinik keperawatan pada pasien anemia ec melena dengan riwayat penggunaan obat non steroid anti-inflamatory drugs di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Penelitian ini, yang mengambil bentuk laporan kasus deskriptif, meneliti sejarah penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid pada kejadian melena. Ini juga berisi penilaian perawat, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, evaluasi keperawatan, serta untuk melihat Riwayat penggunaan obat non steroid anti inflammatory drugs (Nsaid) terhadap kejadian melena. Sampel penelitian terdiri dari 7 peserta yang mengalami anemia ec melena. Data dikumpulkan dengan wawancara, pemeriksaan kesehatan, dokumentasi, dan observasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ketujuh peserta dengan anemia ec melena memiliki riwayat mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid dalam dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan oleh dokter, selama periode waktu yang lama, menyebabkan erosi lapisan perut dan pendarahan di dinding perut.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN DALAM PEMBERIAN VAKSIN COVID – 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUDAA PANTAI Nikmawaty Puluhulawa; Fadli Syamsuddin; Rivaldiyanto Iloponu; Prayoto Amirullah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i2.1001

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh tipe baru coronavirus, setelah terpapar dalam waktu 14 hari penyakit ini akan memperlihatkan gejala seperti gejala umum demam, kelemahan, batuk, kejang dan diare. Untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini salah satunya yaitu melakukan penyuntikan vaksin, tetapi banyak masyarakat yang merasa cemas dengan vaksin covid-19 ini.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan dalam pemberian vaksin covid-19.Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional Hasil penelitian menunjukan rata-rata responden merasa cemas berat dengan hasil analisis data pada faktor umur pada faktor riwayat penyakit dan pada faktor pengetahuan Kesimpulan pada penelitian ini Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara faktor umur, riwayat penyakit dan pengetahuan dengan kecemasan dalam pemberian vaksin covid-1.Saran untuk petugas Puskesmas lebih khususnya petugas vaksinasi agar lebih gencar lagi untuk memberi edukasi pada masyarakat tentang vaksin covid-19 agar masyarakat tidak merasa cemas untuk melakukan penyuntikan vaksin.
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT JAHE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LIMBOTO Marlin Muksin; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.912

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat. Tujuan penelitiian untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi rendam kaki air hangat jahe terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian kuantitatif menggunakan Quasi eskperimental pre-post test. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 30 responden terbagi atas 2 kelompok yaitu intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pada kelompok intervensi sistolik 154.67 mmHg, diastolik 96.67 mmHg, dan sesudah rata-rata tekanan darah sistolik 124.67 mmHg dan diastolik 82.00 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah pada kelompok kontrol sistolik 143.33 mmHg, diastolik 98.00 mmHg dan sesudah sistolik 140.00 mmHg, diastolik 96.00 mmHg. Hasil uji statistik di dapatkan bahwa nilai p pada kelompok intervensi yaitu 0,000 (<0,05), sedangkan pada pada kelompok kontrol nilai p yaitu 0.096 (>0.05) terdapat pengaruh yang signifikan penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi. Dapat disimpulkan bahwa air hangat jahe mengandung minyak atsiri dan dapat menstimulus sirkulasi darah, terdapat senyawa gingerol yang berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah juga merangsang saraf yang ada pada kaki untuk mengaktifkan syaraf parasimpatis, sehingga menyebabkan perubahan pada tekanan darah. Sehingga diharapkan terapi rendam kaki air hangat jahe dilakukan pasien hipertensi sehingga terjadi penurunan tekanan darah.
Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat Rona Febriyona; Fadli Syamsuddin; Oktaviani Dela K. Tantu
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.968

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang cukup tinggi dan penyakit menular yang terus meningkat, gaya hidup pada lansia menjadi faktor penyebab hipertensi karena kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan buruk seperti merokok, kebiasaan minum kopi dan stress, serta kurangnya pengontrolan tekanan darah secara rutin. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang terdata di Puskesmas Limboto Barat. Sampel berjumlah 76 orang dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan responden yang gaya hidup baik mayoritas mengalami hipertensi derajat 2 sebesar 35,5% dan responden yang gaya hidup tidak baik mayoritas mengalami hipertensi derajat 2 sebesar 31,6%, serta nilai p-value yaitu 0,006 (<(<α 0,05) terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik gaya hidup, maka tekanan darah lansia dengan hipertensi dapat terkontrol atau tidak tinggi.
Hubungan Kualitas Pelayanan Keperawatan Dengan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato Lestari Puspaningrum Kadir; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.972

Abstract

Kepuasan pasien merupakan keadaan dimana pasien mendapat pelayanan, perhatian dan kesehatan sebagaimana yang mereka harapkan. Semakin baik pelayanan yang diberikan maka tingkat kepuasan pasien semaki tinggi dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan, daya tanggap, jaminan pelayanan, dan fasilitas yang memadai di RSUD Tombulilato. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan secara cross sectional study. Dalam penelitian ini populasi adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit Tombulilato pada saat dilakukan penelitian. Hasil lima indikator kualitas pelayanan yang diteliti yaitu reliabilitas (41 responden reliabel dan 4 responden yang non reliabel), daya tanggap (tanggap 37 responden dan kurang tanggap 8 responden), jaminan (baik 33 respoden dan kurang baik 12 responden), empati (30 responden empati dan 15 responden kurang empati) dan bukti fisik (baik 38 responden dan kurang baik 7 responden). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan keperawatan ditinjau dari indikator reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berhubungan dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato, sehingga sangat perlu diperhatikan dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan.
Efektifitas Terapi Wim Hoff terhadap Respirasi, Saturasi Oksigen dan Denyut Jantung Pada Pasien TB Paru di Isolasi RSUD PROF. DR. ALOEI SABOE Habu, Izrak; Nurlia, Nurlia; Syamsuddin, Fadli; Ibrahim, Mohamad Taifan
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.16746

Abstract

ABSTRACT Pulmonary TB disease After initial infection, an individual may develop active disease due to impaired or inadequate immune system response. One of the non-pharmacological therapies that can be done is Wim Hoff therapy to overcome the symptoms caused by tuberculosis (TB) disease. to determine whether the effectiveness of Wim Hoff therapy on respiration, heart rate and oxygen saturation in pulmonary TB patients in the isolation room of RSUD. Prof. Dr. Aloei Saboe Gorontalo City. Pre-experimental with a one-group pre-post test design approach. The sample used was patients with a medical diagnosis of Pulmonary TB in the isolation room of Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City with a total of 15 respondents. Based on the results of statistical tests, it is known that the effectiveness of Wim Hoff therapy on respiration where the P-value = 0.000 is obtained with a value of α < 0.05, Oxygen Saturation (SaO2) is obtained P-value = 0.000 or α < 0.05, and heart rate is obtained P-value = 0.003 with a value of α < 0.05 which means that Wim Hoff therapy is effective on respiration, oxygen saturation (SaO2) and heart rate in pulmonary TB patients in the Isolation Room of the RSUD. Prof. Dr. Aloei Saboe Gorontalo City. This study can apply the Wim Hoff method as a non-pharmacological therapy in pulmonary TB patients who have problems with breathing, oxygen saturation and heart frequency. Keywords: Heart Rate, Respiration, Oxygen Saturation, Wim Hoff  ABSTRAK Penyakit TB paru setelah infeksi awal, sesorang dapat mengalami penyakit aktif karena gangguan atau respon yang inadekuat dari respon sistem imun. . Terapi non-farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah terapi Wim Hoff untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tuberkulosis (TB). untuk mengetahui apakah efektifitas terapi wim hoff terhadap respirasi, denyut jantung dan saturasi oksigen pada pasien TB paru ruangan isolasi RSUD. Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Sampel yang digunakan yaitu pasien dengan diagnosa medis TB Paru di ruang isolasi RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo dengan jumlah 15 responden. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui efektifitas terapi Wim Hoff terhadap respirasi dimana diperoleh nilai P-value=0,000 dengan nilai α <0,05, Saturasi Oksigen (SaO2) yaitu diperoleh nilai P-value=0,000 atau α<0,05, dan denyut jantung di peroleh nilai P-value=0.003 dengan nilai α < 0.05 yang artinya bermakna efektif terapi wim hoff terhadap respirasi, saturasi oksigen (SaO2) dan denyut jantung pada pasien TB paru Ruangan Isolasi RSUD. Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Penelitian ini dapat menerapkan metode wim hoff sebagai terapi non-farmakologi pada pasien TB paru yang memiliki masalah pada pernafasan, saturasi oksigen dan frekuensi jantung. Kata Kunci: Denyut Jantung, Respirasi, Saturasi Oksigen, Wim Hoff
RIWAYAT KOMSUMSI OAINS PADA PENDERITA GOUT ATRITIS MENJADI FAKTOR RESIKO PENYEBAB ANEMIA MELENA DI RSUD TOTO KABILA Syamsuddin, Fadli; Sedana, Ganda Sari; Retni, Ani; Nurliah, Nurliah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20779

Abstract

Anemia melena adalah penyakit atau kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan darah karena terus menerus mengalami berak darah atau melena. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui hubungan usia, tingkat pengetahuan dan riwayat konsumsi OAINS dengan Anemia melena di RSUD Toto Kabila. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner yang dibagikan pada sampel yang berjumlah 28 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan (p value ? = 0,05). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilai p value usia (0,000), tingkat pengetahuan (0,000), dan riwayat konsumsi OAINS (0,000) semua nilai < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara usia, tingkat pengetahuan dan riwayat konsumsi OAINS dengan anemia melena di RSUD Toto Kabila.Saran untuk pasien diharapkan dapat menanbah pengetahuan tentang apa saja faktor penyebab yang berhubungan dengan anemia melena terutama faktor usia, tingkat pengetahuan dan riwayat konsumsi Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) serta diharapkan untuk mengurangi konsumsi obat OAINS tanpa resep dari dokter.
PENERAPAN INTERVENSI MINDFULNESS BASED STRESS REDUCTION TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN CKD DI RSUD TOTO KABILA Syamsuddin, Fadli; Nurliah, Nurliah; Simbala, Iskandar; Latjompoh, Kurniawan Adisaputra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22265

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) adalah penyakit renal tahap akhur dimana kemampuan tubuh mengalami kegagalan untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan serta elektrolit karena adanya gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreverbel. Memulai dialisis secara signifikan mengubah hubungan pasien dengan lingkungan terdekat, kemampuan mereka untuk menjalankan peran sosial baik dalam keluarga maupun masyarakat secara luas. Pada pasien CKD memiliki stres psikososial dimana pasien yang sedang menjalani hemodialisis lebih tinggi dibandingkan rata-rata stresor fisiologis. Perhatian harus dipusatkan pada penyebab stres psikososial dan kecemasan bagi pasien yang menjalani hemodialisis dan juga membantu pasien memanfaatkan strategi koping yang membantu meringankan penyebab stres tersebut. Mindfulness based stress reduction (MBSR) adalah program yang terbukti mengurangi gejala stres, kecemasan, dan depresi. MBSR diyakini mengubah respons emosional dengan memodifikasi proses kognitif-afektif. Menganalisis tingkat kecemasan pada pasien CKD terhadap penerapan intervensi Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) di RSUD Toto Kabila. Desain penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan design one group pretest-posttes. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Toto Kabila. Jumlah sampel sebanyak 10 orang. Tingkat kecemasan sebelum dilakukan intervensi yaitu untuk kecemasan sedang sebanyak 8 responden dan untuk kecemasan berat sebanyak 2 responden dan setelah dilakukan intervensi yaitu untuk kecemasan ringan sebanyak 8 responden dan untuk kecemasan sedang sebanyak 2 responden dengan pvalue = 0,005. Kesimpulan adanya pengaruh terapi MBSR secara signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan sebanyak 1 tingkat.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
Co-Authors A. Karim, Masni Abdul Wahab Pakaya Abdulrahman R Nurkamiden Adam, Riyana Nur Ridwan Adela Delia Tamrin Ahmad Syafii Baruadi Aldri Frinaldi Andi Akifa Sudirman Andi Nur Aina Sudirman Anggraini Tolohula, Ririn Anggun Yudistira Hunow Annisa Mauludiyah Usman Ariyanto Maspekeh Arsyad, Alyatul Islamiah Asni Ayuba Asni Ayuba Ayuba, Asni Azhar K. Affandi Beleneti, Sri Dedi Setiabudidaya Desriyanti Djumuli Dewi Modjo Djafar, Fatmawati Dukalang, Sintiya Febriani R. Karim Febriona, Rona Firmawati Firmawati Guswinda Diu Habu, Izrak Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Harun, Karmila Haslinda Damansyah Hemeto, Muslim Hendra Radjulani Hendra Radjulani Hirmawati Hirmawati Ibrahim, Moh. Taufan Ibrahim, Mohamad Taifan Ibrahim, Mohamad Taufan Iskandar Simbala Iskandar Simbala Iskhaq Iskandar Ismulail, Andi Muh Rifqi Jakaria, Siti Nur Rahmawati I Jusuf, Muh. Isman Latjompoh, Kurniawan Adisaputra Lestari Puspaningrum Kadir Marlin Muksin Marukai, Rahmatia Masaong, Abdul Kadim Meyske Y. Yasin Mohammad, Magfira Mokoginta, Nelyan Mooduto, Nur’Ain Muh. Isman Jusuf muhammad irfan Mujaraha, Rahmat Aditya Nabu, Sri Deviyaningsih Nasibu, Sirlan Nauko, Annisaturahma Nikmawati Puluhulawa Nikmawaty Puluhulawa Novita Efendi Nun Ain Pango Nur Uyuun I. Biahimo Nurain Tanua Nurfitriah I. Nasir Nurlia Nurlia Nurliah Nurliah , Nurliah nurliah, nurliah Oktaviani Dela K. Tantu Pakaya, Abdul Wahab Pelealu, Arifandi Pipin Yunus Pradanto Poerwono Prayoto Amirullah Prayoto Amirullah Puluhulawa, Nikmawati Purwanto, Romdon Rahmalia Yacob Rahmat Kadir Rahmawati Ibrahim Restivera Botutihe Retni, Ani Rini Asnawati Rita, Friska Prima Rivaldiyanto Iloponu Rivaldiyanto Iloponu Riyana Nur Ridwan Adam Rokani, Muriyati Rosmin Ilham Sabirin B Syukur Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Sabirin B.Syukur Safitriyanti Samarang Samarang, Safitriyanti Sedana, Ganda Sari Sela Pulumulo Simbala, Iskandar Sri Elisa Nento Sri Susanti Abdullah Sudirman, Andi Nur Aina Suleman, Mianti Suleman, Nur Azmi S Sulistiani A. Ilohuna Susinta Ismail Syahrain S.Kasim Syukur, Sabirin B Tamrin, Adelia Delia Tarsiyah Tarsiyah Tomayahu, Yuninda Usman, Alfandi Usman, Rahmawati A. Wahjudi, Chairul Wijaya Mardiansyah Zulfikar A. Mokambu