Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INTRADIALYTIC EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH INTRADIALISIS PADA PASIEN CKD Syamsuddin, Fadli; Tamrin, Adelia Delia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40655

Abstract

Jumlah pasien CKD yang meningkat dapat juga meningkatkan jumlah pasien hemodialisa, namun hemodialisa dapat menyebabkan perubahan tekanan darah intradialisis yang membahayakan pasien CKD, maka dari itu diperlukan penanganan yang sesuai untuk menstabilkan tekanan darah pasien hemodialisis diantaranya dengan intradialytic exercise. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh intradialytic exercise terhadap tekanan darah intradialisis pada pasien CKD di Ruangan Hemodialisa RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Desain penelitian pra eskperimen dengan one group pre-post test, populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pasien HD pada bulan Juli tahun2024 sebanyak 40 orang, sampel sebanyak 15 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling, variabel penelitian intradialytic exercise dan tekanan darah intradialiasis, pengumpulan data menggunakan lembar observasi tekanan darah dan data dianalisis dengan uji statistik non parametrik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik sebelum intradialytic exercise yaitu 154.00 mmHg dan setelah intradialytic exercise yaitu 144.67 mmHg. Kemudian, tekanan darah diastolik sebelum intradialytic exercise yaitu 95.33 mmHg dan setelah intradialytic exercise yaitu 88.67 mmHg. Hasil analisis Wilcoxon untuk tekanan darah intradialisis sistolik dan diastolik diperoleh p-value tekanan darah sistolik 0.037 dan tekanan darah diastolic 0.031 < α 0.05. Kesimpulannya yaitu ada pengaruh intradialytic exercise terhadap tekanan darah intradialisis pada pasien CKD di Ruangan Hemodialisa RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Kata kunci: Intradialytic Exercise, Tekanan Darah Intradialisis
The Effect of Green Color Therapy on Lowering Blood Pressure in the Elderly with Hypertension A. Karim, Masni; Syamsuddin, Fadli; Pakaya, Abdul Wahab
Omni Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Omni Health Journal. Volume 1. Issue 1. (April 2024)
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/ohj.v1i1.11

Abstract

Background: Hypertension is one of the dangerous diseases because it is one of the main risk factors that lead to cardiovascular disease, Hypertension can be overcome by giving non-pharmacological actions, namely green color therapy that can lower blood pressure Objective: The purpose of this study was to determine the effect of green color therapy on reducing blood pressure in the elderly Methods: This type of research is a study  using Quasy experimental  sampling using purposive sampling with a total of 24 respondents Results: The data obtained in this study were processed using  the paired T-test method on the control group obtained a p value of 0.674 (α>0.05) while in the intervention group a p value of 0.001 (α<0.05) was obtained Conclusion: The conclusion of this study means that there is a significant effect of green color therapy on reducing blood pressure in the elderly with hypertension. So it is necessary to give green color therapy to the elderly who have hypertension to lower blood pressure
Pengaruh Pemberian Cold Pack Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Fraktur Di Ruang Post Op Rsud Prof.Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo Puluhulawa, Nikmawati; Syamsuddin, Fadli; Mujaraha, Rahmat Aditya
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4093

Abstract

Fraktur adalah kondisi di mana terjadi hilangnya kontinuitas tulang, baik secara total maupun parsial. Salah satu tanda fraktur adalah nyeri, yang dapat ditangani dengan berbagai metode, termasuk metode non-farmakologis seperti pemberian cold pack. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian cold pack terhadap penurunan nyeri pada pasien fraktur di ruang Post Operasi RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, serta untuk membandingkan perbedaan tingkat nyeri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan desain Two Group Pre-Test – Post-Test with Control Group Design. Pengaruh pemberian cold pack dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon, yang menunjukkan nilai p-value 0,004. Perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney, dengan hasil p-value 0,001 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cold pack memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur, dengan rata-rata skala nyeri pada kelompok intervensi berada dalam kategori ringan (80%). Sebaliknya, pada kelompok kontrol, rata-rata skala nyeri berada dalam kategori sedang (60%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian cold pack efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur di ruang Post Operasi RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN DALAM PEMBERIAN VAKSIN COVID – 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUDAA PANTAI Nikmawaty Puluhulawa; Fadli Syamsuddin; Rivaldiyanto Iloponu; Prayoto Amirullah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i2.1001

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh tipe baru coronavirus, setelah terpapar dalam waktu 14 hari penyakit ini akan memperlihatkan gejala seperti gejala umum demam, kelemahan, batuk, kejang dan diare. Untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini salah satunya yaitu melakukan penyuntikan vaksin, tetapi banyak masyarakat yang merasa cemas dengan vaksin covid-19 ini.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan dalam pemberian vaksin covid-19.Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional Hasil penelitian menunjukan rata-rata responden merasa cemas berat dengan hasil analisis data pada faktor umur pada faktor riwayat penyakit dan pada faktor pengetahuan Kesimpulan pada penelitian ini Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara faktor umur, riwayat penyakit dan pengetahuan dengan kecemasan dalam pemberian vaksin covid-1.Saran untuk petugas Puskesmas lebih khususnya petugas vaksinasi agar lebih gencar lagi untuk memberi edukasi pada masyarakat tentang vaksin covid-19 agar masyarakat tidak merasa cemas untuk melakukan penyuntikan vaksin.
LAPORAN KASUS PADA PASIEN TB DAN DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH DEFISIT NUTRISI DI RSUD PROF. DR. ALOE SABOE Puluhulawa, Nikmawati; Syamsuddin, Fadli; Ibrahim, Moh. Taufan; Djafar, Fatmawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28067

Abstract

Penderita diabetes melitus memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat sehingga menyebabkan penyakit TBC latennya menjadi TBC aktif. Dibandingkan orang tanpa DM, penderita DM mempunyai risiko dua hingga tiga kali lebih tinggi terkena tuberkulosis. Kesalahan kegagalan sistem pemeliharaan tubuh dalam kejadian infeksi paru pada penderita DM, paru mengalami gangguan fungsi pada epitel pernapasan dan juga motilitas silia. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan asuhan keperawatan pada pasien TB dan diabetes melitus dengan masalah defisit nutrisi. Hasil penelitian yaitu pada semua klien, manajemen nyeri dilakukan untuk mengurangi gejala yang dialami, seperti gastritis pada Klien 1 dan Klien 2, serta untuk meredakan nyeri pada Klien 3 hingga Klien 6. Pemantauan gula darah yang ketat dan pengaturan terapi insulin sangat penting untuk mengendalikan DM tipe 2 pada semua pasien. Peningkatan asupan nutrisi dan pemantauan status nutrisi juga merupakan intervensi utama untuk menangani penurunan berat badan yang signifikan. Selain itu, pencegahan infeksi dan dehidrasi dilakukan untuk mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut. Manajemen pernapasan, termasuk oksigenasi dan posisi tidur semi-Fowler, diterapkan pada Klien 3 hingga Klien 6 untuk membantu mengatasi gejala respirasi. Pemantauan fungsi paru-paru dilakukan secara khusus pada Klien 5 dan Klien 6 serta 7. Kesimpulannya pasien diberikan edukasi mengenai lima pilar diabetes mellitus yang mencakup manajemen pola makan, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, terapi obat, dan edukasi berkelanjutan. Pasien juga mendapatkan informasi tentang makanan yang harus dihindari, dikurangi, dan yang boleh dikonsumsi untuk membantu mengatur pola makan dalam mengelola diabetes mereka.
THE RELATIONSHIP OF FAMILY SUPPORT WITH COMPLIANCE WITH POST STROKE MEDICATION IN ELDERLY AT HOSPITAL Rita, Friska Prima; Syamsuddin, Fadli; Febriona, Rona
Nursing Genius Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Nursing Genius Journal (November-January)
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/vbbw2002

Abstract

Stroke is a cerebrovascular disease (brain blood vessels) that is characterized by impaired brain function due to damage or death of brain tissue due to blockage of blood and oxygen flow to the brain. This study aimed to determine the relationship between family support and adherence to taking medication after stroke in the elderly. This research design uses an analytical survey with a cross-sectional approach. Sampling, using Accidental Sampling, obtained 30 respondents. The research results show that family support in caring for elderly people suffering from post-stroke disease is 40% in the good category and 60% in the poor category. Compliance with taking medication in post-stroke patients was 33.3% in the adherent category and 66.7% in the non-adherent category. The results of the chi-square test using SPSS software were obtained with a value of pValue=0.000 with α <0.05, so it can be concluded that there is a relationship between family support and adherence to taking medication after stroke in the elderly.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE DI RSUD PROF. DR. H. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Nurain Tanua; Harismayanti Harismayanti; Fadli Syamsuddin
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1316.514 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1290

Abstract

Stroke adalah penyakit serebrovaskuler atau gangguan pembuluh darah di otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak, hal ini terjadi karena berkurangnya aliran darah oksigen ke otak atau keadaan dimana sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 68 responden. Penggumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan hasil penelitian terdapat dukungan keluarga baik sebanyak 53 responden (77,9%), dan dukungan keluarga cukup sebanyak 15 responden (22.1%). Sedangkan kualitas hidup baik terdapat 53 responden (77,9%) dan kualitas hidup kurang sebanyak 15 responden (22,1%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p value =0,000 dengan α<0,05, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Hal ini dikarenakan fungsi otak yang tidak membaik sepenuhnya sehingga mengalami kerusakan dan kelemahan kognitif ringan serta kehilangan fungsi memori, kecacatan fisik ini yang menyebabkan kualitas hidup pasien menurun. Diharapkan dengan adanya dukungan keluarga yang baik bisa meningkatkan kualitas hidup pasien pasca stroke.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PROGRAM PROLANIS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TAPA Rahmalia Yacob; Rosmin Ilham; Fadli Syamsuddin
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.885 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1297

Abstract

Hypertension is one of the risk factors for cardiovascular disease that contributes to the highest mortality in Indonesia, so adherence to hypertension treatment is necessary. The purpose of this study is to determine the relationship between adherence to medication and a decrease in blood pressure in patients with hypertension in the prolanis program. The type of method is quantitative. The sample size was 60 respondents. The sampling technique was simple random sampling. Data collection used a questionnaire. The results of this study showed that most of the respondents who had adherence to taking medication were obedient 22 respondents (36.67%) and who had hypertension blood pressure level I 50 respondents (83.3%), quite obedient 20 respondents (33.33%), hypertension blood pressure level II 7 respondents (11.7%), disobedient 18 respondents (30.00%) and hypertension blood pressure level III 3 respondents (5.00%). The results of the chi-square statistical test (P-value = 0.003 <0.05) there is a significant relationship. Adherence to taking initial medication as an effort to lower blood pressure should be considered, and educate hypertensive patients about the schedule of taking medication and stopping medication after the doctor’s knowledge.
Peran Pengawas Minum Obat (PMO) Terhadap Keberhasilan Pengobatan TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Ulu Zulfikar A. Mokambu; Pipin Yunus; Fadli Syamsuddin
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.743 KB)

Abstract

Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien TB Paru adalah seseorang yang dipercaya untuk memantau penderita TB paru untuk minum obat secara teratur. Untuk mendukung strategi DOTS, dibutuhkan kedisiplinan dari penderita TB itu sendiri dalam pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Bulango Ulu. jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Studi Retrospektif. juumlah sampel sebanyak 40 responden. Dari hasil analisis PMO yang berperan baik 21 orang (52,5%), berperan cukup 11 orang (27,5%) dan berperan kurang 8 orang (20%). Sedangkan pasien yang berhasil menjalani pengobatan 29 orang (72,5%) dan yang gagal/kabuh 11 orang (27,5%). Dari hail statistik menggunakan uji chi-square diketahui nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05) sehingga dapat di artikan terdapat hubungan signifikan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap Keberhasilan Pengobatan TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Ulu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk sering melakukan kunjungan rumah pasien TBC secara berkala sebagai dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan pasien.
EFEKTIFITAS TEKHNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN APPENDISITIS DI IRD RSUD OTANAHA KOTA GORONTALO Andi Akifa Sudirman; Fadli Syamsuddin; Syahrain S.Kasim
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.571 KB)

Abstract

Appendisitis adalah proses peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing atau disebut appendiks. Salah satu masalah yang paling dirasakan oleh penderita apendisitis adalah gangguan rasa nyaman “nyeri”.Penatalaksanaan nyeri pada penelitian ini dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan skala nyeri pada pasien appendisitis di IRD RSUD Otanaha Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan Pre Eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test design, dengan Sampel sebanyak 10 responden. Hasil penelitian ini setelah dilakukan teknik relaksasi napas dalam mayoritas skala nyeri pasien appendisitis termasuk dalam kategori sedang yaitu sebanyak 7 pasien (70.0%) dan kategori ringan 3 orang (30.0%). Hasil perhitungan statistik menggunakan paired sampel t test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tekhnik relaksasi napas efektif dalam menurunkan menurunan Skala Nyeri Pada Pasien Appendisitis di IRD RSUD Otanaha Kota Gorontalo. Maka disarankan perawat agar lebih maksimal dalam mengajarkan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri yang dialami pasien.
Co-Authors A. Karim, Masni Abdul Wahab Pakaya Abdulrahman R Nurkamiden Adam, Riyana Nur Ridwan Adela Delia Tamrin Adriyanto Bobihu Ahmad Syafii Baruadi Aldri Frinaldi Andi Akifa Sudirman Andi Nur Aina Sudirman Anggraini Tolohula, Ririn Anggun Yudistira Hunow Annisa Mauludiyah Usman Ariyanto Maspekeh Arsyad, Alyatul Islamiah Asni Ayuba Asni Ayuba Ayuba, Asni Azhar K. Affandi Beleneti, Sri Dedi Setiabudidaya Desriyanti Djumuli Dewi Modjo Djafar, Fatmawati Dukalang, Sintiya Febriani R. Karim Febriona, Rona Firmawati Firmawati Guswinda Diu Habu, Izrak Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Harun, Karmila Haslinda Damansyah Hemeto, Muslim Hendra Radjulani Hendra Radjulani Hirmawati Hirmawati Ibrahim, Moh. Taufan Ibrahim, Mohamad Taifan Ibrahim, Mohamad Taufan Iskandar Simbala Iskandar Simbala Iskhaq Iskandar Ismulail, Andi Muh Rifqi Jakaria, Siti Nur Rahmawati I Jusuf, Muh. Isman Latjompoh, Kurniawan Adisaputra Lestari Puspaningrum Kadir Marlin Muksin Masaong, Abdul Kadim Meyske Y. Yasin Mohammad, Magfira Mokoginta, Nelyan Mooduto, Nur’Ain Muh. Isman Jusuf muhammad irfan Mujaraha, Rahmat Aditya Nabu, Sri Deviyaningsih Nasibu, Sirlan Nauko, Annisaturahma Nikmawati Puluhulawa Nikmawaty Puluhulawa Novita Efendi Nun Ain Pango Nur Uyuun I. Biahimo Nurain Tanua Nurfitriah I. Nasir Nurlia Nurlia Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Oktaviani Dela K. Tantu Pakaya, Abdul Wahab Pebriani Mustapa Pelealu, Arifandi Pipin Yunus Pradanto Poerwono Prayoto Amirullah Prayoto Amirullah Puluhulawa, Nikmawati Purwanto, Romdon Rahmalia Yacob Rahmat Kadir Rahmatia Marukai Rahmawati Ibrahim Restivera Botutihe Retni, Ani Rini Asnawati Rini Asnawati Rita, Friska Prima Rivaldiyanto Iloponu Rivaldiyanto Iloponu Riyana Nur Ridwan Adam Rokani, Muriyati Rosmin Ilham Sabirin B Syukur Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Sabirin B.Syukur Safitriyanti Samarang Samarang, Safitriyanti Sedana, Ganda Sari Sela Pulumulo Simbala, Iskandar Sri Elisa Nento Sri Susanti Abdullah Sudirman, Andi Nur Aina Suleman, Mianti Suleman, Nur Azmi S Sulistiani A. Ilohuna Susinta Ismail Syahrain S.Kasim Syukur, Sabirin B Tamrin, Adelia Delia Tarsiyah Tarsiyah Tomayahu, Yuninda Usman, Alfandi Usman, Rahmawati A. Wahjudi, Chairul Wijaya Mardiansyah Zulfikar A. Mokambu