Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Puspita Winda; Widya Trio Pangestu; Yes Matheos Lasarus Malaikosa
Jurnal Holistika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.6.1.1-7

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode belajar pop-up book terhadap hasil belajar siswa kelas V tema gangguan kesehatan pada organ peredaran darah di SDN 3 Getas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design. Perolehan data dilakukan dengan observasi. Hasil observasi yang dilakukan peneliti guru dan siswa lebih tertarik menggunakan media pop-up book. Hasil dari penelitian serta pembahasan melalui tes pada siswa menunjukkan bahwa nilai Sig.(2-tailed) yaitu 0.00 lebih kecil dari 0.05 sehingga dalam hal ini Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh penggunaan media pop-up dengan hasil belajar siswa kelas V tema gangguan kesehatan pada organ peredaran darah di SDN 3 Getas.Kata kunci: Hasil Belajar, Pop-Up Book, Tematik
Efektivitas Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering And Mathematic) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 Edi Sulistiyono; Widya Trio Pangestu; Prima Rias Wana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1207

Abstract

Pemerintah telah menetapkan pembelajaran daring (dalam jaringan) sejak Indonesia pandemic Covid-19. Pembelajaran STEM diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan pembelajaran yang dilakukan secara daring dari rumah di masa pandemi covid-19 yang sekarang kita alami bersama. Objek pengamatan bisa dicari atau menggunakan benda atau lingkungan sekitar rumah demi mematuhi ajuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Dengan demikian pembelajaran STEM selain membantu peserta didik memecahkan masalah juga membuat kesan pembelajaran yang menyenangkan dan menumbuhkan minat dan motivasi belajar pada peserta didik. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui efektivitas pembelajaran STEM untuk meningkatkan hasil belajar siswa di masa pandemi covid-19 pada pelajaran IPA kelas V SDN Umbulrejo tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimental research). Penelitian terdapat satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Untuk mengumpulkan data digunakan metode dokumentasi dan metode tes. Adapun teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah uji t. Hasil penelitian menunjukan nilai thitung lebih besar daripada nilai ttabel. Hal ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas sebelum dikenai tindakan pembelajaran STEM dengan sesudah dikenai tindakan. Berdasarkan nilai dari rata-rata masing-masing tindakan pembelajaran didapat kesimpulan penelitian kelas sesudah dikenai tindakan pembelajaran STEM dengan nilai rata-rata 76,42 lebih baik daripada kelas sebelum dikenai tindakan pembelajaran STEM dengan nilai 39,28. Hal tersebut berarti pembelajaran STEM lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di masa pandemi covid-19 pada pelajaran IPA kelas V SDN Umbulrejo tahun ajaran 2020/2021 daripada kelas sebelum dikenai tindakan pembelajaran STEM.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA SDN KEDUNGGALAR 4 DAN SDN BANGUNREJO KIDUL 4 KECAMATAN KEDUNGGALAR Ruminten Ruminten; Widya Trio Pangestu; Djoko Hari Supriyanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v7i1.5443

Abstract

This study aims to determine: 1) the principal's strategy in managing SDN Kedunggalar 4 and SDN Bangunrejo Kidul 4, Kedunggalar District, 2) the obstacles faced by the principal in managing SDN Kedunggalar 4 and SDN Bangunrejo Kidul 4 Kedunggalar District, 3) solutions to the obstacles faced the principal in managing SDN Kedunggalar 4 and SDN Bangunrejo Kidul 4, Kedunggalar District. This research method uses a qualitative approach with direct interview data collection techniques with related sources, namely school principals, teachers, and guardians of students at the two institutions. The results of the research on the principal's strategy in managing SDN Kedunggalar 4 and SDN Bangunrejo Kidul 4, First: 1) Planning preparation is carried out at the beginning of the new school year, 2) Management of learning programs is carried out by providing guidance to teachers, 3) Acceptance of students in collaboration with institutions PAUD and TK, 4) Procurement of facilities and infrastructure, 5) Division of school personal tasks according to ability, 6) Financial management is adjusted to technical guidelines (BOS), 7) Provide flexibility for the community to use school facilities, 8) Administrative management is carried out by school staff, 9) Information management by creating groups via whatsapp, 10) Maintaining good relations with school personnel, 11) School evaluation is carried out once a month, 12) Making a schedule for supervision. Second: the obstacles faced by the principal, namely 1) aspects of student acceptance, 2) aspects of time, 3) aspects of facilities and infrastructure, 4) financial aspects. Third: solutions to the obstacles faced by the principal, namely 1) aspects of student acceptance: Providing school supplies, 2) aspects of time: dividing attendance time and compiling a supervision schedule in two institutions, 3) aspects of facilities and infrastructure: procurement of facilities and infrastructure as well as trying to applying for aid funds, 4) financial aspects: making financial budget policies Keywords: Principal, Leadership, Management
PENERAPAN MODEL PORTFOLIO BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN CIVIC SKILLS SISWA PADA PEMBELAJARAN PKn di SEKOLAH DASAR Widya Trio Pangestu , Prima Rias Wana
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 4 No. 1 (2017): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.575 KB) | DOI: 10.31316/esjurnal.v4i1.584

Abstract

The purpose of this research is to improve the students' active participation and citizenship skills (civic skills) students learning civics in elementary schools using themodel of Portfolio Based Learning. Skills citizenship (civic skills) is a component that isvery important to have students as the embodiment of good citizens (good citizen). Thisstudy uses a qualitative approach, whereas this kind of research is action research (ActionResearch). The collection of data through observation, interviews, and documentation andanalyzed by reflecting on the observation during the action (action). The results showed thatthe use of portfolio models based learning in teaching civics can increase activeparticipation and citizenship skills (civic skills) students in the learning process. It is seenfrom the value of the activity and citizenship skills of students has increased from the firstcycle to the second cycle are already shown on the percentage of success of the studentactivity by 67.00% to 81.00% in the second cycle. While the citizenship skills of studentsfrom 53.44% in the first cycle increased to 77.81% or with a very good category (A) in thesecond cycle.Keywords: a model portfolio based learning, civic skills, Civics Education 
PERAN GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA KARTU BACA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA Meriana Meriana; Widya Trio Pangestu; Tri Wardati Khusniyah
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v6i2.28648

Abstract

The ability to read is very important in supporting education, the teacher's role in this case is to improve students' ability to understand science through reading. Picture reading cards are one of several media that can be used to improve students' reading skills. The goal of this research is to describe the role of the teacher in the use of illustrated reading card media to improve the reading ability of class 1 students at Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Hargomulyo, as well as to identify the obstacles and how to overcome them. Along with a case study, the descriptive qualitative research method was applied. This research focuses on the usage of picture reading card media. The data for this study were collected through observing, interviewing, and documenting the class 1 homeroom and class 1 pupils of Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Hargomulyo, as well as by library research. Data reduction, data presentation, generating conclusions, and data verification are all part of the researcher's data analysis efforts. To validate data, researchers employ the triangulation approach (combined). When picture reading cards were used, the data demonstrated that the teacher's role had a good effect on students' reading skills.
Strengthening Character Education for Elementary School Students in School Settings Widya Trio Pangestu; Degi Alrinda Agustina
Widyagogik Vol 9, No 2 (2022): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v9i2.19383

Abstract

Character education is important to be implemented in students as early as possible and on an ongoing basis. School is a strategic place for character education because children from all walks of life will receive education at school. In addition, children spend most of their time at school, so what they get at school will affect the formation of their character. Therefore, character education must be applied to all levels of formal education, but a larger portion must be given to the elementary school level compared to other levels of education. This is because elementary school students are still not contaminated by bad qualities, so it is very possible to instill the noble character or character of our nation which will eventually stick in the souls of children until they grow up. In the practice of character education in schools, all components must be involved, including the components of education itself, namely curriculum content, learning and assessment processes, subject handling or management, school management, implementation of extracurricular activities or activities, empowering facilities and infrastructure, financing, and the work ethic of all members of the school/environment. Each component must mutually support the implementation of proper character education, cannot stand alone and must be sustainable.
Penerapan TIK Sederhana pada Siswa SDN Kesek 2 Bangkalan Mutmainnah Mutmainnah; Septia Tri Nurmaya; Silmi Rahma Raihana; Widya Trio Pangestu
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 1: April 2022
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.584 KB) | DOI: 10.52620/jeis.v2i1.15

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu padanan yang tidak terpisahkan tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan, manipulasi, dan transfer atau pengalihan informasi antar media dengan memanfaatkan perangkat teknologi yang tepat sehingga berlangsung efektif dan efisian dan memerikan nilai tambah dalam proses interaksi sosial. Pendidikan di Indonesia saat ini mulai mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan program pelatihan ini adalah untuk menambah dan memperluas wawasan dan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengaplikasikan Microsoft word secara optimal. Proses pelatihan yang dilakukan menggunakan metode penjelasan dan praktek menggunakan perangkat seperti laptop dan komputer. Pendekatan ini dilakukan untuk pengenalan proses belajar yang interaktif. Selain itu, siswa dapat langsung memahami apa yang diajarkan jika dibarengi dengan praktek. Hasil dari pelatihan yang dilakukan ini adalah menambah ilmu dan wawasan siswa-siswi SDN Kesek 2 dalam menggunakan aplikasi Microsoft Word. Siswa-siswi SDN Kesek 2, yang sebelumnya tidak bisa mengoperasikan komputer dan belum bisa menggunakan program Microsoft Word secara optimal, saat ini mulai menguasai program aplikasi Microsoft Word berkat pelatihan oleh tim PKM.
Pengenalan Rambu Lalu Lintas sebagai Sarana Pembelajaran bagi Anak Sekolah SDN 2 Kesek Menggunakan Media Pembelajaran Miniatur Kardus Rahmawati Rahmawati; Saokin Fataky; Widya Trio Pangestu
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 2: Oktober 2022
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.464 KB) | DOI: 10.52620/jeis.v2i2.25

Abstract

Peningkatan pembelajaran yang terjadi pada anak sekolah dasar sering menggunakan materi yang sudah ada pada buku materi, hal ini mendorong untuk penulis melakukan pendekatan untuk pembelajaran pada anak sekolah dasar dengan menggunakan media pembelajaran miniatur kardus lalu lintas. Miniatur kardus lalu lintas mengajarkan pada anak sekolah dasar untuk bisa melihat sekilas bagaimana bentuk atau wujud jalanan yang ada pada umumnya. Pendekatan ini dilakukan untuk pengenalan proses belajar yang interaktif. Selain itu, dapat menanamkan rasa taat berlalu lintas sejak usia dini. Pada usia anak-anak lebih mudah untuk menyerap nilai-nilai patuh pada rambu-rambu lalu lintas karena pada dasarnya anak-anak akan selalu berinteraksi dengan sistem lalu lintas dan jalan raya dalam menjalankan aktivitasnya. Dengan keterbatasan-keterbatasan tersebut maka khususnya siswa-siswi Kelas IV SD sangat membutuhkan metode pembelajaran ini untuk mengenalkan rambu-rambu lalu lintas, khususnya rambu peringatan, larangan, perintah dan petunjuk berbasis android sebagai pembelajaran interaktif, dengan harapan agar dapat memotivasi siswa-siswi dalam membantu belajar memahami dan mengerti konsep-konsep rambu rambu lalu lintas tanpa harus membawa buku dan pengajaran menjadi lebih menarik sehingga dapat memotivasi belajar siswa-siswi SD baik di sekolah maupun diluar sekolah. Selain itu, media pembelajaran miniatur kardus lalu lintas ini bisa melatih kreativitas siswa untuk menjadi siswa yang berkreatif dan menarik.
Membentuk Profil Pelajar Pancasila Melalui Budaya Jumat Bersih Di UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal Novita, Juliana; Trio Pangestu, Widya
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 11 No. 2 (2024): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v11i2.4322

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana budaya Jumat bersih dan faktor yang mendukung kegiatan Jumat bersih dalam membentuk profil pelajar Pancasila di UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal. UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal merupakan salah satu sekolah yang menanamkan pembentukan karakter dilingkungan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, obyek penelitian ini adalah kegiatan Jum’at bersih di UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Jumat bersih yang diterapkan di UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal dilaksanakan setiap minggu setiap Hari Jumat pada pukul 07.30-08.00 WIB yang dilakukan oleh seluruh warga sekolah yaitu: kepala sekolah, guru dan peserta didik. Budaya Jumat bersih ditekankan pada pembentukan sikap gotong royong yang ada didalam profil pelajar Pancasila. Faktor pendukung dari kegiatan Jumat bersih diantaranya peran serta aktif dari seluruh warga sekolah yaitu: kepala sekolah, guru dan wali murid. Kata Kunci: Budaya, Jumat Bersih, Profil Pelajar Pancasila   Abstract The aim of this research is to find out how the clean Friday culture and the factors that support clean Friday activities shape the profile of Pancasila students at UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal. UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal is one of the schools that instills character formation in the educational environment. This type of research is qualitative with a descriptive approach, the object of this research is the clean Friday activities at UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The research results show that the clean Friday culture implemented at UPTD SDN Banyuajuh 2 Kamal is implemented every week every Friday at 07.30-08.00 WIB carried out by all school members, namely: the principal, teachers and students. The clean Friday culture emphasizes the formation of an attitude of mutual cooperation within the Pancasila student profile. Supporting factors for Clean Friday activities include the active participation of all school members, namely: the principal, teachers and student parents. Keywords: Culture, Clean Friday, Profile of Pancasila students
Workshop Implementasi Literasi Digital dalam Pembelajaran di SDN Tanjungjati 2 Bangkalan Pangestu, Widya Trio
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 3 (2024): June, Pages 97 - 300
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i3.919

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu literasi yang harus dikuasai siswa khususnya di sekolah dasar. Literasi digital merupakan salah satu program dari Gerakan Literasi Sekolah yang sudah dijalankan pemerintah. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah memberikan pemahaman guru terkait praktik baik dalam implementasi literasi digital di sekolah dasar baik dalam proses pembelajaran maupun di luar kelas. Kegitan pengabdian ini dilakukan di SDN Tanjungjati 2 Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini menggunakan metode survey, penyampaian materi dan pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), dan penyampaian perencanaan solusi permasalahan. Adapun hasil dari kegiatan ini Sekolah Bersama stakeholder berkomitmen untuk memenuhi sarana dan prasarana penunjang dalam implementasi literasi digital, Sekolah berkomitmen menyediakan akses jaringan internet yang lancar untuk browsing sumber informasi materi pembelajaran, sekolah berkomitmen memberikan pelatihan secara berkesinambungan kepada semua guru dalam operasional teknologi informasi sebagai dasar implementasi literasi digital, Sekolah membuat program Gerakan literasi sekolah khususnya program literasi digital di luar kelas, Memberikan pemahaman kepada orang tua dalam pemanfaatan teknologi informasi sebagai sumber belajar siswa. Semua guru sangat memahami tentang implementasi literasi digital di sekolah dasar setelah pelaksanaan pengabdian ini. Selain itu guru juga sangat berkomitmen untuk melaksanakan literasi digital di sekolah.