Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS FITOKONSTITUEN EKSTRAK ETANOL MAKROALGA MERAH (Euchema cottonii) YANG DIKOLEKSI DARI PETANI RUMPUT LAUT DI PULAU SERANGAN, DENPASAR-BALI Yanti, Suri; Permatasari, Putri; Sari, Yunita; Wiradana, Angga; sandhika; Rosiana
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v8i1.2988

Abstract

Makroalga merah, Euchema cottonii secara tradisional telah dimanfaatkan sebagai makanan fungsional dan kesehatan, seperti menjaga imunitas tubuh dan kesehatan saluran pencernaan. Di sisi lain, makroalga merah ini banyak dimanfaatkan sebagai makanan tradisional pembuatan “rujak bulung” (makanan tradisional khas Bali). Dalam penelitian ini, ekstrak etanol makroalga merah ini dianalisis dan diidentifikasi kandungan senyawa aktifnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis senyawa aktif yang dapat diaplikasikan sebagai sumber obat yang terkandung dalam makroalga merah yang dikoleksi dari petani makroalga merah di Pulau Serangan, Denpasar-Bali. Analisis profil senyawa aktif secara kuantitatif ditentukan dengan menerapkan instrument GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 14 senyawa aktif diperoleh dari ekstrak etanol makroalga merah ini. Hexadecanoic acid, ethyl ester teridentifikasi sebesar 29.81% pada retention time (RT) 15.380. Profil senyawa dengan area peak terendah ditunjukkan oleh Cyclotrisiloxane, hexamethyl yaitu sebesar 0.82% dengan nilai RT sebesar 18.339. Senyawa Hexadecanoic acid dilaporkan memiliki potensi sebagai aktivitas anti-kanker, antimikroba patogen makanan, dan sumber antioksidan. Kata kunci: Eucheuma cottonii, GCMS, senyawa aktif, Hexadecanoic acid, makanan tradisional
FORMULASI NANOEMULSI BERBASIS TANAMAN OBAT MENGGUNAKAN SURFAKTAN ALAMI SEBAGAI TERAPI ANTIVIRAL INFLUENZA: TINJAUAN NARATIF 2019–2024 Ike Maya Permanasari; Rosiana
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/wetpyx28

Abstract

Influenza merupakan salah satu masalah kesehatan global yang signifikan akibat tingginya laju mutasi virus, pola kejadian musiman, serta meningkatnya resistensi terhadap obat antivirus konvensional. Nanoemulsi berkembang sebagai sistem penghantaran obat yang menjanjikan karena mampu meningkatkan kelarutan, stabilitas, dan penyerapan seluler senyawa bioaktif hidrofobik yang berasal dari tanaman obat. Tinjauan naratif ini merangkum bukti ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2019–2024 terkait pengembangan formulasi nanoemulsi berbasis herbal dengan penggunaan surfaktan alami untuk terapi antiviral influenza. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 15 studi memenuhi syarat dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa Curcuma longa, Nigella sativa, Zingiber officinale, dan Ocimum basilicum merupakan tanaman obat yang paling banyak diteliti, mengandung senyawa aktif seperti kurkumin, timoquinon, gingerol, dan eugenol dengan potensi antiviral yang tinggi. Surfaktan alami termasuk lesitin, saponin, dan gum arabic terbukti mampu menghasilkan droplet berukuran nano (<200 nm) dengan stabilitas fisikokimia yang baik serta peningkatan aktivitas antivirus. Secara mekanistik, nanoemulsi herbal bekerja melalui inhibisi masuknya virus, penurunan ekspresi hemagglutinin, serta modulasi respons imun inang. Meskipun hasilnya menjanjikan, sebagian besar penelitian masih terbatas pada uji in vitro sehingga diperlukan kajian praklinik dan klinik lebih lanjut. Secara keseluruhan, nanoemulsi berbasis tanaman obat dengan surfaktan alami berpotensi menjadi pendekatan terapi yang aman dan efektif untuk penanganan infeksi influenza.
GAMBARAN PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG PERIODE JUNI-NOVEMBER 2022 Anwar, La Ode; Habibi, Bachtiar Yusuf; Rosiana; Nugraha, Ferry Ferdian
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.41

Abstract

Hipertensi telah mengakibatkan kematian sekitar 8 juta tahun, 1, di Asia Tenggara, yang sepertiga populasinya menderita hipertensi. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi di RS Sentra Medika Cibinong periode Juni-November 2022. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien BPJS rawat jalan RS Sentra Medika Cibinong dengan Periode Juni-November 2022. Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh kelompok usia 45 - 65 tahun sebanyak 56 orang (56%) dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang (52%). Pada pasien prehipertensi penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 1 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 2 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) + candesartan (ARB) sebanyak 8 pasien (8%).