Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Intensifikasi Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Melakukan Daftar Ulang Wilayah Cirebon I Sumber Andriyansyah, Andriyansyah; Prayitno, Arief; Nursahidin, Nursahidin
Action Research Literate Vol. 9 No. 2 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i2.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan intensifikasi pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di Kabupaten Cirebon. Kebijakan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 narasumber yang terdiri dari pemangku kebijakan dan wajib pajak, observasi langsung, serta analisis dokumen resmi terkait pajak kendaraan bermotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini belum terlaksana secara optimal, ditandai dengan masih tingginya jumlah KTMDU serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Faktor penghambat utama adalah kurangnya kesadaran wajib pajak, keterbatasan personel, serta tantangan dalam pemutakhiran data kendaraan. Sebagai perbandingan, Kota Tangerang dan Kabupaten Maluku Tengah menerapkan strategi insentif dan ekstensifikasi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan sinergi lintas sektor, optimalisasi teknologi dalam pengelolaan data pajak, serta penerapan insentif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penyempurnaan strategi implementasi kebijakan perpajakan daerah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Strategi Reformasi Birokrasi Di Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu Fitria, Dwi Meilisa; Permana, Ipik; Prayitno, Arief
Action Research Literate Vol. 9 No. 2 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i2.2813

Abstract

Keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten menjadi hambatan. Banyak pegawai yang belum memiliki keterampilan yang memadai untuk mendukung reformasi birokrasi yang berbasis teknologi informasi dan manajemen modern. Budaya kerja yang cenderung statis dan kurang inovatif seringkali menghambat penerapan perubahan. Resistensi terhadap perubahan dari dalam organisasi merupakan masalah utama yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi reformasi birokrasi yang diterapkan di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu, dengan menggunakan teori reformasi birokrasi dari Sedarmayanti sebagai dasar analisis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun semua dimensi reformasi birokrasi telah diterapkan, implementasinya belum optimal. Dimensi pertama, pembaharuan mind set dan culture set, telah dilaksanakan melalui pemberian tunjangan kinerja dan kegiatan evaluasi serta sharing knowledge, namun hasilnya kurang maksimal karena penilaian kinerja dianggap tidak objektif dan kurangnya antusiasme pegawai. Dimensi kedua, internalisasi prinsip tata kepemerintahan yang baik, terlaksana melalui partisipasi dalam webinar, namun masih kurang efektif karena kurangnya pelaksanaan mandiri di BPS Kabupaten Indramayu. Dimensi sistem manajemen pemerintahan di BPS Kabupaten Indramayu lebih bersifat pelaksanaan kebijakan, mengikuti aturan yang ditetapkan oleh BPS pusat. Dalam strategi penataan sumber daya manusia, terdapat upaya untuk meningkatkan kualitas SDM melalui perencanaan kebutuhan SDM yang tepat, pelatihan, penerapan sistem kinerja transparan, penguatan budaya organisasi, rotasi dan mutasi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, tantangan terbesar tetap pada optimalisasi pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ada kemajuan, BPS Kabupaten Indramayu masih perlu memperbaiki pelaksanaan reformasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Strategi Pengelolaan Obyek Wisata Mangrove di Kabupaten Brebes : (Studi Kasus Wisata Mangrove Sari di Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes) Junaedi, Junaedi; Prayitno, Arief; Wulandari, Sri
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3085

Abstract

Studi ini menyelidiki strategi untuk merevitalisasi pariwisata Mangrove Sari di Kabupaten Brebes, Indonesia, menyusul penurunan yang signifikan akibat COVID-19 dan tantangan sistemik. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan data kualitatif dari wawancara dan pengamatan pemangku kepentingan dengan analisis SWOT kuantitatif (matriks IFAS/EFAS) untuk menilai status situs pariwisata saat ini. Temuan mengungkapkan potensi Strategi Berorientasi Pertumbuhan, mengidentifikasi kekuatan utama seperti persatuan masyarakat dan sumber daya alam, di samping hambatan kritis termasuk infrastruktur yang buruk (35% jalan tidak beraspal) dan pendanaan terbatas (hanya 10-15% dari anggaran desa yang dialokasikan untuk pariwisata). Studi ini mengusulkan solusi terpadu yang mencakup pembangunan infrastruktur, model pendanaan inovatif (CSR dan kemitraan publik-swasta), strategi pemasaran digital, dan program konservasi mangrove. Temuan ini menawarkan rekomendasi kebijakan praktis untuk pemerintah daerah, menekankan investasi infrastruktur, realokasi anggaran, dan program literasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pariwisata berkelanjutan dengan menunjukkan bagaimana situs ekowisata dapat secara bersamaan mencapai pemulihan ekonomi, konservasi lingkungan, dan tujuan pemberdayaan masyarakat. Arah penelitian masa depan termasuk mengevaluasi efektivitas implementasi strategi digital yang diusulkan dan langkah-langkah adaptasi iklim.
Business Process Automation as an Innovative Strategy in Modernizing Corporate Business Administration Prayitno, Arief
Journal of Management Vol. 2 No. 1 (2023): January - June
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of business process automation as an innovative strategy in driving the modernization of business administration. Amid the rapid development of digital technology, organizations are required to enhance efficiency, accuracy, and speed in administrative management. Automation serves as a strategic solution to replace manual processes that tend to be slow and prone to errors. The research method used is a descriptive approach with qualitative analysis of the implementation of automation across various business sectors. Data were collected through interviews, literature studies, and observations of digital system-based administrative practices. The findings show that business process automation significantly contributes to the modernization of business administration by positively impacting operational efficiency, data accuracy, information-based decision-making, and customer service quality. Through the integration of Business Process Automation (BPA), companies are able to streamline various processes such as employee onboarding, purchase order management, contract management, marketing, and sales, thereby reducing reliance on manual processes that are susceptible to errors and delays. These findings reinforce that automation not only boosts productivity and reduces costs but also accelerates business responsiveness to market dynamics, enhances competitiveness, and strengthens the organizational foundation for long-term growth in a technology-driven business environment.
Defending the Nation in the Cyber Era: Indonesia’s Response to Non Military Security Threats Rudiyanto, Rudiyanto; Prayitno, Arief
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 9 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i9.555

Abstract

The rapid development of information and communication technology has brought Indonesia into a complex era of digital transformation. On the other hand, this advancement has also given rise to new challenges in the form of non-military cyber threats that pose significant risks to national stability. This research aims to examine the forms and characteristics of non-military threats in cyberspace and to analyze the effectiveness of Indonesia’s national defense strategies in responding to these threats. The research employs a descriptive qualitative method with a literature study approach. The findings indicate that although the government has established the Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) and issued various regulations, such as Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection and Minister of Defense Regulation No. 82 of 2014, the strategies implemented have not been fully effective. This is due to weak interagency coordination, limited human resources, and suboptimal law enforcement. Therefore, strengthening governance, improving digital literacy, and fostering cross-sector collaboration are essential to building a resilient national cyber defense system.
Implementation Of Local Goverment Policies In The Utilization Of Groundwater For Business Activities Arief Prayitno; Endang Sutrisno; Alip Rahman; Bella Carla
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 20 No. 2 (2021): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v20i2.3364

Abstract

Excessive use of groundwater depletes reserves ofgroundwater resources in a short period of time,resulting in various impacts. This study discussespolicies regarding the use of groundwater in CirebonRegency and the government's efforts to overcomethreats due to groundwater exploitation. The researchmethod used is empirical juridical. Arrangementsregarding the legal basis for the use, extraction andprotection of groundwater are regulated in LawNumber 11 of 1974 concerning Irrigation, Minister ofEnergy and Mineral Resources Regulation Number20 of 2017 concerning Guidelines for DeterminingGroundwater Acquisition Value West Java GovernorRegulation Number 97 of 2020 concerningImplementation Regulations of West Java ProvinceRegional Regulation Number 1 of 2017 concerningGroundwater Management West Java ProvincialRegulation Number 1 of 2017 2017 concerningGroundwater Management so that the continuity ofgroundwater availability is maintained, this becomesthe legal basis for regional stakeholders. The CirebonRegency government's policy in tackling groundwaterexploitation must be based on applicable legalprovisions. In its application in Cirebon Regency,research found that there are companies that carry outbusiness activities by exploiting excessivegroundwater
EMPOWERMENT OF THE MILITARY IN THE USE OF DRONE DEFENSE EQUIPMENT TO INCREASE READINESS FOR MILITARY OPERATIONS: Pemberdayaan Rindam Dalam Penggunaan Alutsista Drone Guna Meningkatkan Kesiapan Tugas Operasi Militer Chandra; Adv Bangun P. Hutajulu; Arief Prayitno
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.5869

Abstract

This Study Analyzes the Role of The Regional Military Command Training Regiment (Rindam) Jaya in The Utilization Of Drone Weapon Systems (Alutsista) To Enhance The Operational Readiness Of The Indonesian Army. With Technological Advancements, Drones Have Become Essential Components in Modern Defense Strategies, Enabling More Effective Surveillance and Strikes on The Battlefield. Rindam Jaya Is Responsible for Training Soldiers in Drone Operation, Maintenance, And Tactical Utilization, Ranging from Micro Uavs for Short-Range Surveillance to High-Altitude Long-Endurance (HALE) Uavs for Strategic National Missions. The Integration of Drones into Military Training Includes Realistic Battlefield Simulations, Preparing Soldiers for Quick Responses in Various Dynamic Scenarios. This Study Employs a Qualitative Approach, Collecting Data Through Interviews and Literature Related to Drone Technology and Military Training. The Findings Show That Rindam Plays a Impotant Role in Ensuring the Technical and Tactical Readiness of Soldiers; However, Challenges Include Limited Training Facilities and The Need for Collaboration With The Defense Industry to Develop Domestic Technology. The Study Concludes That Ongoing Adaptation to Technological Advancements and Comprehensive Training Program Enhancements Are Essential for Rindam to Support the Indonesian Army's Operational Readiness In Facing Future Threats. This Research Aims to Contribute to National Defense Policy and Strengthen Indonesia's Military Readiness.
Peningkatan Kompetensi Pegawai Rumah Sakit dalam Penanganan Komplain Berbasis Komunikasi Empatik untuk Pelayanan Prima Pratiwi, Nur Pudyastuti; Samoedra, Artarina Dewi Asri; Kurniawan, Arief; Trismiyanto, Harun Heri; Marditama, Theresia; Prayitno, Arief; Arip, Maulana; Aprilla, Devana Rossa Nur; Mulyani, Sahwa Sri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1198

Abstract

Penanganan komplain pasien merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu layanan rumah sakit, terutama pada era pelayanan yang menekankan responsivitas, empati, dan komunikasi efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai Oetomo Hospital Bandung dalam menanggapi keluhan pasien secara profesional melalui pelatihan komunikasi empatik dan penguatan konsep Employee Value Proposition (EVP) terkait penanganan komplain. Pelatihan melibatkan 75 peserta yang terdiri dari jajaran manajerial, pegawai non-klinis, serta tenaga kesehatan, dan dilaksanakan melalui sharing session, pelatihan EVP, serta pelatihan penanganan komplain untuk klinis dan non-klinis. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep komplain, komunikasi empatik, strategi penyelesaian konflik, serta koordinasi lintas-unit. Peserta juga menilai role play sebagai metode paling efektif untuk meningkatkan keterampilan menghadapi situasi komplain secara nyata. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya pelayanan prima, peningkatan motivasi kerja, serta penyempurnaan alur penanganan komplain di rumah sakit mitra.
Optimalisasi Strategi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste Dalam Mengatasi Aktivitas Ilegal Guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD Pamungkas, Fandy; Prayitno, Arief; Gunawan, Asep
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7847

Abstract

Pengamanan perbatasan RI - RDTL menghadapi tantangan aktivitas ilegal seperti penyelundupan, perdagangan manusia, dan kepemilikan senjata yang mengancam stabilitas dan kedaulatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengamanan perbatasan yang dilaksanakan oleh TNI AD dalam mengatasi aktivitas ilegal, mengidentifikasi peluang dan kendala implementasi teknologi, serta merumuskan optimalisasi strategi berbasis teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta validasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengamanan TNI AD telah mengintegrasikan pendekatan militer, intelijen, dan sosial melalui patroli rutin, operasi gabungan, serta pembinaan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur komunikasi, dan interoperabilitas antarinstansi masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menghasilkan optimalisasi Strategi Pengamanan Adaptif Berbasis Teknologi (SPABT) sebagai temuan kebaruan, yang terdiri atas empat elemen : Digital Intelligence System, Collaborative Command Network, Smart Border Infrastructure, dan Community - Based Security. Optimalisasi ini menegaskan sinergi antara teori Lykke (Ends, Ways, Means), Human Security, dan konsep Hankamrata, menuju sistem pertahanan adaptif yang kolaboratif dan modern. Kesimpulannya, optimalisasi strategi pengamanan berbasis teknologi menjadi kunci dalam menghadapi ancaman lintas batas. Optimalisasi SPABT berpotensi memperkuat efektivitas TNI AD dalam menjaga kedaulatan, stabilitas wilayah, dan ketahanan nasional melalui integrasi manusia, teknologi, dan kelembagaan.
Strategi Penyiapan Materiel Satuan Kodam V/Brawijaya Dalam Pelaksanaan Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua New Guinea Prayitno, Eka Bagus; Prayitno, Arief; Gunawan, Asep
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif proses perencanaan, pengadaan, distribusi, serta pemeliharaan kelengkapan materiel militer di lingkungan Kodam V/Brawijaya dalam rangka meningkatkan kesiapan satuan menghadapi tugas operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia–Papua New Guinea (RI–PNG). Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam sistem penyediaan materiel dan merumuskan strategi optimalisasi yang adaptif dan efektif terhadap dinamika operasi di wilayah perbatasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap unsur pelaksana logistik Kodam V/Brawijaya seperti Bekangdam, Paldam, Komlekdam, dan Slogdam, serta satuan tempur pengguna yaitu Yonif 500/Raider, Yonif 512/Quratara Yudha, dan Yonif 521/Dadaha Yudha. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem logistik materiel berperan strategis dalam menjamin kesiapan operasional satuan melalui penetapan kebutuhan operasional, sinkronisasi perencanaan operasi dengan dukungan logistik, serta pengendalian kesiapan satuan melalui pemeriksaan kesiapan operasional (Riksiapops), namun efektivitasnya masih dihadapkan pada kesenjangan antara kebutuhan ideal dan kemampuan dukungan logistik riil, keterbatasan stok dan waktu distribusi materiel, serta belum terintegrasinya sistem pendataan dan monitoring kondisi materiel. Penelitian ini didukung oleh Teori Kompleks Keamanan Kawasan, Teori Strategi, Teori Kontinjensi, Teori Manajemen Logistik Militer, dan Teori Total Quality Management. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang dapat dilaksanakan meliputi penyusunan kebutuhan operasional berbasis skenario tugas sejak tahap awal perencanaan, penguatan sinkronisasi antara staf operasi dan staf logistik, optimalisasi Riksiapops sebagai alat pengendalian kesiapan satuan secara berjenjang, pengembangan sistem pendataan dan monitoring materiel yang terintegrasi, penguatan pemeliharaan preventif, serta pelaksanaan evaluasi pasca penugasan secara sistematis guna meningkatkan kesiapan operasional Satgas Pengamanan Perbatasan secara optimal dan berkelanjutan.