p-Index From 2021 - 2026
6.166
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Organizational Strategy Execution: From Planning To Reality A Literature Review On Key Success Factors For Strategy Implementation In A Dynamic Environment, The Case Of Indonesian Organizations Rudiyanto, Rudiyanto; Prayitno, Arief
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/tt4qh755

Abstract

Many organizations fail to achieve their strategic goals not due to poor planning, but because of weak strategy execution. Strategy execution is a critical stage that requires the involvement of top management, adaptive control systems, and support from mature performance measurement and risk management systems. This research aims to analyze the factors that influence the success and failure of strategy execution in dynamic environments, with a specific focus on Indonesian organizations. The research method employed is qualitative, with a systematic literature review approach, utilizing various relevant academic sources from international and local databases. The findings indicate that successful strategy execution is characterized by leadership commitment, risk prioritization, stakeholder involvement, periodic evaluations, and the integration of risk management throughout the strategic process. Conversely, failure in strategy execution is often caused by a lack of risk awareness, an unsupportive organizational culture, and the absence of a structured performance measurement system. In conclusion, effective strategy execution emerges from the deliberate alignment of three foundational pillars: structural organizational readiness, strong and accountable leadership, and an integrated system of performance and risk oversight. Organizations that cultivate balance across leadership commitment, adaptive control systems, and risk-performance integration are better positioned to transform strategic plans into tangible and sustainable outcomes, even amid dynamic environmental challenges. By managing these elements effectively, organizations can bridge the persistent gap between strategic intent and operational reality.
Implementation Of Local Goverment Policies In The Utilization Of Groundwater For Business Activities Arief Prayitno; Endang Sutrisno; Alip Rahman; Bella Carla
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 20 No. 2 (2021): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v20i2.3364

Abstract

Excessive use of groundwater depletes reserves ofgroundwater resources in a short period of time,resulting in various impacts. This study discussespolicies regarding the use of groundwater in CirebonRegency and the government's efforts to overcomethreats due to groundwater exploitation. The researchmethod used is empirical juridical. Arrangementsregarding the legal basis for the use, extraction andprotection of groundwater are regulated in LawNumber 11 of 1974 concerning Irrigation, Minister ofEnergy and Mineral Resources Regulation Number20 of 2017 concerning Guidelines for DeterminingGroundwater Acquisition Value West Java GovernorRegulation Number 97 of 2020 concerningImplementation Regulations of West Java ProvinceRegional Regulation Number 1 of 2017 concerningGroundwater Management West Java ProvincialRegulation Number 1 of 2017 2017 concerningGroundwater Management so that the continuity ofgroundwater availability is maintained, this becomesthe legal basis for regional stakeholders. The CirebonRegency government's policy in tackling groundwaterexploitation must be based on applicable legalprovisions. In its application in Cirebon Regency,research found that there are companies that carry outbusiness activities by exploiting excessivegroundwater
EMPOWERMENT OF THE MILITARY IN THE USE OF DRONE DEFENSE EQUIPMENT TO INCREASE READINESS FOR MILITARY OPERATIONS: Pemberdayaan Rindam Dalam Penggunaan Alutsista Drone Guna Meningkatkan Kesiapan Tugas Operasi Militer Chandra; Adv Bangun P. Hutajulu; Arief Prayitno
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.5869

Abstract

This Study Analyzes the Role of The Regional Military Command Training Regiment (Rindam) Jaya in The Utilization Of Drone Weapon Systems (Alutsista) To Enhance The Operational Readiness Of The Indonesian Army. With Technological Advancements, Drones Have Become Essential Components in Modern Defense Strategies, Enabling More Effective Surveillance and Strikes on The Battlefield. Rindam Jaya Is Responsible for Training Soldiers in Drone Operation, Maintenance, And Tactical Utilization, Ranging from Micro Uavs for Short-Range Surveillance to High-Altitude Long-Endurance (HALE) Uavs for Strategic National Missions. The Integration of Drones into Military Training Includes Realistic Battlefield Simulations, Preparing Soldiers for Quick Responses in Various Dynamic Scenarios. This Study Employs a Qualitative Approach, Collecting Data Through Interviews and Literature Related to Drone Technology and Military Training. The Findings Show That Rindam Plays a Impotant Role in Ensuring the Technical and Tactical Readiness of Soldiers; However, Challenges Include Limited Training Facilities and The Need for Collaboration With The Defense Industry to Develop Domestic Technology. The Study Concludes That Ongoing Adaptation to Technological Advancements and Comprehensive Training Program Enhancements Are Essential for Rindam to Support the Indonesian Army's Operational Readiness In Facing Future Threats. This Research Aims to Contribute to National Defense Policy and Strengthen Indonesia's Military Readiness.
Peningkatan Kompetensi Pegawai Rumah Sakit dalam Penanganan Komplain Berbasis Komunikasi Empatik untuk Pelayanan Prima Pratiwi, Nur Pudyastuti; Samoedra, Artarina Dewi Asri; Kurniawan, Arief; Trismiyanto, Harun Heri; Marditama, Theresia; Prayitno, Arief; Arip, Maulana; Aprilla, Devana Rossa Nur; Mulyani, Sahwa Sri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1198

Abstract

Penanganan komplain pasien merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu layanan rumah sakit, terutama pada era pelayanan yang menekankan responsivitas, empati, dan komunikasi efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai Oetomo Hospital Bandung dalam menanggapi keluhan pasien secara profesional melalui pelatihan komunikasi empatik dan penguatan konsep Employee Value Proposition (EVP) terkait penanganan komplain. Pelatihan melibatkan 75 peserta yang terdiri dari jajaran manajerial, pegawai non-klinis, serta tenaga kesehatan, dan dilaksanakan melalui sharing session, pelatihan EVP, serta pelatihan penanganan komplain untuk klinis dan non-klinis. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep komplain, komunikasi empatik, strategi penyelesaian konflik, serta koordinasi lintas-unit. Peserta juga menilai role play sebagai metode paling efektif untuk meningkatkan keterampilan menghadapi situasi komplain secara nyata. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya pelayanan prima, peningkatan motivasi kerja, serta penyempurnaan alur penanganan komplain di rumah sakit mitra.
Optimalisasi Strategi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste Dalam Mengatasi Aktivitas Ilegal Guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD Pamungkas, Fandy; Prayitno, Arief; Gunawan, Asep
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7847

Abstract

Pengamanan perbatasan RI - RDTL menghadapi tantangan aktivitas ilegal seperti penyelundupan, perdagangan manusia, dan kepemilikan senjata yang mengancam stabilitas dan kedaulatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengamanan perbatasan yang dilaksanakan oleh TNI AD dalam mengatasi aktivitas ilegal, mengidentifikasi peluang dan kendala implementasi teknologi, serta merumuskan optimalisasi strategi berbasis teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta validasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengamanan TNI AD telah mengintegrasikan pendekatan militer, intelijen, dan sosial melalui patroli rutin, operasi gabungan, serta pembinaan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur komunikasi, dan interoperabilitas antarinstansi masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menghasilkan optimalisasi Strategi Pengamanan Adaptif Berbasis Teknologi (SPABT) sebagai temuan kebaruan, yang terdiri atas empat elemen : Digital Intelligence System, Collaborative Command Network, Smart Border Infrastructure, dan Community - Based Security. Optimalisasi ini menegaskan sinergi antara teori Lykke (Ends, Ways, Means), Human Security, dan konsep Hankamrata, menuju sistem pertahanan adaptif yang kolaboratif dan modern. Kesimpulannya, optimalisasi strategi pengamanan berbasis teknologi menjadi kunci dalam menghadapi ancaman lintas batas. Optimalisasi SPABT berpotensi memperkuat efektivitas TNI AD dalam menjaga kedaulatan, stabilitas wilayah, dan ketahanan nasional melalui integrasi manusia, teknologi, dan kelembagaan.
Strategi Penyiapan Materiel Satuan Kodam V/Brawijaya Dalam Pelaksanaan Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua New Guinea Prayitno, Eka Bagus; Prayitno, Arief; Gunawan, Asep
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif proses perencanaan, pengadaan, distribusi, serta pemeliharaan kelengkapan materiel militer di lingkungan Kodam V/Brawijaya dalam rangka meningkatkan kesiapan satuan menghadapi tugas operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia–Papua New Guinea (RI–PNG). Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam sistem penyediaan materiel dan merumuskan strategi optimalisasi yang adaptif dan efektif terhadap dinamika operasi di wilayah perbatasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap unsur pelaksana logistik Kodam V/Brawijaya seperti Bekangdam, Paldam, Komlekdam, dan Slogdam, serta satuan tempur pengguna yaitu Yonif 500/Raider, Yonif 512/Quratara Yudha, dan Yonif 521/Dadaha Yudha. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem logistik materiel berperan strategis dalam menjamin kesiapan operasional satuan melalui penetapan kebutuhan operasional, sinkronisasi perencanaan operasi dengan dukungan logistik, serta pengendalian kesiapan satuan melalui pemeriksaan kesiapan operasional (Riksiapops), namun efektivitasnya masih dihadapkan pada kesenjangan antara kebutuhan ideal dan kemampuan dukungan logistik riil, keterbatasan stok dan waktu distribusi materiel, serta belum terintegrasinya sistem pendataan dan monitoring kondisi materiel. Penelitian ini didukung oleh Teori Kompleks Keamanan Kawasan, Teori Strategi, Teori Kontinjensi, Teori Manajemen Logistik Militer, dan Teori Total Quality Management. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang dapat dilaksanakan meliputi penyusunan kebutuhan operasional berbasis skenario tugas sejak tahap awal perencanaan, penguatan sinkronisasi antara staf operasi dan staf logistik, optimalisasi Riksiapops sebagai alat pengendalian kesiapan satuan secara berjenjang, pengembangan sistem pendataan dan monitoring materiel yang terintegrasi, penguatan pemeliharaan preventif, serta pelaksanaan evaluasi pasca penugasan secara sistematis guna meningkatkan kesiapan operasional Satgas Pengamanan Perbatasan secara optimal dan berkelanjutan.
Strategi Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Bisnis dan Kepatuhan Hukum di Indonesia Prayitno, Arief
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i1.5653

Abstract

Effective business management and legal compliance are essential to create corporate stability and competitiveness, especially in Indonesia which has complex regulations. Compliance with the law helps companies build reputation, reduce risks and contribute to sustainable economic development. Collaboration between government and companies is key to creating a healthy business ecosystem, supporting economic growth, and ensuring transparency and accountability in business practices. This study aims to analyze the collaboration strategy between government and companies in improving the effectiveness of business management and legal compliance in Indonesia. This study uses a normative legal approach that relies on tracing applicable laws and other complementary sources. The results of the study indicate that collaboration between the government and companies in improving the effectiveness of business management and legal compliance is very important to create a transparent, efficient, and sustainable business environment. With the role of the government in providing regulations that support operational efficiency, incentives for law-abiding companies, and the provision of skills-based training, companies can operate better and comply with legal obligations. In addition, the use of technology and digitalization of legal administration processes can improve efficiency and transparency, while synergies in corporate social responsibility (CSR) programs and awards for law-abiding companies help strengthen the culture of compliance. All of this creates a business ecosystem that not only benefits companies, but also contributes to economic development and community welfare
Ketepatan Penanganan Keluhan Terhadap Customer Value Creation Pada Pasien BPJS di RS X Marditama, Theresia; Pratiwi, Nur Pudyastuti; Samoedra, Artarina D.A; Trismiyanto, Harun Heri; Prayitno, Arief; Fitriyani, Sani; Latifah, Rika Nur; Lova, Mesya Aura; Sari, Della Purnama
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52044

Abstract

Patient satisfaction is a major indicator of the quality of health services. One important factor that influences satisfaction is the responsiveness of the hospital to patient complaints. Effective complaint handling can increase trust, improve service reputation, and contribute to continuous quality improvement. The purpose of this study was to determine the accuracy of complaint handling in increasing customer value creation at X Hospital. The research method in this study was descriptive verification using a questionnaire. The sample method studied was using the purposive sampling method. Data analysis used simple linear regression and correlation. The results showed that there was a positive and significant influence between complaint handling and customer value creation. Keywords: Patient Satisfaction, Service Quality, Complaint Handling, Customer Value Creation