Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSANUNTUK MENENTUKAN BIBIT PADI TERBAIKMENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Adi Prasetia Nanda; Sucipto .; Elisabet Yunaeti Anggraeni
Jurnal Cendikia Vol 22 No 01 (2022)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani di Indonesia khususnya di Kabupaten Tanggamus saat ini sedang mengalami penurunan hasil panen yang siginifikan karena disebabkan oleh keadaan cuaca yang tidak menentu, bibit padi yang kurang berkualitas dan lain-lain. Dari beberapa uraian masalah tersebut, maka dibuatlah suatu sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Simple Additive Weight (SAW) yang akan memberikan informasi dan membantu para petani dalam menentukan keputusan mengenai bibit padi yang akan digunakan. Bibit padi yang baik sangat penting sekali bagi para petani karena bibit padi merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan panen para petani. Maka dari itu penulis mengambil judul “Sistem pendukung Keputusan Untuk Menentukan Bibit Padi Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)“. Permasalahaan Pada Penelitian ini adalah bagaimana cara untuk membantu para petani memilih bibit padi terbaik yang cocok di tanam di musim yang tidak menentu saat ini. Jika para petani dapat memilih dan menentukan bibit padi yang baik maka akan mendapatkan hasil panen yang sesuai dengan keinginan, maka dibuatlah sistem pendukung keputusan pemilihan bibit padi terbaik menggunakan metode simple additive weight (SAW) yang akan memberikan informasi dan membantu para petani dalam pengambilan keputusan mengenai bibit padi yang akan mereka gunakan. Bibit padi terbaik sangat penting sekali bagi para petani karena bibit padi merupakan faktor utama dan penentu keberhasilan di waktu panen.Dengan adanya masalah tersebut maka diperlukan sistem pendukung keputusan untuk menentukan pemilihan bibit padi terbaik pilihan masyakarat dengan menggunakan metode simple additive weight (SAW).
Perancangan Sistem Informasi Sekolah Berbasis Web Mobile Pada SMA Muhammadiyah Gisting Adi Prasetia Nanda; Novi Ayu Kristiana Dewi
ALGOR Vol 3 No 1 (2021): High Tech High Value
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi-Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah sarana penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu berkompetitif dalam kemajuan bangsa dan negara. Suatu Informasi yang diberikan SMA Muhammadiyah Gisting masih sangat kurang luas dalam pendistribusiannya. Seiring berjalannya perkembangan teknologi dan komunikasi penyampaian informasi SMA Muhammadiyah Gisting dapat disajikan dengan menggunakan web mobile. Mengingat pentingnya penyampaian informasi SMA Muhammadiyah Gisting bagi siswa didukung dengan perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang maka dibutuhkan Sistem yang dapat menyajikan informasi di SMA Muhammadiyah Gisting secara akurat dan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem informasi SMA Muhammadiyah Gisting berbasis web Mobile. Sistem ini dilengkapi dengan profil sekolah, Sejarah Sekolah, data guru, data siswa, dan lainnya yang dapat memberikan gambaran tentang SMA Muhammadiyah Gisting tesebut. Sehingga siswa dapat mengetahui informasi dengan jelas dan akurat
PEMODELAN PENENTUAN PRIORITAS DESA PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN GADINGREJO MENGGUNAKAN METODE WASPAS BERBASIS WEBMOBILE Joni .; Ahmad Syarifudin; Adi Prasetia Nanda
Jurnal Cendikia Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO. Stunting diakibatkan oleh banyak faktor, seperti ekonomi keluarga, penyakit atau infeksi yg berkali-kali. Kondisi lingkungan, baik itu polusi udara, air bersih bisa juga mempengaruhi stunting. Tidak jarang pula masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, seperti masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Banyaknya desa yang memiliki penderita stunting di Kecamatan Gadingrejo. Maka sangat di butuhkan sebuah sistem untuk menentukan desa mana yang menjadi prioritas utama dalam penanganan stunting. Oleh karena itu penulis mengangkat penelitian tentang penentuan prioritas desa penanganan stunting di Kecamatan Gadingrejo menggunakan metode waspas berbasis web mobile. Menentukan prioritas penanganan stunting di Kecamatan Gadingrejo dengan menggunakan metode waspas memerlukan beberapa kriteria diantaranya : Ketahanan Pangan, Lingkungan Sosial, Lingkungan Kesehatan, dan Lingkungan Pemukiman.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Berbasis Teknologi Informasi Bagi UMKM di Pekon Margodadi Kabupaten Pringsewu Ahmad Khumaidi; Adi Prasetia Nanda; Elisabet Yunaeti A
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pengelolaan Keuangan baik untuk pencatatan pemasukan dan pengeluaran sangat penting untuk perkembangan UMKM untuk dasar evaluasi sistem bisnis yang sudah berjalan dengan perkembangan teknologi yang semakin baik maka perlu adanya sentuhan teknologi komputerisasi dalam manajemen keuangan untuk mencatat transaksi pengeluaran dan pemasukan sehingga akan lebih cepat dan efektif dalam pencatatan segala transaksinya. Tujuan penelitian ini memberikan pelatihan tentang Sistem Informasi Pemasukan Dan Pengeluaran Berbasis Komputer agar UMKM di Pekon Margodadi lebih maju berkembang dan maju. Hasil kajian ini merupakan fasilitas inovasi untuk memanajemen transaksi pengeluaran dan pemasukan UMKM yang nantinya akan lebih efektif dan efisien menggunakan bahasa pemrograman PHP membangun database menggunakan MySQL dan server yang nantinya akan di hosting atau diupload sehingga informasi ini akan menjadi web mobile yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun hanya menggunakan Komputer atau Smartphone. Target hasil pelatihan ini adalah kemampuan UMKM menggunakan aplikasi pengelolaan keuangan dengan mudah untuk meningkatkan manajeman keuangan usahanya. Luaran dari solusi ini yaitu pemahaman UMKM tentang pengelolaan keuangan usaha yang baik dan benar. Kegiatan ini juga menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan peserta tentang pengelolaan keuangan bagi UMKM di Pekon Margodadi
Pemanfatan Teknologi Informasi (Marketplace)/Sosial Media Untuk Perkembangan UMKM Di Desa Ambarawa Barat Dalam Masa Pandemi Adi Prasetia Nanda; Sri Hartati; Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.004 KB) | DOI: 10.36448/jpmtb.v1i1.3

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (Marketplace)/Media Sosial untuk Pengembangan UMKM di Desa Ambarawa Barat Selama Masa pandemi. Teknologi Informasi (Marketplace) atau media sosial penting bagi UMKM karena pemanfaatan Teknologi Informasi berperan sebagai solusi untuk membantu perekonomian masyarakat Ambarawa Barat dalam memasarkan produk olahannya. Marketplace merupakan bagian dari kegiatan transaksi E-Commerce, yang diatur dalam berbagai peraturan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen.
Sosialisasi Pembuatan Nib Kepada Pelaku Usaha Di Pekon Sukoyoso Kecamatan Sukoharjokab. Pringsewu Ahmad Syarifuddin; Joni Joni; Adi Prasetia Nanda; M. Islamadi .
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.792 KB) | DOI: 10.36448/jpmtb.v1i2.22

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari unsur tridarma perguruan tinggi yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun.Secara umum program ini dirancang oleh berbagai universitas atau institut yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia.Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Pekon Sukoyoso, Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu merupakan sebuah desa kecil yang terdapat berbagai Pengrajin Batu Bata dan Genteng. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Pekon Sukoyoso merupakan kegiatan yang didukung oleh pemerintah dalam mensosialisasikan NIB kepada masayarakat, khususnya masyarakat Pekon Sukoyoso. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman pentingnya mengurus izin usaha dan mengenalkan Nomor Induk Berusaha (NIB) untukmengurus izin usaha secara online. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaanya yaitu Research (Penelitian), Action (Aksi), dan Participatory (Partisipasi). Kesimpulkan dalam pelaksanaan PKM ini adalah bahwa masyarakat Pekon Sukoyoso yang memiliki Pelaku usaha dapat memahami bagaimana cara membuat NIB melalui web OSS, serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan WASPAS dalam Menentukan Rumah Kost yang Strategis Elisabet Yunaeti Anggraeni; Adi Prasetia Nanda; Nungsiyati Nungsiyati
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v12i2.2767

Abstract

A boarding house is a place to stay temporarily when you have to be away from your house or the area where you live. In Indonesia, there are many students who, after graduating from high school or the equivalent, continue their studies outside the city, some even outside the province or island. The choice to continue their studies outside the area is based on several reasons, including because the majors desired and in accordance with their interests and talents are not available in their area of origin. Therefore, leaving the area or city of birth and settling in the area or city where the desired university is located must be an option. The development of a campus or college has an impact on the increasing demand for property by consumers, especially the need for boarding houses. Based on this background, it is necessary to determine strategic boarding houses using the Waspas method. The results of the calculations in determining strategic boarding houses are: 1. Melati boarding house (Q3) 8,700, 2. Anyelir boarding house (Q1) 6,342, 3. Orchid boarding house (Q4) 5,688, 4. Mawar boarding house (Q2) 5,502 . 5. Akasia boarding house (Q5) 5,125.
SOSIALISASI PEMBUATAN DAN PENGENALAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) UMKM MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DI PEKON SUKOHARJO 1 Adi Prasetia Nanda; Elisabet Yunaeti Anggareni; Muhammad Islamadi; Ahmad Syarifuddin
Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP3K Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnalpkm.v3i4.65

Abstract

The existence of increasingly sophisticated technology, it encourages the government to create government programs that are advanced and can adapt to current developments. One of them is in the field of licensing, which is realized with the existence of Online Single Submission (OSS) by the Investment and One-Stop Service Office, Pringsewu Regency, Sukoharjo 1, is a village in Sukoharjo District, Pringsewu Regency, Lampung has approximately one hundred MSMEs registered with the Cooperatives and MSMEs Office. Pringsewu Regency. Realizing the importance of providing awareness and understanding to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) actors of the importance of having a business license, the STMIK Pringsewu service team conducted training to help residents, especially MSME actors, be given knowledge and understanding of business licensing. There are several methods used in carrying out this service, namely: MSME data collection, surveys, and outreach, making MSME NIB, and submission of NIB documents. The results of this PKM activity are that business actors can know the importance of business legality and business registration with the OSS institution so that MSMEs in Pekon Sukoharjo 1 get business protection and ease of access to capital, and empowerment from the government and assistance in developing micro, small and medium enterprises.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT DENGAN METODE WEIGHTING AGGREGATED SUM PRODUCUT ASSESSMENT (WASPAS) PADA KSPPS BMT M SABILIL MUTTAQIEN Adi Prasetia Nanda; Ahmad Syarifuddin; Mohammad islam mahdi
Jurnal Cendikia Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PertumbuhanD,sistem D,informasi kian D,berkembang lebih D,signifikan, menjadikan D,keperluan teknologi D,kian D,lama kian D,banyak D,diperlukan, teknologi D,komputer adalah D,sebuah contoh D,dari D,pertumbuhan D,teknologi D,yang tumbuh cepat D,dan D,sangat diperlukan D,oleh D,masyarakat, teknologi D,komputer menggunakan D,teknologi D,sistem D,aplikasi D,yang bermacam-macam D,dapat D,dimanfaatkan D,untuk D,menolong seorang manajer dalam D,mengambil sebuah D, keputusan. Pada D,sistem D,yang ada D,di KSPPS BMT M Sabilil Muttaqien D,diindikasi D,banyaknya D,kelemahan D,kelemahan D,pada pemrosesan D,serta informasi D,dalam pencatatan D,serta pembukuan D,sehingga dalam D,pengambilan D,keputusan memerlukan D,pikiran dan D,tenaga serta D,waktu yang cukup D,lama, terjadinya D,kredit D,macet dikarenkan D,data D,yang dimanipulasi D,oleh D,nasabah D,kepada D,petugas KSPPS BMT M Sabilil Muttaqien D,dalam D,pemberian D,kredit, sulitnya memberikan D,keputusan bagi D,manajer untuk D,menentukan keputusan D,pemberian D,kredit untuk D,diterima D,atau D,ditolak yang disebabkan D,karena D,banyak pertimbangan D,dan banyaknya D,data informasi D,yang harus di D,analisa. Dari penjabaran D,tersebut hasil D,yang dicapai D,dalam penelitian D,ini memperoleh D,sistem D,penunjang D,keputusan pemberian D,kredit pada D,KSPPS BMT M Sabilil Muttaqien D,yang dapat D,digunakan untuk D,mempermudah D,pimpinan dalam D,memberikan D,kelayakan D,pemberian kredit D,dengan menggunakan D,metode D,Weighting Aggregated D,Sum Producut D,Assessment D, (WASPAS). Weighting Aggregated D,Sum D,Producut D,Assessment (WASPAS) adalah D,metode yang dapat D,memperkecil D,kelemahan D,kelemahan serta D,memaksimalkan D,dalam penilaian D,untuk D,pemililahan D,nilai tertinggi D,atau D,terendah. Dengan D,menerapkan D,metode WASPAS, peneliti D,akan D,membandingkan D,setiap kreditur berdasarkan D,kriteria D,yang sudah D,ditentukan D,dalam D,pemberian D,kredit.
PEMODELAN PENENTUAN PRIORITAS DESA PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN GADINGREJO MENGGUNAKAN METODE WASPAS BERBASIS WEBMOBILE Joni .; Ahmad Syarifudin; Adi Prasetia Nanda
Jurnal Cendikia Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO. Stunting diakibatkan oleh banyak faktor, seperti ekonomi keluarga, penyakit atau infeksi yg berkali-kali. Kondisi lingkungan, baik itu polusi udara, air bersih bisa juga mempengaruhi stunting. Tidak jarang pula masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, seperti masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Banyaknya desa yang memiliki penderita stunting di Kecamatan Gadingrejo. Maka sangat di butuhkan sebuah sistem untuk menentukan desa mana yang menjadi prioritas utama dalam penanganan stunting. Oleh karena itu penulis mengangkat penelitian tentang penentuan prioritas desa penanganan stunting di Kecamatan Gadingrejo menggunakan metode waspas berbasis web mobile. Menentukan prioritas penanganan stunting di Kecamatan Gadingrejo dengan menggunakan metode waspas memerlukan beberapa kriteria diantaranya : Ketahanan Pangan, Lingkungan Sosial, Lingkungan Kesehatan, dan Lingkungan Pemukiman.