Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VII DI SDN 30 AMPENAN TAHUN 2024 (EVALUASI PROGRAM DENGAN MODEL CSE-UCLA ALKIN) ZINNURAIN, ZINNURAIN
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4364

Abstract

The aim of this research is to determine how effective the Class VII Teaching Campus Program is being implemented at SD Negeri 30 Ampenan in the Even Semester of the 2023/2024 Academic Year. Program evaluation was conducted using the CSE-UCLA Model, designed by Marvin C. Alkin. This model includes (1) needs evaluation, (2) program planning, (3) program implementation, (4) program improvement, and (5) certification program. Implementation of this program will be carried out from March to June 2024 at SD Negeri 30 Ampenan and the Education Office in Mataram City. The data used consists of respondents and informants, and was collected through observation instruments, documentation, questionnaires and interviews, all of which were analyzed using qualitative analysis methods. The results of data analysis are compared with the standards of success used to make decisions. Several elements are included in this research: (1) needs evaluation, which includes the legal basis and program objectives; (2) program planning, which includes the preparation stage; and (3) program implementation. The evaluation results show that the 5 student participants at SDN 30 Ampenan received a score of 86 <x< 99, with categories A and B. This means that all participants passed 100% and were entitled to receive a certificate. The Class VII Teaching Campus Program has achieved its goals. Therefore, this program deserves to be continued, improved and expanded in scope. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif Program Kampus Mengajar Angkatan VII yang dilaksanakan di SD Negeri 30 Ampenan Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan Model CSE-UCLA, yang dirancang oleh Marvin C. Alkin. Model ini mencakup (1) evaluasi kebutuhan, (2) perencanaan program, (3) pelaksanaan program, (4) peningkatan program, dan (5) program sertifikasi. Pelaksanaan Program ini dilakukan dari Maret hingga Juni 2024 di SD Negeri 30 Ampenan dan Dinas Pendidikan di Kota Mataram. Data yang digunakan terdiri dari responden dan informan, dan dikumpulkan melalui instrumen observasi, dokumentasi, angket, dan wawancara, yang semuanya dianalisis melalui metode analisis kualitatif. Hasil analisis data dibandingkan dengan standar keberhasilan yang digunakan untuk membuat keputusan. Beberapa elemen termasuk dalam penelitian ini: (1) evaluasi kebutuhan, yang mencakup dasar hukum dan tujuan program; (2) perencanaan program, yang mencakup tahap persiapan; dan (3) pelaksanaan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Mahasiswa peserta yang berada di SDN 30 Ampenan yang berjumlah 5 orang mahasiswa mendapatkan nilai 86 <x< 99, dengan kategori A dan B. Itu artinya semua peserta lulus 100%, dan berhak mendapat sertifikat. Program Kampus Mengajar Angkatan VII telah mencapai tujuan. Oleh karena itu, program ini layak untuk dilanjutkan, ditingkatkan, dan diperluas cakupannya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI APOTEK HIDUP BERBASIS LIMBAH ORGANIK DI DESA MONTONG BAAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR MUHAMAD SUHARDI; ZINNURAIN, ZINNURAIN
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v1i2.120

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat; Pemberdayaan Masyarakat Melalui Apotek Hidup Berbasis Limbah Organi di Desa Montong Baan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaborasi (berkelompok) dengan tim kecil. Adapun metode dan prosedur pelaksanaan kegiatan antara lain: 1) Melakukan wawancara dengan mitra dan masyarakatsekitar. 2) Melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa. 3) Melakukan observasi. 4) Melakukan sosialisasi/edukasi kepada masyarakat. 5) Mendokumentasikan proses dari program yang dijalankan. Begitu juga metode yang di gunakan dalam Pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu; 1) Tahap persiapan.2) Tahap pelaksanaan. 3) dan Tahap akhir. Tahap sosialisasi meliputi: 1) Menyiapkan kebutuhan untuk melakukan kegiatan pelaksanaan pemberdayaan. 2) Melibatkan warga membantu dan memberi pendapat. 3) Menerima masukan atau kekurangan saat kegiatan pemberdayaan. Selanjutnya tim dan warga mempersiapkan alat dan bahan. Berdasarkan jadwal kegiatan di atas, maka hasil kegiatan yang diperoleh antara lain yaitu: 1) Tim pemberdayaan dapat memberikan pelayanan dengan kenyamanan dan kepuasan dalam melayani masyarakat. 2) Masyarakat dapat menerima masukan ataupun bantuan yang diberikan oleh pihak tim pelaksana dan pemerinta desa. 3) Tim dapat berperan dalam menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga kenyamanan masyarakat dapat terjamin. 4) tim mendapatkan pengalaman dan pelajaran tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan masyarakat secara baik dan sopan. 5) Tanaman bisa dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi bahan obat-obatan dalam kehidupan sehari -hari. 6) Mampu menambah wawasan mengurangi efek globalisasi, memperindah perkarangan. 7) menyejukan halaman sekitar di musim panas membuat suasana sejuk dan alami. 8) Meningkatkan pengetahuan Masyarakat dalam penanaman yang baik dan jenis-jenis media yang cocok untuk tanaman. 9) Selain itu dalam kegiatan ini Masyarakat dapet mengenal jenis-jenis tanaman obat di sekitar mereka yang lebih berguna bagi kehidupan sehari-hari.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA APOTEK HIDUP WARGA DESA PUYUNG MUHAMAD SUHARDI; ZINNURAIN, ZINNURAIN
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v1i2.253

Abstract

Desa Puyung adalah salah satu desa di kecamatan Jonggat kabupaten Lombok tengah, Nusa Tenggara Barat. Sebagian besar masyarakat desa Puyung berprofesi sebagai petani, namun masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan memanfaatkan tanaman sebagai apotek hidup. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi masyarakat tentang manfaat tanaman sebagai apotek hidup untuk mewujudkan masyarakat sehat dan produktif yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Kegiatan PkM dilaksanakan pada hari senin, tanggal 2 Oktober 2023 di Gedung pertemuan desa Puyung. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kegiatan pandawa yang dilaksanakan oleh tim pengabdian FIPP UNDIKMA. Penyampaian materi dilakukan dalam bentuk penyampaian langsung dan pembagian polybag kepada masyarakat. Tahap kegiatan terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.
Pelatihan Game Baamboozle untuk Guru Sekolah Dasar di Desa Spakek Sonia, Wina; Fitriani, Farida; Kurniawati, Wiwien; Ariani, Menik; Wibawa, Restu; Arfini, Baiq Desy; Zinnurain, Zinnurain
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Dedikasi Madani, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v4i1.15859

Abstract

Pelatihan game bamboozle untuk guru sekolah dasar merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam pengaplikasian game edukasi yaitu bamboozle. Pelatihan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya tahap obeservasi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pelaihan ini ertempat di SD Negeri 2 Spakek Lombok Tengah, yang dihadiri 10 guru maple. Dalam pelatihan ini para peserta diberikan pemahaman, terkait games bamboozle dan bagaimana cara pengaplikasiannya secara efektif, serta dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran agar lebih menarik.
ZN. Pengaruh Pembelajaran Flipped-Classroom Berbasis Media Ajar dan Self-Regulated Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Zinnurain
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Flipped-Classroom berbasis media ajar dan Self-regulated Learning terhadap hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Informatika. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 6 Mataram, Kecamatan Selaparang Kota Mataram dengan menggunakan metode eksperimen semu atau quasi experimental. Pengambilan sampel menggunakan simple-random sampling yang dilakukan kepada 28 siswa kelas 9 SMP Negeri 6 Mataram tahun Pelajaran 2024/2025. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA) dua jalan dengan desain treatment by level 2 x 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) hasil belajar Informatika siswa yang diberikan metode pembelajaran Flipped-Classroom berbasis media ajar lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang diberikan metode konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara Self-regulated Learning dengan metode pembelajaran Flipped-Classroom berbasis media ajar terhadap hasil belajar Informatika, dan (3) bagi siswa yang memiliki Self-regulated Learning tinggi, hasil belajar Informatika yang diberikan metode pembelajaran Flipped-Classroom berbasis media ajar lebih tinggi dari pada metode pembelajaran konvensional. Uji coba selanjutnya diharapkan untuk menemukan metode pembelajaran yang lebih tepat untuk siswa yang memiliki Self-regulated Learning rendah terhadap hasil belajar Informatika.
PENGARUH PEGGUNAAN PEMBELAJARAN MEDIA HERBARIUM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS VIII SMPN 1 SAKRA TIMUR Zinnurain; Chairul Anam
Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): July 2025 Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

<palign="justify">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran herbarium dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 1 Sakra Timur Tahun Ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data utama berupa tes, sedangkan dokumentasi dan observasi digunakan sebagai metode pelengkap.Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 3,810, sedangkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = (N – 1) = 21 – 1 = 20 adalah sebesar 2,086. Karena nilai t hitung lebih besar daripada t tabel (3,810 > 2,086), maka hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media pembelajaran herbarium terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 1 Sakra Timur Tahun Ajaran 2024/2025.
The Development Instructional Media Pop-Up Art Book with Internal Stand Mechanism Technique on Early Chilhood Recognizing Concept Zinnurain, Zinnurain; Suhardi, Muhammad; Najwa, Lu'luin
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Januari
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v9i1.9943

Abstract

This research is research and development with the aim of developing instructional media Pop-Up Art Book with internal stand mechanism on early chilhood recognizing concept in Smart Eduplay Institute, Terong Tawah, Labuapi District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. with 15 respondents. The approach on the research is instructional development with class and product oriented. The research method refers to the development of the J. Moonen and Rowntree prototype model. Learning evaluation is carried out in stages, such as a review by experts consisting of learning design experts, material experts, and learning media experts, and followed by face-to-face and large group trials. Formative evaluation was carried out to obtain learning outcomes from pretest and posttest. Reviews shown that the quality of learning media is in the “very good” category, on average 3,30. Trial result in “very good” category, on average 3,41. Trial product effectiveness shown pretest average is 52,76 and posttest average is 82,07. The average range is 29,3. Therefore, developing instructional media Pop-up Art Book with internal stand mechanism on early chilhood recognizing concept makes a positive contribution in achieving learning goals optimally
Pemberdayaan Kesehatan Lingkungan Berbasis Pendidikan Masyarakat Dalam Mewujudkan Masyarakat “Sadar Disiplin dan Sadar Bersih” Zinnurain, Zinnurain; Suharyani, Suharyani; Haromain, Haromain
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 2 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i2.10452

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kesehatan Lingkungan Berbasis Pendidikan Masyarakat Dalam Mewujudkan Masyarakat “Sadar Disiplin dan Sadar Bersih” di lingkungan Kekalik Kijang Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Oktober-Desember 2023. Tim kegiatan terdiri dari 1 Ketua dan 1 Anggota dibantu oleh 4 orang mahasiswa. Peserta kegiatan terdiri dari sektor rumah tangga, anak usia SD, dan anak usia remaja. Metode dan prosedur kegiatan ini yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa data hasil post-test dari variabel tingkat kesadaran hidup disiplin mengalami peningkatan dengan diperoleh angka sebagai berikut; sektor rumah tangga sebesar 64 %, sektor anak usia SD sebesar 75 %, dan sektor anak usia remaja sebesar 80 %. Begitu juga hasil post-test dari variabel tingkat kesadaran hidup bersih, maka diperoleh data; sektor rumah tangga naik menjadi 70 %, sektor anak usia SD sebesar 81 %, dan anak usia remaja sebesar 86 %. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang SDSB baik bagi masyarakat berbasis rumah tangga, Anak usia sekolah dasar dan anak usia remaja.
Pengabdian Kepada Masyarakat; Pengenalan & Pelatihan Aplikasi CANVA untuk Media Presentasi Pembelajaran di SDN 32 Mataram Zinnurain, Zinnurain; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Wibawa, Restu
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12249

Abstract

This activity aims to introduce and to train teachers at SDN 32 Mataram about the CANVA application for designing learning media as presentation media. This activity was carried out for 2 weeks starting from 27 May – 06 June 2024, taked time in the even semester of the 2023/2024 academic year. This Community Service activity used discussion and practicum methods. The instrument used to measure the success and achievement of this activity was a training questionnaire given before and after the training to the 8 teacher participants. The results of the activities showed that at stage-1 the evaluation results showed an increase in understanding based on the results of the questionnaires filled out, as many as 2 teachers understood the material presented and successfully completed the activities given by the team but in the "Low" category. In stage 2, the evaluation results showed an increase in understanding based on the results of a questionnaire which was filled out by showing a presentation of the work results of 4 teachers who understood the material presented and successfully completed the activities given by the team in the "Medium" category. In stage-3 the evaluation results show an increase in understanding. Based on the results of the questionnaire filled out, as many as 8 teachers understood the material presented and successfully completed the activities given by the team in the "High" category. It can be concluded that Community Service; Introduction & Training on the CANVA Application for Learning Presentation Media at SDN 32 Mataram can be categorized as "Successful"
Pengabdian Kepada Masyarakat; Pemberdayaan Masyarakat Sadar Gizi Melalui Program GEBUK (Gerakan Atasi Gizi Buruk) Zinnurain, Zinnurain; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.14527

Abstract

The purpose of this community service activity is to implement Community Service; Empowering Nutrition-Conscious Communities through the "GEBUK; Movement to Overcome Malnutrition" program in Bentek Village, Gangga District, North Lombok Regency for the 2024/2025 academic year. This activity is carried out collaboratively (in groups) with a small team. The methods and procedures for carrying out the activities include: 1) Conducting interviews with partners and the surrounding community. 2) Coordinating with the Village Government. 3) Conducting observations. 4) Conducting socialization/education for the community. 5) Documenting the process of the program being implemented. The target of this activity is the residents of Bentek village, with 14 pregnant women and 28 mothers with toddlers, in collaboration with the Posyandu cadres of Bentek village. The activity is conducted from October to December 2024. This activity was carried out by the service team, consisting of DPL and 10 KKN-T students from Mandalika University of Education. The result of this activity is that all participants understand the "GEBUK; Movement to Overcome Malnutrition" program, as well as the prevention, handling, and follow-up actions in addressing issues of malnutrition, stunting, and wasting if they occur in Bentek village. With strong synergy and shared commitment, this program has the potential to provide a uniformly positive impact on the entire community, creating a healthier and higher-quality future generation.