Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penambahan Massa Jamur Semi-kultur untuk Meningkatkan Sensitivitas Deteksi Entomopatogen dengan Metode Quantitative real time Polymerase Chain Reaction Saragih, Syaiful Amri; Barus, Wan Arfiani; Widihastuty, Widihastuty; Tarigan, Dafni Mawar
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v27i1.17633

Abstract

Banyak penelitian telah dilakukan untuk mendeteksi jamur entomopatogen di dalam tanah menggunakan metode qPCR. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode qPCR belum mampu mendeteksi jamur di sampel tanah yang disebabkan oleh sedikitnya kemelimpahan jamur pada sampel tanah yang diuji. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian ini dilakukan penambahan massa jamur target di dalam tanah pada tingkat tertentu melalui metode semi-kultur dengan tujuan untuk meningkatkan sensitivitas qPCR. Pertama, dipilih media selektif yang cocok untuk kultur keempat target jamur entomopatogen (Cordyceps militaris, Beauveria bassiana, Isaria fumosorosea, dan Metarhizium anisopliae). Kedua, dengan menggunakan media yang dikembangkan, hubungan antara unit pembentuk koloni (CFU) dan DNA tanah standar ditentukan. Ketiga, qPCR dilakukan terhadap ekstrak DNA yang diperoleh dari koloni jamur tiap level. Hasil menunjukkan bahwa media kultur tipe 3b menjadi media selektif yang terbaik untuk kultur jamur. Namun, hubungan linier dengan korelasi kuat antara suspensi jamur dengan nilai Ct belum dapat diperoleh sehingga metodologi semi-kultur tidak berhasil meningkatkan sensitivitas deteksi jamur entomopatogen dari sampel tanah menggunakan metode qPCR. Modifikasi ekstraksi DNA untuk meningkatkan kepadatan DNA dalam ekstrak perlu dilakukan untuk keberhasilan deteksi jamur entomopatogen.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI VIRUS CORONA 19 (COVID 19) DI KELURAHAN AEK PAING, KECAMATAN RANTAU UTARA, KABUPATEN LABUHAN BATU Ikhsan, Muhammad; Amri Saragih, Syaiful
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1895-1901

Abstract

Ada beberapa permasalahan yang terjadi di Kelurahan Aek Paing, Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhan Batu selama pandemi virus corona 19, seperti kesadaran untuk melindungi diri dari covid 19 masih sangat rendah, lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya, aktivitas anak-anak setempat yang masih kurang, serta tidak optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan warga setempat. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga diri dari covid 19 dan berpartisipasi aktif dalam rangka mengurangi penyebaran virus, (2) Meningkatan kebersihan lingkungan, (3) Meningkatkan aktivitas anak-anak di dalam suasana pandemi covid 19, dan (4) Memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan dengan agenda kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) Memberikan wawasan dan pemahaman terkait pentingnya menjaga diri dari covid 19 ; 2) Bergotong-royong membersihkan lingkungan serta pembuatan tong sampah; (3) Meningkatkan aktivitas anak-anak dengan bersama-sama melakukan penanaman biji sawi pakcoy; dan (4) Pemanfaatan lahan pekarangan warga dengan melakukan penanaman tanaman secara vertikultur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan bahwa masyarakat semakin sadar akan bahaya penyebaran virus corona 19, masyarakat sudah semakin sadar akan kebersihan lingkungan dan memulai untuk membuat tong-tong sampah yang layak,  antusias anak-anak juga terlihat pada saat pendampingan penanaman sawi pakcoy, dan lahan pekarangan yang sebelumnya dibiarkan kosong saat ini telah termanfaatkan dengan pembuatan vertikultur. Partisipasi masyarakat cukup tinggi walaupun kegiatan dilakukan pada saat pandemi.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLA KOPERASI Andriany, Dewi; Bismala, Lila; Siregar, Gustina; Arda, Mutia; H Manurung, Yayuk; S. Damanik, Wawan; Amri Saragih, Syaiful; Zulham, Muhammad; B. A. Siregar, Rizky; Popy, Popy; Dini Daulay, Rahma; Wahyu, Andika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3517-3520

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Cagar Jaga Nusantara (CGN) adalah kurang mampu menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip yang benar.  Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk memfasilitasi sebuah pelatihan dalam rangka penyusunan laporan keuangan bagi anggota dan pengelola koperasi. Manfaat yang diharapkan adalah pengelola mampu melakukan penyusunan laporan keuangan, sehingga mereka mengetahui keadaan keuangan koperasi saat ini.  Metode dalam kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan, dengan memberikan pemahaman tentang seluruh aktivitas keuangan yang dilakukan oleh koperasi, bahwa seluruh aktivitas keuangan tersebut harus dicatat secara sistematis.  Setelah itu dilakukan bimbingan teknis, dimana tim pelaksana memberikan bimbingan secara langsung bagi pengelola koperasi untuk menyusun laporan keuangan. Hasil dari kegiatan ini adalah tersusunnya laporan keuangan koperasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan, disamping adanya peningkatan kompetensi dari pengelola koperasi khususnya dalam menyusun dan membuat laporan keuangan. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi dosen-dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai pelaksana kegiatan, untuk dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada masyarakat luas.
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Desa Gung Pinto Melalui Intervensi Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Terpadu: Enhancing Community Health Status in Gung Pinto Village Through Integrated Nutrition Education and Health Services Intervention Febriyanti, Eka; Zambak, Muhammad Fitra; Saragih, Syaiful Amri; Hadipramana, Josef
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10603

Abstract

Public health challenges in rural areas of Indonesia are often influenced by low nutrition literacy, suboptimal clean and healthy living behaviors (CHLB), and limited access to healthcare services. This community engagement program aimed to improve nutrition literacy, promote preventive health behaviors, and facilitate early detection of health problems among residents of Gung Pinto Village, Karo Regency. The intervention was conducted on July 24, 2025, at the village hall, involving 30 participants from various age groups. The activities included balanced nutrition and CHLB education through interactive lectures and group discussions, as well as anthropometric measurements, physical examinations, and free medical treatment provided according to medical indications. Results revealed that most participants had a waist circumference above the standard threshold (80%), indicating central obesity, alongside complaints of gastritis/dyspepsia (20%), hypertension (6.7%), acute respiratory infections (3.3%), and mild neuralgia (6.7%). The combination of balanced nutrition and CHLB education, along with health screening and medical services, effectively increased awareness and facilitated the early identification of health issues. These findings underscore the need for integrated, context-specific public health approaches that align with Sustainable Development Goal (SDG) target three on good health and well-being.
Increasing the Economic Capacity of Fishing Communities produced by Malay Fisheries and Tanjak in Jaring Halus Village, Secanggang District, Langka Regency Nurman Ginting; Syaiful Amri Saragih; Muhammad Andi Prayogi
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023): February 2023 (Indonesia - Malaysia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i1.180

Abstract

The aim of the Community Independence Program (PKM) activities in Jaring Halus Village, Kec. Secanggang District. Langkat, namely providing education about the character of entrepreneurship and exploiting the potential of fishing communities and Malay tanjak artisans in the village of Jaring Halus district. Secanggang by providing assistance training for Malay seriding and tanjak fish processing as well as digital marketing training. The activities that have been carried out by the service team with partners are efforts to increase creativity, innovation and productivity as well as increase economic capacity by fostering an entrepreneurial spirit through the processing of seriding seafood and the packaging of Tanjak Melayu. The results of the PKM activities obtained by the fishing community and Malay tanjak craftsmen in Jaring Halus village, include: Increased insight and knowledge of partners regarding the processing of marine products in the form of seriding and packaging of Tanjak Melayu, Improved science and technology (IPTEK) partners regarding business opportunities through the provision of Digital Marketing training, Increasing the economic capacity of fishing communities and Malay Tanjak craftsmen in the village of Jaring Halus.
Optimization of qPCR for detection and quantification of Beauveria bassiana in soil and insect cocoon samples SYAIFUL AMRI SARAGIH; WIDIHASTUTY WIDIHASTUTY; AISAR NOVITA; RINI SULISTIANI
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 27 No. 2 (2026)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d270231

Abstract

Abstract. Saragih SA, Widihastuty, Novita A, Sulistiani R. 2026. Optimization of qPCR for detection and quantification of Beauveria bassiana in soil and insect cocoon samples. Biodiversitas 27 (2): d270231. https://doi.org/10.13057/biodiv/d270231. The optimization of white muscardine fungus Beauveria bassiana-based biocontrol programs and comprehensive risk assessment remain limited due to the lack of standardized, sensitive, and rapid molecular detection methods capable of accurately measuring B. bassiana density in complex environmental matrices. Traditional culture-based detection methods have limitations, including an inability to detect viable but non-culturable fungal states and lengthy incubation periods. In this study, we developed and validated a quantitative PCR (qPCR) assay to detect and quantify B. bassiana in soil and insect cocoon samples. Soil samples were collected from a natural beech forest, while insect cocoon samples were collected from dead insects of the larch sawfly, Pristiphora erichsonii. The qPCR was performed with a specific primer pair obtained during the specificity test, and the standard curve was used to determine the density of B. bassiana in the mixture of DNA extract from the soil and insect cocoon samples. Using ten concentration levels of both genomic DNA and a standard soil DNA, two standard curves were produced. The results showed that the best primer pair among them was BB1962F (5'-GACGGCGTCGGTGTAACGT-3')/BB2156R (5'-GATGTTGTCTGGCGTCTCC-3'). This primer demonstrated specificity by producing a single melting curve peak. The qPCR revealed a standard curve generated with linear correlation with the log10 of B. bassiana genomic DNA (slope = -3.6193). The qPCR employing B. bassiana soil DNA revealed a linear relationship with log10 of B. bassiana dry weight, with a standard curve using B. bassiana soil DNA (ng/g soil) (slope = -3.3935). Although B. bassiana was not found in all soil samples, it was found in five out of 80 dead cocoon samples. In this study, a specific and quantitative qPCR method for the detection of B. bassiana was successfully developed.
Desa Sehat,Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Program Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Eka Febriyanti; Muhammad Fitra Zambak; Syaiful Amri Saragih; Abd Rahman; Ali Imran Sinaga; Muhammad Said Siregar
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21795

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan dislipidemia masih tinggi di Desa Jaring Halus akibat keterbatasan akses dan literasi kesehatan. Untuk mengatasinya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalankan program pengabdian terpadu bertajuk “Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal”. Program ini mengintegrasikan layanan kesehatan (skrining dan konsultasi), penguatan ketahanan keluarga sakinah, serta pelatihan ibadah praktis seperti fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Metode: Program pengabdian ini mengintegrasikan layanan kesehatan, penguatan ketahanan keluarga, dan pelatihan ibadah praktis di Desa Jaring Halus. Kegiatan mencakup skrining kesehatan dan konsultasi, edukasi keluarga sakinah, serta pelatihan fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Hasil: Hasil menunjukkan tingginya kasus hipertensi dan obesitas pada peserta layanan kesehatan, serta adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada pelatihan ibadah praktis berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi kesehatan, kapasitas spiritual, dan penguatan keluarga di masyarakat pesisir 3T. Kegiatan lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan dampak pada aspek kesehatan dan kaderisasi keagamaan.