Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Urgensi Pendidikan Hukum pada Usia Dini: Sosialisasi di TK Perharsia Tujuh Kota Malang Ferdiansyah Putra Manggala; Ayu Citra Santyaningtyas; Karina Nine Amalia; Tri Agustina Nugrahani
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8720

Abstract

Pendidikan hukum sejak dini merupakan upaya strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran hukum, serta menanamkan nilai-nilai kepatuhan terhadap norma dan peraturan pada anak. Dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang bertempat di TK Perharsia Tujuh Kota Malang pada 5 Mei 2026. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pendidikan hukum sejak usia dini melalui penyuluhan hukum. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang dilaksanakan dengan penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan berlangsung dengan baik dan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengertian hukum dan pendidikan hukum, pentingnya penerapan pendidikan hukum sejak dini, serta bentuk-bentuk kesadaran hukum yang dapat diwujudkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya sadar hukum sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan warga negara yang taat hukum dan bertanggung jawab.
Penyelesaian Wanprestasi Atas Kegagalan Pengembalian Dana Dalam Transaksi Online Melalui Aplikasi Agoda Iswi Hariyani; Ferdiansyah Putra Manggala; Syavira Aulia Mahir
Law Jurnal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/lj.v7i1.8729

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan kegagalan pengembalian dana (refund) pada transaksi melalui platform Online Travel Agent (OTA), khususnya Agoda, yang meskipun menawarkan kemudahan akses dan harga kompetitif, masih menyisakan persoalan dalam pemenuhan hak konsumen. Psraktiknya, proses refund sering berlangsung lama dengan prosedur administratif yang kompleks, seperti verifikasi berulang dan respons layanan pelanggan yang tidak optimal, hingga menimbulkan kerugian serta ketidakpastian bagi konsumen yang mengalami kegagalan pengembalian dana. Kondisi ini mengindikasikan adanya dugaan wanprestasi oleh pelaku usaha karena tidak memenuhi kewajiban sebagaimana disepakati dalam kontrak elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan refund sebagai bentuk wanprestasi, mengidentifikasi perlindungan hukum yang tersedia bagi konsumen, serta mengkaji upaya penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan refund oleh Agoda secara tegas dapat dikualifikasikan sebagai bentuk wanprestasi, karena pelaku usaha tidak memenuhi kewajiban pengembalian dana sesuai perjanjian yang telah disepakati dalam kontrak elektronik. Akibatnya, hak konsumen tidak terpenuhi secara layak, terutama terkait kepastian atas dana yang seharusnya dikembalikan. Secara normatif, perlindungan konsumen dalam transaksi elektronik di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat, namun implementasinya masih bergantung pada kebijakan internal pelaku usaha yang bersifat sepihak (take it or leave it), sehingga menempatkan konsumen pada posisi yang lemah. Upaya penyelesaian yang dapat dilakukan oleh konsumen melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi sesuai dengan kebutuhan para pihak, meskipun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh aksesibilitas dan mekanisme yang tersedia.