Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS GURU DALAM PERENCANAAN DAN EVALUASI ADMINISTRASI SEKOLAH MENUJU TATA KELOLA PENDIDIKAN YANG EFEKTIF Hendrowati, Tri Yuni; Sulistianingsih, Eka; Diana, Ani; Siswoyo, Siswoyo; Hidayatulloh, Hidayatullah; Kurniati, Lisdwiana; M. Badrun, M. Badrun
Bagimu Negeri Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v9i1.2906

Abstract

Kemampuan guru dalam menyusun dan mengevaluasi administrasi sekolah merupakan aspek penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pendidikan yang efektif. Sayangnya, di banyak sekolah, guru masih menghadapi kendala dalam memahami prosedur administrasi yang baik dan sistematis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam aspek perencanaan dan evaluasi administrasi sekolah, melalui pelatihan dan pendampingan yang aplikatif. Pelaksanaan kegiatan melibatkan guru-guru dari sekolah mitra yang telah ditentukan, dengan metode berupa workshop, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik langsung penyusunan serta evaluasi dokumen administrasi seperti Rencana Kerja Sekolah (RKS), Jadwal Pembelajaran, dan Instrumen Evaluasi Kinerja. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para peserta mengalami peningkatan signifikan dalam hal pemahaman konsep dan keterampilan teknis administrasi pendidikan. Selain itu, para guru juga menunjukkan komitmen lebih tinggi dalam menerapkan hasil pelatihan ke dalam praktik kerja sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem tata kelola sekolah yang lebih akuntabel, transparan, dan berkelanjutan dalam peningkatan mutu pendidikan.
INOVASI ANEKA OLAHAN MAKANAN DARI BUAH TOMAT UNTUK UMKM (HOME INDUSTRI) DI DESA MARGODADI KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU Kurniati, Lisdwiana; Noerhasmalina, Noerhasmalina; Arzacky, Miftah Fathur Ardien
Bagimu Negeri Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v9i1.2864

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi yang sering mengalami fluktuasi harga saat panen berlimpah. Kurangnya pengolahan lebih lanjut menyebabkan hasil panen sering terbuang sia- sia dan mengakibatkan kerugian bagi petani. Oleh karena itu, inovasi dalam diversifikasi produk olahan Tomat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan peluang usaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini bertujuan untuk melatih ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM di Desa Margodadi dalam mengolah Tomat menjadi berbagai produk kuliner bernilai jual tinggi, seperti selai Tomat, dodol Tomat, Tomat krispi, Jelly ball Tomat, sari buah Tomat, bakwan tomat, telor gulung, dan pangsit tomat. Edukasi dan pelatihan yang digunakan mencakup penyuluhan dan pelatihan langsung yang memberikan wawasan tentang manfaat Tomat serta teknik pengolahannya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta (Ibu-ibu Pkk) mampu menguasai keterampilan dasar dalam pembuatan produk olahan Tomat dan memiliki ketertarikan untuk mengembangkan usaha berbasis inovasi ini. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menciptakan ekosistem bisnis berbasis pertanian yang berkelanjutan.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Minat Baca Siswa di SMK KH. Ghalib Pringsewu Kurniati, Lisdwiana; Sholikhin; Devi Yuliana
Edukasi Lingua Sastra Vol 23 No 1 (2025): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/elsa.v23i1.1742

Abstract

This study aims to determine the impact of social media use on students' reading interest at SMK KH. Ghalib Pringsewu. The development of technology, especially social media, has a significant influence on various aspects of life, including education. This study applies a qualitative approach with a total of 25 students as data sources. Data collection methods in this study include observation, interviews, questionnaires, and documentation, to class XI TKJ students. The data analysis process was carried out using qualitative analysis techniques proposed by Miles and Hubberman. The findings of this study indicate that social media has positive and negative impacts on students' reading interest. The positive impacts include the ease for students in finding information needed for schoolwork, finding interesting reading books, and increasing students' insight, while the negative impacts include addiction to social media which reduces students' reading time and decreases students' reading interest using books directly. This study is expected to provide solutions to optimize the use of social media to be more beneficial for education and increase students' reading interest in schools.
Figural creativity of dyslexic and non-dyslexic in indonesia children sample Wanawir AM, Wanawir AM; Kurniati, Lisdwiana; Saikhoni, Saikhoni
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2474

Abstract

Children who have difficulties in writing and reading are called dyslexia. This disorder is caused by neurobiologis disorder that bring a problem in language cognitive domain, however some research states that dyslexic children often have better other cognitive domain abilities than children in general, for instance, intelligence level, talent, and etcetera. That is why the researcher compares figural creativity level of dyslexic children and non-dyslexic children. Figural creativity is applied because dyslexic children undergone problem in language thus they do not use verbal creativity. This study employed ex post facto research design and the subject were 8 students that consisted of 4 dyslexic children and 4 non-dyslexic children. Caloured Progressive Matric test was used to measure creativity level. The result shows that there is no differences between creativity level of dyslexic students and non- dyslexic students. It can be seen when children have similar average intelligence, they have the same average level of creativity. It also supported by creativity theories which states that creativity is formed by individual cognitive factor.
TELAAH KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO PERSUASIF SISWA SMP MUHAMMADIYAH 2 GADINGREJO KELAS IX BERDASARKAN STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN Nugroho, Maulidan; Kurniati, Lisdwiana; Astuti, Rr Dwi
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2421

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan permasalahan pada sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis teks pidato persuasi. Teks pidato persuasive perlu diajarkan kepada siswa, karena bertujuan untuk membujuk atau mempengaruhi dan memberikan kedekatan emosi positif yang dapat memotivasi pendengar (siswa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks pidato persuasif berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan serta ejaan bahasa Indonesia pada siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Gadingrejo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini didapat dari hasil tes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang terdiri atas kelas IX A, IX B. dan  IX C. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa siswa yang memiliki kemampuan tergolong sangat baik ada 4 siswa, baik 12 siswa, cukup 26 siswa, dan kurang 33 siswa. Simpulan penelitian menunjukan bahwa kemampuan menulis teks pidato siswa tergolong cukup.Kata Kunci: Kemampuan Menulis, Teks Pidato Persuasif
Pembelajaran Berbasis YouTube dan Pembentukan Karakter dalam Pendidikan Guru: Meningkatkan Literasi Digital untuk SD Widiono, Andi; Kurniati, Lisdwiana; Elisa, Devi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki efektivitas pembelajaran berbasis YouTube dalam meningkatkan literasi digital, pendidikan karakter, dan keterampilan abad ke-21 di kalangan calon guru sekolah dasar (mahasiswa PGSD) di Indonesia. Dengan menggunakan desain metode campuran eksplanatori, penelitian ini melibatkan tes pra dan pasca kuantitatif yang dikombinasikan dengan wawancara kualitatif dan analisis dokumen. Intervensi pembelajaran berbasis YouTube selama enam minggu diimplementasikan menggunakan video pendidikan yang dikurasi yang selaras dengan tujuan pedagogis. Analisis statistik mengungkapkan peningkatan yang signifikan di semua domain literasi digital (p < 0,05), dengan peningkatan skor rata-rata berkisar antara 0,88 hingga 1,03, terutama dalam komunikasi, kolaborasi, dan pembuatan konten digital. Demikian pula, dimensi pendidikan karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, dan disiplin menunjukkan peningkatan yang substansial (p < 0,05). Temuan kualitatif memperkuat hasil ini, menyoroti tema peningkatan motivasi, internalisasi nilai, dan kepercayaan diri digital. Peserta melaporkan bahwa aksesibilitas YouTube, desain multimoda, dan relevansi dunia nyata mendorong keterlibatan yang lebih dalam dan kesadaran etis. Studi ini menyimpulkan bahwa YouTube berfungsi sebagai alat pedagogis efektif yang mengintegrasikan pembelajaran kognitif dan afektif, mendukung tujuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 4 untuk pendidikan berkualitas. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan YouTube ke dalam kurikulum pendidikan guru dapat memperkuat kompetensi digital dan penalaran moral para pendidik masa depan, serta mempersiapkan mereka untuk kelas yang terintegrasi dengan teknologi. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji dampak longitudinal dan membandingkan YouTube dengan platform pembelajaran digital lainnya untuk lebih memvalidasi potensi pendidikan transformatifnya.
The GenAI-Prompting Learning Model (GPLM): Developing and Testing a Structured Prompting Framework to Support Pre-service PBSI Teachers’ Metacognitive Skills Kurniati, Lisdwiana; Sabila, Amy; Astuti, Roro Dwi
Journal of Language and Literature Studies Vol. 6 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jolls.v6i3.5041

Abstract

Pre-service Indonesian Language Education (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/PBSI) teachers often struggle to translate instructional-design theory into contextually grounded, creative lesson designs. Building on evidence of a broader theory-practice gap in Indonesian pre-service language teacher education, this study examined whether this gap is compounded by underdeveloped metacognitive regulation (planning, monitoring, evaluating) among fourth-semester PBSI students enrolled in the Indonesian Language and Literature Learning Studies course at Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI). The study aimed to develop, validate, and empirically test the GenAI-Prompting Learning Model (GPLM), a four-level structured prompting framework (Exploratory, Analytical, Synthetic, and Evaluative Prompting) designed to support students' metacognitive regulation during instructional-design tasks. An embedded mixed-methods Research and Development (R&D) design was used, operationalized through the five ADDIE stages (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate); qualitative data were nested within a pre-experimental one-group pretest-posttest quantitative design and used to explain the numerical findings. The GPLM was reviewed by three expert validators (two language-pedagogy specialists and one educational-technology specialist) and implemented with 41 fourth-semester PBSI students (28 female, 13 male) over a 14-session/14-week intervention. Instruments comprised the Metacognitive Skills Test (MST), the Instructional Design Quality Rubric (IDQR), a 15-item GPLM Practicality Questionnaire, observation sheets, digital prompting journals, and semi-structured interviews with 15 purposively selected students. Content validity, calculated with Lawshe's (1975) Content Validity Ratio across three validators, reached 0.99; because CVR critical values are conventionally tabulated for panels of five or more raters, this result is reported with the underlying calculation and interpreted as indicative rather than definitive evidence of content validity. Thematic analysis of interviews and journals identified three explanatory themes-externalization of internal thought, iterative refinement through dialogic interaction, and emerging epistemic agency. The findings showed that the GPLM is a well-received, promising instructional tool associated with improved metacognitive and instructional-design scores, rather than as proof of a causal "acceleration" effect.