Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN UMPAN BALIK LANGSUNG TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR MENGGIRING BOLA DENGAN KAKI BAGIAN DALAM Nolfie Piri; Mesak Rambitan; Buhari Manangin
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 1 No. 02: Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.937 KB) | DOI: 10.53682/jo.v1i02.2304

Abstract

Berdasarkan survei, keterampilan menggiring bola kurang berkembang, tentunya akan berdampak buruk pada proses pembelajaran. berdasarkan permasalahan yang di dapat penulis tertarik untuk melakukan Penelitian dengan menggunakan metode peneletian Eksperimen. Dengan menggunakan Rancangan penelitian pre tes and post test randomeized two group design. Dengan Jumlah Populasi 609 dan sampel sebanyak 30 siswa. Dengan tes kemampuan menggiring bola dengan kaki bagian dalam. Teknik pengambilan data ini menggunakan simple random sampling, dengan cara undian berupa kertas yang dilipat sebagian di isi angka dan sebagian di biarkan kosong, undian tersebut diberikan angka yang berbeda yakni 1-30, 30 siswa yang memperoleh angka tersebut dijadikan sampel penelitian kelompok eksperimen dan kelompok control. ditentukan berdasarkan data pre-test dengan cara matched subjek ordinary pairing. Sebelum di lakukan uji –t, di dahului dengan persyaratan analisis yaitu Uji homogenitas varians dengan menggunakan uji varians besar banding varians kecil uji homogenitas data dengan menggunakan uji Lilliefors.
PENGARUH METODE MENGAJAR KOMANDO TERHADAP GERAK DASAR SEPAK SILA Mesak Rambitan; Tony Pandaleke; Muhammad Harun
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 1 No. 02: Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.262 KB) | DOI: 10.53682/jo.v1i02.2305

Abstract

Masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu apaka ada pengaruh metode mengajar komando terhadap peningkatan keterampilan gerakan dasar sepak sila mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Manado (Unima). Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan penerapan metode komando.hasil penelitian memperlihatkan pada tes akhir penguasaan keterampilan gerakan dasar sepak sila kelompok eksperimen yang diajari dengan metode komando mendapat jumlah skor sebesar 232 dan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan mendapat jumlah skor sebesar 158.Hasil analisis didapat t observasi 5,067 dan t tabel didapat dari dk n_1 +n_2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 dan α = 0,05 yaitu 2,101. t_hitung = 5,067 > t_tabel = 2,101 dan hasil analisis pun memperlihatkan H_o ditolak dan menerima H_a. Melihat uraian data dari atas maka dapat disimpulkan menerapkan metode komando dapat memberika pengaru terhadap peningkatan gerakan dasar sepak sila mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FIK Unima.
PENGARUH METODE MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKETPADA SISWA SMA NEGERI 2 TONDANO I Made Sutawijaya; Mesak Rambitan; Yuliana Sattu
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 2 No. 01: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.903 KB) | DOI: 10.53682/jo.v2i01.2504

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh penerapan metode mengajar resiprokal terhadaphasil belajar menggiring bola dalam permainan bola basket pada siswa SMA Negeri 2 Tondano ? Hipotesapenelitian ini adalah Terdapat pengaruh penerapan metode mengajar resiprokal terhadap hasil belajar menggiringbola dalam permainan bola basket pada siswa SMA Negeri 2 Tondano. Varibel dalam penelitian ini adalah variabelbebas metode mengajar resiprokal, dan variabel terikat adalah menggiring bola dalam permainan bola basket.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian eksperimen, dengan rancanganpenelitian pre-test and post-test randomized control group design. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan bolabasket SMA Negeri 2 Tondano dengan dengan lamanya penelitian yaitu selama satu bulan dengan frekuensiperlakuan atau pertemuan dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh siswa putra SMA Negeri 2 Tondano yang berjumlah 120 orang siswa putra. Sampel dalam penelitian iniadalah 30 orang siswa yang dipilih secara acak (random) dari populasi,kemudian sampel dibagi menjadai duakelompok sampel yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 15 orang siswa, dan kelompok kontrol yangberjumlah15 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes menggiring bola dalam permianan bola basketdari Nurhasan. Hasil penelitian ini adalah diperolehlah hasil yaitu nilai dari tobservasi >ttabel sehingga dapat diketahuibahwa pembelajaran menggiring bola dalam permainan bola basket pada siswa SMA Negeri 2 Tondano denganmeggunakan metode mengajar resiprokal, lebih baik dari pada pembelajaran menggiring bola dalam permainanbola basket pada siswa SMA Negeri 2 Tondano yang tidak menggunakan metode mengajar resiprokal, sehinggahipotesa dalam penelitan ini yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode mengajar resiprokalterhadap hasil belajar menggiring bola dalam permainan bola basket pada siswa SMA Negeri 2 Tondano dapatditerima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode mengajar resiprokal dapat memberikan pengaruhyang signifikan pada peningkatan hasil belajar menggiring bola dalam permainan bola basket pada siswa SMANegeri 2 Tondano.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Gerak Dasar Passing Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Siswa SMP Negeri 5 Rian A Soeda; Ahmad Paturusi; Mesak A.S.F Rambitan
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.771 KB) | DOI: 10.53682/jo.v3i1.4232

Abstract

Penerapan gaya mengajar latihan dalam proses pembelajaran permainan sepakbola dapat meningkatkan kemampuan gerak dasar passing menggunakan kaki bagian dalam pada siswa SMP Negeri 5 Tondano. Rumusan masalah penelitian yaitu apakah penerapan gaya mengajar latihan dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar passing menggunakan kaki bagian dalam pada siswa SMP Negeri 5 Tondano? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan gaya mengajar latihan terhadap kemampuan gerak dasar passing menggunakan kaki bagian dalam pada siswa SMP Negeri 5 Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan sampel penelitian seluruh siswa putra Kelas VIII SMP Negeri 5 Tondano berjumlah 20 orang yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing berjumlah 10 orang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah “Randomized control group pre – test and post – test design.” Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Rubrik penilaian menendang bola pada permainan sepak bola.” Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara tes awal dan tes akhir menendang bola dengan kaki bagian untuk kedua kelompok. Teknik analisa data yang digunakan yaitu teknik analisis statistik uji-t. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar latihan terhadap kemampuan gerak dasar passing menggunakan kaki bagian dalam pada siswa SMP Negeri 5 Tondano, hal ini dibuktikan oleh hasil penelitian diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel yakni t hitung = 4,165 ttabel = 2,101.
DAMPAK MODEL PEMBELAJARAN KOMANDO TERHADAP DASAR CHEST PASS PERMAINAN BOLA BASKET Vicky Sambur; Mesak Rambitan; Beatrix Podung
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v3i2.5551

Abstract

Bagian cara dasar yang terpenting dan harus dikuasai permainan bola basket adalah teknik passing, yakni teknik chest pass atau teknik operan dada. operan ini sangat bermanfaat untuk operan jarak pendek degan perhitungan kecepatan dan kecermatan dari kawan penerima bola tidak dijaga ketat dimana jarak lemparan antara 6 sampai 7 meter. Operan adalah memberikan bola ke kawan dengan cara di passing tepat diarah depan dada. Dengan kata lain Chest pass atau umpan dada adalah mengumpan bola dengan tangan di depan dada dan mendorong ke depan setelah tangan benar-benar terjulur dan lecutkan bola sedikit demi sedikit hingga bola lepas dari jari-jari. Akan tetapi kenyataan yang ditemukan berdasarkan hasil penelitian dari beberapa peneliti sebelumnya bahwa ada banyak penelitian-penelitian yang terkait dengan model mengajar komando dan gerak dasar dalam chest pass bola basket dan hasilnya adalah beragam kesimpulan. Keberagaman kesimpulan tersebut mengindikasikan bahwa kita belum bisa menentukan gaya mengajar mana yang terbaik untuk dipakai dalam mengajarkan keterampilan motorik kelentukan pertamar dalam chest pass bola basketPermasalahan lain yang ditemukan adalah belum diketahui model pembelajaran yang efektif untuk diterapkan pada kelentukan pertama dalam chest pass bola basket dan mengkaji pencapaian observasi tentang dampak model pembelajaran command terhadap gerak dasar dalam chest pass bola basket yang sudah pernah diteliti oleh peneliti-peneliti terdahulu.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR KOMANDO TERHADAP GERAK DASAR MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 RATAHAN Edita A.M Pinangkaan; Mesak A.S.F Rambitan; Nofli Kevin Dien
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i1.7121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan masalah apakah penerapan teknik pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan motorik dasar menggiring bola kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel sebanyak 20 siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ratahan yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan jumlah sampel yang sama. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test randomized control group design, dan alat penelitian yang digunakan adalah tes baseline kemampuan menggiring bola kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan metode pengajaran komando dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar menggiring bola kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ratahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik uji-T, dengan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai persyaratan analisis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel, maka Ho ditolak yang berarti HA diterima. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode pengajaran komando dapat meningkatkan kemampuan gerak dasar dribbling kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ratahan.
Pengaruh Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Kemampuan Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 2 Tondano Yuliana Sattu; Mesak A. S. F Rambitan; Dominggus Eleuwarin
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8600

Abstract

Metode resiprokal merupakan suatu bentuk pengajaran yang menawarkan kesempatan pada siswa dalam mengomentari temannya sendiri. Pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan adalah mata pelajaran yang diajarkan di SMP Negeri 2 Tondano karena merupakan salah satu sekolah negeri di tondano. Ternyata hampir semua siswa tidak mampu mempraktekkan prinsip takraw secara lengkap dan benar untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. Ini dapat dilihat melalui observasi penelitian yang dilakukan pada siswa di sekolah SMP Negeri 2 Tondano dalam pengamatan, peneliti menemukan banyak hal yang terjadi saat praktek sepak sila seperti: kurangnya fasilitas yang di siapkan sekolah seperti alat dan bahan, kurangnya minat siswa, status kesehatan siswa, kepercayaan diri siswa, dan lingkungannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and posttest randomized two-group design. Berdasarkan temuan penelitian ini yang diuji dengan statistik uji-t, terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar resiprokal dalam pembelajaran dasar-dasar sila takraw pada siswa SMP Negeri 2 Tondano.
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Siswa SMP Negeri 2 Tondano Djoni Sungkudon; Mesak A.S.F. Rambitan; Adithian Mokoginta
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8746

Abstract

Berdasarkani hasili observasii padai siswai iSMP iNegeri 2 Tondano, bahwa beberapa siswa kurang memilikii kemampuani isepak isila iyang ibaik idalam ipermainan isepak itakraw. iHal iini disebabkani ioleh berbagaii ifaktor seperti faktor antropometri, komponen fisik pendukung, penggunaan gaya mengajar yang masih belum baik. Disamping itu, barbagai hal lain yang diduga mempengaruhi adalah kurangnya pengulangan melakukan latihan sepak sila, ini disebabkan oleh waktu yang terbatas saat pembelajaran sepak takraw. Permasalahan lainnya yaitu belum diketahuinya gaya mengajar apa yang dapat meningkatkan kemampuan sepak sila dalam permainan sepak takraw, kurangnya motivasi dari dalam diri siswa dalam melakukan pembelajaran sepak sila dalam permainan sepak takraw, faktor penyebab lain rendahnya kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw siswa yaitu faktor komponen fisik pendukung seperti kekuatan otot tungkai, keseimbangan, dan kelentukan ataupun penguasaan teknik sepak sila yang masih belum baik. Metodei iyang idigunakan ipada ipenelitian iini iadalah eksperimen. Rancangani iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iadalah ipretest and posttest randomizedi itwo-group idesign. iiBerdasarkan iitabel idistribusi t ipada i= 0,05 idengan idk = n1 + n2 – 2 = 10+10 – 2 = 18, makai idiperoleh inilai it itabel = 2,101. iJadi it ihitung ilebih ikecil idari ti itabel iyaitu ti ihitung = 0.80 ≤ t tabel = 2,101. iSesuai ikriteria ipengujian ijika it ihitung i≤ it itabel makai iHo iditerima iyang iberarti iHa ditolak. iDengan demikian kesimpulan dalam ipenelitian ini adalahi ipenerapan igaya imengajar ilatihan tidaki imemberikan ipengaruh iterhadap ikemampuan sepaki silai idalami ipermainan isepak itakraw ipada siswai SMP Negeri 2 Tondano.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Gerak Dasar Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli SMA Negeri 1 Tompaso Novita Dunggio; Theo Welly Everd Mautang; Mesak A.S.F Rambitan
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran awal dalam permaianan bola voli masih terlihat bahwa siswa belum menguasai gerak dasar dalam passing bawah bola voli dengan benar. Siswa belum memahami dan menguasai teknik dasar permainan bola voli terutama dalam melakukan passing bawah. Kesalahan yang sering terjadi saat melakukan pasing bawah yaitu, a) Bola dipukul ke atas dengan gerakan lengan terayun, b) Lengan bengkok karena siku ditekuk, lengan bawah terlalu renggang, tubuh atas membungkuk ke depan, punggung melengkung, c) Lengan sudah dirapatkan dalam sikap siaga, d) Start dengan sikap tubuh tegak dan lengan tergantung ke bawah dengan sikap kaki dirapatkan atau mengangkang terlalu lebar. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, desain penelitian menggunakan faktorial 2 x 2. Ada perbedaan pengaruh gaya mengajar komando dan gaya mengajar inklusi hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, kelompok gaya mengajar komando (A1) = 18,7 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok gaya mengajar inklusi (A2) = 15,8. Ada perbedaan pengaruh antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, bahwa kelompok motivasi tinggi = 19,8 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok motivasi rendah = 14,7. Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 6,740 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Ada interksi antara gaya mengajar dan motivasi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap peningkatan pasing bawah di mana nilai F hitung = 2,893 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
KAPASITAS VO2MAX PESERTA DIDIK SMP NEGERI 3 TONDANO Arsana, Juli; Podung, Beatrix J.; Rambitan, Mesak.A.S.F
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tahan kardiorespirasi mengacu pada kapasitas tubuh untuk melakukan aktivitas multi otot yang dinamis dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam waktu yang lama. Di mana salah satu faktor penting yang dapat digunakan untuk menilai tingkat kebugaran seseorang adalah daya tahan kardiorespirasinya. Terlalu sering, siswa menggunakan produk dari kemajuan teknologi yang membuat mereka lebih mudah untuk bergerak, sehingga mereka kurang melakukan aktivitas fisik. Sebagai contoh, daripada melakukan aktivitas fisik saat istirahat di sekolah, banyak siswa yang bermain dengan alat elektronik mereka. Karena SMP Negeri 3 Tondano merupakan sekolah perkotaan dan mayoritas siswanya tinggal di sekitar sekolah, akses menuju sekolah cukup mudah, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum, atau berjalan kaki. Di sisi lain, berdasarkan pengalaman sehari-hari anak-anak di SMP Negeri 3 Tondano, beberapa dari mereka bahkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, sementara beberapa dari mereka diantar dan dijemput oleh orang tua mereka. Metode deskriptif, yang merupakan pendekatan penelitian kuantitatif, digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian adalah dengan tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari 50 peserta didik sebagi sampel penelitian, diketahui nilai maksimal yang diperoleh pesrta didik dari perhitungan VO2max diatas sebesar 40,1 dan nilai minimal yang diperoleh peserta didik sebesar 11,2 dengan nilai rerata sebesar 20,3. Maka disimpulkan rerata nilai VO2max dari 50 peserta didik SMP Negeri 3 Tondano sebagai sampel penelitian yakni (sangat kurang).