Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Gerak Dasar Pada Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Peserta Didik SMP Negeri 1 Pusomaen Goni, Andar J L; Rambitan, Mesak A.S.F.; Sengkey, A. R. J.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh peneliti terhadap siswa SMP Negeri 1 Pusomaen. Lapangan yang tidak rata dan beberapa lubang kecil yang dapat mencederai siswa hanyalah dua dari sekian banyak hambatan yang menghalangi pembelajaran penjasorkes selama pertandingan sepak bola di SMP Negeri 1 Pusomaen. Masalah-masalah ini membutuhkan perhatian dari pihak sekolah. Fakta bahwa sebagian besar siswa hanya bermain ketika guru mereka menjelaskan topik dan memberi mereka latihan, serta fakta bahwa beberapa siswa tidak terlalu tertarik pada sepak bola, berarti bahwa pengetahuan mereka tentang gerakan dasar yang terlibat dalam menggiring bola dengan kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola masih terbatas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Sebelum uji-t dilakukan, didahului dengan uji persyaratan analisis, yaitu: uji homogenitas varians dengan menggunakan uji beda besar vs beda kecil dan uji normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 1,734. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =6,98 > ttabel = 1,734. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Dengan Punggung Kaki Pada Permainan Sepak Bola Peserta Didik SMA Negeri 2 Tondano Wedo, Debrylman; Rambitan, Mesak.A.S.F.; Sunkudon, Djoni.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode mengajar latihan saat mengajar siswa, menggiring bola dengan punggung kaki saat bermain sepak bola, guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan instruksi guru. Meskipun demikian, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa peserta didik Kelas XI SMA Negeri 2 Tondano tidak memiliki kemampuan untuk menggiring bola dengan punggung kaki saat bermain sepak bola. Permasalahan lain yang dihadapi adalah belum diketahuinya gaya mengajar yang dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola, kurangnya penguasaan peserta didik terhadap keterampilan teknik menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola. Selain itu, ada masalah dengan pengulangan kemampuan menggiring bola dengan punggung kaki. Hal ini disebabkan oleh jumlah waktu yang terbatas yang dihabiskan untuk mempelajari materi sepak bola dan kurangnya inovasi dalam cara mengajar menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola seperti latihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “randomized control group pre-test and post test design”. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian tersebut diperoleh thitung senilai 6,426. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18, maka diperoleh nilai t tabel = 2,101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu thitung = 6,426 > ttabel = 2,101. Sesuai kriteria pengujian jika thitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima.
Pengaruh Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Kemampuan Gerak Dasar Pada Servis Pendek Backhand Dalam Permainan Bulu Tangkis Pada Peserta Didik Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Tombulu Gyrellhio F.M Udung; Mesak A.S.F Rambitan; Edita A.M Pinangkaan
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 1 (2025): VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v3i1.275

Abstract

The problem in this study is whether the influence of reciprocal force exerts an influence on the basic movement ability on the backhand short serve in grade VIII learners at SMP Negeri 1 Tombulu. The purpose of this study was to test the mean score of basic movement skills on backhand short serve in grade VIII learners at SMP Negeri 1 Tombulu. The research method used was experimental method. This study is a quantitative study. The research instrument used was Basic Movement Ability Test On Backhand Short Serve In Badminton Game. From the research results that have been proven through statistical data analysis the effect of reciprocal force on basic movement in short backhand service in badminton game has a significant effect. It can be seen from tcount is greater than ttable, namely tcount = 4.18 > ttable = 2.086. Based on the testing criteria, if tcount is greater than ttable (tcount > ttable), then H0 is rejected, which means HA is accepted. Thus the conclusion of the test is the average basic movement ability in short backhand service in badminton game of the experimental group taught with reciprocal style is better than the average basic movement ability in short backhand service in badminton game of the control group that did not receive treatment.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK DAN KEJADIAN OBESITAS DI PUSKESMAS MINANGA KOTA MANADO Roring, Marlen Lestari; Rambitan, Mesak; Telew, Agusteivie
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i2.111

Abstract

The aim of this research was to determine the description of physical activity and the incidence of obesity in the Minanga health center, Manado city. Using quantitative research methods with a descriptive analytical approach, namely to describe and explain in more depth the variables of physical activity and obesity, this research was conducted in July-August 2023 in the working area of the Minanga health center, Manado city. To understand the picture of physical activity and the incidence of obesity in the Minanga health center, Manado city, research was conducted on 25 people suffering from obesity in the Minangan health center working area, Manado city, using an instrument in the form of a questionnaire. In this research, the data that has been collected is processed and analyzed using a computer using Ms. software. Excel and SPSS. From the results obtained, it can be concluded that physical activity, 16 respondents with light physical activity (64%), 5 people with moderate physical activity (20%) and 4 people with heavy physical activity (16%). The majority of respondents predominantly do light physical activity rather than moderate and heavy physical activity. And obesity, 4 people are classified as type I obesity and 21 people are classified as type II obesity. The type of obesity that most respondents suffer from is type II obesity. The tendency for type II obesity is also related to the respondent's physical activity.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA SISWA SMP NEGERI 4 PASSI TAHUN 2024 Kristina Pesak; Mesak Rambitan; Alva Supit
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i3.161

Abstract

Indonesia ranks as one of the countries where people spend the most time per day using gadgets, with each individual averaging around 6.05 hours daily on cellphones or similar devices. The majority of this time is spent accessing the internet, playing games, watching videos, sending messages, and making phone calls. However, excessive gadget use can have negative impacts on the mental and physical health of users, especially school children. This research aims to determine the relationship between gadget use and mental health among students at SMP Negeri 4 Passi. A cross-sectional design was used, tested quantitatively. The population consisted of all students at SMP Negeri 4 Passi (total sampling, n=55). Gadget use and mental health were assessed using a questionnaire and rated on an ordinal scale (bad, moderate, good). The relationship between these two variables was analyzed using the chi-square test, with a significance level of p < 0.05 indicating a relationship. Analysis of the 55 respondents showed that 40% were male, 43.6% were 13 years old, and 40% were from grade IX. Statistical testing yielded a p- value of 0.010, leading to the conclusion that there is a significant relationship between gadget use and mental health.
Pengaruh Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Kemampuan Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 2 Tondano Sattu, Yuliana; Rambitan, Mesak A. S. F; Eleuwarin, Dominggus
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8600

Abstract

Metode resiprokal merupakan suatu bentuk pengajaran yang menawarkan kesempatan pada siswa dalam mengomentari temannya sendiri. Pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan adalah mata pelajaran yang diajarkan di SMP Negeri 2 Tondano karena merupakan salah satu sekolah negeri di tondano. Ternyata hampir semua siswa tidak mampu mempraktekkan prinsip takraw secara lengkap dan benar untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. Ini dapat dilihat melalui observasi penelitian yang dilakukan pada siswa di sekolah SMP Negeri 2 Tondano dalam pengamatan, peneliti menemukan banyak hal yang terjadi saat praktek sepak sila seperti: kurangnya fasilitas yang di siapkan sekolah seperti alat dan bahan, kurangnya minat siswa, status kesehatan siswa, kepercayaan diri siswa, dan lingkungannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and posttest randomized two-group design. Berdasarkan temuan penelitian ini yang diuji dengan statistik uji-t, terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar resiprokal dalam pembelajaran dasar-dasar sila takraw pada siswa SMP Negeri 2 Tondano.
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Siswa SMP Negeri 2 Tondano Sungkudon, Djoni; Rambitan, Mesak A.S.F.; Mokoginta, Adithian
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8746

Abstract

Berdasarkani hasili observasii padai siswai iSMP iNegeri 2 Tondano, bahwa beberapa siswa kurang memilikii kemampuani isepak isila iyang ibaik idalam ipermainan isepak itakraw. iHal iini disebabkani ioleh berbagaii ifaktor seperti faktor antropometri, komponen fisik pendukung, penggunaan gaya mengajar yang masih belum baik. Disamping itu, barbagai hal lain yang diduga mempengaruhi adalah kurangnya pengulangan melakukan latihan sepak sila, ini disebabkan oleh waktu yang terbatas saat pembelajaran sepak takraw. Permasalahan lainnya yaitu belum diketahuinya gaya mengajar apa yang dapat meningkatkan kemampuan sepak sila dalam permainan sepak takraw, kurangnya motivasi dari dalam diri siswa dalam melakukan pembelajaran sepak sila dalam permainan sepak takraw, faktor penyebab lain rendahnya kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw siswa yaitu faktor komponen fisik pendukung seperti kekuatan otot tungkai, keseimbangan, dan kelentukan ataupun penguasaan teknik sepak sila yang masih belum baik. Metodei iyang idigunakan ipada ipenelitian iini iadalah eksperimen. Rancangani iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iadalah ipretest and posttest randomizedi itwo-group idesign. iiBerdasarkan iitabel idistribusi t ipada i= 0,05 idengan idk = n1 + n2 – 2 = 10+10 – 2 = 18, makai idiperoleh inilai it itabel = 2,101. iJadi it ihitung ilebih ikecil idari ti itabel iyaitu ti ihitung = 0.80 ≤ t tabel = 2,101. iSesuai ikriteria ipengujian ijika it ihitung i≤ it itabel makai iHo iditerima iyang iberarti iHa ditolak. iDengan demikian kesimpulan dalam ipenelitian ini adalahi ipenerapan igaya imengajar ilatihan tidaki imemberikan ipengaruh iterhadap ikemampuan sepaki silai idalami ipermainan isepak itakraw ipada siswai SMP Negeri 2 Tondano.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Gerak Dasar Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli SMA Negeri 1 Tompaso Dunggio, Novita; Mautang, Theo Welly Everd; Rambitan, Mesak A.S.F
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran awal dalam permaianan bola voli masih terlihat bahwa siswa belum menguasai gerak dasar dalam passing bawah bola voli dengan benar. Siswa belum memahami dan menguasai teknik dasar permainan bola voli terutama dalam melakukan passing bawah. Kesalahan yang sering terjadi saat melakukan pasing bawah yaitu, a) Bola dipukul ke atas dengan gerakan lengan terayun, b) Lengan bengkok karena siku ditekuk, lengan bawah terlalu renggang, tubuh atas membungkuk ke depan, punggung melengkung, c) Lengan sudah dirapatkan dalam sikap siaga, d) Start dengan sikap tubuh tegak dan lengan tergantung ke bawah dengan sikap kaki dirapatkan atau mengangkang terlalu lebar. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, desain penelitian menggunakan faktorial 2 x 2. Ada perbedaan pengaruh gaya mengajar komando dan gaya mengajar inklusi hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, kelompok gaya mengajar komando (A1) = 18,7 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok gaya mengajar inklusi (A2) = 15,8. Ada perbedaan pengaruh antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, bahwa kelompok motivasi tinggi = 19,8 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok motivasi rendah = 14,7. Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 6,740 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Ada interksi antara gaya mengajar dan motivasi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap peningkatan pasing bawah di mana nilai F hitung = 2,893 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
KAPASITAS VO2MAX PESERTA DIDIK SMP NEGERI 3 TONDANO Arsana, Juli; Podung, Beatrix J.; Rambitan, Mesak.A.S.F
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tahan kardiorespirasi mengacu pada kapasitas tubuh untuk melakukan aktivitas multi otot yang dinamis dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam waktu yang lama. Di mana salah satu faktor penting yang dapat digunakan untuk menilai tingkat kebugaran seseorang adalah daya tahan kardiorespirasinya. Terlalu sering, siswa menggunakan produk dari kemajuan teknologi yang membuat mereka lebih mudah untuk bergerak, sehingga mereka kurang melakukan aktivitas fisik. Sebagai contoh, daripada melakukan aktivitas fisik saat istirahat di sekolah, banyak siswa yang bermain dengan alat elektronik mereka. Karena SMP Negeri 3 Tondano merupakan sekolah perkotaan dan mayoritas siswanya tinggal di sekitar sekolah, akses menuju sekolah cukup mudah, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum, atau berjalan kaki. Di sisi lain, berdasarkan pengalaman sehari-hari anak-anak di SMP Negeri 3 Tondano, beberapa dari mereka bahkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, sementara beberapa dari mereka diantar dan dijemput oleh orang tua mereka. Metode deskriptif, yang merupakan pendekatan penelitian kuantitatif, digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian adalah dengan tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari 50 peserta didik sebagi sampel penelitian, diketahui nilai maksimal yang diperoleh pesrta didik dari perhitungan VO2max diatas sebesar 40,1 dan nilai minimal yang diperoleh peserta didik sebesar 11,2 dengan nilai rerata sebesar 20,3. Maka disimpulkan rerata nilai VO2max dari 50 peserta didik SMP Negeri 3 Tondano sebagai sampel penelitian yakni (sangat kurang).
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Gerak Dasar Pada Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Peserta Didik SMP Negeri 1 Pusomaen Goni, Andar J L; Rambitan, Mesak A.S.F.; Sengkey, A. R. J.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh peneliti terhadap siswa SMP Negeri 1 Pusomaen. Lapangan yang tidak rata dan beberapa lubang kecil yang dapat mencederai siswa hanyalah dua dari sekian banyak hambatan yang menghalangi pembelajaran penjasorkes selama pertandingan sepak bola di SMP Negeri 1 Pusomaen. Masalah-masalah ini membutuhkan perhatian dari pihak sekolah. Fakta bahwa sebagian besar siswa hanya bermain ketika guru mereka menjelaskan topik dan memberi mereka latihan, serta fakta bahwa beberapa siswa tidak terlalu tertarik pada sepak bola, berarti bahwa pengetahuan mereka tentang gerakan dasar yang terlibat dalam menggiring bola dengan kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola masih terbatas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Sebelum uji-t dilakukan, didahului dengan uji persyaratan analisis, yaitu: uji homogenitas varians dengan menggunakan uji beda besar vs beda kecil dan uji normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 1,734. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =6,98 > ttabel = 1,734. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.