Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA KRIPIK REMPEYEK DI DESA PEREAN [APPLICATION OF TECHNOLOGY APPROPRIATE ON KRIPIK REMPEYEK HOUSE INDUSTRIES IN PEREAN VILLAGE] I Ketut Putu Suniantara; I Gede Eka Wiantara Putra; I Gede Agus Astapa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The home industry is a type of business that has a characteristic in terms of minimal capital, most of the business owners are the head of the household, and the workforce comes from the family. The partner industries are home industries from Ni Ketut Niliati and Ni Wayan Suriati. The second business of the partners is engaged in the business of making and selling chips. There are several obstacles faced by partners in the limitations of production aids, product packaging, product storage, lack of financial management and limitations in terms of marketing. Based on the problems faced, the activities carried out gradually began production management to marketing. Activities begin with socialization, provision of equipment as production aids, packaging design, and training, financial management training, preparation and training on the use of social media/websites. Giving equipment has helped partners increase production and speed up the production process. Financial management training is carried out by providing training in recording orders and simple cash books. Based on the activities carried out the results obtained were an increase in production both quality and quantity by 35%, the creation of simple cash books, order books, packaging labeling, and social media/website marketing. With the help of labeling, product packaging is becoming more attractive to buyers and can be a promotional medium because it contains information on kripik businesses. With the presence of social media/website marketing, information related to the chip cracker business can be widespread.Bahasa Indonesia Abstrak: Industri rumah tangga adalah jenis usaha yang memiliki ciri khas dalam hal modal yang minim, sebagian besar pemilik usaha adalah kepala rumah tangga, dan tenaga kerja berasal dari pihak keluarga. Industri rumah tangga yang menjadi mitra yaitu industri rumah tangga dari Ni Ketut Niliati dan Ni Wayan Suriati yang berlokasi di Desa Parean Kecamatan Baturiti Kab. Tabanan. Usaha kedua mitra bergerak dibidang usaha pembuatan dan penjualan kripik rempeyek. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh mitra dalam keterbatasan alat bantu produksi, kemasan produk, tempat penyimpanan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka kegiatan dilakukan bertahap mulai manajemen produksi sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi, pelatihan pengemasan dan desain label kemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan dan pelatihan penggunaan media sosial/website. Pemberian peralatan telah membantu mitra meningkatkan produksi dan mempercepat proses produksi. Pelatihan manajemen keuangan dilakukan dengan memberikan pelatihan pencatatan order dan buku kas sederhana. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan didapatkan hasil yaitu peningkatan produksi baik kualitas maupun kuantitas sebesar 35%., terciptanya buku kas sederhana, buku order, labeling kemasan dan media sosial/website pemasaran. Dengan bantuan labeling, kemasan produk menjadi lebih menarik minat pembeli dan dapat menjadi media promosi karena berisi informasi tempat usaha kripik. Dengan adanya media sosial/website pemasaran, informasi terkait usaha kripik rempeyek dapat tersebar luas.Kata kunci: Industri rumah tangga, kripik rempeyek, manajemen produksi, manajemen pemasaran, Desa Perean
PENINGKATAN MUTU DAN KEMASAN PRODUKSI URUTAN BALI HOME INDUSTRY KELOMPOK DISABILITAS BENGKALA, BULELENG, BALI Dian Rahmani Putri; I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Sujana
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol 5 No 2 (2019): November 2019
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.675 KB) | DOI: 10.31940/bp.v5i2.1476

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) telah dilaksanakan untuk Mitra Industri Rumah Tangga Kelompok Disabilitas di Desa Bengkala. Kelompok mitra, dengan Ketua Kelompok I Ketut Kanta, S.E., memiliki lima anggota inti yakni tiga orang penggerak PKK dan tiga warga difable berbakat memasak. Mitra memproduksi urutan Bali, terbuat dari daging dan lemak babi dicincang yang diberi bumbu khas Bali dan dimasukkan ke dalam usus babi sehingga menyerupai bentuk sosis, lalu diasapi di atas tungku atau bara api hingga matang. Rangkaian produksi dan pemasaran dilaksanakan secara manual. Industri rumah tangga ini juga belum memiliki manajemen keuangan maupun pemasaran, dan belum memiliki sistem pengolahan maupun pengemasan yang memungkinkan makanan lebih tahan lama. Tujuan PKM ini adalah memberikan pembinaan untuk peningkatan kualitas mutu produksi dan kemasan produk, serta pendampingan di bidang manajerial dan peningkatan strategi pemasaran. Metode PKM ini adalah metode pelatihan yang terimplementasi ke dalam tiga pokok: a) pemantapan manajemen produksi dan strategi pemasaran, b) pemantapan kualitas produk Urutan Bali dan variasinya, c) pelatihan dalam pengoperasian sistem atau peralatan. Luaran PKM ini adalah peningkatan pengetahuan di bidang pengolahan serta pengemasan produk Urutan Bali, di bidang manajemen dan strategi pemasaran. Metode evaluasi hasil pelaksanaan PKM menggunakan metode Context, Input, Process, Product (CIPP) oleh Stufflebeam (2007). PKM ini telah mampu memotivasi dan menggerakkan kemampuan produksi kelompok pembina disabilitas ini hingga menjadi usaha yang terkelola dengan baik. Kata kunci: mutu, kemasan, makanan tradisional. urutan Bali, industri rumah tangga Community Engagement (PKM) has been carried out for Home-Industry Partner for Disability Group in Bengkala Village. The partner, with the Leader of the Group I Ketut Kanta, S.E., has five core members namely three PKK officials and three disabled people who are talented for cooking. The partner produces a Balinese order, made from minced meat and lard which is given Balinese spices and put into a pig's cleaned-intestine so that it resembles the shape of a sausage, then smoked on a stove or embers until cooked. The production and marketing series are carried out manually. This home industry also does not have financial management or marketing, and does not yet have a processing or packaging system that allows food to last longer. The purpose of this PKM is to provide guidance for improving the quality of production and product packaging, as well as mentoring in managerial and marketing strategies. This PKM method is a training method that is implemented into three main points: a) stabilization of production management and marketing strategies, b) stabilizing the quality of Bali Order products and their variations, c) training in the operation of systems and equipment. The output of PKM is increasing knowledge in the field of processing and packaging of Bali Order products, in the fields of management and marketing strategies. The method of evaluating the results of the community engagement implementation uses Context, Input, Process, Product (CIPP) method by Stufflebeam (2007). This PKM has been able to motivate and drive the production capacity of this group of people with disabilities so that it could become a well managed business. Keywords: quality, packaging, traditional food, Balinese urutan, home industry
Pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Kacang Mentik di Desa Bukit I Ketut Putu Suniantara; I Gede Eka Wiantara Putra; Samuel Hutajulu
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 1 No. 2 (2019): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.434 KB)

Abstract

Industri rumah tangga kacang mentik goreng yang digeluti oleh Ni Komang Arini merupakan usaha sampingan. Usaha ini sudah cukup lama dijalankan sekitar 2,5 tahun. Usaha mitra mengalami pasang surut tergantung dari permintaan pasaran terutama pada saat hari raya besar Agama Hindu. Kendala dalam proses produksi masih menggunakan alat yang sederhana dengan pemasaran produk yang dijual tanpa ada label. Pengemasan produk dilakukan hanya dengan merekatkan pada api lilin sehingga barang produksinya mudah melempem. Kacang mentik yang dihasilkan hanya rasa original tanpa campuran rasa hanya campuran garam saja. Tujuan dari pengadian masyarakat ini yaitu ingin membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra yaitu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk sehingga tidak mudah melempem melalui proses pengemasan yang lebih baik dan menyediakan label sehingga produk yang dihasilkan lebih mudah dikenal oleh masyarakat serta pengolahan kacang dengan berbagai rasa. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan sosialisasi, pemberian sumbangan alat produksi, pengolahan, pembuatan brand dan evaluasi. Pada tahap pengolahan diperkenalkan bahwa kacang mentik dapat dibuat dengan rasa pedas manis, balado, dan barbeque. Target lainnnya mitra dibuatkan desain merk pada kemasan dengan nama “Kacang Mentik Khas Tebu” Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pengabdian, mitra menyatakan bahwa pengabdian yang dilaksanakan cukup membantu dalam pengembangan usahanya
Pelatihan Pengenalan Peran Robotika dalam Manajemen Energi Listrik Bagi Siswa SMAN 1 Negara I Gede Eka Wiantara Putra; I Ketut Putu Suniantara; Gede Suwardika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 1 (2020): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i1.223

Abstract

Kebutuhan energi listrik oleh masyarakat baik skala nasional maupun internasional semakin meningkat, namun ketersediaan energi listrik sangat terbatas. Hal ini memunculkan berbagai ide dan upaya pemenuhan kebutuhan energi listrik bagi masyarakat, baik melalui konversi sumber daya fosil maupun terbarukan. Bidang ilmu elektronika yang difokuskan pada bagian robotika memiliki peran yang sangat penting dalam optimasi efektivitas konversi energi tersebut. Selain penguatan sumber daya manusia pada bidang elektronika, diperlukan upaya lainnya seperti penyuluhan dan/atau sosialisasi tentang pentingnya peran elektronika robotika untuk optimasi penggunaan dan penerapan teknologi konversi energi. Bagi siswa SMA, hal ini sangat diperlukan sebagai referensi utama dalam mempersiapkan bibit-bibit SDM yang berperan dalam upaya optimasi energi listrik untuk masa depan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, siswa diberikan penyuluhan dan pelatihan terkait peran elektronika robotika dalam manajemen energi listrik. Kegiatan yang telah dilaksanakan di SMAN 1 Negara dan diikuti oleh 36 peserta ini, memberikan respon yang baik. Selain kegiatan penyuluhan dan pelatihan, dilaksanakan penyerahan dua paket modul microcontroller yang diharapkan mampu memediasi siswa dalam belajar robotika. Dengan demikian, siswa memperoleh bekal pengetahuan dan mampu menentukan perannya masing-masing di masa depan.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Menggunakan Metode Jarimatika Di TK Mekar Kumara Desa Kesiut I Ketut Putu Suniantara; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gede Suwardika; I Made Hendra M. Pramayasa; Luh Putu Safitri Pratiwi; Kadek Masakazu; I Made Rudita; I Gede Suardika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.288

Abstract

Mengenalkan matematika pada anak usia dini bertujuan supaya mereka mampu memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari – hari melalui Metode Jarimatika. Pada metode ini bagaimana anak – anak mengenal bilangan dan perhitungan matematika dengan menggunakan kesepuluh jari tangan. Dengan pengenalan metode Jarimatika diharapkan kemampuan berhitung anak – anak meningkat dan lebih mudah memahami konsep bilangan yang tidak membebani memori otak anak - anak. Konsep Jarimatika lebih menekankan pada penguasaan konsep daripada cara cepat dalam operasi perhitungan, sehingga kemampuan anak – anak lebih matang dalam penguasaan ilmu berhitung. Adapun lokasi tempat melaksankan pelatihan berhitung dengan metode Jarimatika ini adalah di TK Mekar Kumara Desa Kesiut. Hasil dari kegiatan ini dapat dilihat dari kemampuan berhitung anak – anak meningkat dalam menyebutkan bilangan melalui gambar mencapai benar 100% dan melakukan perhitungan penjumlahan dan pengurangan mencapai benar 93,33%. Serta anak-anak merasa senang dalam belajar berhitung dengan jarimatika, terlihat dari semangat dan atusias merekan menggerakan jari-jari mereka dalam menghitung. Para guru merasa terbantu dalam mengajari anak-anak berhitung dengan menggunakan jarimatika.
SISTEM INFORMASI SUPPLY CHAIN MANAGEMANT MINYAK CENGKEH PADA UD. AGUS DENGAN TEKNOLOGI WEBSITE Gede Agus Dirtha Kristian; I Ketut Putu Suniantara; Shofwan Hanief
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 3: Agustus 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.237 KB)

Abstract

Indonesia is an agricultural country that is rich in spices, one of which is cloves. Cloves are used as a spice for Indonesian kretek cigarettes. Besides that, the oil can also be taken from cloves. The clove oil is extracted from the flowers and leaves of cloves. UD. Agus is one of the shops that accepts the sale and purchase of clove oil, this process is done manually, namely by recording everything on paper and recapitulating it in a notebook. This process is less efficient, thus complicating the process of managing data within the company and this problem can be overcome by implementing Supply Chain Management in business processes implemented at UD. Agus, combined with implementation in an information technology. The technology applied is an information system with website technology, which is a technology that has a wide reach and is easily accessible by the internet network. This research was conducted following the flow of the Waterfall Method. The result of this research is a website-based Supply Chain Management information system. Based on the process of working and testing the system with the Blackbox Testing method, it can be concluded that the functions of the system are already running well. So that the system is suitable for use as an information system for Clove Oil Supply Chain Management at UD. Agus.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS TERBUKA DENGAN TRUST SEBAGAI INTERVENING I Ketut Putu Suniantara; Kadek Masakazu; T.M. Kusuma; Gede Suwardika; Ni Putu Nanik Hendayanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.283 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan (ability), kebaikan hati (benevolence), dan integritas (integrity) Universitas Terbuka Denpasar melalui faktor kepercayaan (trust) yang berimplikasi pada pengambilan keputusan mahasiswa berkuliah di Universitas Terbuka Denpasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompetitifnya persaingan antar universitas baik negeri maupun swasta, serta Universitas Terbuka sebagai universitas yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh dan terbuka tentu harus mendapatkan kepercayaan (trust) bagi mahasiswanya karena pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Jalur (Path Analysis) dengan sampel 356 mahasiswa Universitas Terbuka Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemampuan, kebaikan hati, dan integritas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan mahasiswa Universitas Terbuka, (2) Kemampuan, kebaikan hati, integritas, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa Universitas Terbuka, dan (3) Kepercayaan memediasi kemampuan, kebaikan hati, dan integritas.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF KELOMPOK SEKA WIRANG DALAM PEMBUATAN BUMBU SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KULINER MASAKAN KHAS BALI DESA BUKIT – KARANGASEM I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Ari Santosa; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gede Suwardika; Kadek Masakazu
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3800

Abstract

Bumbu merupakan bagian dari pengolahan hidangan yang mampu mem-berikan rasa aroma dan warna yang dapat menimbulkan selera. Mitra pada pengabdian kali ini adalah Kelompok Seka Wirang yang menyediakan bumbu bali/rajang yang dijual sekitar pasar desa. Bumbu yang dijual di pasar memiliki tampilan yang sederhana hanya di bungkus dengan plastik, karena bumbu yang dihasilkan cukup sedikit dan pengolahannya cukup lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mitra diberikan solusi yaitu: memberikan hibah barang untuk mempecepat produksi, dan memberikan pelatihan pengemsan dan desain logo bagi produk mitra. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan produksi mitra meningkat sebesar 35% dengan bantuan alat – alat produksi yang telah diberikan. Produk mitra sudah dikemas dengan menggunakan botol bumbu/kemasan yang diberikan label dengan nama bumbu bali “NePaon”. Produk ini mampu bertahan selama 7 minggu.
Identifying Messenger Platform Preferences using Multiple Linear Regression and Conjoint Analyses Evi Triandini; I Gusti Ngurah Satria Wijaya; Riza Wulandari; Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; I Ketut Putu Suniantara; Candra Ahmadi
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 8 No. 2 (2022): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.8.2.119-129

Abstract

Background: The rapid development of telecommunication technology has prompted the creation of various messenger applications. The competition among social messengers to gain market share is becoming tighter. Objective: This study aims to capture user preferences for messenger platforms and inform software development companies to improve their products based on user needs. Methods: This research uses quantitative methods, i.e., categorical analysis and multiple linear regression analysis, to extend the results from qualitative methods that identify the preferences in past studies. The data were obtained through a questionnaire. Results: The results show that customers are influenced by accessibility, flexibility, effectiveness and chat history. Meanwhile, users are influenced by responsiveness, user-friendly interface, performance, personal needs, privacy and security, and customer services. Conclusion: The research can identify the indicators to guide the creation of an ideal messenger platform based on customer and user preferences.   Keywords: Conjoint, Messenger Platform, Multiple Linear Regression, Preference
Determining the Best Answers for Balinese Language Problems using Latent Semantic Analysis Made Agus Putra Subali; I Ketut Putu Suniantara
Paradigma Vol. 24 No. 2 (2022): September 2022 Period
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.645 KB) | DOI: 10.31294/paradigma.v24i2.1437

Abstract

In Balinese, descriptions or essays are formed in an interrogative format using question words such as “akuda”, “apa”, “dija”, “kenken”, “kuda”, dan “nyen”. The assessment process on description questions tends to be more difficult and complex than multiple choice questions, this is because the description questions are described in sentence form. The solution to facilitate the assessment process on description questions can be done using automated essay scoring. Based on the results of previous studies, the Latent Semantic Analysis (LSA) method provides a better level of accuracy, because the LSA method uses the Singular Value Decomposition (SVD) method to obtain a new pattern of relationships between terms and reference terms. The data used in this study are five questions and their answer keys and there are five candidate answers for each question in Balinese. Based on the tests that have been carried out, the method used obtained an overall average accuracy of 70.26%, this shows that the LSA method can be used well in the assessment process or automatic essay assessment.