Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Di Desa Dolong A Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Renaldy S. Kamaru; Tety Thalib; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan Peran Pemerintah Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Desa Dolong A Kec. Walea Kepulauan Kab. Tojo Una-Una. Metode yang digunakan Kualitatif Deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu pemerintah sebagai motivator, pemerintah sebagai fasilitator, pemerintah mobilisator. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah desa sebagai Motivator dengan mendorong partisipasi masyarakat melalui belum merata karena lemahnya kehadiran dan keterlibatan langsung dari kepala desa dan sekretaris desa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, peran pemerintah desa sebagai fasilitator belum semua proses difasilitasi secara optimal, terutama dalam membuka ruang diskusi dan menjembatani aspirasi warga yang masih sering diabaikan, peran pemerintah desa sebagai mobilisator belum berjalan maksimal, minimnya kehadiran pimpinan desa dan kurangnya inisiatif kolektif menyebabkan kegiatan pembangunan bersifat pasif dan cenderung bergantung pada pihak luar.
Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Popolii Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Meilinda Mustapa; Tety Thalib; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran yang obyektif tentang Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Popolii Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan ini fokus penelitan yaitu pengetahuan, keterampilan tau keahlian, kemampuan manajerial, dan kemampuan interpersonal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Teknik Observasi, Wawancara, dan pencatatan sekunder. Sesuai dengan jenis penelitian yang digunakan maka teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Dalam Pembangunan dilihat dari pengetahuan, keterampilan atau keahlian, kemampuan manajerial, dan kemampuan interpersonal sudah cukup memadai namun masih ada beberapah masyarakat kurang merasa puas, akibat lemahnya pengawasan dan koordinasi kepala desa. Adapun hal yang disarankan kepala desa perlu membuka kolaborasi bersama perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat serta sebaiknya kepala desa mengikuti berbagai pelatihan peningkatan kompetensi perlu meningkatkan pengawasan dan koordinasi dan memperkuat komunikasi dua arah yang lebih terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat desa popolii Penelitian.
Peran Aparat Desa Dalam Pemutakhiran Data Penerima Bantuan Langsung Tunai Di Desa Lembah Hijau Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango Thaib Misbahudin Abas; Andi Yusuf Katili; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2476

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi tantangan utama di Indonesia, mendorong pemerintah meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk meringankan beban ekonomi masyarakat miskin. Namun, efektivitas BLT sangat bergantung pada akurasi data penerima, yang menjadi tantangan tersendiri di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aparat desa dalam pemutakhiran data penerima BLT di Desa Lembah Hijau, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat desa memainkan empat peran utama, yaitu sebagai regulator, fasilitator, mobilisator, dan motivator. Peran sebagai regulator dan fasilitator telah dijalankan sesuai ketentuan, melalui musyawarah desa dan koordinasi antar pihak. Namun, peran sebagai mobilisator dan motivator belum maksimal, ditandai dengan minimnya pelibatan masyarakat dalam pendataan awal dan lemahnya komunikasi internal. Kendala utama yang dihadapi adalah ketidaksesuaian dan duplikasi data, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan motivasi aparat desa, serta pelibatan aktif warga, guna menjamin akurasi data dan keberhasilan program BLT di tingkat lokal.
Efektivitas Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango Moh Raihan A Medaa; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas dan menganalisis Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu keakuratan Informasi, ketepatan waktu, dan evaluasi pelaksanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Dinas, staf pelayanan dan masyarakat yang bermitra di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun DPMPTSP Kabupaten Bone Bolango telah menunjukkan komitmen yang baik dalam memberikan pelayanan yang tepat waktu dan akurat, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya tindak lanjut dari hasil evaluasi, keterlambatan dalam pelayanan, dan penyebaran informasi yang belum optimal. Peningkatan koordinasi antara petugas, pengawasan internal yang lebih proaktif, serta komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat adalah langkah-langkah penting untuk memastikan pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan dapat diandalkan di masa depan. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah DPMPTSP Kabupaten Bone Bolango perlu fokus pada penguatan sistem evaluasi yang lebih konsisten dan berbasis perbaikan berkelanjutan. Perbaikan ini harus mencakup peningkatan komunikasi antara petugas dan masyarakat, penguatan sistem manajemen tugas untuk mengurangi keterlambatan, serta optimalisasi saluran informasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat. Dengan langkah-langkah ini, DPMPTSP dapat lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.
Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Penanganan Sampah Di Pasar Sentral Kota Gorontalo Sri Wahyuni Kaluku; Sofyan Alhadar; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3310

Abstract

Pengelolaan sampah di pasar tradisional menjadi tantangan penting bagi pemerintah daerah, termasuk di Pasar Sentral Kota Gorontalo yang memiliki aktivitas ekonomi padat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo dalam penanganan sampah melalui tiga fungsi utama: fasilitator, regulator, dan dinamisator. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai fasilitator, DLH telah menyediakan sarana seperti tempat sampah, armada pengangkut, dan program pembinaan, namun efektivitasnya terkendala keterbatasan anggaran, distribusi fasilitas yang tidak merata, dan rendahnya partisipasi pedagang. Sebagai regulator, DLH menetapkan kebijakan dan aturan pengelolaan sampah, tetapi implementasinya belum optimal akibat ketidaksesuaian fasilitas, jadwal pengangkutan tidak konsisten, serta minimnya sosialisasi dan pengawasan. Peran dinamisator dijalankan melalui aksi bersih pasar dan sosialisasi, namun belum membentuk partisipasi aktif dan budaya kebersihan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, meskipun DLH telah menjalankan ketiga perannya, hambatan teknis, kelembagaan, dan partisipasi masyarakat masih menjadi kendala utama. Diperlukan strategi kolaboratif lintas sektor, peningkatan fasilitas, serta edukasi berkelanjutan untuk mewujudkan pengelolaan sampah pasar yang efektif dan berkesinambungan.
Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Parkir Di Kota Gorontalo Nur Alisyah Ladawing; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Parkir di Kota Gorontalo ditinjau dari aspek sosialisasi oleh Dinas Perhubungan, kepatuhan masyarakat, serta pengawasan dan penegakan sanksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yakni dengan melakukan interaksi secara langsung dengan informan. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, selama proses wawancara berlangsung penulis memperhatikan dengan seksama data yang diperoleh tersebut. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan parkir belum berjalan maksimal. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan parkir juga masih kurang, praktik parkir liar masih ditemukan di beberapa lokasi. Sementara itu, aspek pengawasan dan penegakan sanksi belum optimal karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, serta kurangnya konsistensi dalam penegakan aturan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Perda parkir di Kota Gorontalo masih belum efektif sehingga diperlukan peningkatan strategi sosialisasi, pengawasan yang lebih intensif, serta penerapan sanksi yang tegas dan konsisten agar pengelolaan parkir dapat berjalan tertib dan sesuai dengan tujuan kebijakan.
Efektivitas Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango Rizal Prasetya Laisa; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Pelayanan Administrasi Di Desa Milangodaa Induk Kecamtan Tomini Kabupaten Bolaang Mongondow. khususnya pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Keterbatasan dalam penguasaan teknologi, alur administrasi, dan kualitas penyusunan dokumen menjadi hambatan utama dalam pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual terkait peningkatan kapasitas aparatur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan fokus pada tiga indikator utama: pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan aparatur desa terkait pelayanan administrasi masih terbatas. Pelatihan sudah pernah dilakukan, namun pelaksanaannya tidak rutin dan cakupannya sempit. Keterampilan teknis, terutama dalam penggunaan komputer, aplikasi sistem informasi desa, dan penyusunan dokumen, masih rendah sehingga sering menimbulkan keterlambatan, ketidaklengkapan data, dan kesalahan administrasi. Kemampuan aparatur dalam melaksanakan tugas dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman, dengan perbedaan mencolok antara mereka yang berpendidikan sarjana dan yang tidak. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah Untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, diperlukan pelatihan rutin dan berkelanjutan, khususnya di bidang teknologi informasi dan administrasi digital. Penyediaan sarana, prasarana, dan alokasi waktu yang memadai harus diiringi dengan peningkatan pendidikan aparatur, penyusunan alur kerja yang jelas, serta penerapan aplikasi administrasi desa yang mudah digunakan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, ketepatan, dan responsivitas pelayanan publik di Desa Milangodaa Induk.
Strategi Pengembangan Usaha Dalam Meningkatkan Minat Konsumen Di Toko Amanda Jaya Kota Gorontalo Irmawati Adam; Kurniadi K. Hasan; Sabriana Oktaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3470

Abstract

This study aims to analyze business development strategies to increase consumer interest at Toko Amanda Jaya in Gorontalo City. The research method used is qualitative descriptive through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the utilization of social media is still minimal, business management is not well-structured, and human resource skills in digital marketing are limited, resulting in decreased consumer attraction. From a management perspective, business operations still rely heavily on the owner, and task allocation among employees is unclear. Meanwhile, in terms of basic operations, skills in digital marketing and customer service still need improvement. Therefore, it is necessary to optimize the use of social media consistently, implement more professional management in business governance, and enhance human resource capacity through training. By applying these strategies, Toko Amanda Jaya is expected to increase consumer interest, strengthen competitiveness, and be able to adapt to the developments of the modern market.