Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM HASUNA VOLUNTRIP JELAJAH EDUKASI DAN FUN GAMES BERSAMA ADIK BINAAN SERTA PENYALURAN AL-QUR’AN SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI SOSIAL DI DESA BULUH CINA Sesdia Angela; Zella Sabina Putri; Selvia Gita Sukadi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi sosial memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pelaksana program pengabdian. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat mendukung penguatan komunikasi sosial adalah program voluntrip yang menggabungkan aktivitas kerelawanan dan edukasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Voluntrip Penyaluran Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) Hasuna di Desa Buluh Cina serta menjelaskan perannya sebagai sarana komunikasi sosial dalam meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif (participatory approach), yaitu melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil menyalurkan Al-Qur'an kepada masjid, musala, dan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan fun games bersama adik-adik binaan dan wisata edukasi gajah mampu menciptakan interaksi yang positif antara relawan dan masyarakat. Program ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta membangun komunikasi yang lebih efektif antara relawan, masyarakat, dan pihak terkait. Dengan demikian, Program Voluntrip Penyaluran Al-Qur'an tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan komunikasi sosial dan kepedulian masyarakat.  
REFRAMING POLITIK LINGKUNGAN MELALUI ASPIRASI PEMUDA: PERSPEKSTIF MAHASISWA GENERASI Z DI UNIVERSITAS RIAU Fadhiilatun Nisaa; Sesdia Angela; Masrul Ikhsan; Hazqon Fuadi Nasution
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.899

Abstract

Generasi Z tumbuh dalam konteks disrupsi digital dan krisis ekologis yang semakin kompleks, sehingga keterlibatan mereka dalam politik lingkungan menjadi penting untuk dikaji secara empiris. Di Kota Pekanbaru, permasalahan lingkungan seperti banjir, pengelolaan sampah, dan berkurangnya ruang terbuka hijau menunjukkan perlunya partisipasi aktif generasi muda dalam tata kelola lingkungan. Namun, kajian yang menghubungkan kesadaran ekologis, aktivisme digital, dan pembentukan wacana politik lingkungan di kalangan mahasiswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran ekologis terhadap sikap politik lingkungan, pengaruh aktivisme digital terhadap partisipasi politik lingkungan, serta pengaruh keduanya terhadap pembentukan framing politik lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei pada mahasiswa Universitas Riau yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan dengan tools JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran ekologis dan aktivisme digital berpengaruh positif terhadap sikap dan partisipasi politik lingkungan, serta berkontribusi dalam membentuk framing politik lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z merupakan aktor politik baru yang aktif membentuk wacana lingkungan melalui keterlibatan digital, serta berkontribusi pada pengembangan teori Youth Environmentalism dan framing politik dalam konteks lokal. Kata kunci: aktivisme digital, framing politik, generasi Z, kesadaran ekologis, politik lingkungan
Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dalam Upaya Mencegah Stunting di Posyandu Kenanga, Kampung Rempak, Kec. Sabak Auh, Kab. Siak Sesdia Angela; Novi Aulia Wati; Mifta Khairunisa; Anisa Rispa Rahayu; Anisa Salsabila Putri; Ade Kurniawan; Fadila Patricia; Kania Ramadhisa; Najwah Khoirunnisa; Pradita Nemas Ariestya; Rossa Oktavia; Syahroni Aminullah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21912565

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems that can hinder children’s growth and development. Therefore, preventive efforts are needed through the fulfillment of balanced nutrition, one of which is by increasing fish consumption as a source of animal protein. This community service activity aimed to provide education on the importance of fish consumption through the GEMARIKAN (Fish-Eating Community Movement) Program at Kenanga Integrated Health Post (Posyandu), Rempak Village, Sabak Auh District, Siak Regency. The methods used included an initial survey, interactive counseling, an introduction to catfish nuggets as an example of a processed fish product, as well as discussions and question-and-answer sessions. The results showed that participants actively and enthusiastically participated in the educational session and gained an understanding of the benefits of fish consumption, its nutritional content, and alternative ways of processing fish that can be incorporated into family meals. The GEMARIKAN Program serves as an educational medium with the potential to increase community awareness of the importance of fish consumption as part of fulfilling balanced nutrition and supporting stunting prevention efforts.
Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dalam Upaya Mencegah Stunting di Posyandu Kenanga, Kampung Rempak, Kec. Sabak Auh, Kab. Siak Sesdia Angela; Novi Aulia Wati; Mifta Khairunisa; Anisa Rispa Rahayu; Anisa Salsabila Putri; Ade Kurniawan; Fadila Patricia; Kania Ramadhisa; Najwah Khoirunnisa; Pradita Nemas Ariestya; Rossa Oktavia; Syahroni Aminullah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21912565

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems that can hinder children’s growth and development. Therefore, preventive efforts are needed through the fulfillment of balanced nutrition, one of which is by increasing fish consumption as a source of animal protein. This community service activity aimed to provide education on the importance of fish consumption through the GEMARIKAN (Fish-Eating Community Movement) Program at Kenanga Integrated Health Post (Posyandu), Rempak Village, Sabak Auh District, Siak Regency. The methods used included an initial survey, interactive counseling, an introduction to catfish nuggets as an example of a processed fish product, as well as discussions and question-and-answer sessions. The results showed that participants actively and enthusiastically participated in the educational session and gained an understanding of the benefits of fish consumption, its nutritional content, and alternative ways of processing fish that can be incorporated into family meals. The GEMARIKAN Program serves as an educational medium with the potential to increase community awareness of the importance of fish consumption as part of fulfilling balanced nutrition and supporting stunting prevention efforts.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG BANDAR PEDADA MELALUI PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING ALAMI UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN RUMAH TANGGA DAN PEMANFAATAN POTENSI LOKAL Sesdia Angela; Zamalul Fadli; Putri Afrilinda; Eva Nurlina; Meliga Diva Fortuna; M. Fadhil Karim; Marsha Amalia; Vicka Ananda Maulydia; Dina Amelia; Budi Mulyono; Eza Anggina
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Bandar Pedada memiliki modal ekonomi yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan lewat usaha rumah tangga maupun UMKM, hanya saja keterampilan warga dalam mengolah kebutuhan sehari-hari menjadi produk yang bernilai jual masih belum optimal. Melihat dari kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk menambah pengetahuan sekaligus keterampilan masyarakat melalui penyuluhan pembuatan sabun cuci piring alami, sebagai salah satu upaya mendorong kemandirian rumah tangga dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada. Kegiatan berlangsung pada 18 Juli 2026 di Kantor Kampung Bandar Pedada dan diikuti oleh peserta yang berasal dari unsur ibu PKK, pelaku UMKM, kelompok tani, serta masyarakat umum. Pendekatan yang dipakai adalah metode partisipatif dengan model learning by doing yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, hingga evaluasi akhir. Dari pelaksanaannya terlihat bahwa peserta mampu memahami kegunaan masing-masing bahan, mengikuti setiap tahapan pembuatan, dan mempraktikkan sendiri proses pembuatan sabun cuci piring hingga selesai. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini turut membuka wawasan warga bahwa kebutuhan rumah tangga sehari-hari sebenarnya berpeluang dikembangkan menjadi usaha kecil. Dengan demikian, penyuluhan pembuatan sabun cuci piring alami ini memberi kontribusi nyata bagi penguatan kapasitas masyarakat serta berpotensi mendukung penguatan ekonomi keluarga dan pertumbuhan UMKM di Kampung Bandar Pedada