Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Robeka Amsor, Yustina; Yufu Bouway, Dolfinus; Makaba, Sarce; Togodly, Arius; Medyati, Novita; Anggai, Martapina
Journals of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i4.2026

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Tujuan penelitian ini untuk menghitung kebutuhan tenaga perawat yang berada di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura berdasarkan beban kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat berjumlah 18 orang, pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 orang, data diperoleh melalui observasi dan telaah dokumen, dianalisis menggunakan workload indicator of staffing need (WISN). Rasio WISN = 1 menunjukkan jumlah staf dan beban kerja dalam keadaan seimbang, bila Rasio WISN < 1 maka beban kerja besar dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, namun bila Rasio WISN > 1, maka beban kerja semakin kecil artinya jumlah tenaga yang ada melebihi beban kerja. Hasil penelitian diperoleh 22 orang, tenaga yang ada saat ini 18 orang, rasio 0,8 (Rasio WISN < 1) artinya beban kerja meningkat dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, sehingga dibutuhkan penambahan tenaga 4 orang perawat
Analisis Faktor Risiko Kejadian Batu Ginjal Pada Pasien Rawat Jalan Di Poli Urologi RSUD Jayapura Nurmalisa Gita Savitri; Semuel Piter Irab; Yacob Ruru; Dolfinus Yufu Bouway; Sarce Makaba; Muhammad Akbar Nurdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.264

Abstract

Pendahuluan: Batu ginjal merupakan kondisi di mana terdapat satu atau lebih batu di dalam pelvis atau kaliks ginjal. Di Kota Jayapura, kasus baru batu ginjal meningkat dari 140 kasus pada tahun 2023 menjadi 220 kasus pada tahun 2024 (RSUD Jayapura). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang memengaruhi kejadian batu ginjal pada pasien rawat jalan di Poli Urologi RSUD Jayapura. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain case control yang dilaksanakan pada Maret 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling untuk kelompok kasus dan consecutive sampling untuk kelompok kontrol. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari rekam medis. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, serta multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Sebanyak 25 responden kasus dan 50 responden kontrol terlibat dalam penelitian ini. Hasil analisis bivariat menunjukkan beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian batu ginjal, yaitu indeks massa tubuh (IMT) (p=0,048; OR=2,66), riwayat keluarga batu ginjal (p=0,001; OR=8,81), riwayat asam urat (p=0,000; OR=9,33), konsumsi air putih (p=0,01; OR=6,52), konsumsi kopi/teh (p=0,041; OR=3,1), konsumsi minuman bersoda (p=0,001; OR=7,67), konsumsi makanan olahan (p=0,001; OR=7,67), dan konsumsi makanan asin (p=0,001; OR=5,6). Berdasarkan analisis multivariat, konsumsi makanan olahan merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian batu ginjal (p=0,001; OR=153,55). Kesimpulan: Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian batu ginjal adalah konsumsi makanan olahan. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada perubahan pola konsumsi makanan untuk menurunkan angka kejadian batu ginjal.
Study of the Use of Insecticide-Treated Mosquito Nets in Nolokla Village, Jayapura Regency Fitriana, Nursyah; Yufu Bouway, Dolfinus; Assa, Inriyanti
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 2 No 7 (2023): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v2i7.167

Abstract

Introduction: The use of insecticide-treated mosquito nets is expected to reduce the incidence and morbidity of malaria, especially in the Papua region. Objective: This study aims to determine whether there is a relationship between the use of insecticide-treated mosquito nets in Nolokla Village, Jayapura Regency with the characteristics of respondents, knowledge, and treatment of mosquito nets. Method: Quantitative research with cross-sectional design. The research location is in Nolokla Village, Jayapura Regency. The study sample amounted to 116 heads of families with a simple random sampling technique. Research measuring instruments using questionnaires and data analysis using the chi-square test. Result and Discussion: The results showed that respondents had used insecticide-treated mosquito nets (85.3%) and female respondents (75.0%) with high school education or equivalent (64.7%), and most jobs as self-employed (37.1%). The knowledge level of respondents is good (85.3%) and respondents who perform mosquito net treatment and are qualified (66.4%). Conclusion: Based on the results of the chi-square test, the factor that has a significant relationship with the use of insecticide-treated mosquito nets in Nolokla Village is treatment (p-value = 0.000; PR=9.125) and knowledge (p-value=0.005; PR=4,737). A factor that has no relationship with the use of insecticide-treated mosquito nets in Nolokla Village is education (p-value = 0.233; PR=2.813), occupation (p-value=0.299; PR=1.868), and gender (p-value=0.363; PR=0.555).
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja perawat Sigalingging, Hartati Riania; Medyati, Novita; Bouway, Dolfinus Yufu
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pmrtkt96

Abstract

Latar Belakang: Beban kerja perawat di ruang rawat inap Interna RSUD Mimika meningkat akibat rasio perawat-pasien yang tidak seimbang, kompleksitas kasus, dan tugas administratif, sehingga menurunkan mutu pelayanan serta meningkatkan risiko kelelahan dan keselamatan pasien.Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 28 perawat (5 laki-laki, 23 perempuan) menggunakan kuesioner beban kerja teruji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,877).Hasil: Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan rasio prevalensi. Terdapat hubungan signifikan antara usia (p = 0,044), jumlah pasien (p = 0,000), tingkat ketergantungan (p = 0,000), jumlah perawat (p = 0,024), lama rawat (p = 0,000), dan tupoksi (p = 0,001) dengan beban kerja perawat. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara pendidikan terakhir (p = 0,229) dan masa kerja (p = 0,978). Analisis regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa lama rawat (p = 0,039) merupakan satu-satunya faktor dominan. Lama rawat menjadi faktor paling berpengaruh terhadap beban kerja.Kesimpulan: Beban kerja perawat dipengaruhi oleh usia, jumlah pasien, tingkat ketergantungan, jumlah perawat, lama rawat, dan tupoksi. Faktor dominan yang paling berpengaruh adalah lama rawat pasien.
Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Robeka Amsor, Yustina; Yufu Bouway, Dolfinus; Makaba, Sarce; Togodly, Arius; Medyati, Novita; Anggai, Martapina
Journals of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i4.2026

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Tujuan penelitian ini untuk menghitung kebutuhan tenaga perawat yang berada di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura berdasarkan beban kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat berjumlah 18 orang, pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 orang, data diperoleh melalui observasi dan telaah dokumen, dianalisis menggunakan workload indicator of staffing need (WISN). Rasio WISN = 1 menunjukkan jumlah staf dan beban kerja dalam keadaan seimbang, bila Rasio WISN < 1 maka beban kerja besar dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, namun bila Rasio WISN > 1, maka beban kerja semakin kecil artinya jumlah tenaga yang ada melebihi beban kerja. Hasil penelitian diperoleh 22 orang, tenaga yang ada saat ini 18 orang, rasio 0,8 (Rasio WISN < 1) artinya beban kerja meningkat dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, sehingga dibutuhkan penambahan tenaga 4 orang perawat
Revealing Academic Stress in Medical Students of Cenderawasih University, Jayapura, Papua Province, Indonesia Setyarini, Kaida Irma; Makaba, Sarce; Hasmi, Hasmi; Bouway, Dolfinus Yufu; Tingginehe, Rosmin Mariati; Anggai, Martapina Maria
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i8.10553

Abstract

The prevalence of stress experienced by Indonesian students is 36.7–71.6%. Academic stress also occurs in students in Papua. However, the causative factors have not been revealed. The aim of this study was to reveal the academic stress of medical students of Cenderawasih University and its related factors. The research used is cross-sectional, sampling technique uses purposive sampling, with a total sample of 188. The research was carried out in December 2023 at the Faculty of Medicine, Cenderawasih University, Jayapura. The result showed a significant and risky relationship with student academic stress are academic factors  (p-value 0.018) RP=2,704, and health conditions (p-value 0.021)  RP=5,143. All of these factors must be managed well by Medical education team management.
KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS WAENA Sude, Ellen Vinardya; Bouway, Dolfinus Yufu; Yufuai, Agustina Regina; Hasmi, Hasmi; Ayomi, Mina Blandina; Nurdin, Muhammad Akbar
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.22048

Abstract

Human Immunodeficiency Virus, Sifilis dan Hepatitis B dikenal sebagai penyakit yang ditularkan lewat darah atau cairan tubuh lainnya. Infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada anak 90% tertular dari ibunya. Dalam mengatasi penularan Infeksi Menular Seksual pada ibu hamil, WHO mengusulkan eliminasi penularan penyakit infeksi dari ibu ke anak. Penyakit yang jadi fokus eliminasi yakni HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Eliminasi yang dicanangkan oleh WHO tersebut kemudian diadopsi oleh Kementerian Kesehatan disebut sebagai 3E (Triple Eliminasi). Tujuan studi ini ialah guna mencari tahu faktor  yang berkaitan pada kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi di Puskesmas Waena. Metode yang dipakai ialah epidemiologi analitik melalui pendekatan Cross Sectional dengan responden ibu hamil yakni 60 orang. Hasil studi menunjukkan  responden yang patuh dalam pemeriksaan Triple Eliminasi yakni 73,3% sedangkan responden yang tidak patuh yakni 26,7%. Hasil analisis bivariat memperlihatkan ada korelasi sikap (P-value = 0,005) dengan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi, ada korelasi dukungan keluarga (P-value = 0,028) dengan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi, peran tenaga kesehatan (P-value = 0,001) dengan kepatuhan ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi. Kesimpulannya ada korelasi sikap, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi.
Skrining Malaria Puskesmas Hebeybhulu Yoka Kota Jayapura Tuturop, Katarina L; Asriati; Pariaribo, Konstantina M; Adimuntja, Natalia; Bouway, Dolfinus Yufu; Yufuai, Agustina; Assa, Inriyanti
The Community Engagement Journal Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS CENDERAWASIH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/thecommen.v7i2.4567

Abstract

Clinical manifestations and laboratory examinations can help diagnose malaria. Several methods, such as molecular-based tests, RDT, and microscopic examination by reading thick and thin blood smears, can be used to diagnose malaria through laboratory tests. RDT is an alternative method for malaria diagnosis that targets Plasmodium antigens. It has been widely used around the world. Public Health students from Cenderawasih University, in collaboration with the Hebeybhulu Yoka Health Center, conducted malaria screening using anamnesis and blood examination methods with RDT. The screening practice started on Tuesday, November 4, 2024, and will continue until November 13, 2024. collecting samples from patients receiving treatment at Puskesmas Hebeybhulu Yoka. Based on the screening results, the biggest risk factor contributing to malaria cases is stagnant water, such as ditches, with 11 positive cases (21.2%). Respondents who tested positive for malaria were 82.7%, with 13.6% testing positive for tertian malaria, 2.5% for tropical malaria, and 1.2% for mixed malaria.
Evaluasi Kinerja Puskesmas Kalibumi Dalam Pelayanan Kesehatan Primer Dalam Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Hebe Marlen Tiblola; Agus Zainuri; Dolfinus Yufu Bouway; Sarce Makaba; Arius Togodly; Septevanus Rantetoding; Yacob Ruru
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.618

Abstract

Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah terpencil seperti Papua Tengah. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memiliki peran strategis dalam penanggulangan penyakit menular (P2M). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Puskesmas Kalibumi Nabire Barat dalam pelaksanaan program P2M berdasarkan komponen input, proses, dan output. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposive terdiri dari tenaga kesehatan dan masyarakat penerima layanan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi input, Puskesmas telah memiliki tenaga dan sarana prasarana yang memadai, namun terkendala pada aspek pelatihan teknis yang tidak berkelanjutan serta keterlambatan dana operasional. Proses pelaksanaan program telah berjalan sesuai pedoman melalui kegiatan skrining dan edukasi, namun partisipasi masyarakat dan kontrol ulang masih rendah. Dari sisi output, capaian indikator program seperti malaria, TB, hepatitis, dan HIV/AIDS belum memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM), namun masyarakat menyatakan puas terhadap mutu pelayanan yang diterima. Keberhasilan program P2M di Puskesmas Kalibumi sangat bergantung pada penguatan kapasitas tenaga, ketepatan perencanaan berbasis data lokal, serta peningkatan partisipasi masyarakat. Diperlukan pendekatan pelayanan yang lebih adaptif dan sistem pendukung yang lebih kuat untuk mencapai target program secara optimal.
Evaluasi Dampak Implementasi Akreditasi Paripurna Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Siriwini Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Tahun 2024 Sulistiyana Sulistiyana; Sarce Makaba; Agus Zainuri; Dolfinus Y. Bouway; Muhammad Akbar Nurdin; Yacob Ruru
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.723

Abstract

Akreditasi paripurna menjadi instrumen penting dalam peningkatan mutu pelayanan Puskesmas. Namun, evaluasi dampak akreditasi terhadap aspek struktural, operasional, dan hasil pelayanan masih terbatas, terutama di wilayah 3T seperti Kabupaten Nabire. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akreditasi paripurna dan dampaknya terhadap mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Siriwini berdasarkan tiga aspek utama: input, proses, dan output. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan pada bulan April 2025 di Puskesmas Siriwini, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan model evaluasi implementasi kebijakan yang mencakup aspek input, proses, dan output. Hasil: Pada aspek input, Puskesmas Siriwini menunjukkan kesiapan struktural yang cukup melalui penyusunan dokumen perencanaan strategis, ketersediaan SOP, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem layanan. Pada aspek proses, pelaksanaan asesmen pasien, protokol keselamatan, dan komunikasi masyarakat dilakukan sesuai standar akreditasi, meskipun tantangan masih ditemukan dalam transparansi layanan dan keterbatasan SDM. Aspek output menunjukkan peningkatan kepuasan pasien, keberhasilan sebagian program prioritas seperti KIA dan stunting, serta perlunya intervensi khusus untuk TBC dan HIV. Kesimpulan: Implementasi akreditasi paripurna di Puskesmas Siriwini berdampak positif terhadap peningkatan mutu layanan, terutama dalam efisiensi administratif, kepuasan pasien, dan keterpaduan program. Namun, keberlanjutan dampak memerlukan penguatan SDM, sistem pengawasan, dan strategi berbasis komunitas untuk mencapai hasil yang lebih merata.
Co-Authors Adimuntja, Natalia Paskawati Agus Zainuri Agus Zainuri Agustina Klembeyab Agustina R Yufuai Agustina R. Yufua Aibesa Adventa A.M Amin, Annisa Rizky Ananda Anggai, Martapina Anggai, Martapina Maria Anna Bethseba Lizabella Mien Manyakori Arius Togodly Arius Togodly Arius Togodly Asmuruf, Frans Augusthinus Asriati Asriati Asriati Asriati Azwad Rizky H B. Hutadjulu, Marlina Bowaire, Anike N Chinthya Christien Anes Farida Bakri Fitriana, Nursyah Fram Oktovianus Yalak Gratiaregina Mappa Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hebe Marlen Tiblola Helmin Rumbiak, Helmin Ida Gamiarsih Inriyanti Assa Juwita Ba&#039;ka Katarina L Tuturop Katarina L. Tuturop Katarina L. Tuturop Katarina Lodia Tuturop Kawulur, Hanna S Konstantina Pariaribo Konstantina Pariaribo Lina Ba’ka Linda Margared Antaribaba Lorina Lorina Makalius Taribaba Mamani Christanto R Mamoribo, Sherly N Martaphina Anggai Martapina Anggai Martapina Anggai Medyati, Novita Merlina Tabuni Mina Blandina Ayomi Novita Medyati Novita Medyati Nurdin, Muhammad Akbar Nurmalisa Gita Savitri Odi Haluk Pangayow, Bill J.C Pariaribo, Konstantina Pariaribo, Konstantina M Pariaribo, Konstantina Marthina Paula Nancy Lefaan Ramandey, Sherly Ratnasariani W Ratnasariani, Widyawati Robeka Amsor, Yustina Rosmin M Tingginehe Rosmin M Tingginehe Rosmin M. Tingginehe Ruru, Yacob Samuel Piter Irab Sarce Makaba Sarce Makaba Sarce Makaba Sarce Makaba Sarni Rante Allo Bela Semuel Piter Irab Semuel Piter Irab Septevanus Rantetoding Septevanus Rantetoding Setyarini, Kaida Irma Sigalingging, Hartati Riania Simanjuntak, Lamria Sinaga Yoshua I Subratha I Dewa.G.A Sude, Ellen Vinardya Sulistiyana Sulistiyana Tingginehe, Rosmin Mariati Togodly, Arius Tuturop, Katarina L Tuturop, Katarina Lodia Vonny Mais Numberi Wahyuti Wahyuti Wonda, Yumin Yacob Ruru Yacob Ruru Yacob Ruru Yahya Boikaway Yufuai, Agustina Yufuai, Agustina Regina Yuliana Reniban Yulius Sarungu Paiting Yustina Robeka Amsor