Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Matematika Tentang Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian Hera Deswita
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.65 KB) | DOI: 10.30606/absis.v1i1.8

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah yang bertujuan untuk mempraktikkan teori mengajar dan mempelajari informasi riil yang terjadi di sekolah. Pelaksanaan program ini perlu dievaluasi agar dikemudian hari dapat dilaksanakan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa matematika tentang pelaksanaan PPL pada tahun akademik 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada mahasiswa matematika yang telah selesai melaksanakan PPL. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan dapat disimpulkan bahwa penilaian mahasiswa berbeda-beda tentang pelaksanaan PPL dari berbagai komponen. Sebagian besar mahasiswa merasa siap untuk melaksanakan PPL. Kondisi sarana dan prasarana di sekolah mitra bervariasi: ada yang tersedia dan ada yang yang tidak tersedia. Kinerja Guru pamong dan dosen pembimbing sebagian besar sudah terlaksana dengan baik meskipun terdapat beberapa kinerja yang belum dilaksanakan. Pelaksanaan dan proses evaluasi yang dilakukan guru pamong berjalan dengan baik
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teori Van Hiele Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Mahasiswa Pendidikan Matematika Hera Deswita; Nurrahmawati
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.01 KB) | DOI: 10.30606/absis.v2i1.207

Abstract

One of the mathematical problems whose solution requires the problem solving ability is geometry. Van Hiele's Theory is a learning solution that can be applied to practice the problem solving ability of geometry. Van Hiele states that the 5 levels of geometry thinking are the stages of introduction, analysis, sequencing, deduction and accuracy. The purpose of this study was to determine whether or not the influence of Van Hiele's theory-based cooperative learning on the geometrical problem solving abilities of students of Mathematics Education at Pasir Pengaraian University on space geometry. This study uses a quasi-experimental method with the design of Two Group Posttest Only. The population in this study were students of mathematics education at the Pasir Pengaraian University. The technique used for sampling is saturated samples, namely fifth semester students taking three-dimentional geometry. The instrument used was a test of problem solving ability. Data analysis using t-test. The results showed that the acquisition value of sig 0.001 <0.05. Thus it can be concluded that there is an influence of Van Hiele's theory-based cooperative learning on the ability of problem solving geometry of students of Mathematics Education at Pasir Pengaraian University on space geometry.
Pengaruh Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII SMP N 3 Rambah Mardiana; Hera Deswita; Ratri Isharyadi
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v2i2.390

Abstract

The low ability of students' mathematical connections were caused by the lack of application of learning with previous material and the tendency of students to memorize concepts or formulas. The purpose of this study was to see whether there was an influence of the CORE learning model on the mathematical connection ability of Grade VIII students of SMPN 3 Rambah. This type of research was a quasi-experimental research (quasi-experimental) with a Two-Group Posttest Only research design. The population of this study were eighth grade students of SMPN 3 Rambah. Sampling uses simple random sampling technique, so that class VIII.3 were obtained as the experimental class and class VIII.1 as the control class. In the experimental class CORE learning models are applied, whereas in the control class conventional learning was applied. The data of mathematical connection ability were obtained by the test technique. The instrument used is a matter of tests of mathematical connection ability that has been valid and reliable. Data analysis was performed for hypothesis testing. Based on the prerequisite test results obtained that hypothesis testing was done by the Mann Whitney test. The calculation results obtained are 3.81 > 1.96 with a value, then reject H0 so that it can be concluded that there was an effect of the CORE learning model on the mathematical connection ability of class VIII students of SMPN 3 Rambah.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Aplikasi Geogebra pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Jelita Kusria; Hera Deswita
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v3i1.497

Abstract

Pemanfaatan video dalam pembelajaran geometri sangat dibutuhkan oleh siswa diera digital ini. Video yang digunakan sebaiknya dapat menumbuhkan pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Pembelajaran geometri membutuhkan simulasi dan animasi dalam menemukan konsepnya. Salah satu aplikasi yang dapat memberikan tampilan representative pada materi geometri adalah Geogebra. Dengan demikian dibutuhkan Video Pembelajaran menggunakan aplikasi Geogebra. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran matematika dengan menggunkan aplikasi geogebra pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP. Pengembangan video pembelajaran matematika ini menggunakan tahap pengembangan 3-D yang terdiri atas tiga tahapan yaitu tahap Define (Pendefenisian), tahap Design (Perancangan) dan tahap Development (Pengembangan). Hasil penelitian yang telah melalui validasi oleh dua orang validator menunjukkan bahwa produk berupa video pembelajaran matematika yang dihasilkan sangat valid sehingga layak digunakan oleh siswa SMP dan guru mata pelajaran matematika. Video pembelajaran ini berisi penjelasan tentang materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP. Dari validasi yang dilakukan diperoleh hasil rata-rata keseluruhan aspek penilaian adalah dengan kategori Sangat Valid. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil validasi video pembelajaran matematika dengan menggunakan aplikasi GeoGebra yang dikembangkan adalah Sangat Valid
ALGORITMA PERKALIAN TANGGA DAN APLIKASI BENTUK TRINOMIAL PADA PEMANGKATAN BILANGAN TIGA DIGIT Jufri Jufri; Hera Deswita
RJOCS (Riau Journal of Computer Science) Vol. 4 No. 2 (2018): Riau Journal of Computer Science
Publisher : RJOCS (Riau Journal of Computer Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.172 KB) | DOI: 10.30606/rjocs.v4i2.1644

Abstract

This article discusses the generalization of multiplication staircase that originally applied to the binomial coefficients and coefficients trinomial. This generalization will form an algorithm. Furthermore, this article also discusses the application of trinomial forms in the appointment of three-digit numbers
WORKSHOP PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013 TENTANG PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU SD DAN SMP ROKAN HULU Hera Deswita; Jufri Jufri; Adyanata Lubis
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol. 3, No. 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.953 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v0i0.1138

Abstract

Abstrak: Kurikulum 2013 ialah kurikulum yang terpadu sebagai suatu konsep yang melibatkan beberapa disiplin ilmu untuk memberikan pengalaman yang bermakna dan luas kepada peserta didik. Peran guru pada implementasi kurikulum 2013 adalah dapat memanfaatkan media pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang aktif. Keaktifan siswa dapat diukur melalui kegiatan pembelajaran yang dirancang dimana terjadi intraksi dua arah. Memanfaatan media pembelajaran/alat peraga matematika dapat membantu siswa memahami konsep abstrak menjadi kongkret. Tujuan kegiatan workshop pemanfaatan media pembelajaran ini adalah adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru SD dan SMP tentang pentingnya media dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan praktik. Ada 40 orang guru yang mengikuti kegiatan ini. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, maka dapat disimpulkan para guru dapat memahami prinsip-prinsip dalam menggunakan dan pengembangan media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika sesuai dengan kurikulum K13. Keantusiasan guru dalam mengikuti workshop tampak dari tanya jawab yang berlangsung dan praktek menggunakan alat peraga dan media pembelajaran yang telah disediakan oleh pemateri.Kata Kunci: Workshop; Kurikulum 2013; Media Pembelajaran. Abstract:  The 2013 curriculum is an integrated curriculum as a concept that involves several disciplines to provide meaningful and broad experience to students. The teacher's role in implementing the 2013 curriculum is to be able to utilize learning media to create an active learning atmosphere. Student activity can be measured through learning activities that are designed where there is a two-way interaction. Utilizing learning media/mathematics teaching aids can help students understand abstract concepts into the concrete. The purpose of the workshop activities in the use of instructional media is to provide knowledge and skills to elementary and junior high school teachers about the importance of media in mathematics learning. The methods used in this activity are lectures, discussions, and practice. There are 40 teachers who participated in this activity. After this activity is carried out, it can be concluded that the teachers can understand the principles of using and developing media and teaching aids in learning mathematics in accordance with the K13 curriculum. The enthusiasm of the teacher in attending the workshop is evident from the ongoing question and answer and practice of using teaching aids and learning media that have been provided by the speaker.Keywords:  Workshop; Curriculum 2013; Learning Media
KESULITAN MAHASISWA DALAM PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MICROSOFT POWERPOINT Hera Deswita
Eksponen Vol. 11 No. 1 (2021): Eksponen: Volume 11 Nomor 1 April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/eksponen.v11i1.398

Abstract

Video has become one of the main learning tools in distance learning systems. Students as prospective teachers must be able to make quality and interesting videos. One easy-to-use application for creating videos is Microsoft powerpoint. The purpose of this study is to describe the difficulty of students in making learning videos using Microsoft PowerPoint. The research subject is a 5th semester student who took the learning media course on condition that he has passed computer courses I. The research instrument is a questionnaire. Data analysis techniques are qualitatively covering reduction, presenting data, verifying and checking back. Based on the analysis of data it can be concluded that the difficulty of students in making learning videos is that students still have less knowledge in operating Microsoft powerpoint, less creative in designing video displays, low explaining skills and students still have low computer specifications.
Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi COVID-19 Nurrahmawati Nurrahmawati; Lusi Eka Afri; Marfi Ario; Ratri Isharyadi; Arcat Arcat; Annajmi Annajmi; Riska Novia Sari; Hera Deswita
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1292

Abstract

Salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19 adalah pendidikan. Pembelajaran yang biasa dilakukan dengan tatap muka, tidak dapat dilakukan lagi untuk menghambat penyebaran virus covid-19. Selama kurang lebih satu tahun, guru melaksanakan pembelajaran secara daring, sehingga guru memiliki tantangan maupun hambatan serta strategi tersendiri terhadap pelaksanaan pembelajaran daring itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika yang dilaksanakan guru selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrument penelitian kuisioner online dengan bantuan google form. Kuisioner terdiri atas pertanyaan terbuka dan tertutup yang memuat aspek strategi pembelajaran yang dilakukan guru, tantangan atau hambatan, serta keuntungan yang diperoleh dari implementasi pembelajaran daring. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang dilakukan guru selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 yaitu guru langsung mengajar siswa dengan menggunakan Google Meet ataupun Zoom, guru mengirimkan video pembelajaran kepada siswa baik yang direkam sendiri maupun video pembelajaran dari platform yang sudah ada, kemudian guru memberikan penugasan melalui platform online. Platform yang paling banyak digunakan guru dalam pembelajaran daring adalah whatshapp (90,5%), google clasroom (66,7%), youtube (28,6%), Zoom (23,8%), Google Meet (23,8%), telegram (14,3%), facebook (4,8%) dan instagram (4,8%). Tantangan atau hambatan yang dihadapi guru selama pembelajaran online, yaitu guru sulit beradaptasi dalam pelaksanaan pembelajaran online. Selanjutnya hambatan yang paling banyak dialami siswa adalah signal yang kurang baik, kurangnya motivasi dan kemandirian siswa dalam belajar. Sedangkan keuntungan yang diperoleh guru dalam pelaksanaan daring yaitu bertambahnya pengetahuan guru tentang teknologi dan efisiensi tempat dan waktu.
Evaluasi Pembelajaran: Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Kepenuhan Hera Deswita; Marfi Ario
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 1 No 1 (2020): JET Juni 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v1i1.14

Abstract

Kajian mengenai profil kemampuan koneksi matematis penting untuk dilakukan sebagai langkah awal untuk melakukan evaluasi demi memperbaiki kualitas kemampuan siswa. Ketidakpahaman siswa pada suatu konsep akan mempengaruhi pemahaman siswa pada konsep yang lain. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pembelajaran dalam kaitannya dengan kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematis. Objek penelitian adalah siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Kepenuhan tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa masing-masing 17 dan 24 siswa. Pengumpulan data melalui pemberian tes koneksi matematis. Analisis data dengan menghitung persentase nilai siswa pada setiap indikator kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Kepenuhan sangat rendah dengan rata-rata masing-masing 40,52 dan 7,41. Indikator kemampuan koneksi matematis yang paling sulit bagi siswa SMPN 1 Kepenuhan adalah menghubungkan antara matematika dan kehidupan sehari-hari. Sedangkan indikator kemampuan koneksi matematis yang paling sulit bagi siswa SMPN 2 Kepenuhan adalah menghubungkan berbagai konsep dalam matematika.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA INGGRIS MATEMATIKA BERBASIS COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Hera Deswita; Batdal Niati
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 1 No 3 (2018): Vol. 1. No. 3 November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of textbooks is very important in order to achieve the objectives of the lecture, one of which is in the English for Mathematics course. The purpose of this research was to develop English for mathematics textbook base on Collaborative Learning for mathematics education students. Development of this textbook was 4-D model with stage; defining, designing, developing and disseminating. English for mathematics based on collaborative learning are validated by several experts namely mathematical material experts, language experts and lay out experts. The practicality of textbook obtained through the result of student response questionnaires. The result of this research was to produce English for mathematics textbook based on collaborative learning that were valid and practical to be used for mathematics student in learning