Claim Missing Document
Check
Articles

Problematika Pelayanan Akademik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda Rabi’atul Adawiyah; Etty Nurbayani; Sunanik Sunanik
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(1), Februari 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.317 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i1.3212

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan akademik yang ada di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (FTIK IAIN) Samarinda. Sedangkan, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui problema, faktor dan solusi atau upaya yang telah dilakukan dalam menghadapi problema dalam pelayanan akademik fakultas, serta menawarkan solusi atau upaya lain bagi problema pelayanan akademik FTIK IAIN Samarinda yang masih membutuhkan solusi atau upaya penanganan. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu dalam pelayanan akademik FTIK IAIN Samarinda terdapat beberapa problema. Solusi atau upaya penanganan telah dilakukan untuk menangani problema yang ada. Namun, masih terdapat beberapa problema yang belum mendapatkan solusi atau upaya penanganan dikarenakan belum ditemukannya solusi atau upaya untuk menangani sebagian problema yang dimakasud. Sehingga masih dibutuhkannya ide solusi atau upaya yang membantu untuk menangani sebagian problema tersebut.
Pengaruh Rasio Jumlah Siswa dalam Kelas Terhadap Efektivitas Pembelajaran PAI di SMK Farmasi Samarinda Nurnajmi Wahyuningsih; Etty Nurbayani; Wildan Saugi
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2019): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1434.564 KB) | DOI: 10.21093/twt.v6i1.1941

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah jumlah siswa pada rombongan belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Farmasi Samarinda yang melebihi kapasitas jumlah siswa perkelas yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga membuat proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam kurang efektif. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio jumlah siswa dalam kelas terhadap efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Farmasi Samarinda. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa SMK Farmasi Samarinda yang berjumlah 435 siswa dan sampel sebanyak 81 responden dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi, dan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment, koefisien determinan dan uji t. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antara rasio jumlah siswa dalam kelas terhadap efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebesar 0,281 yang apabila diinterpretasikan dengan tabel r berada diantara 0,20-0,399 berarti tingkat hubungannya rendah. Pembuktian hipotesis dengan menguji signifikansi menggunakan rumus uji t, diperoleh nilai thitung = 2,6037 > ttabel = 1,999045 sehingga Ho ditolak dan Hα diterima bahwa ada pengaruh yang signifikan antara rasio jumlah siswa dalam kelas terhadap efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKS Farmasi Samarinda dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,281 dapat dimaknai bahwa besarnya sumbangan variabel rasio jumlah siswa dalam kelas terhadap efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Farmasi Samarinda sebesar 7,9%.Kata Kunci: rasio jumlah siswa, efektivitas pembelajaran, SMK Farmasi
USER EXPERIENCE (UX) OF MULTIMEDIA; PROGRAM OF AUTO PLAY MEDIA STUDIO FOR TEACHER PROFESSIONAL EDUCATION (PPG) Mohammad Salehudin; Etty Nurbayani; Rostanti Toba
Abjadia Vol 5, No 2 (2020): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v5i2.8722

Abstract

A factor that can influence the success of learning process is the use of learning media. Therefore, this research aims to evaluate the user experience of multimedia using the program of Auto play media studio for Teacher Professional Education (PPG). The research problem is how the teachers use multimedia in learning and how the teachers develop the multimedia by themselves using the computer technology program of media studio auto play. The research method is the user experience (UX) using the instrument from User Experience Questionnaire (UEQ) of Indonesian version, because there are several language versions of the questionnaire built and validated (for example, English, Spanish, Portuguese, etc.) These versions are available for free and online at www.ueq-online.org. The research result from the test of UEQ is that there are five scales which are categorized as excellent; they are Attractiveness, Efficiency, Dependability, Stimulation and Novelty, whereas the scale of Perspicuity is categorized of Above Average according to the interval benchmark of UEQ. All scores are above 0,08 shows that the evaluation of UX is positive. It can be concluded that the multimedia learning using the program of  is very good – satisfying to use for the Teacher Professional Education for Islamic Education subject (PAI).
Kiat Sukses Belajar di Perguruan Tinggi Etty Nurbayani
Dinamika Ilmu Vol 10 No 2 (2010): Dinamika Ilmu
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.225 KB) | DOI: 10.21093/di.v10i2.52

Abstract

Learning is a necessity in human life. Learning is the primary way human adapt in his life. If someone does not learn then he can not survive, and of course will not work successful. Learning is continuous, informal with different settings, through activities and any activity that is practical. This Article discusses how to encourage students to learn more optimally. This article was written based on the author's experience as a student. There are a few things to note for success in learning is how to follow the lectures, independent learning, group learning how to study the book and how to deal with the exam. All that can be successful if the factors that influence success in learning, such as one's environment, learning tools and learning how to consider each student.
Urgensi Redesain Kebijakan dan Sistem Penyelenggaraan Studi Keislaman pada Peskam STAIN Samarinda M. Said Husin; Etty Nurbayani
FENOMENA Vol 6 No 1 (2014): FENOMENA Vol 6 No 1, 2014
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.413 KB) | DOI: 10.21093/fj.v6i1.163

Abstract

This study explores the urgent of STAIN Samarinda Boarding College Program (PESKAM) to redesign both its policy and its instructional framework for the irregular Islamic studies system, academic year 2014/2015, viewed from various aspects. The first aspect is about the effectiveness of irregular Islamic studies instructional achievement run in (academic year) 2103/2014. The second aspect is the leaders of STAIN Samarinda political interests concerning with PESKAM empowerment including institutional, instructional design, financial suffort, and the staffs. The third aspect is the regular Islamic studies lecturers’ academic sensitivity. And the last aspect is concerning with the design reliability of irregular Islamic studies program. The research shows that redesign is a must. It is imperative for STAIN Samarinda to redesign both PESKAM policy and its instructional framework for the irregular Islamic studies system. First, the system run during academic year 2013/2014 could not be considered effective. It did not use any general academic standards and could not be approached in terms of modern instructional management and design, such as the evaluation system designed to know periodically both the competence that a learner (a student in PESKAM) must be about to master and the process run to do such instruction as well.  However, all staffs and those who were in charge of managing the program worked hard and did all their best. Second, irregular Islamic studies instruction is viewed as the spirit for PESKAM in general. Its valuable benefit meets the stakeholders’ need. Finally, it is the cornerstone which can be accredited as the prime aspect distinguishing STAIN Samarinda from any general university (PTN/PTS)
Efektivitas Pengajaran Mikro Di Stain Samarinda Etty Nurbayani
FENOMENA Vol 4 No 2 (2012): FENOMENA Vol 4 No.2, 2012
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.763 KB) | DOI: 10.21093/fj.v4i2.223

Abstract

The objective of this research is to know the effectiveness of micro-teaching in STAIN Samarinda and to know the implementation of micro-teaching in STAIN Samarinda. The population of the study is the seventh semester students of PAI program study and the fifth semester students of English program.  The data collection technique is questionnaires, documentation, observation, and interview. The questionnaires concists of some questions to the students are to find out 3 indicators; effective, less effective, and not effective. Documentation was used to find out the students’ achievement who took micro-teaching. Observation was used to observe the implementation of micro-teaching. Interview was used to find out the process of micro-teaching and the students’ respond in the class of micro-teaching. Data were tabulated, scored, and counted to get the procentage, then analyzed to draw conclusion. Data analyzed based on the result of tabulation. The findings show that micro-teaching of Tarbiyah of STAIN Samarinda is effective and could show the students’ ability in teaching.
Potret Pengawasan Madrasah Aliyah Se-Kota Samarinda: Antara Cita Dan Fakta M. Said Husin; Etty Nurbayani
FENOMENA Vol 5 No 1 (2013): FENOMENA Vol 5 No 1, 2013
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.233 KB) | DOI: 10.21093/fj.v5i1.229

Abstract

This research portraits the supervision for the State Islamic Senior High Schools (MAN 1 and MAN 2) Samarinda. It focuses on the competence, the achievement, and the system run by a MAN supervisor-Samarinda Ministry of Religious Affairs (MORA). Generally speaking, the supervisors have undertaken their profession well. Although, their skills and the results in doing so vary one to another, but these imply no significant different. In terms of the competence, some of whom have accomplished a qualified minimum standard. And all of them, supported by various integrated backgrounds, such as academic and teaching experience, have succeeded to do any kinds of supervision matters. This success can be taken into account as one of the challenging parameters of their commitment to do some valuable efforts for MAN teachers’ qualities and the advancement for a MAN system of academic qualities as well. Yet, as far as the system of supervision is concerned, many of these supervisors, in the view of supervisees, are regarded less capable in providing a professional academic supervision services. In reality, the limitation in numbers, regulations and profits are the problems for a supervisor in doing his or her supervisor affairs, but they are not among the prime factors influence his or her professionality.
Kesiapan Implementasi Badan Hukum Pendidikan (BHP) Etty Nurbayani; Wahdatunnisa Wahdatunnisa
FENOMENA Vol 4 No 1 (2012): FENOMENA Vol 4 No.1, 2012
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.348 KB) | DOI: 10.21093/fj.v4i1.278

Abstract

A change in format of state university to education legal entity allows the existence of autonomous. Thus, a rector is more creative and no longer bounded by structure and bureaucratic mechanism. The autonomous in academic, finance, administration, personnel, etc., followed by a possible optimal accountability where every year the rector must give a responsibility report to senate, assembly of guardian trustful, external auditor, public accountant, and Finance Minister also Minister of National Education.
ANALISIS BIBLIOMETRIK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN R PACKAGE Wanda Saputri Machmud; Etty Nurbayani; Syahrul Ramadhan
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol. 11 No. 1 (2023): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/judika.v11i1.8582

Abstract

Pada abad 21 ini mahasiswa diharapkan untuk mampu mengatasi masalah, kreatif, inovatif, komunikatif dan kolaboratif. Mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis diharapkan tidak hanya menjadikannya pribadi yang lebih kritis, juga mampu mengubah cara hidup dan sudut pandang dalam keseharian. Penelitian ini merupakan analisis bibliometrik dengan menggunakan R Package dalam upaya mengetahui tren penelitian terkait critical thinking skill, dengan metadata berasal dari SCOPUS pada rentang 2018-2022. Berdasarkan penelitian ini diketahui tren penelitian terkait critical thinking skill mengalami pergeseran dan peluang mendatang berkaitan dengan students dan e-learning. Dapat disimpulkan penelitian ini telah banyak dilakukan, maka diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengikuti tren yang memiliki peluang.
Efektivitas Manajemen Pembelajaran pada Program Pascasarjana IAIN Samarinda Etty Nurbayani
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(2), Juni 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i2.6263

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertitik tolak dari pemikiran bahwa pemilihan dan penggunaan metode yang baik akan dapat memacu daya berfikir kritis dan kreatif mahasiswa, salah satu diantaranya adalah dengan metode diskusi. Metode diskusi telah diterapkan pada semua pembelajaran pada program pascasarjana IAIN Samarinda, hal ini untuk merealisasikan bahwa dalam pembelajaran pascasarjana diharapkan mengembangkan sofl skill dan juga membantu salah satu misi pascasarjana IAIN Samarinda yaitu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif mahasiswa. Dengan metode diskusi maka diharapkan pelaksanaan proses pembelajaran dapat optimal sehingga memberikan pengaruh yang positif terhadap kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif mahasiswa. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan potret metode diskusi pada Pascasarajana IAIN Samarinda dengan melihat pemahaman dosen tentang metode diskusi dalam meningkatkan ketmampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa pascasarjana IAIN Samarinda, Implementasi metode diskusi yang digunakan serta konstribusi metode diskusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif mahasiswa pascasarjana IAIN Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, metode diskusi tergolong efektif dalam pelaksanaannya dengan mengembangkan 2 model yaitu (1) diskusi kelas (whole group, brain storming) dan (2) diskusi kelompok (informal debate).dengan berbagai variasi metode (symposium, panel, PBL, Discoveri, Inkuiry) terlihat dengan hasil 3.99 “efektif” Kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan meliputi aspek clarity, Accuracy, Precision,Relevancy tergolong “kritis (3,88)” dan kemampuan berpikir kreatif yang dikembangkan meliputi aspek fluency, fleksibilitas, original, elaborative tergolong “cukup kreatif (3.47)”. Besarnya pengaruh metode diskusi dan kemampuan berpikir kritis menunjukkan positif (cukup berpengaruh ) dan signifikan dengan hasil r= 0,68 (54% menyumbang), Besarnya pengaruh metode diskusi dan berpikir kreatif menunjukkan positif (agak rendah) dan signifikan dengan hasil r = 0.57 (32% menyumbang) Sedangakan pengaruh berpikir kritis dan berpikir kreatif menunjukkan positif (agak rendah) dan signifikan dengan hasil r = 0,57 (32 % sumbangan), maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh metode diskusi (X) terhadap kemampuan berfikir kritis mahasiswa(Y1), terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa (Y2), dan secara bersama-sama Metode Diskusi terhadap kemampuan berpikir kritis (Y1) dan berpikir kreatif (Y2).