Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS KERUSAKAN JALAN DAN PENANGANAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DI JL.RANDEGANSARI - JL.PAHLAWAN MUBIN WONOKOYO KABUPATEN GRESIK Muhammad Rafi Aditya; Akbar Bayu Kresno Suharso; Utari Khatulistiani
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4287

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu pendukung prasarana di setiap daerah karena dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu daerah. Beberapa faktor penyebab kerusakan jalan, salah satunya yaitu peningkatan beban volume lalu lintas. Panjang jalan Randegansari sampai Pahlawan Mubin Wonokoyo yaitu sebesar 5,2 km dan jalan ini merupakan salah satu jalan alternatif ke Pasar Menganti. Dari hasil survei dan perhitungan didapatkan jenis kerusakan pelepasan butir sebesar 3,6 persen, lubang sebesar 0,3647 persen, retak rambut sebesar 0,2209 persen, bekas roda sebesar 0,0724 persen, dan retak kulit buaya sebesar 0,0567 persen. Nilai SDI jalan Randegansari sampai jalan Pahlawan Mubin Wonokoyo didapatkan nilai SDI sebesar 105 dengan kategori kondisi jalan rusak ringan sebesar 3,84 persen, nilai SDI sebesar 75 dengan kategori kondisi jalan sedang sebesar 3,84 persen, dan nilai SDI 15 sampai 45 dengan kategori kondisi jalan baik sebesar 92,31 persen Kegiatan penanganan yang sangat perlu dilakukan pada jalan Randegansari sampai Pahlawan Mubin Wonokoyo yaitu Crack Sealing, dan Patching. Biaya kerusakan yang diperlukan yaitu sebesar Rp 204.182.000. “Dua Ratus Empat Juta Seratus Delapan Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Empat Puluh Empat”.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA JALAN BATU KODOK RENDU-TUTUBHADA, KABUPATEN NAGEKEO, NUSA TENGGARA TIMUR Suharso, Akbar Bayu Kresno; Bi'i, Maria Hermina sada; Khatulistiani, Utari
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4269

Abstract

Jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada terletak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dengan panjang jalan 6000 meter dan lebar jalannya 3 meter. Jalan ini merupakan klasifikasi jalan desa dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah tak terbagi ini diperlukan adanya peningkatan jalan karena dilihat dari kondisi jalan di daerah tersebut mengalami kerusakan. Dalam perencanaan tebal perkerasan pada ruas jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada, digunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024 dan HSPK Kabupaten Nagekeo. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan kinerja ruas jalan serta tingkat pelayanannya, menentukan ketebalan perkerasan, dan anggaran biaya yang diperlukan dalam perencanaan jalan tersebut. Tahapan perencanaannya terdiri dari pengolahan data LHR, pengolahan data CBR, analisa kapasitas jalan, menghitung tebal perkerasan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024 dan menghitung rencana anggaran biaya (RAB). Hasil perhitungan perencanaan jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada menunjukan nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,11 lebih kecil dari 0,85, maka dapat ditentukan tingkat pelayanan ruas jalan termasuk dalam kategori A yang berarti arus bebas, volume rendah dan kecepatan tinggi, pengemudi dapat memilih kecepatan yang dikehendaki. Tebal lapis perkerasan yang diperoleh adalah tebal tanah dasar sebesar 20 cm, tebal LFA Kelas B sebesar 15 cm, tebal LFA Kelas A sebesar 25 cm, tebal lapis HRS-Base sebesar 3,5 cm dan tebal lapis HRS-WC sebesar 3 cm, dengan umur rencana 20 tahun, dan anggaran biaya mencapai Rp 32.732.591.879,78.
Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Dalam Menggunakan Microsoft Word Athallah, M. Rifqi Bima; Prakosa, Sagita; Rachmad, Ido Putra Setia; Mustofa, Erlangga Satria; Atsiil, Davin Rozaan; Prasetya, Noven Indra; Suharso, Akbar Bayu Kresno
PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2025): PENITI BANGSA
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/PENITI-BANGSA.v3i12025.163

Abstract

The advancement of the times requires everyone to keep up, including in the ability to use computer programs such as Microsoft Word. Many people in Indonesia still lack proficiency in using Microsoft Word, including residents in the Manukan area, Tandes District, Surabaya City. This community service activity aims to educate the public to understand and be able to operate the basic features of Microsoft Word. The activity was carried out through the delivery of materials and hands-on practice by creating a document. The results showed that participants experienced an improvement in their knowledge and skills in using Microsoft Word. Community service activities like this need to be continuously conducted to enhance technological literacy among people across all age groups.
Pelatihan Desain Menggunakan Aplikasi Canva Kepada Anak-Anak Di Kupang Gunung Jaya, Kota Surabaya, Jawa Timur Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kemampuan Visual Mahardini, Friska Adisti; Friska Adisti Mahardini; Mutyara, Dehana; Devina Azzahra Putri; Manuel Yosia Krista Ananda Wicaksono; Citra Amalia Shiva; Shofiya Syidada; Suharso, Akbar Bayu Kresno
PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2025): PENITI BANGSA
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/PENITI-BANGSA.v3i12025.166

Abstract

Creativity and visual ability of children are crucial aspects of their development, influencing how they perceive the world around them and express their ideas. Children naturally possess a rich imagination and great curiosity, which can be expressed through various media, including visual arts. With the advancement of digital technology, children are increasingly exposed to various tools and digital platforms that facilitate creative expression. Canva is an intuitive and user-friendly graphic design platform, allowing users to create visual designs quickly and easily without needing in-depth knowledge of graphic design. Introducing children to the Canva application is an effective strategy to develop their creativity from an early age. This inquire about points to recognize the affect of preparing utilizing the Canva application on upgrading the imagination and visual capacity of children. The research method involves observation, implementation of training sessions, and evaluation based on direct feedback from participants. By leveraging the ease of use of Canva, children can learn to create visually appealing and meaningful artworks, thereby expanding their creativity and visual skills. 
Perencanaan Perkerasan Kaku di Jalan Raya Lontar Kota Surabaya dengan Metode AASHTO 1993 Suharso, Akbar Bayu Kresno; Ananda, Bryan Fitra; Khatulistiani, Utari
EXTRAPOLASI Vol 22 No 01 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v22i01.11683

Abstract

Perencanaan pembangunan Ruas Jalan Raya Lontar Kota Surabaya merupakan jalan lokal yang berubah fungsi menjadi jalan kolektor. Diperlukan perencanaan peningkatan jalan berupa perkerasan kaku di ruas jalan tersebut agar dapat umur rencana jalan menjadi lebih lama dan mengurangi kemacetan lalu lintas dilokasi tersebut. Pada perencanaan rigid pavement ini digunakan metode AASHTO 1993. Berdasarkan dari perhitungan analisa kapasitas jalan direncanakan jalan 4/2 TT dengan lebar jalan 14 meter dari jalan 2/2 TT dengan lebar jalan 7 meter. Nilai Derajat Kejenuhan (DJ) dari tahun 2023-2043 berada pada nilai < 0,85 yang mampu menampung arus lalu lintas hingga 20 tahun, sedangkan untuk tahun 2044 -2063 diketahui nilai DJ > 0,85 yang berarti tidak dapat menampung arus lalu lintas hingga umur rencana atau membutuhkan pelebaran jalan atau alternatif lain seperti jalan layang atau flyover. Hasil perhitungan lain mengenai tebal perkerasan kaku didapatkan tebal perkerasan 31 cm dengan lapisan base 16 cm. Sementara, untuk sambungan dowel berdiameter 38 mm dengan panjang 450 mm, dan jarak 300 mm. Sambungan memanjang batang tie bars berdiameter 13 mm dengan panjang 650 mm dengan jarak batang pengikat 600 mm. Tulangan melintang 12-250 mm. Tulangan memanjang 12-250 mm. Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan perkerasan kaku diketahui anggaran pembangunan sebesar Rp 25.709.782.000 Kata kunci: AASHTO 1993, Manual Desain Perkerasan 2017, Perkerasan Kaku, Rencana Anggaran Biaya.
ANALISIS KOMPARATIF METODE BINA MARGA DAN LWD TERHADAP PENILAIAN KERUSAKAN JALAN RAYA SUMBERSARI-PATRANG, KABUPATEN JEMBER. Mukhoyyaroh, Nurindah; Suharso, Akbar Bayu Kresno
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara metode penilaian kerusakan jalan secara visual (Bina Marga) dan metode struktural menggunakan Light Weight Deflectometer (LWD) pada ruas Jalan Sumbersari–Patrang, Kabupaten Jember. Metode Bina Marga digunakan untuk menentukan nilai kondisi jalan berdasarkan jenis dan luas kerusakan permukaan, sementara LWD digunakan untuk mengukur lendutan akibat beban dinamis guna menghitung modulus elastisitas perkerasan. Penelitian dilakukan pada 10 segmen pengamatan dan 25 titik uji LWD.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara nilai kondisi jalan dan lendutan, dengan persamaan regresi y=−38,28x+451,12y = -38{,}28x + 451{,}12y=−38,28x+451,12, R kuadrat = 0,938, dan p lebih kecil dari 0,00001. Artinya, semakin buruk kondisi visual jalan, semakin besar lendutan struktural yang terjadi. Meskipun kedua metode menilai aspek yang berbeda, keduanya dapat saling melengkapi dalam memberikan gambaran menyeluruh terhadap kondisi perkerasan jalan, sehingga lebih efektif digunakan secara terpadu dalam perencanaan pemeliharaan.
DESAIN PROGRAM PERENCANAAN PELAT BETON BERTULANG PADA LANTAI ATAP MENGGUNAKAN FRAMEWORK NODEJS JAVASCRIPT Suharso, Akbar Bayu Kresno; Andaryati, Andaryati; Saurina, Nia; Alfandi, Ridho
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 November 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v13i2.31347

Abstract

Pelat adalah struktur yang pertama kali menerima beban, baik beban mati maupun beban hidup yang nantinya disalurkan ke sistem struktur rangka lain. Pelat lantai memiliki pengertian tidak terletak di atas tanah langsung, melainkan lantai tingkat pembatas antara yang satu dengan yang lain. Pada perhitungan perencanaan dan analisis struktur pelat beton bertulang dengan manual memiliki resiko kekeliruan dalam perhitungan yang lebih tinggi karena banyaknya proses hitungan dan membutuhkan waktu yang lama untuk menghitung elemen-elemen struktur pada bangunan yang memiliki ragam bervariasi sehingga bisa berakibat pada tingkat ketelitian yang berkurang bahkan kesalahan dalam menghitung. Oleh karena itu dibutuhkan program bantu, salah satunya dengan menggunakan JavaScript Framework. Penelitian ini bertujuan untuk membantu perhitungan perencanaan pelat beton bertulang pada lantai atap yang biasanya dilakukan perhitungan secara manual. Dengan menggunakan framework nodejs berbasis javascript, maka perhitungan perencanaan pelat atap dapat dihasilkan dengan cepat dan akurat. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi yang dapat membantu dalam melakukan analisa perencanaan pelat atap. Program yang dirancang dapat menghasilkan output berupa hasil perhitungan yang berupa dokumen dan gambar yang dapat didokumentasikan dalam bentuk file gambar. Program ini dapat digunakan untuk membantu perhitungan perencanaan penulangan pelat baik itu pelat satu tumpuan, pelat dengan dua tumpuan maupun pelat dengan empat tumpuan.
Pelatihan Pembangunan Toilet Sehat Untuk Masyarakat Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang Suharso, Akbar Bayu Kresno
PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat) Vol 1 No 2 (2023): PENITI BANGSA
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/71agqg82

Abstract

Community service is a means for universities to contribute and participate in increasing the potential of community life. This is done to socialize technology resulting from research innovations in accordance with their respective scientific fields. This technological knowledge is an alternative solution to the problems faced by rural communities, especially in Klitih Village, Plandaan District, Jombang Regency. The problem is in the form of inadequate toilet conditions. Not keeping the toilet clean is the same as letting germs reproduce in the toilet and are prone to bacteria. Family health is closely related to the cleanliness of the toilet or bathroom. Because the toilet is a nest of various bacteria and germs. Based on these problems, counseling is carried out regarding appropriate technology in making clean and healthy toilets for the wider community. With this counseling and training, the community can improve their healthy lifestyle by using healthy and clean toilets.
Peningkatan Potensi Masyarakat Pedesaan Menuju Desa Unggul Berwawasan Teknologi Di Desa Kedungkimpul Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan Suharso, Akbar Bayu Kresno; Maliki, Akhmad
PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat) Vol 1 No 2 (2023): PENITI BANGSA
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pt0bm716

Abstract

Memaksimalkan potensi desa berpengaruh besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari daerah pedesaan yang indah dan alami. Dibalik keindahan suasana desa menyimpan banyak potensi yang bila dikembangkan dan digarap dengan baik bisa meningkatkan perekonomian masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah menyadari bahwa kesejahteraan masyarakat desa berpengaruh besar terhadap kemakmuran masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Dengan memaksimalkan potensi desa, perputaran roda ekonomi pedesaan akan meningkat. Pengembangan potensi desa berpengaruh terhadap tingkat perekonomian nasional. Salah satu potensi yang belum digali maksimal yaitu terdapat pada Desa Kedungkimpul Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan. Didalam desa ini masih banyak terdapat sumber daya manusia dan sumber daya alam yang merupakan potensi lokal yang dapat dikembangkan. Potensi lokal ini lah yang merupakanfaktor penentu keberhasilan sebuah pembangunan desa
Pengenalan Building Information Modelling (BIM), Sertifikat Keahlian dan Keterampilan Kerja pada Siswa SMA Sejahtera Surabaya Suharso, Akbar Bayu Kresno; Andaryati; Siswoyo
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Transformasi digital industri konstruksi Indonesia memerlukan kesiapan SDM yang kompeten, dimana Building Information Modelling (BIM) dan sertifikasi profesi SKA/SKT menjadi komponen kunci, namun sosialisasi perkembangan ini masih terbatas pada pendidikan tinggi dan profesional sehingga siswa SMA sebagai calon penerus belum mendapatkan akses informasi memadai tentang peluang karir konstruksi modern. Tujuan:  Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dan aplikasi BIM, menjelaskan sistem sertifikasi SKA/SKT, serta meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap peluang karir konstruksi digital. Metode: Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatoris yang mengintegrasikan ceramah interaktif, demonstrasi software BIM, dan praktik sederhana dengan 50 siswa jurusan IPA yang dipilih secara purposif, dimana efektivitas kegiatan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test identik yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual yang signifikan dengan rata-rata peningkatan 56,4% dimana pemahaman konsep dasar BIM meningkat dari 45,2% menjadi 88,6%, manfaat BIM dari 38,7% menjadi 85,3%, pentingnya sertifikasi dari 32,5% menjadi 82,1%, serta pemahaman peluang karir digital dari 41,3% menjadi 87,4%, disertai umpan balik kualitatif yang menunjukkan perubahan persepsi positif peserta. Kesimpulan: Kesimpulan program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap BIM, sertifikasi profesi, dan karir konstruksi digital, sehingga untuk keberlanjutan dampaknya diperlukan integrasi materi ke dalam kurikulum bimbingan karir sekolah serta replikasi model pelatihan serupa di SMA lainnya.