Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Preservation of Yasinan and Marhabanan Traditions as a Form of Religious Moderation in KKN Activities: Notes on Community Service in Tegalgirang Village, Bangodua District, Indramayu Regency Zahra, Fatimatuz
Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kjpkm.v1i1.331

Abstract

The tradition of Tahlilan, Yasinan, and Marhabanan held on Friday night in Tegalgirang Village is a form of integration between Islamic teachings and local culture. These activities not only function as a means of worship, but also have important social and cultural values. The resulting virtues include: (1) strengthening friendship between residents through social interaction in the mushalla, (2) implementing the value of alms with the tradition of food banquets, and (3) prospering the mushalla as a center of culture and community education. This tradition is an effective medium in maintaining environmental harmony and strengthening Islamic noble values in the community.
Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Cemer Lor Kabupaten Gresik Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul; Zahra, Fatimatuz
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 5 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.213

Abstract

Setiap individu memiliki tugas perkembangan di setiap tahapan kehidupan. Tugas perkembangan yang disertai tekanan, kesedihan, kecemasan, dan segala emosi yang tidak menyenangkan akan membuat individu memiliki gangguan yang beresiko terhadap kehidupannya. Peningkatan penekanan pada kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan mental yang positif perlu dilakukan. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan cara promosi kesehatan mental. Tujuan PKM yaitu meningkatkan kesadaran pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Promosi kesehatan mental yang dilakukan tim PKM melalui sosialisasi dan seminar penguatan kesehatan mental bagi remaja pada komunitas Karang Taruna di Desa Cerme Lor Kabupaten Gresik. Metode PKM berupa sosialisasi dan seminar mengenai pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Tahapan pelaksanaan kegiatan PKM berupa analisis kebutuhan, persiapan, pelaksanaan serta evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dengan menyebarkan kuesioner menunjukkan bahwa sosialisasi dan seminar mengenai kesehatan mental sangatlah penting bagi remaja dalam melalui masa transisi kehidupan yang penuh tantangan dalam mencapai kesehatan mental yang baik. Kegiatan PKM juga memberikan dampak yang positif bagi remaja serta remaja memberikan respon yang positif pula dalam kegiatan seminar.
Peran Komunikasi Orang Tua dalam Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak di TK Segeran Zahra, Fatimatuz
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v5i2.527

Abstract

This article discusses the role of parental communication in improving children's language skills at Segeran Kindergarten. This research was conducted at Segeran Kindergarten in Indramayu. This research was motivated by the underdevelopment of children's intelligence at the beginning of the semester, caused by parents' inadequate motivation to engage their children in communication, thus developing language skills that can provide them with the necessary skills to continue their learning in elementary school. This study aims to describe the role of parental communication in improving children's language development. This study is a descriptive qualitative study with a field research approach. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. Data analysis used four stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that (1) the role of parents in fostering communication skills in early childhood (3-6 years old) encompasses three aspects: openness, the ability to openly and express thoughts and feelings to others; empathy in good communication between parents and children; and maintaining and preserving family relationships. (2) Fostering communication skills in early childhood by parents can improve their language intelligence, which includes listening, writing, reading, and speaking.
PERBANDINGAN LEGALITAS SEWA RAHIM (SURROGATE MOTHER) ANTARA ITALIA DAN INDONESIA Rohmah, Siti Mufidhatur; Zahra, Fatimatuz
Jurnal Suara Keadilan Vol. 26 No. 2 (2025): Jurnal Suara Keadilan Vol. 26 Nomor 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sk.v26i2.15368

Abstract

Praktik surrogate mother kini semakin banyak dipilih di berbagai negara, terutama oleh perempuan yang mengalami gangguan kesehatan reproduksi maupun mereka yang ingin memiliki keturunan tanpa mengalami perubahan fisik akibat kehamilan dan persalinan. Mengingat hal tersebut cukup bertentangan dengan hukum di berbagai negara dan bertentangan dengan hak asasi manusia, maka penting untuk menganalisis peraturan hukum apa saja yang mengatur tentang praktik surrogate mother di Indonesia dan di Italia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik surrogate mother di Italia dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Legge 19 febbraio 2004, n. 40. Sedangkan, praktik surrogate mother di Indonesia belum ada aturan khusus yang mengaturnya, tetapi secara eksplisit sangat bertentangan dengan hukum di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa surrograte mother di kedua negara tersebut sangat tidak dibenarkan.