Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Nilai Pertumbuhan dan Produksi Turi (Sesbania glandiflora) Fase Awal pada Aplikasi Bahan Organik dari Feces Ternak yang Telah diperkaya Neonnub, Jefrianus; Banu, Marselinus; Feka, Wolfhardus Vinansius; Dethan, Agustinus Agung
JAS Vol. 9 No. 4 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Oktober 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pertumbuhan dan produksi awal tanaman turi  yang diberi perlakuan bokashi berbahan dasar feses ternak berbeda. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, dimulai dari September sampai November 2021 bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Metode Eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diuji terdiri dari R0: tanpa bokashi (Kontrol); R1: Bokashi feses ayam; R2: Bokashi feses sapi; R3: Bokashi feses kambing. Variabel yang diamati terdiri dari Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (cm), Jumlah tangkai daun dan Berat segar Tanaman (gr) Hasil penelitian menunjukan pemberian pupuk Bokashi padat berbahan dasar Feses berbeda berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pertumbuhan dan produksi awal turi dimana aplikasi bokashi berbahan dasar feces kambing menghasilkan  tinggi tanaman (18,21 cm), Diameter batang (0,44 mm), jumlah tangkai daun (9,04 tangkai) dan Berat segar tanaman (36,37gram). Disimpulkan bahwa penggunaan bokashi berbahan dasar feces berbeda dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi awal turi.
Karakteristik Peternak Sapi Potong Rakyat di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka Sahala, Josua; Nahak, Adrianus; imamora, Ture S; Banu, Maselinus; Dethan, Agustinus Agung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18367

Abstract

Penelitian tersebut tujuannya untuk mengetahui karakteristik peternak sapi potong di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2024 di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Variabel yang di teliti adalah karakteristik peternak sapi potong berdasarkan demografis meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan formal, status kepemilikan ternak, jumlah kepemilikan ternak, pekerjaan peternak, pengalaman beternak, jumlah tanggungan keluarga, rata-rata penghasilan per bulan, kepemilikan lahan. Berdasarkan hasil penelitian 70% peternak berjenis kelamin laki-laki, sedangkan 30% peternak berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan umur sebagian peternak berumur 31-60 tahun sebanyak 42 responden dengan persentase 70%, berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas tamatan SD dengan persentase 43,3%, berdasarkan status kepemilikan ternak 100% milik sendiri, berdasarkan jumlah kepemilikan ternak sebanyak 2-5 ekor berjumlah 47 orang dengan persentase 78,3%, berdasarkan pekerjaan peternak sebanyak 83,3% sebagai petani, berdasarkan pengalaman beternak lebih dari 5 tahun sebanyak 65%, berdasarkan jumlah tanggungan keluarga 4-6 orang sebanyak 66,7%, berdasarkan rata-rata penghasilan bulanan 250.001-500.000 sebanyak 68,3%, berdasarkan kepemilikan lahan 0-1 ha sebanyak 90%. Dari penelitian ini dapat di ambil dan disimpulkan bahwa usaha peternakan sapi potong di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka layak di usahakan dikarena usia peternak masih sangat produktif yaitu dari umur 31-60 tahun sebanyak 70%, dan jumlah ternak 2-5 ekor sebanyak 78%, dengan pengalaman beternak lebih dari 5 tahun sebanyak 65%. Untuk itu perlu adanya dukungan dari pemerintah dan dinas peternakan setempat dalam memberikan perhatian khusus. Hal ini dapat dilakukan untuk mendorong partisipasi generasi mudah dalam kegiatan peternakan sapi melalui program pelatihan dan pendamping yang terstruktur
Profil Karakteristik Peternakan Sapi Potong di Daerah Dataran Rendah (Studi Kasus di Desa Nonotbatan Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara) Nailape, Merliana Kolo; Sahala, Josua; Usboko, Nofriana; Feka, Wolfhardus Vinansius; Banu, Marselinus; Usboko, Novriana; Manek, Humbelina Fega
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18551

Abstract

The purpose of this study: 1). to determine the characteristics of beef cattle breeders. 2). the beef cattle maintenance system in Nonotbatan Village, Biboki Anleu District, North Central Timor Regency. This study was conducted in August-September 2024 in Village Nonotbatan, Biboki Anleu District, North Central Timor Regency. The method used is a survey method using quantitative descriptive analysis techniques to collect secondary data and primary data from respondents. This study used a purposive sampling technique and the variables observed were characteristics based on age, gender, ownership status, number of livestock, occupation, livestock experience, number of family dependents, monthly income, land ownership. The results of this study are the profile of the characteristics of beef cattle farming in lowland areas (Case Study in Nonotbatan Village, Biboki Anleu District, North Central Timor Regency) based on the age of the farmers, most of them are over 60 years old (29.4%), gender is generally 93.5% male, education level is mostly elementary school graduates (66.7%), livestock ownership status is 100% owned by themselves, the average number of livestock is 66.6%, the most is 2-5 heads, the main job is 97.4% as farmers, livestock experience is 71.8% on average ≥5 years, monthly income is mostly 55.1%, namely IDR 0-250/month, average land ownership is ≥0.50 Ha, namely 66.7%, the number of family dependents is mostly 4-6 people, namely 62.8%, The livestock maintenance system is semi-intensive for 68 people (87.2%).
Performan Reproduksi Ternak Babi Di Kecamatan Noemuti dan Noemuti Timur Kabupaten Timor Tengah Utara wolfhardus vinansius Feka; marselinus banu; aristo kurniawan sio
Jurnal Agriovet Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v5i2.866

Abstract

Performans reproduksi ternak babi yang dilakukan di Kecamatan Noemuti dan Kecamatan Noemuti Timur bertujuan untuk mengkaji dan menggali pemahaman masyarakat tentang penampilan reproduksi ternak babi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan wawancara langsung terhadap 80 responden 40 responden mewakili kecamatan serta pengamatan secara langsung di masyarakat peternak. Variable yang di lihat dalam penelitian ini adalah performans reproduksi ( sex ratio, interval beranak, litter size dan umur disapih ). Hasil penelitian menggambarkan bahwa kinerja reproduksi ternak babi di Kecamatan Noemuti dan Noemuti Timur Kabupaten TTU masih rendah. Kurangnya pemahaman dan kontrol peternak menjadi salah satu faktor penyebab ketidaktahuan akan sex ratio 42,5% dan 69%, serta perbandiangan 1:1 (57,5% dan 31%). Rataan interval beranak juga demikian berkisar antara 6-9 bulan dan 9-12 bulan dengan litter size rata-rata 7,4 ekor perkelahiran serta umur di sapih ternak babi 2-3 bulan dan 3-4 bulan. Kata kunci : ternak babi, performans reproduksi, litter size, interval beranak.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETERNAKAN MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN PAKAN DAN LAYANAN KESEHATAN TERNAK DI DESA MANAMAS, KECAMATAN NAIBENU, KABUPATEN TTU Kurniawan Sio, Aristo; Feka, Wolfhardus Vinansius; Banu, Marselinus; Tae, Agustina Viktoria; Tabenu, Oktovianus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i1.392

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas peternakan melalui pendampingan pembuatan pakan ternak berbasis potensi lokal dan pemberian layanan kesehatan ternak di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Permasalahan utama yang dihadapi peternak di wilayah ini adalah keterbatasan pengetahuan dalam meramu pakan yang bergizi seimbang serta kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan hewan secara rutin. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, demonstrasi pembuatan pakan fermentasi, dan pemeriksaan kesehatan ternak bersama tenaga medis veteriner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap pentingnya pakan berkualitas dan kesehatan ternak, serta penerapan langsung teknik pembuatan pakan fermentasi dari bahan lokal seperti dedak, daun lamtoro, dan jerami. Selain itu, sejumlah ternak mendapatkan layanan vaksinasi dan pengobatan dasar. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran peternak dalam menerapkan praktik peternakan yang lebih sehat dan produktif. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan peternak di desa ini.
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Peternakan Sapi Potong Kepemilikan Rakyat pada Wilayah Lahan Kering Sekitar Pinggiran Hutan (Studi Kasus pada Kampung Maslete, Kecamatan Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Sahala, Josua; Banu, Marselinus; Kadju, Fransiskus Yulius Dhewa; Chrisinta, Debora; Chamdi, Achmad Nur
AGRIMOR Vol 9 No 1 (2024): AGRIMOR - January 2024
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ag.v9i1.2343

Abstract

This study aims to determine the potential for developing people's beef cattle farming business, to determine the livelihood capital assets of farmers including social capital, human capital, and physical capital, and the level of involvement and empowerment of farmers in the process of empowerment in dryland areas and to formulate an empowerment model in Maslete Village. This research was completed from July until August 2023 in Maslete Village, Kefamenanu District, North Central Timor Regency. The research used a purposive sampling method (intentionally) by taking all beef cattle breeders in Maslete village as many as 28 respondents. The data collection technique uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) technique. Model formulation using Focus Group Discussion (FGD). The results showed that physical capital includes an assessment of the availability of medium production facilities (53.57%), an Assessment of the Availability and Ease of Access to medium educational facilities (67.86%), an Assessment of the status of livestock ownership, an assessment of good (100%), Assessment of inadequate communication facilities. good (12%) and the assessment of transportation facilities as poor (96.43%). Human capital includes an assessment of the level of education as poor (71.43%) and an assessment of the level of health as good (71.43%). Social Capital includes a moderate assessment of involvement in social organization activities (71.43%) and a good social network assessment (92.86%). The level of farmer empowerment includes moderate knowledge (75%), medium attitude (24%), and medium skills (82.14%). Community empowerment model with an integrated system on agricultural land, livestock, and land around the edge of the forest.
Pelatihan dan Penerapan Pakan Komplit Pada Kambing Kacang di Kelompok Tani Firdaus Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara Bira, Gerson Frans; Tahuk, Paulus Klau; Banu, Marselinus; Subani, Yulius
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pemeliharaan ternak kambing yang dilakukan di kelompok Tani Firdaus umumnya dilepas dipadang pengembalaan tanpa perhatian yang serius sehingga berdampak pada produktivitas ternak yang rendah. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mendukung potensi ternak kambing dalam menghasilkan produksi yang optimal adalah dengan memberikan pakan yang lengkap kandungan nutrisinya seperti pakan komplit. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan aplikasi pakan komplit, membuka dan menjembatani akses informasi, meningkatkan mutu sumber daya kelompok tani Firdaus dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan untuk memberikan pemahaman kepada peternak tentang pakan komplit dan demo proses pembuatan pakan komplit. Kemudian pakan komplit diaplikasikan pada ternak kambing milik mitra. Sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, kelompok mitra diberikan kuesioner untuk diisi guna mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap pakan komplit. Disimpulkan bahwa kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Penyuluhan memberikan dampak yang positif bagi kelompok mitra dengan meningkatnya pengetahuan dari 35% menjadi 88%, serta antusias yang tinggi dari kelompok mitra dengan 86% kehadiran. Pakan komplit yang dibuat memiliki palatabilitas yang tinggi ditunjukkan dengan tingginya konsumsi ternak kambing tanpa adaptasi terlebih dahulu walaupun baru diberikan pertama kali. Harapannya kelompok mitra dapat terus menerapkan pakan komplit untuk ternak kambing agar produktivitas ternak dapat tercapai secara maksimal
ANALISIS METABOLIT GULMA PENTING PERTANAMAN JAGUNG DI NUSA TENGGARA TIMUR Kefi, Andreas; Bria, Deseriana; Humoen, Maria Imelda; Banu, Marselinus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4362

Abstract

Planting corn is a local wisdom that is still practiced to maintain food availability in East Nusa Tenggara. In corn cultivation, the biggest challenge faced by farmers is the emergence of weeds around corn plants, which hinder their growth. Profiling the metabolites of weeds is an important initial step in studying the influence of allelochemical compounds that inhibit plant growth. This allows for appropriate weed control strategies. Chloris barbata is identified as a dominant weed in corn fields in East Nusa Tenggara. This study aims to profile the dominant weeds in corn fields in East Nusa Tenggara, specifically in Tua’tuka, Kupang Regency. The untargeted metabolit analysis of the three weed species revealed that Neophytadiene, accounting for 34.93% of Chloris barbata, is a compound strongly suspected to inhibit corn plant growth among the 36 compounds identified in the allelochemical study. The impact of allelochemicals from the other two weed species on corn growth needs further investigation due to limited information. Further studies are necessary to understand the effects of these allelochemicals on corn plant growth. Keywords: allelochemical; metabolites; weedsINTISARIMenanam jagung adalah suatu kearifan lokal yang masih terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan di Nusa Tenggara Timur. Dalam budidaya jagung, tantangan terbesar yang sering dihadapi oleh petani adalah munculnya gulma di sekitar tanaman jagung. Adanya gulma menyebabkan pertumbuhan tanaman jagung menjadi terhambat. Studi metabolit gulma merupakan langkah awal penting untuk mempelajari pengaruh senyawa alelokimia dalam menghambat pertumbuhan tanaman. Strategi pengendalian gulma dapat dilakukan dengan tepat. Chloris barbata merupakan salah satu jenis gulma yang telah diidentifikasi sebagai gulma dominan yang tumbuh pada pertanaman jagung di NTT. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis metabolit terhadap gulma dominan pada pertanaman jagung di NTT yang diambil dari Tua’tuka Kabupaten Kupang. Hasil analisis untargetted metabolit dari ketiga jenis gulma, menunjukkan bahwa Neophytadiene 34,93% dari Chloris barbata merupakan senyawa yang diduga kuat sebagai penghambat pada pertumbuhan tanaman jagung dari total 36 senyawa yang dihasilkan dari studi senyawa alelokimia. Dampak senyawa alelokimia dari dua jenis gulma lainnya terhadap pertumbuhan jagung masih perlu diteliti lebih lanjut karena keterbatasan informasi. Studi lanjutan diperlukan untuk memahami lebih dalam efek senyawa-senyawa alelokimia tersebut terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Kata Kunci: alelokimia; gulma; metabolit
PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKSES PASAR DAN EFISIENSI PENJUALAN KELOMPOK TANI SAPI POTONG Chrisinta, Debora; Sahala, Josua; Banu, Marselinus; Eduardo Simarmata, Justin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.389-395

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk melalui aplikasi marketplace di Facebook. Sosialisasi program, pelatihan yang terstruktur, serta pendampingan intensif diberikan untuk membantu mitra sasaran memahami dan menerapkan strategi pemasaran digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan dan penerapan langsung, pengabdian ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta tetapi juga berkontribusi pada pengembangan metode pendidikan praktis di bidang teknologi digital, khususnya dalam konteks pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan ini, dengan peserta merasa terbantu dalam mengakses pasar digital dan mengembangkan usaha mereka secara mandiri. Selain itu, keberlanjutan program difasilitasi melalui pembentukan komunitas dan jaringan dukungan, yang diharapkan dapat memperkuat dampak jangka panjang program ini. Dengan demikian, pengabdian ini dapat memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan teknologi terapan, khususnya dalam pengembangan keterampilan pemasaran digital di kalangan masyarakat.
SOSIALISASI MANAJEMEN KESEHATAN TERNAK SERTA PEMBERIAN OBAT CACING DAN VITAMIN PADA TERNAK BABI DAN SAPI DI DESA SA’TAB KECAMATAN MIOMAFFO BARAT, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Tae, Agustina Viktoria; Kolo, Yuliana; Obe, Leonardus Frengky; Banu, Marselinus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v2i1.72

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi sosialisasi kepada masyarakat desa Sa’tab tentang manajemen Kesehatan ternak ruminansia dan non ruminansia (pemberian obat cacing dan vitamin) di desa Sat’ab kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Hal ini dilakukan mengingat sangat kurangnya kesadaran masyarakat akan Kesehatan ternak di musim kemarau dan musim hujan, sehingga perlu dilakukan Pengabdian Pada Masyratakat tentang “Sosialisasi manajemen kesehatan ternak serta pemberian obat cacing dan vitamin pada ternak babi dan sapi di desa Sa’tab Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara” telah dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2022. Pemahaman mengenai Kesehatan ternak sangat penting mengingat peran pasar sebagai kebutuhan utama ternak sapi, kambing, domba dan babi. Masyarakat desa Sa’tab merupakan masyarakat yang bernotabene petani peternakan, maka perlu adanya pelatihan-pelatihan mengenai Kesehatan ternak untuk menjaga agar ternak tetap sehat. Target khusus melalui pendampingan dan pelatihan diharapkan desa Sa’tab dapat mengetahui pentingnya Kesehatan terutama dalam meningkatkan nafsu makam dan mencegah cacingan. Hal ini dilakukan agar ternak bertumbuh dan berkembang dengan sehat. Meode yang digunakan dalam pencapaian hasil tersebut adalah pelatihan secara langsung dalam proses pemberian vitamin dan pengobatan cacing (toxocaraasis). Kata kunci: Pemberian vitamin. Pengobatan cacing, Desa Sa’tab