Teguh Prakosa, Teguh
Faculty Of Medicine, Universita Sebelas Maret / Department Of Obstetrics And Gynecology, Dr. Moewardi Hospital, Ir. Sutami 36 A, Kentingan Surakarta 57126 Telp. (0271) 662622

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Skrining COVID-19 pada Program Teknologi Reproduksi Berbantu di Era Pandemi COVID-19 Budihastuti, Uki Retno; Laqif, Abdurahman; Melinawati, Eriana; Prakosa, Teguh; Udiyanto, Hermawan; Priyanto, Heru; Darto, Darto; Ratnasari, Affi Angelia; Anggraeni, Asih
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 5, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v5i2.7064

Abstract

In the era of the coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic, COVID-19 screening education is essential for the general public, especially for those who undergo assisted reproductive technology (ART) programs. Understanding the preventive measures and precautions of COVID-19 during the treatment process is necessary. Health care staff must also understand the importance of proper COVID-19 screening and control measures. This educational activity is in the form of a YouTube live streaming program that can be followed by the general public, including infertile couples who want to know about infertility, examination procedures, COVID-19 screening guidelines, and the TRB program. Education about COVID-19 screening can minimize stigma and enhance public confidence in the screening procedures. The results of this educational delivery make the general public, especially couples who will undergo the ART program, ready and have the ability to undergo COVID-19 testing, services, and screening. In addition, by providing education and implementing effective screening, we can work together to combat the COVID-19 pandemic and ensure that people receive quality and safe health services.
Hubungan Kadar D-dimer pada Ibu Hamil COVID-19 terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Dr. Moewardi Anggriyani Widya Pramuni; Prakosa, Teguh; Setyawan, Sigit; Ratnasari, Affi Angelia
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i3.1218

Abstract

Pendahuluan: Salah satu komplikasi COVID-19 pada ibu hamil yaitu terjadinya ketuban pecah dini. Infeksi SARS-CoV-2 mengaktivasi sitokin-sitokin inflamasi yang berkontribusi terhadap suatu kondisi hiperkoagulabilitas dengan mengaktivasi trombin yang memicu terjadinya ketuban pecah dini. Salah satu marker dari koagulasi yang dapat menentukan prognosis pasien COVID-19 adalah kadar D-dimer. Dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak mengalami COVID-19, peningkatan kadar D-dimer yang lebih tinggi didapatkan pada wanita hamil yang mengalami COVID-19. Penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan apakah terdapat hubungan antara kadar D-dimer pada ibu hamil yang mengalami COVID-19 terhadap kejadian ketuban pecah dini. Metode: Penelitian dilakukan melalui pendekatan cross-sectional di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta dengan total 67 sampel yang tercatat di rekam medis pada periode Maret 2020 hingga Maret 2023. Setelah data diperoleh, analisis kemudian dilakukan pada software SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara kadar D-dimer dengan kejadian KPD pada ibu hamil COVID-19 (p=0,014). Ibu hamil dengan KPD memiliki kadar D-dimer yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengalami KPD. Nilai Odds Ratio sebesar 0,261 menunjukkan bahwa ibu hamil dengan kadar D-dimer tinggi memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami KPD. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar D-dimer pada ibu hamil COVID-19 dengan kejadian KPD. Peningkatan kadar D-dimer dapat menjadi indikator potensial untuk mengidentifikasi ibu hamil yang berisiko mengalami KPD.
Kolaborasi Tenaga Medis dan Masyarakat dalam Mendukung Layanan Infertilitas Budihastuti, Uki Retno; Laqif, Abdurahman; Melinawati, Eriana; Prakosa, Teguh; Udiyanto, Hermawan; Priyanto, Heru; ., Darto; Ratnasari, Affi Angelia; Anggraeni, Asih; Wijayanti, Agung Sari
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1066

Abstract

Kolaborasi antara tenaga medis dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung penanganan infertilitas, sebuah kondisi yang sering menyebabkan kecemasan, stres, dan dampak negatif lainnya pada kesehatan mental. Tenaga medis berperan dalam diagnosis, perencanaan pengobatan, dan mendukung pasien mencapai tujuan mereka untuk memiliki anak, sementara masyarakat dapat memberikan dukungan emosional yang membantu mengurangi isolasi dan depresi pasien. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada edukasi dan pemberdayaan tenaga medis serta masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas mereka dalam mendukung individu dengan infertilitas. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan bahwa 25% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah kegiatan, sementara 72% telah memiliki pemahaman yang memadai sebelumnya. Hasil ini menggambarkan efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman terkait infertilitas. Selain itu, kegiatan ini berhasil menyebarkan informasi akurat dan memerangi mitos yang beredar di komunitas, sehingga meningkatkan kesadaran dan mengurangi stigma terhadap individu dengan infertilitas. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan dukungan sosial dan kapasitas tenaga medis untuk memberikan perawatan holistik yang lebih baik bagi pasien infertilitas, serta berkontribusi pada pengurangan dampak psikologis dan sosial yang dialami pasien.
Unraveling Of Urinary Disorders to Adenomyosis and Dysmenorrhea darto, darto; Anggraeni, Asih; Ngudi Insan Ksyatria, Yudhistira; Alifa, Rosita; Farras Wahdan, Arib; Retno Budihastuti, Uki; Laqif, Abdurahman; Melinawati, Eriana; Prakosa, Teguh; Udiyanto, Hermawan; Priyanto, Heru; Angelia Ratnasari, Affi
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 13. No. 1 January 2025
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v13i1.2203

Abstract

Objective : This study aims to explore the relationship between micturition disorders and adenomyosis and dysmenorrhea and provide insight into the factors associated with the severity of LUTS symptoms in these conditions. Methods : This study was a descriptive qualitative study. We retrospectively collected medical record data from the Obstetrics Gynecology Outpatient Ward of Dr. Moewardi Surakarta General Hospital in the period January 2021 to May 2023. The results of this study analyzed using Pearson correlation analysis if normally distributed and using Mann-Whitney if not normally distributed, thus, statistically analyzed. Results: There is a significant relationship between adenomyosis and dysmenorrhea on urinary disorders (p value of 0.016) where urinary disorders are found to be more severe in adenomyosis patients with dysmenorrhea. Conclusion : Lower urinary tract symptoms are common in symptomatic adenomyosis patients and greatly affect the patient's quality of life. Dysmenorrhea can be a potential risk factor that increases the occurrence of moderate to severe LUTS. Keywords: adenomyosis; dysmenorrhea; urinary disturbance.
Analysis of the COVID-19 Severity Based on NLR and the Mortality Rate of Pregnant Women with COVID-19 at Dr. Moewardi General Hospital, Surakarta, Central Java, Indonesia Rachma, Dhea Fitria; Prakosa, Teguh; Setyawan, Sigit; Laqif, Abdurahman
Indonesian Journal of Medicine Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.196 KB) | DOI: 10.26911/theijmed.2022.7.4.592

Abstract

Background: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a disease of the human respiratory system. Pregnant women are more susceptible to respiratory infections due to physiological changes in the immune and cardiopulmonary systems. Routine laboratory biomarkers such as lymphocytes, neutrophils, and NLR are considered prognostic in COVID-19. This study aimed to analyzed the severity of COVID-19 based on NLR on the mortality of pregnant women with COVID-19 at Dr. Moewardi, Surakarta.Subjects and Method: This study used analytic observational with a cross-sectional. The study subjects were 82 pregnant women with confirmed COVID-19, aged over 18 years, and being treated at RSUD Dr. Moewardi Surakarta between March 2020 to January 2022. The samples were taken using the consecutive sampling technique. The independent variable is the severity of COVID-19 based on clinical presentation. The dependent variable is the laboratory results in lymphocytes, neutrophils, and NLR. Data were collected from medical records and anlayzed using SPSS software.Results: There was correlation between NLR on the severity of pregnant women with COVID-19 (Mean= 10.11; SD= 4.10; p= 0.026) and there was a significant correlation between NLR on the mortality rate of pregnant women with COVID-19 (Mean= 9.92; SD= 3.94; p<0.001).Conclusion: NLR affected the severity and the mortality rate among pregnant women with COVID-19.Keywords: COVID-19, pregnancy, lymphocytes, neutrophils, NLR, mortalityCorrespondence: Dhea Fitria Rachma. Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Indonesia. Email: dheaf1020@student.uns.ac.id. Mobile: 085702594898.Indonesian Journal of Medicine (2022), 07(04): 401-410https://doi.org/10.26911/theijmed.2022.07.04.05 
Hubungan Kadar D-dimer pada Ibu Hamil COVID-19 terhadap Kejadian Intrauterine Fetal Death (IUFD) di RSUD Dr. Moewardi Sania Ainin Nuzula; Prakosa, Teguh; Setyawan, Sigit; Abdurahman Laqif
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i1.1094

Abstract

Pendahuluan: Pada kehamilan umumnya terdapat peningkatan aktivitas koagulasi secara fisiologis. Tingkat keparahan COVID-19 juga sejalan dengan aktivasi jalur koagulasi. Salah satu parameter koagulasi adalah D-dimer. Peningkatan kadar D-dimer pada ibu hamil COVID-19  berhubungan dengan terjadinya hiperkoagulabilitas. Perubahan koagulasi tersebut dapat berisiko terhadap kejadian Intrauterine Fetal Death (IUFD) karena terganggunya supply nutrisi dan oksigen dari ibu ke janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar D-dimer pada ibu hamil COVID-19 dengan kejadian Intrauterine Fetal Death (IUFD) di RSUD dr. Moewardi. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di RSUD dr. Moewardi dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang diperlukan adalah 67 sampel yang terdapat dalam rekam medis sejak Maret 2020 sampai Maret 2023. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Chi Square.  Hasil: Hasil analisis bivariat pada 67 sampel ibu hamil COVID-19 yang terdiri dari 41 ibu hamil non IUFD dan 26 ibu hamil IUFD dengan menggunakan Chi Square didapatkan P-value sebesar 0,000 (P<0,05) dengan nilai Odds-Ratio 15,111. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kadar D-dimer pada ibu hamil COVID-19 terhadap kejadian Intrauterine Fetal Death (IUFD).