Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Studi Prevalensi Dan Tingkat Cemaran Boraks Pada Produk Kerupuk Umkm Kec. Sidayu Terhadap Keamanan Pangan Di Pasar Sidayu Gresik Zahrotut Taqiyah; Ike Dian Wahyuni; Irfany Rupiwardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boraks merupakan senyawa kimia turunan dari logam berat boron (B) yang biasanya digunakan sebagai bahan anti jamur, untuk pengawet kayu, dan sebagai antiseptik pada produk kosmetik. Boraks sering digunakan oleh para pedagang yang menginginkan keuntungan lebih dalam memproduksi makanan. Salah satunya adalah kerupuk untuk mempertahankan rasa renyah ini seringkali produsen menambahkan bahan tambahan pangan berupa boraks atau sering disebut bleng padahal penggunaan boraks dilarang dalam makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  prevalensi dan tingkat cemaran  boraks pada produk kerupuk UMKM Kec. Sidayu terhadap keamanan pangan di Pasar Sidayu gresik. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif suatu metode penelitian yang bergerak pada pendekatan kuantitatif sederhana dengan alur induktif. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan 20 sampel kerupuk yang paling laku dijual pada  pedagang kerupuk di Pasar Sidayu Gresik. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026. Hasil penelitian Prevalensi Cemaran boraks pada produk kerupuk UMKM yang beredar di Pasar Sidayu Gresik sebesar 85% berdasarkan 20 sampel yang di periksa 17 diantaranya mengandung boraks sementara 3 lainnya tidak terdeteksi boraks. Kadar boraks tertinggi ditemukan pada sampel K10 dengan kadar boraksnya mencapai 762,6 mg/l dan kadar boraks terendah ditemukan di sampel K16 sebesar 86,2 mg/l. Berdasarkan tabel hasil uji Independent Sample T-Test dengan nilai signifikansi <0,05 yang artinya H1 diterima yaitu terdapat perbedaan kadar cemaran boraks dalam kerupuk dipasar sidayu
Analisis Determinan Yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Duduksampeyan Gresik Mangayu Mangayu; Irfany Rupiwardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di dunia, terutama di kawasan Asia Tenggara, karena berbagai faktor lingkungan, iklim, dan kepadatan penduduk yang mendukung siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama. Pada Minggu ke-15 2024, Jawa Timur menyumbang 3.638 kasus DBD dari total nasional 62.001 kasus angka ini menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi kasus yang cukup besar terhadap beban penyakit DBD. Tujuan penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Duduksampeyan Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasi dengan pendekatan cross sectional, dengan melibatkan 145 responden dan analisis data dilakukan dengan uji chisquare. Hasil penelitian diperoleh Faktor lingkungan biologi yang mempengaruhi kejadian DBD di Wilayah Puskesmas Duduksampeyan adalah keberadaan jentik (sig = 0,005) dan tempat pengelolaan sampah (sig = 0,003) sementara faktor lingkungan fisik dan kimia tidak mempengaruhi kejadian DBD di Wilayah Puskesmas Duduksampeyan yaitu Drainase (sig = 1,000), Kepadatan Hunian (sig = 0,301), Tempat Penampungan Air (sig = 0,406), Lingkungan rumah sehat memiliki (sig = 0,368).