p-Index From 2021 - 2026
12.898
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Suluh Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Teknimedia: Teknologi Informasi dan Multimedia Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Indo-MathEdu Intellectuals Journal Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Indonesian Research Journal on Education Educativo: Jurnal Pendidikan OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Mathematics Teachers’ Difficulties in Implementing Differentiated Learning under the Independent Curriculum Zendrato, Dedy Rahmat; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia; Lase, Sadiana
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 4 (2025): October - December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i4.3817

Abstract

Merdeka Curriculum promotes differentiated learning as a key strategy to address students’ diverse learning needs. However, a preliminary study at SMA Negeri 3 Gunungsitoli indicates that this approach has not been implemented consistently in mathematics classrooms. This study aims to describe how mathematics teachers apply differentiated learning and to analyze the difficulties they face and the factors influencing these difficulties within the Independent Curriculum. This study employed a qualitative descriptive design. Data were collected through interviews, classroom observations, and document analysis involving five mathematics teachers. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that teachers have begun to implement differentiation in content, process, and product. However, the implementation remains limited. Major difficulties include time management constraints, diverse student learning characteristics, and challenges in conducting initial diagnostic assessments. Contributing factors include limited facilities, insufficient teacher readiness, and a lack of structured professional training. These findings indicate that differentiated learning in mathematics is still at an early stage of implementation and requires systematic institutional support. This study contributes to the literature by highlighting context-specific challenges faced by mathematics teachers under the Independent Curriculum and provides practical implications for schools and policymakers in designing targeted professional development programs.
Impact of the Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) Learning Model on Students’ Mathematical Critical Thinking Harefa, Indah Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): January - March 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v6i1.3818

Abstract

Critical thinking is an essential skill in 21st-century mathematics education; however, Indonesian students still demonstrate low achievement in this domain. Preliminary observations at SMP Negeri 8 Gunungsitoli revealed that students’ mathematical critical thinking skills were not yet optimal, partly due to the predominance of conventional instructional approaches. This study examined the effect of the Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) learning model on students’ mathematical critical thinking skills. A quasi-experimental method with a nonequivalent control group design was employed, involving 60 seventh-grade students divided into an experimental group (n = 30) and a control group (n = 30). The research instrument was an essay-based mathematical critical thinking test consisting of three items, which demonstrated logical and empirical validity and satisfactory reliability. The results indicated that both groups had relatively comparable low baseline performance. After the intervention, the experimental group achieved a mean score of 71.80 (high category), whereas the control group reached only 39.80 (low category). An independent-samples t-test showed that t = 10.683 exceeded ttable = 1.672 (p < 0.05), with a very large effect size (Cohen’s d = 2.76). Simple linear regression analysis indicated that the AIR model accounted for 88.6% of the variance in students’ mathematical critical thinking skills (R² = 0.886). These findings confirm that the AIR learning model effectively enhances mathematical critical thinking by engaging students in listening activities, reflective intellectual processing, and repeated practice. This study contributes theoretically to the development of higher-order thinking-oriented mathematics instruction and offers practical implications for teachers and policymakers in promoting interactive, student-centered learning models.
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 1 Alasa Erenu Kharisman Gea; Yakin Niat Telaumbanua; Ratna Natalia Mendrofa; Sadiana Lase
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5728

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan awal di SMP Negeri 1 Alasa yang menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa masih rendah akibat penggunaan model pembelajaran yang cenderung konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Collaborative learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain non-equivalent control group. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Collaborative learning, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar matematika siswa. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Alasa, dengan sampel dua kelas berjumlah 56 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis satu pihak, diperoleh thitung = 4,93 > ttabel = 1,67 sehingga maka tolak Ho di terima Ha yang berarti ada pengaruh model pembelajaran collaborative learning terhadap hasil belajar matematika siswa.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Ditinjau Pada Gaya Kognitif Siswa SMP Negeri 1 Bawolato Lendi Fitri Asnika Lafau; Netti Kariani Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua; Ratna Natalia Mendrofa
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5921

Abstract

lendifitrilafw@gmail.com Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika ditinjau dari gaya kognitif siswa SMP Negeri 1 Bawolato. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII berdasarkan gaya kognitif. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi tes GEFT,tes literasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dalam menyelesaikan soal GEFT dengan kemampuan field independent dari rata-rata jumlah siswa 18,8% rata-rata persentase skor yang diselesaikan 54,7% sedangkan field dependent dari rata-rata jumlah siswa 81,2%, dan rata-rata persentase skor yang diselesaikan yaitu 37,4% dari skor yang seharunya. Berdasarkan hasil analisis data, siswa dengan kognitif field independent memiliki kemampuan literasi cenderung lebih baik dan mampu mengidentifikasi informasi penting, menyusun strategi pemecahan masalah secara sistematis sedangkan siswa dengan gaya field dependent kemampuan literasi cukup karna hanya terfokus pada hal umumnya saja tanpa melihat informasi detail yang ada dalam menyelesaikan masalah tidak sistematis.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA BERBASIS BUDAYA NIAS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Mendrofa, Ratna Natalia; Netti Kariani Mendrofa
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/dbseww71

Abstract

from students’ everyday experiences. One approach considered capable of bridging this gap is ethnomathematics, a learning approach that integrates elements of local culture into mathematical concepts. This article aims to systematically examine the implementation of an ethnomathematics approach based on Nias culture in elementary school mathematics learning through a literature review.The method employed is a literature study of books, national and international journal articles, and relevant documents discussing ethnomathematics, Nias culture, and mathematics learning at the elementary school level. The results of the review indicate that Nias culture possesses rich ethnomathematical potential, evident in traditional architecture, carving patterns, number systems, traditional economic activities, and folk games. Integrating these cultural elements into elementary school mathematics learning can enhance students’ conceptual understanding, learning motivation, and foster appreciative attitudes toward local culture. This article recommends the development of mathematics learning tools based on Nias cultural ethnomathematics as an innovation for contextual learning in elementary schools.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Matematika Siswa SMP Negeri 2 Sogaeadu Wiljan Analisa Perdamaian Harefa; Sadiana Lase; Ratna Natalia Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.423

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 2 Sogaeadu, ditemukan beberapa masalah yaitu: 1) Kemampuan literasi numerasi matematika siswa masih rendah, 2) Pendekatan pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini ada dua yaitu tes dan angket. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui statistik deskriptif serta uji normalitas (Lilliefors) dan homogenitas (uji F), kemudian dilanjutkan dengan uji t independen untuk menguji pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa. Hasil penelitian yang diperoleh nilai thitung = 4,899 dan nilai ttabel = 1,671. Karena thitung > ttabel atau 4,899 > 1,671 maka tolak Ho terima Ha. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa, sehingga penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis sebagai dasar pengembangan strategi pembelajaran kooperatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Wordwall Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri 1 Gido Arnis Oktarina Gea; Sadiana Lase; Netti Kariani Mendrofa; Ratna Natalia Mendrofa
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.426

Abstract

Penelitian ini berawal dari hasil observasi di SMP Negeri 1 Gido yang menunjukkan bahwa pembelajaran matematika belum melibatkan siswa secara aktif dan kemampuan pemecahan masalah matematis masih rendah. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya kemampuan siswa dalam memahami dan menyelesaikan masalah secara sistematis, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament berbantuan wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Negeri 1 Gido. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gido. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C berjumlah 34 siswa dan kelas VIII-D berjumlah 34 siswa SMP Negeri 1 Gido. Teknik pengambilan sampel dengan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi experimental. Instrumen penelitian berbentuk tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian hipotesis satu pihak, diperoleh nilai  sebesar 10,873 dan . Karena , maka tolak Ho dan terima Ha yang berarti “ada pengaruh model pembelajaran teams games tournament   berbantuan wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 1 Gido”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantuan wordwall dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil penelitian ini berdampak positif terhadap peningkatan keaktifan, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Model Teams Games Tournament berbantuan Wordwall dapat dijadikan sebagai alternatif strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Multimedia Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Harefa, Vivin Putri; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat; Mandrofa, Netti Kariani
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/dxmb3b86

Abstract

ABSTRACT: This study was motivated by the low mathematical problem-solving ability of students due to limited teaching materials and the lack of video-based media. Therefore, it aimed to develop a multimedia learning video that is valid, practical, and effective. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model, which consists of the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The development process involved multiple instruments, including learning outcome tests, expert validation questionnaires (covering content, language, and media), and teacher and student response questionnaires. The results indicated that the developed learning video was valid in terms of content, linguistic appropriateness, and media presentation. Moreover, the video was considered practical, as it is easy for both teachers and students to use in the learning process. The findings also demonstrated that the use of the learning video significantly improved students’ mathematical problem-solving abilities, with the classical completeness achievement exceeding the minimum standard. Therefore, it can be concluded that the developed multimedia learning video is valid, practical, and effective. This product has the potential to serve as an innovative teaching resource that supports the enhancement of students’ mathematical problem-solving skills at the junior high school level.   ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa akibat keterbatasan bahan ajar dan media video, sehingga bertujuan mengembangkan video pembelajaran multimedia yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D, yang mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Proses pengembangan melibatkan berbagai instrumen, seperti tes hasil belajar, angket validasi ahli (materi, bahasa, dan media), serta angket respons guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dihasilkan dinyatakan valid dari segi isi materi, kelayakan bahasa, dan tampilan media. Selain itu, video tersebut dipandang praktis karena mudah digunakan oleh guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa secara signifikan, dengan pencapaian ketuntasan klasikal yang melebihi standar minimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbasis multimedia yang dikembangkan telah terbukti valid, praktis, dan efektif. Produk ini berpotensi menjadi salah satu alternatif solusi dalam menyediakan bahan ajar inovatif yang mendorong peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di tingkat SMP.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Kelas VIII SMP Zega, Mira Astuti; Mendrofa, Ratna Natalia; Lase, Sadiana; Mendrofa, Netti Kariani
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/ykcq2352

Abstract

ABSTRACT: The low numeracy skills of students and the limited use of contextual learning materials at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara formed the basis for conducting this research. These conditions indicate the need to develop learning materials that can help teachers implement meaningful learning experiences for students. This study aims to develop and evaluate the feasibility of a contextual teaching module to enhance students’ numeracy skills. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included expert validators, teachers, and eighth-grade students. The instruments used were expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, and numeracy achievement tests. The collected data consisted of qualitative data in the form of expert feedback and quantitative data from questionnaires and test results. The findings show that the developed contextual teaching module achieved a high level of feasibility, with a validation score of 92.01%, positive responses from teachers (95%) and students (86.9%), and an 81.72% improvement in students’ numeracy skills. Therefore, the developed contextual teaching module is considered feasible for use as an instructional tool to support the enhancement of students’ numeracy skills at the junior high school level.  ABSTRAK: Rendahnya kemampuan numerasi siswa dan terbatasnya penggunaan perangkat pembelajaran kontekstual di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan perangkat pembelajaran yang dapat membantu guru mengimplementasikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul ajar kontekstual dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli, guru, dan siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar numerasi. Data penelitian mencakup data kualitatif berupa saran dari ahli dan data kuantitatif berupa hasil angket dan tes. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa modul ajar kontekstual memiliki tingkat kelayakan tinggi berdasarkan hasil validasi sebesar 92,01%, memperoleh respons positif dari guru (95%) dan siswa (86,9%), serta mampu meningkatkan kemampuan numerasi siswa dengan persentase peningkatan 81,72%. Dengan demikian, modul ajar kontekstual yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran yang mendukung peningkatan kemampuan numerasi siswa di tingkat SMP.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Gea, Nopita; Mendrofa, Ratna Natalia; Lase, Sadiana; Telaumbanua, Yakin Niat
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/h4d8r043

Abstract

ABSTRACT: This study was motivated by preliminary observations at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, which indicated that students’ mathematical reasoning skills were still low, while the mathematics instructional materials used were relatively limited. Based on this situation, the study aimed to: (1) analyze the validity of project-based Student Worksheets (LKS), (2) assess their practicality, and (3) evaluate their effectiveness in learning. The research employed a development approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), utilizing test instruments, validation questionnaires, and response surveys, with both qualitative and quantitative data analyses. The results demonstrated that the project-based LKS were valid, practical, and effective. Validity scores were 84.72% from the first content expert (valid), 87.50% from the second content expert (very valid), 91.67% from the language expert (very valid), and 88.54% from the media expert (very valid). Practicality scores were 72.22% in individual trials (practical), 84.83% in small group trials (very practical), and 88.11% in field trials (very practical). The effectiveness of the LKS was reflected in the students’ average mathematical reasoning score of 87.88 (very good) and a classical completeness of 86.36% (very effective). Therefore, the project-based LKS are deemed suitable for enhancing the mathematical reasoning skills of junior high school students.  ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi awal di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa yang menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih rendah, sementara bahan ajar matematika yang digunakan tergolong terbatas. Berdasarkan kondisi ini, penelitian bertujuan: (1) menganalisis validitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis proyek, (2) menilai kepraktisan LKS, dan (3) mengevaluasi efektivitasnya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), menggunakan instrumen tes, angket validasi, dan angket respon, dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis proyek terbukti valid, praktis, dan efektif. Validitas LKS memperoleh skor 84,72% dari ahli materi pertama (valid), 87,50% dari ahli materi kedua (sangat valid), 91,67% dari ahli bahasa (sangat valid), dan 88,54% dari ahli media (sangat valid). Kepraktisan LKS ditunjukkan dengan skor 72,22% pada uji perseorangan (praktis), 84,83% pada uji kelompok kecil (sangat praktis), dan 88,11% pada uji lapangan (sangat praktis). Efektivitas LKS terlihat dari rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa sebesar 87,88 (sangat baik) dan ketuntasan klasikal 86,36% (sangat efektif). Dengan demikian, LKS berbasis proyek layak digunakan untuk meningkatkan penalaran matematis siswa SMP.
Co-Authors Amin Otoni Harefa Andi Salfin Mendrofa Arnis Oktarina Gea Bakhtiar Alfin Angandrowa Hulu Bornok Sinaga Buulolo, Marnus Buulolo, Wining Helsavania Daeli, Veridiana Damai Sabari Zega Dwi Putri Farida Zebua Erenu Kharisman Gea Ernasari Zega Esti Jefriani Giaawa Fauzi , KMS Muhammad Amin Gea, Alfandy Gea, Desri Yanti Gea, Elvin Sri Sandy Gea, Harapan Gea, Nopita Giawa, Nurul Ihsani Gulo, Alfa Stephen Notatema Gulo, Anugerah Setiawan Gulo, Irwan Krisman Gulo, Rahmat Juang Gulo, Rido Eli Gulo, Tinta Purnama Dewi Halawa, Fariyanto Halawa, Notarius Halawa, Putra Mei Anugrah Halawa, Sahabat Harefa, Indah Natalia Harefa, Vivin Putri Harefa, Yarman Sia Hasratuddin Hasratuddin Hati Murni Pasti Berkat Waruwu Hia, Oidika Mawarni Hulu, Berto Funny Hulu, Friska Putri Magdalena Hulu, Krisnatal Hulu, Mitra Verolina Hulu, Putrawan Hulu, Wikari HULU, YOSANA Iman Saro Ndraha Iman Saro Ndraha Indahwati Bu’ulolo Izwita Dewi Jelvin Ardianti Lase KMS Muhammad Amin Fauzi Laia, Tiar Nisanna Handayani Laia, Wasnidar Lase, Lisa Desi Mawati Lase, Rama'eli Lase, Sadar Riang Lase, Sari Santi Siapudan Lase, Shinta Putri Angraeni Lase, Trisna Wahyu Ningsi Lawuna, Memori Putra Lendi Fitri Asnika Lafau Mandrofa, Netti Kariani Mendrofa, Ignasius Mendrofa, Sri Jernih Popy Yamin Mendrofa, Versily Mitra Novitri Waruwu Murni Hulu, Elvin Syah Nazara, Lilis Pretty Ndraha, Mei Tri Murni Ndruru, Jenni Indah Mitra NETTI KARIANI MENDOFA Nov Elhan Gea Pardomuan Sitompul Rama'eli Lase Rama’eli Lase Rintis Kharisna Putri Zega Rusmini Rusmini Sadiana Lase Salima Zai Seya Setia Zega Sibarani, Sariayu Simamora, Elmanani Sitompul , Pardomuan Telaumbanua, Citra Cahyani Telaumbanua, Happy Rahmat Saro Telaumbanua, Ovitarni Telaumbanua, Reska Widyanti TELAUMBANUA, RESTI JULIANA Telaumbanua, Ruti Faeri Telaumbanua, Windi Diantari Telaumbanua, Yakin Niat Waruwu, Defitriani Waruwu, Juli Antonius Waruwu, Lilis Priska Waruwu, Nini Suryani Wiljan Analisa Perdamaian Harefa Yulisman Zega Zai, Firman Pikir Zalukhu, Junitariang Zalukhu, Lidia Ida Zalukhu, Putri Wulandari Zebua, Boy Arwin Zebua, Jhoni Ardiman Zebua, Niscayarida Kristin Zebua, Siska Yanti Zebua, Syukur Marno Life Zebua, Vance Gunawan Zega, Desman Anugrah Zega, Esther Purnama Sari Zega, Mira Astuti Zendrato, Dedy Rahmat Zendrato, Niat Wati