Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Inhibition Kinetics of Sida rhombifolia L. Extract Toward Xanthine Oxidase by Electrochemical Method Dyah Iswantini; Muammar Yulian; Sri Mulijani; Trivadila Trivadila
Indonesian Journal of Chemistry Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.064 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21270

Abstract

Sida rhombifolia L. is a traditional medicinal plant that has been known with potential as antigout. The previous research suggested that flavonoids crude extract of S. rhombifolia had an inhibitory activity toward xanthine oxidase by 71% and a spectrophotometric measurement showed that the type of flavonoids crude extract inhibition was a competitive inhibition. The purpose of the research was to investigate the type of inhibition kinetic of S. Rhombifolia’s ethanol extract by electrochemical method and to compare the measurements of linearity and sensitivity between spectrophotometric and electrochemical methods. The results showed that the yield of S. Rhombifolia’s ethanol extract was 9.82% with the inhibitory activity ranging from 13.64% to 82.69% (5.00-200 mg L-1) and IC50 value was 91.15±5.74 mg L-1. Allopurinol as a control showed the inhibitory activity of 15.26-70.95% (0.10-4.00 mg L-1) and IC50 value was 2.45±2.21 mg L-1. Inhibition kinetics of the ethanol extract caused a KM increase and unchange of VMAX. Based on the data, the type of inhibition kinetics was a competitive inhibition, with an inhibitor affinity (α) value of 3.18. Linearity of xanthine oxidase activity assay by electrochemical and spectrophotometric methods showed the range of 0.01-1.00 mM (R2 = 0.978) and 0.05-0.70 mM (R2 = 0.977) respectively. The sensitivity of electrochemical method was reported higher (0.95 μA mM-1) than the spectrophotometric method (0.007 min-1).
PENGEMBANGAN MEDIA GEOMETRI MOLEKUL MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH SEBAGAI SOLUSI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Haris Munandar; Muammar Yulian; Fifi Nopyana Shaliha
Lantanida Journal Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/lj.v9i2.12683

Abstract

ABSTRAK Media pembelajaran merupakan alat, metode, dan teknik yang dapat digunakan dalam rangka mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan peserta didik dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan hasil observasi di salah satu sekolah yang melaksanakan pembelajaran secara daring pada masa pandemi Covid-19 diperoleh informasi bahwa penggunaan media pembelajaran secara daring sangat dibutuhkan dalam mendukung proses belajar mengajar secara daring, salah satunya adalah pada mata pelajaran kimia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan media geometri molekul menggunakan macromedia flash sebagai solusi media pembelajaran kimia secara daring di masa pandemi Covid-19. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar angket. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar validasi dan penyebaran angket respon. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan diperoleh informasi bahwa media pembelajaran daring pada materi geometri molekul sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran secara daring. Hasil validasasi berupa skor persentase validasi yang diperoleh dari validator ahli media yaitu 71,66%, sedangkan hasil persentase validator materi dan bahasa diperoleh 80%. Kedua hasil tersebut menunjukkan kriteria media tersebut layak digunakan dengan revisi minor. Hasil respon guru yang melibatkan 5 orang guru diperoleh skor persentase angket sebesar 85% dengan kriteria baik. Sedangkan hasil respon peserta didik diperoleh skor persentase angket sebesar 90% dengan kriteria sangat baik.ABSTRACT Learning media are tools, methods, and techniques that can be used in order to streamline communication and interaction between teachers and students in the education and learning process in schools. Based on the results of observations in one of the schools that carried out online learning during the Covid-19 pandemic, information was obtained that the use of online learning media was needed to support the online teaching and learning process, one of which was in chemistry subjects. The purpose of this study was to find out how to develop molecular geometry media using macromedia flash as a solution for online chemistry learning media during the Covid-19 pandemic. The research design used is Research and Development (R&D). The instruments used in this study were validation sheets and questionnaire sheets. Data was collected by using validation sheets and distributing response questionnaires. Based on the results of the need’s analysis, information is obtained that online learning media on molecular geometry material is needed to support the online learning process. The validation results are in the form of a validation percentage score obtained from media expert validators, namely 71.66%, while the percentage results of material and language validators are 80%. The two results indicate that the media criteria are suitable for use with minor revisions. The results of the teacher's response involving 5 teachers obtained a questionnaire percentage score of 85% with good criteria. While the results of student responses obtained a questionnaire percentage score of 90% with very good criteria.
ANALISIS E-LEARNING READINESS PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH Muammar Yulian; Chusnur Rahmi; Ade Rida Wahyuni
Lantanida Journal Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/lj.v10i1.14098

Abstract

The Covid-19 pandemic has changed our activities, including activities in the learning process. Previously, the learning process was carried out directly in the classroom, but the pandemic has changed into online learning such as e-learning. The implementation of e-learning in schools should be followed by an analysis of the level of e-learning readiness (ELR). This study aims to determine the readiness level of State Senior High Schools (SMA Negeri) Banda Aceh, namely SMA Negeri 1, SMA Negeri 3 and SMA Negeri 4. The method used in this study was descriptive qualitative with the number of research subjects as many as 94 students and 2 teachers in each school. The instrument used in this study was a questionnaire compiled and validated based on the Aydin & Tasci ELR model. The results showed that the three schools obtained ELR scores respectively, SMA Negeri 1 () = 3.53, SMA Negeri 3 () = 3.54. The score showed that these schools are ready but need a few improvements in applying e-learning at school. Aspects that must be improved are humans, technology, innovation, and development.
PENGARUH KOAGULAN CANGKANG UDANG VANAME TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI DESA ALUE OEN KECAMATAN KAWAY XVI ACEH BARAT Muammar Yulian; Febrina Arfi; Rahma Maulidha Hilda
AMINA Vol 3 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i1.1964

Abstract

: Air sumur merupakan sumber air yang ada di Desa Alue Oen Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat. Air sumur di kawasan Desa Alue Oen mempunyai kualitas yang kurang baik yaitu air berwarna kuning kecoklatan, keruh, dan berbau. Melihat air tersebut maka dilakukan upaya untuk memperbaiki keadaan air tersebut dengan koagulan cangkang udang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh koagulan cangkang udang pada air sumur di Desa Alue Oen Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat dan presentase efektivitas koagulan cangkang udang dalam penjernihan air sumur di Desa Alue Oen Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode probability sampling pada dua sumur penduduk di Desa Alue Oen Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat. Penjernihan air sumur dilakukan dengan 200 mL pada masing-masing air sumur dengan penambahan koagulan 5 g dan 10 g menggunakan metode koagulasi-flokulasi. Hasil penelitian penambahan 5 g koagulan menurunkan kekeruhan 95,9% pada sumur I dan 96,5% pada sumur II. Penambahan 10 g koagulan menurunkan kekeruhan 87,2% pada sumur I dan 90,9% pada sumur II. Penambahan koagulan 5 g menurunkan nilai TDS pada sumur I 48,3% dan sumur II 42,9%. Penambahan koagulan 10 g menurunkan nilai TDS 40,7% pada sumur I dan 38,09% pada sumur II. Penambahan 5 g koagulan menurunkan kadar besi 97,1% pada sumur I dan 97,01% pada sumur II. Penambahan 10 g koagulan menurunkan kadar besi 96,06% pada sumur I dan 95,05% pada sumur II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan koagulan 5 g pada 200 mL air sumur lebih baik dari pada koagulan 10 g pada 200 mL air sumur untuk penjernihan air.
PERBANDINGAN RENDEMEN, VISKOSITAS, KEKUATAN GEL GELATIN DARI IKAN AIR LAUT DAN IKAN AIR TAWAR Hayyun; Muammar Yulian; Bhayu Gita Bhernama
AMINA Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelatin merupakan bahan tambahan pangan yang diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen yang banyak ditemukan pada tulang dan kulit hewan seperti ikan, sapi dan babi. Kolagen merupakan protein berupa serat yang terdapat pada jaringan ikan. Gelatin yang diperoleh dari bahan baku ikan biasanya diekstraksi dengan menggunakan perendaman dalam larutan asam. Proses asam biasanya memerlukan waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan proses perendaman basa/alkali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik (rendemen, viskositas, dan kekuatan gel) gelatin dari ikan air laut dan air tawar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Literature Review dengan pengumpulan dan skrining data yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang diperoleh yaitu berbagai informasi mengenai karakteristik gelatin yang paling bagus terdapat pada ikan air tawar (patin) dengan menghasilkan rendemen 6,14%, viskositas 3,83 cP, dan kekuatan gel 364,19 bloom. Sedangkan ikan air laut (kakap merah) mendapatkan rendemen 4,93%, viskositas 17,4 cP, kekuatan gel 312,5 bloom.
ANALISIS KUALITAS SEDIAAN BALSAM STIK DARI Na-ALGINAT Sargassum plagiophyllum DENGAN VARIASI JENIS ESSENTIAL OIL Muhammad Ridwan Harahap; Muammar Yulian; Firda Novita
AMINA Vol 4 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balsam merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, sebagai obat luar yang dapat meredakan nyeri sendi, flu, pembengkakan dan gatal-gatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas balsam stik alginat dengan variasi penambahan jenis essential oil dari minyak gandapura dan peppermint oil. Pembuatan balsam stik menggunakan bahan dasar Na-alginat yang berfungsi mengurangi penggunaan lemak, dan menggunakan variasi essential oil untuk memberikan aroma, analgesik dan sensasi panas pada balsam stik. Hasil uji organoleptik pada balsam dengan tekstur padat, hal ini menandakan penggunaan Na-alginat mampu menghasilkan tekstur yang baik dalam pembuatan balsam stik. Hasil uji pH pada sampel balsam stik dengan penambahan minyak gandapura adalah 5,49 dan penambahan peppermint oil 5,07. Untuk uji iritasi pada kedua sampel balsam stik tidak adanya gejala iritasi yang ditimbulkan terhadap 30 panelis. Uji cemaran mikroba pada sampel balsam stik variasi minyak gandapura mendapatkan hasil Angka Lempeng Total (ALT) 18 x 102, Angka Kapang Khamir (AKK) <10, dan negatif pertumbuhan bakteri S.aureus, sedangkan hasil uji cemaran mikroba pada balsam stik variasi peppermint oil untuk angka lempeng total (ALT) 3,6 x 103, angka kapang khamir (AKK) <1 x 103 dan negatif pertumbuhan bakteri S.aureus. Kesimpulan dari penelitian ini kualitas balsam stik yang dihasilkan dari penambahan bahan na-alginat dapat memiliki tekstur yang baik dan sangat cocok untuk dijadikan sediaan balsam stik.
Pengembangan Bahan Ajar Electronic Book Menggunakan Software Kvisoft Flipbook Pada Materi Hukum Dasar Kimia di SMA Negeri 1 Panton Reu Aceh Barat Dika Tri Andani; Muammar Yulian
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v2i1.10730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap electronic book yang dikembangkan dengan menggunakan software kvisoft flipbook pada materi hukum dasar kimia. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA-1 dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa yang terdiri atas 24 orang siswa perempuan dan 6 orang siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi (lembar validasi tim ahli) dan lembar wawancara terpimpin (lembar angket). Hasil penelitian validasi bahan ajar sebesar 94,80% dengan kriteria sangat layak, hasil uji coba produk pada kelompok kecil memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 96,43% dengan kategori sangat layak dan hasil uji coba produk pada kelompok besar memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Electronic book pada materi hukum dasar kimia layak untuk digunakan sebagai bahan ajar di SMAN 1 Panton Reu Aceh Barat.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT KABUPATEN BENER MERIAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI ENERGI BARU TERBARUKAN Yulian, Muammar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.49665

Abstract

Energy is one of the primary needs in supporting various activities. Most of the energy we use comes from fossil energy. Therefore fossil energy source was known to be limited and not environmentally friendly, so an alternative energy source or known as renewable energy is needed, such as bioethanol. Coffee pulpas raw material is a by-product from the coffee processing industry that can be used for bioethanol production. Through community engagement, it is hoped that the community can utilize and process coffee skin waste more optimally, from previously only composting to something that has added value, such as bioethanol. The community engagement took place on Mupakat Jadi Village, Bukit District, one of the main coffee-producing villages in Bener Meriah Regency. The process of processing coffee skin waste into bioethanol is carried out by involving the active participation of the community and carried out by laboratory procedures that have been modified in such a way that they are simple and easy to apply by the general public. This process begins with collecting coffee skin waste, then drying and grinding the skin waste, next that it is fermentation using vinegar and yeast, the fermentation process lasts for 24 hours so that ethanol was forming.
Chars From Hydrothermal and Hydrothermal Tandem Pyrolysis Carbonizations of Polyvinyl Chloride: Dechlorination Ability and Its Surface Characterization Muslem, Muslem; Nufus, Hayatun; Yulian, Muammar
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v10i2.25852

Abstract

Abstract: The hydrothermal carbonization method has been applied in polyvinyl chloride (PVC) conversion. The polymer was transformed to char safely without the formation of harmful emissions. PVC's chlorine content was removed through a nucleophilic reaction by reactive subcritical water and captured by alkali ions as stable salt. The PVC bulk was dechlorinated and carbonized by subcritical water inside the hydrothermal reactor at 200 °C for 120 minutes. The solid chars obtained then were characterized by Fourier Transform Infra-Red, Scanning Electron Microscope, Energy Dispersive X-ray, and Transmission Electron Microscope. As a comparison, the chars were also pyrolyzed further to obtain the thermal char characteristics. The char products obtained by hydrothermal (hydrochar) and hydrothermal-pyrolysis (hydro-pyrochar) yielded 94.96% and 48.08%, respectively. The infrared spectra showed that both hydrochar and hydro-pyrochar consist of aliphatic carbon and hydrophilic functional groups of C=O and OH. The morphological images observed by Scanning Electron Microscope on the magnification of 3000x showed the smooth granular particle for hydrochar and the irregular rough particle for hydro-pyrochar. The chlorine contents from surface analysis by energy dispersive X-ray in hydrochar were decreased down to 23.24 mass percentage from 56.80 mass percentage in PVC, while in hydro-pyrochar, there is no chlorine content observed in the particle surfaces. The particle images investigated by Transmission Electron Microscope revealed that the particle shape of hydrochar was granular while the hydro-pyrochar was cylindrical. The particle sizes of hydrochar and hydro-pyrochar were calculated in the range of 36-180 nm and 8-40 nm, respectively.Abstrak: Metode karbonisasi hidrotermal telah berhasil diaplikasikan dalam konversi polivinil klorida (PVC). Polimer diubah menjadi arang dengan cara yang aman tanpa menghasilkan emisi berbahaya. Klorin dalam PVC dikeluarkan melalui reaksi nukleofilik oleh air subkritis yang reaktif dan ditangkap oleh ion alkali menjadi garam yang stabil. Serbuk PVC dideklorinasi dan dikarbonisasi oleh air subkritis didalam reaktor hidrotermal pada 200 °C selama 120 menit. Arang padat yang diperoleh selanjutnya dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infra Red, Scanning Electron Microscope, Energy Dispersive X-Ray dan Transmission Electron Microscope. Sebagian arang selanjutnya juga dipirolisis untuk mendapatkan arang dengan karakteristik arang pemanasan kering sebagai pembanding. Rendemen arang yang diperloleh secara hidrotermal (hidrochar) sebesar 94,96% dan secara hidrotermal-pirolisis (hydro-pyrochar) sebesar 48,08%. Spektra infra merah menunjukan bahwa kedua jenis arang tersebut mengandung karbon alifatik dan gugus fungsi hidrofilik C=O dan OH. Morfologi permukaan yang teramati dengan Scanning Electron Microscope pada pembesaran 3000x menunjukkan bahwa hidrochar merupakan partikel bulat yang lembut dan hidro-pirochar merupakan partikel kasar tidak beraturan. Analisis dispersi energi X-Ray menunjukkan bahwa persentase klorin pada hidrochar turun menjadi 23,24% (b/b) dari persentase awal klorin pada PVC sebesar 56,80% (b/b), sedangkan pada hidro-pirochar, tidak ada klorin yang terdeteksi pada permukaan partikel. Analisis Transmission Electron Microscope menunjukkan bahwa partikel hidrochar berbentuk bulat, sedangkan partikel hidro-pirochar berbentuk silinder. Ukuran partikel hidrochar berada pada rentang 36-180 nm sedangkan ukuran partikel hidro-pirochar berada pada rentang 8-40 nm.
ANALISIS KANDUNGAN AGAR, PROKSIMAT DAN PIGMEN RUMPUT LAUT Gracilaria sp. PADA PERAIRAN ULEE LHEUE KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH Haikal, Muhammad; Nasution, Reni Silvia; Yulian, Muammar; Hayatillah, Raudhah
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v4i2.5525

Abstract

Gracilaria sp. adalah salah satu spesies rumput laut yang memiliki kandungan agar, proksimat dan pigmen. Ketiga kandungan tersebut banyak digunakan dalam bidang industri, bioteknologi dan sebagai makanan yang baik dan sehat.Penelitian ini menggali potensi budidaya Gracilaria sp. di sepanjang pesisir Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, berdasarkan kandungan agar, proksimat dan pigmen. Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk analisis Agar adalah gravimetri dan dikarakterisasi menggunakan FTIR, untuk analisis proksimat mengacu pada metode standar Associationof Official Analytical Chemists (AOAC). Pengujian pigmen menggunakan metode maserasi tunggal serta dikarakterisasi menggunakan UV-Vis. Hasil yang diperoleh bahwa kadar agar rumput laut Gracilaria sp. sebesar 17,1%. Untuk kadar proksimat yaitu kadar abu 12,46 %, kadar air 11,04 %, kadar lemak 1.63 %, kadar protein 13.32%, dan kadar karbohidrat 61,55 %. Kadar pigmen rumput laut Gracilaria sp. diperoleh sebesar 5,28 %, kadar klorofil a 3,43 μg⁄g dan kadar karotenoid 1,6 μg⁄g.