Articles
Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Pada Siswa SMA “XYZ” Melalui Kegiatan Psikoedukasi
Debora Vestalia;
Sukmawati Sukmawati;
Doddy Hendro Wibowo
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/patria.v4i2.3394
Permasalahan kekerasan dan bullying menjadi keluhan siswa yang terus berulang setiap tahun. Program layanan psikoedukasi ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mencegah dan mengatasi terjadinya perilaku bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan dilakukan bersamaan dengan mahasiswa praktek Pembelajaran Lapangan di SMA “XYZ” dengan jumlah peserta 51 siswa. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan menyusun Rencana Pemberian Layanan (RPL) bersama Guru BK. Kegiatan psikoedukasi diawali dari: memahami definisi dan jenis bullying; memahami dampak bullying; dan memahami cara mencegah bullying. Hasil psikoedukasi menunjukkan siswa memiliki peningkatan pemahaman tentang perilaku bullying dan memahami tentang bagaimana mencegah perilaku bullying. Saran yang diajukan berdasarkan evaluasi kegiatan yakni kegiatan psikoedukasi hendaknya dapat dilakukan dengan berbagai macam topik pengembangan diri secara rutin berbasis pada kebutuhan siswa
Peran Psychological Capital Sebagai Prediktor Work Engagement Pada Karyawan Generasi Milenial
Rona Frediansa Aditama;
Doddy Hendro Wibowo
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.9135
The aims of this study is determine whether psychological capital has an effect on work engagement in millennial generation employees at PT X. This study uses quantitative methods and parametric statistical analysis with simple linear regression techniques. A total of 100 millennial generation employees (male = 37; female = 63) at PT X were sampled in this study. Determination of the sample in this study using purposive sampling technique. The measuring instrument used in this research is the Utrecht Work Engagement Scale (UWES) and the Psychological Capital Questionnaire (PCQ). The results of the reliability of the UWES measuring instrument are 0,866 and for PCQ is 0,848 From the results of simple linear regression analysis, the value of p = 0.000 (p < 0.05). These results indicate that psychological capital has a positive and significant effect on work engagement. Companies need to increase work engagement through increasing psychological capital in employees.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah psychological capital berpengaruh terhadap work engagement pada karyawan generasi milenial di PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis statistik parametris dengan teknik regresi linier sederhana. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 100 karyawan generasi milenial (Laki-laki = 37 ; perempuan = 63) di PT X menjadi sampel dalam penelitian ini. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Utrecht Work Engagement Scale (UWES) dan Psychological Capital Questionnaire (PCQ). Hasil reliabilitas alat ukur UWES adalah 0,866 dan untuk PCQ adalah 0,848 Dari hasil analisis regresi linier sederhana, diperoleh nilai p = 0.000 (p<0.05). Hasil ini menunjukan bahwa psychological capital berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap work engagement. Perusahaan perlu meningkatkan work engagement karyawan melalui peningkatan psychological capital pada diri karyawan.
Hubungan Antara Kontrol Diri dan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Theresia Sulistyani;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Riset Psikologi Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Riset Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v5i3.13710
Abstrak: Hubungan Antara Kontrol Diri dan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pembelajaran Jarak Jauh merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dirancang secara khusus menggunakan latar tempat yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan prokrastinasi akademik pada siswa menengah kejuruan SMK “X”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK “X” kelas “X” sejumlah 150 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan skala kontrol diri dan prokrastinasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara kontrol diri dan prokrastinasi akademik pada siswa menengah kejuruan SMK “X” (p<0,05). Dari hasil tersebut dapat diartikan semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah prokrastinasi akademik begitupun sebaliknya jika semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi prokrastinasi akademik pada individu.Kata kunci: Kontrol Diri, Prokrastinasi Akademik, Siswa SMK
PERILAKU PROSOSIAL DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSI PADA MAHASISWA RANTAU ETNIS BATAK
Margaretta Nababan;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4308
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa rantau etnis batak di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling purposive, dan partisipan sebanyak 56 mahasiswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kecerdasan emosi dan skala perilaku prososial. Penelitian ini menggunakan teknik analisa adalsah teknik Pearson correlation. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil koefisien korelasi (r) =0,354 dengan nilai p = 0,004 (p < 0,05). yang berarti terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa rantau Etnis Batak Di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.
Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja
Ida Sinlaeloe;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6877
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 100 orang. Variabel konformitas menggunakan teori dari skala konformitas, conformity scale. Variabel perilaku seksual menggunakan teori dari skala perilaku seksual pranikah disusun berdasarkan skala sikap, yaitu perilaku seksual. Analisis data menggunakan teknik analisis korelasi product moment dan diperoleh hasil korelasi sebesar 0,197, dengan nilai signifikan 0,000 (p<0,001). hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku seksual pranikah.
Hubungan Self Efficacy Dan Resiliensi Pada Karyawan yang Terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Akibat Pandemi
Nisaul Mahmudah;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7470
Karyawan yang terkena PHK harus mampu bertahan dan melewati situasi sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan resiliensi pada karyawan yang terkena PHK di saat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 127 karyawan yang terkena PHK di salah satu perusahaan textile di Boyolali Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling yaitu teknik simple random sampling purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu alat ukur resiliensi dan General Self-Efficacy Scale (GSES). Hasil analisis data dengan menggunakan teknik korelasi pearson correlation menunjukkan nilai koefisien r= 0.490 (P<0.05) artinya ada hubungan positif yang signifikan antara self efficacy dan resiliensi pada karyawan yang terkena PHK pada saat pandemi covid-19.
Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional dan Kesiapan Untuk Berubah Karyawan PT. XYZ di Masa Pandemi
Viola Nathasya;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8868
Pandemi Covid-19 memberikan dampak perubahan bagi berbagai aspek. Kesiapan karyawan untuk melewati masa perubahan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kesiapan untuk berubah karyawan PT. XYZ di Masa Pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelarasional. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan produksi divisi main line dan assembly PT. XYZ, dengan jumlah sampel yang ditentukan sebanyak 74 karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah Teknik Purposive Sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepemimpinan transformasional dan skala kesiapan untuk berubah. Uji korelaso pada penelitian menggunakan Spearman. Berdasarkan hasil uji korelasi yang didapatkan koefisien korelasi r = 0.704 dengan p = 0.000 (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kepemimpinan transformasional dan kesiapan untuk berubah pada karyawan PT. XYZ di masa pandemi. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi persepsi kepemimpinan transformasional karyawan pada pimpinan maka semakin tinggi pula kesiapan untuk berubah karyawan.
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik dengan Bimbingan Klasikal Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw
Olivia Fridaram;
Elisabet Istharini;
Petra Gian Cinta Cicilia;
Asih Nuryani;
Doddy Hendro Wibowo
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.358 KB)
|
DOI: 10.24246/jms.v1i22020p161-170
Peserta didik hendaknya memiliki kemampuan konsentrasi saat proses belajar berlangsung sehingga mampu mengikuti proses belajar dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Layanan bimbingan klasikal melalui metode cooperative learning tipe Jigsaw bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dalam mengikuti pelajaran. Partisipan dalam kegiatan ini adalah peserta didik kelas VIII-A SMP Kristen Satya Wacana Salatiga dengan jumlah 21 orang. Kegiatan layanan dilakukan melalui tiga tahap yakni: tahap awal, tahap inti, dan tahap penutup. Jumlah partisipan 15 orang dan mendapatkan skor Sangat Tinggi (71%), 5 orang mendapatkan skor Tinggi (24%), dan 1 orang yang mendapatkan skor sedang (1%). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan Layanan Bimbingan Klasikal melalui metode Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik kelas VIII-A SMP Kristen Satya Wacana Salatiga.
MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS IX MELALUI BIMBINGAN KLASIKAL
Doddy Hendro Wibowo;
Nani Nadya Cintariani;
Debora Vestalia;
Zania Timur Maulidina;
Invokavit Putri Mbarasi Wau;
Desia Wahyu Febrianingrum
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.921 KB)
|
DOI: 10.24246/jms.v1i32021p428-437
Perubahan pasar kerja memengaruhi dinamika proses perencanaan karir bagi siswa dan lulusan Perencanaan karir bagi siswa merupakan hal yang penting untuk dikembangkan dalam mendukung cita-cita yang diinginkan. Bimbingan klasikal adalah kegiatan layanan yang dapat dilaksanakan di kelas dalam bentuk tatap muka antara guru dengan siswa disajikan secara sistematis untuk pengembangan kompetensi tertentu. Tujuan kegiatan bimbingan klasikal ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perencanaan karir bagi siswa kelas IX. Permasalahan diselesaikan dalam empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi kegiatan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan skala kemampuan perencanaan karir. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman setelah mendapat materi mengenai perencanaan karir. Hasil perhitungan diperoleh nilai Sig (2-tailed) menunjukkan nilai 0,000 dengan α = 0,05 (0,000 ≤ 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bimbingan klasikal dapat meningkatkan kemampuan perencanaan karir bagi siswa kelas IX.
“Aku Siswa Anti Bullying”: Layanan Psikoedukasi untuk Mencegah Bullying di Sekolah
Doddy Hendro Wibowo;
Zefanya Amarya Christy;
Rikman Unter
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.092 KB)
Permasalahan tentang kekerasan dan bullying secara verbal atau fisik masih rentan terjadi terutama di lingkungan sekolah. Tujuan kegiatan layanan adalah peserta didik dapat mengetahui, memahami pentingnya pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Kegiatan dilakukan bersamaan dengan mahasiswa praktik Pembelajaran Lapangan di salah satu SMP. Peserta layanan psikoedukasi sejumlah 78 siswa kelas VII. Penulis berdiskusi bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) untuk membuat Rencana Pemberian Layanan (RPL) dan menyiapkan modul layanan psikoedukasi. Hasil pemberian layanan menunjukkan hampir semua siswa mengetahui tentang topik layanan yang diberikan, mendapatkan pemahaman baru bahwa tidak baik melakukan bullying, dan siswa merasa senang dan paham mengenai perilaku bullying.