Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Teknik Systematic Self Desensitization Untuk Mengurangi Gejala Ailurophobia Alfirah Ali; Widyastuti; Ahmad Ridfah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu dengan ailurophobia memiliki penyimpangan pemikiran bahwa kucing memberikan ancaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik Systematic Self Desensitization untuk mengurangi gejala ailurophobia. Partisipan pada penelitian ini adalah empat orang dewasa yang memiliki gejala ailurophobia. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest design. Partisipan diberikan pelatihan selama satu hari yang dilanjutkan dengan follow up selama tujuh hari. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala ailurophobia yang disusun berdasarkan gejala fobia spesifik yang dikemukakan oleh Nevid, Rathus dan Greene (2018). Teknik analisis data yang digunakan adalah visual inspection. Analisis data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara dan lembar catatan harian. Hasil analisis visual inspection menunjukkan adanya penurunan skor gejala ailurophobia pada partisipan sebelum dan setelah pembrian intervensi. Teknik Systematic Self Desensitization efektif dalam mengurangi gejala ailurophobia.
Gambaran Regulasi Emosi Pada Remaja Laki-Laki Korban Tindakan Body Shaming Fathir Fadhillah Ramadhana; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Ridfah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2571

Abstract

Remaja yang menjadi korban tindakan body shaming akan mengalami ketegangan emosional. Pengalaman body shaming yang dialami seorang remaja cenderung mengakibatkan remaja tersebut menjadi malu, tidak percaya diri dengan kondisi fisik yang dimiliki dan juga marah pada pelaku. Hal tersebut remaja lakukan untuk menurunkan intensitas emosi marah setelah mengalami tindakan body shaming. Penelitian ini berfokus pada gambaran regulasi emosi pada remaja yang mengalami tindakan body shaming. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Responden dalam penelitian ini berjumlah tiga orang, dengan kriteria responden merupakan remaja laki-laki korban tindakan body shaming berusia 12-15 tahun. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis tematik yaitu theory driven. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi berpengaruh positif terhadap remaja laki-laki korban tindakan body shaming dalam menurunkan intensitas emosi negatif yang dirasakan ketika mengalami tindakan body shaming.
Bincang Komunikasi: Membangun Komunikasi Efektif di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulsel Widyastuti Widyastuti; Kartika Cahyaningrum; Rina Dwi Pramesti Muhtar; Regina Hijrani; Nurafika Nurafika; Nurul Azizah Wahdini; Andi Nur Qalbi Jaya
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2575

Abstract

Komunikasi merupakan suatu pesan yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lainnya dengan tujuan untuk memberitahukan atau untuk mengubah pendapat, sikap, atau perilaku, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi dikatakan efektif apabila pesan yang disampaikan, dapat diterima dengan tepat oleh pihak penerima komunikasi. Kesalahan dalam berkomunikasi akan dapat menimbulkan kesalahpahaman diantara kedua belah pihak. Hal ini apabila terjadi di dalam suatu organisasi, akan dapat mengganggu kinerja organisasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya komunikasi yang tidak efektif adalah dengan melakukan penyamaan persepsi diantara anggota organisasi. Tujuan dari seminar BISIK (Bincang Komunikasi Asik) adalah untuk memberikan pemahaman tentang komunikasi efektif dan peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal dalam konteks relasi dalam kelompok. Seminar diikuti sebanyak 21 peserta dan dilakukan dalam bentuk psikoedukasi melalui kegiatan seminar dan Role Play yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh setelah melakukan seminar BISIK yaitu adanya ilmu dan praktik langsung melalui games yang membuat mereka lebih mempererat jalinan komunikasi antar sesama pegawai.
Pengalaman Konversi Agama Pada Remaja Mualaf Nurfadilah Tarni; Widyastuti; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1: Desember 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i1.971

Abstract

Konversi agama bagi remaja merupakan momen yang krusial, meskipun demikian beberapa individu mengalami fenomena ini di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor pemaknaan remaja terhadap pengalaman konversi agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan responden yang digunakan yaitu purposive sampling dengan analisis data yaitu teknik Interpretative Phenomenology Analysis. Verifikasi data penelitian yang digunakan yaitu teknik member check. Penelitian melibatkan tiga remaja yang berjenis kelamin perempuan, berusia 21 tahun. Hasil penelitian menemukan bahwa remaja melakukan konversi agama karena munculnya keraguan dalam dirinya dikarenakan pertanyaan tidak terjawab, membandingkan agama. Proses mencari dilakukan dengan mempelajari agama yang bertujuan untuk menemukan jawaban dari keraguan dalam diri. Setelah menemukan jawaban, remaja kemudian memutuskan untuk melakukan konversi agama sehingga menimbulkan berbagai reaksi penolakan dan kesulitan seperti diusir, dijauhi bahkan tidak diberikan biaya hidup. Setelah berbagai penolakan, remaja juga mendapatkan dukungan dari lingkungan yaitu teman seagama. Selain itu, remaja mendapatkan ketenangan batin ketika berada di agama Islam seperti saat mendengarkan kajian yang menyebabkan perasaan senang, lega dan merasa bahwa hidupnya lebih teratur. Selain itu, keimanan dan lingkungan menjadi faktor yang membuat individu yakin dengan agama Islam. Hal ini yang menyebabkan remaja tetap bertahan di agama Islam. Penelitian ini memberi gambaran mengenai pengalaman konversi agama dan alasan remaja bertahan di agama Islam walaupun menghadapi berbagai tantangan. Sehingga, implikasi dalam penelitian ini mampu memberi dukungan kepada remaja yang melakukan konversi agama.
Pengaruh Pelatihan Mindfulness Terhadap Penurunan Stres Dalam Pembelajaran Daring/Online Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Polewali Annisa Ariyanti; Widyastuti; Ahmad Ridfah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i4.1805

Abstract

Stres saat menghadapi masa pandemi COVID-19 merupakan suatu fenomena yang bisa terjadi pada siapa saja, termasuk siswa selama menjalani pembelajaran daring/online pada masa pandemi. Penelitian ini tujuannya agar emahami pengaruh pelatihan mindfulness pada penurunan stres ketika pembelajaran daring/online pada masa pandemi dimana siswa kelas XI SMAN 1 Polewali. Subjek pada penelitian yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Polewali berusia 13 hingga 18 tahun yang memiliki kategori stres tinggi berjumlah delapan orang dimana empat orang termasuk pada kelompok eksperimen serta empat orang masuk pada kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen menggunakan desain pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini memakai skala stres adaptasi dari penelitian Imamah sebanyak 20 aitem. Teknik analisis data dipakai yakni analisis statistik nonparametrik akan metode Mann-Whitney U Test. Hasil uji hipotesis penelitian ini menunjukkan jika ada perbedaan hasil posttest dimana signifikan antar kelompok eksperimen serta kelompok kontrol sesudah pemberian pelatihan mindfulness akan nilai p=0,029 (p<0,05) dan mean rank kelompok eksperimen yakni 2,63 dan serta kelompok kontrol yakni 6,38. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mindfulness memiliki pengaruh utuk menurunkan stres dalam pembelajaran daring/online pada masa pandemi terhadap siswa kelas XI SMAN 1 Polewali. Penelitian ini bisa menjadi masukan bahwa pelatihan mindfulness dapat dijadikan pilihan untuk membantu siswa menurunkan stres yang dialami selama melaksanakan pembelajaran daring/online.